PEMBUKA KATA
Bismillah ar-Rahman ar-Rahim,
Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh,
Atas saran beberapa sahabat yang saya kenal melalui blog, maka hari ini saya menciptakan blog saya, sebagai wahana komunikasi bertukar pikiran secara jernih, intelektual dan simpatik, atas dasar prinsip saling hormat-menghormati. Melalui blog ini, saya ingin berbagai pemikiran, pengalaman dan gagasan, yang barangkali akan bermanfaat untuk menambah wawasan dalam menyikapi berbagai peristiwa yang terjadi di sekitar kita.
Apa yang saya ungkapkan, mungkin saja bersifat subyektif, karena didasarkan pada titik pandang, falsafah dan keyakinan keagamaan yang saya anut. Saya menyadari bahwa “subyektifitas” dan “obyektifitas” adalah problema abadi dalam filsafat ilmu pengetahuan, yang telah diperdebatkan berabad-abad lamanya dan tak kunjung selesai. Namun apa yang saya ungkapkan, tetaplah saya dasarkan atas niat dan iktikad baik, agar kita dapat mencari alternatif yang kita anggap terbaik, yang selanjutnya mungkin akan menuntun sikap batin, sikap intelektual dan mungkin pula prilaku kita dalam bertindak.
Saya sendiri, hanyalah seorang hamba Allah yang dhaif. Saya dilahirkan di Pulau Belitung, Provinsi Bangka Belitung, Indonesia, pada tanggal 5 Pebruari 1956. Saya menempuh pendidikan di tempat kelahiran saya itu, sampai tamat SMA. Saya meneruskan kuliah di Fakultas Hukum Universitas Indonesia dengan spesialisasi Hukum Tata Negara. Saya juga menempuh pendidikan di Fakultas Sastra Universitas Indonesia dengan spesialisasi di bidang filsafat. Seterusnya saya melanjutkan pendidikan lagi ke jenjang strata 2, sampai suatu saat saya memperoleh gelar Doctor of Philosophy dalam Ilmu Politik, dengan spesialisasi Perbandingan Politik Masyarakat-Masyarakat Muslim, di Universiti Sains Malaysia. Saya kembali mengajar, sampai diangkat menjadi Guru Besar Ilmu Hukum di Universitas Indonesia. Saya ditugasi untuk mengajar Hukum Tata Negara, Teori Ilmu Hukum dan Filsafat Hukum pada program pascasarjana.
Dunia aktivisme menarik perhatian saya sejak kecil. Saya menjadi Ketua OSIS di SMP dan SMA, dan KAPPI di tingkat Rayon. Juga terpilih menjadi Ketua Majelis Permuswaratan Mahasiswa (MPM) UI, ketika kuliah. Di masa muda, saya pernah menjadi anggota Pemuda Muslimin, sebuah organisasi yang berafiliasi kepada Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII). Semasa mahasiswa, saya bergabung ke Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Badan Komukasi Pemuda Masjid Indonesia (BKPMI). Saya pernah pula duduk dalam kepengurusan Muhammadiyah, Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia dan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI). Di Era Reformasi, atas anjuran dan dukungan berbagai kalangan, saya “didaulat” untuk menjadi Ketua Umum Partai Bulan Bintang. Berawal dari dunia akademis dan dunia aktivis, saya akhirnya memasuki dunia politik. Tiga kali menjadi menteri, dua kali Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia, dan satu kali menjadi Menteri Sekretaris Negara. Pernah pula menjadi Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat dan Dewan Perwakilan Rakyat. Namun demikian, saya merasa belum banyak hal yang dapat saya buat dengan jabatan-jabatan ini.
Pada tingkat internasional, saya pernah aktif di Regional Islamic Da’wah Council of Southeast Asia and the Pasific, yang bermarkas di Kuala Lumpur. Ketuanya waktu itu ialah Tunku Abdul Rahman Putra Al-Haj, mantan Perdana Menteri Malaysia. Pernah pula saya menjadi Vice President dan kemudian President dari Asian-African Legal Consultative Organization, yang bermarkas di New Delhi. Beberapa kali saya menjadi anggota dan Ketua Delegasi Republik Indonesia dalam berbagai perundingan dan persidangan internasional — termasuk sidang ASEAN, Organisasi Konfrensi Islam dan APEC. Seingat saya pernah tiga kali saya mewakili Republik Indonesia menyampaikan pidato dalam sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa, termasuk sidang Komisi Hak Asasi Manusia PBB di Jenewa. Beberapa kali pula saya terlibat dalam proses penyusunan Konvensi PBB dan menandatanganinya atas nama Pemerintah Republik Indonesia , seperti UN Convention on Transnational Organized Crime di Palermo, Italia, dan UN Convention Against Corruption di Markas PBB New York. Di negeri kita sendiri, beberapa kali pula saya menangani panitia konfrensi internasional, seperti Sidang AALCO, Konfrensi Internasional tentang Tsunami dan Konfrensi Tingkat Tinggi Asia Afrika.
Itulah sekedar perkenalan diri saya. Saya tidak bermaksud berpanjang kalam dengan perkenalan itu. Mohon maaf kalau ada hal yang nampak dilebih-lebihkan, dan mohon maaf pula, kalau banyak hal yang tidak diuraikan.
Akhirnya, melalui blog ini, saya akan mencoba untuk menuangkan pemikiran-pemikiran saya, perasaan saya dan tanggapan saya terhadap berbagai peristiwa kemanusiaan yang terjadi di sekitar kita. Saya mohon maaf, kalau nanti saya mengemukakan hal-hal yang menyangkut diri saya sendiri. Untuk berkomunikasi, saya mengajak menggunakan Bahasa Indonesia, Malaysia, Inggris dan Tagalog. Saya dapat berbahasa Cina dialek Hakka dan sedikit Mandarin. Juga sedikit Bahasa Arab dan Urdu. Namun saya mohon, agar kedua bahasa terakhir ini tidak digunakan dalam komunikasi di blog ini. Saya juga tidak mampu berkomunikasi bahasa tulisan dengan menggunakan huruf Cina.
Atas segala tanggapan, komentar dan masukan berharga dari semua teman yang berminat dengan blog ini, saya ucapkan terima kasih.
Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh
Short URL: http://yusril.ihzamahendra.com/?p=18
December 4th, 2007 at 7:24 pm
Salut untuk pak Yusril… Semoga bisa memberi nuansa baru dunia blogger Indonesia…:)
December 5th, 2007 at 7:00 am
Buat apa seorang politisi bikin blog ? Kalau berani jujur, pasti ada kalkulasi marketing politik di belakangnya. Dan itu oke-oke saja, karena pengaruh-mempengaruhi adalah hal yang normal, halal dan mungkin perlu.
Selamat datang di dunia maya Bang Yusril.aku juga blogger pemula, meski sebelumnya pernah puluhan tahun menjadi wartawan,antara lain di harian Merdeka zamannya Pak BM Diah. Aku duga Bang Yusril dulu suka baca Merdeka, disamping harian Pelita tentunya hehehe…
http://tobadreams.wordpress.com/
December 5th, 2007 at 1:04 pm
Di tunggu pencerahaan ilmu politiknya boss…
December 6th, 2007 at 7:06 am
selamat om yusril, semoga rajin nulisnya..
kira-kira ada lagi yah pejabat/mantan pejabat yang ‘gaul’ di dunia blog? hehe…. persiden misalnyah hehe..
December 6th, 2007 at 7:08 am
maaf nambah nih.. pak yusril pernah masuk hmi?
dulu aktif ga di HMI nya?
tahun berapa pak?
maaf pak saya tanya-tanya….
December 6th, 2007 at 9:38 am
Presiden kita di masa depan sudah hadir dengan blognya.
Selamat….
December 6th, 2007 at 9:43 am
SLMT Pak Yusril, Moga ini bisa menjawab kebekuan komunikasi antar semuanya, n sekarang blog medianya….
December 6th, 2007 at 9:51 am
Selamat datang Pak Yusril. Saya salah seorang pengagum tulisan2 Bapak. Salam sukses selalu
December 6th, 2007 at 10:13 am
Assalaamu’alaikum W. Wb. Selamat Pak Yusril ! Anda tetap tegar ! Memang sebaiknya unek2 dan lainnya sampaikan lewat BLOG. Banyak peminat dan netter yg peduli. Selamat Tuan ‘Ceng Ho !’
December 6th, 2007 at 10:23 am
Selamat Pak ! Mending bahas membahasnya di dunia maya saja. Kita lebih bebas sekehendak hati, namun tetap pada batas norma. Sekali lagi Selamat ngeBLOG, Mr. “Cheng Ho” !
December 6th, 2007 at 12:52 pm
pak yusril….. salam pak .. maju trus… !!!!
December 6th, 2007 at 2:17 pm
Assalamualaikum…
Semoga Allah memberikan kita rahmat yang luas seluas bumi dan langit, dan mengampuni dosa kita.
ana mau mengkritik terhadap apa yang di tulis di sini:
1. janganlah berbangga ketika kita bisa berbahasa cina mandarin namun engkau malah tidak mau berkomunikasi dengan bahasa arab. padahal dengan berbahasa arab kita bisa mengenal agama dengan baik.
mungkin ini aja koment ana.
December 6th, 2007 at 7:05 pm
Selamat datang pak, ditunggu kontribusinya untuk Sumsel.
December 6th, 2007 at 9:17 pm
Assalamu Alaikum Wr.Wb.
Dulu….Setiap saya menyimak komentar-komentar prof di media massa saya tidak pernah melihat bahwa prof adalah seorang menteri tapi saya melihat prof adalah pakar, sayangnya saya tidak tahu negara ini mempunyai kriteria apa saja dalam memilih sesorang untuk menjadi menteri yang sesuai dengan kepakarannya…..?Saya berharap lebih banyak lagi sumbangsih, analisis2, hipotesis2, yang lebih lepas…di web ini, khususnya menyikapi perkembangan ketatanegaraan kita agar sedikit-banyaknya menjadi pelajaran bapak-ibu pelaksana kenegaraan kita, wallahu waliyuttaufiq wal hidayah wassalamu alaikum wr.wb.
December 6th, 2007 at 10:04 pm
Selamat pak atas dibuka blog pribadi (salut).
Menteri-menteri lain juga diajak nge-blogging pak, biar tambah seru.
December 7th, 2007 at 5:25 am
Assalamu alaikum Bang.
Setelah saya memberikan komentar di blog abang kemarin dan subscribe untuk masuk ke dalam miling list.
Saya baru sadar ternyata Blog Abang benar-benar di kelola secara profesional.
Saya tidak menyangka kalau Blog ini di lengkapi autoresponder layaknya website Internet marketer kelas Dunia, juga di lengakapi dengan tekhnologi terkini RSS Feed khas WordPress.
Dan lebih Penting Abang juga merespon setiap comment Yang masuk yang perlu untuk mendapatkan tanggapan.
Ternyata Bang Yusril juga cukup Serius dalam berkomunikasi melalui blog ini.
Dengan bobot kecendekiawanan yang tinggi dan etika dialog yang menyenenangkan membuat diskusi cukup menarik dan tidak terjebak pada komentar2 yang emosional.
Saya berharap banyak tokoh dengan bobot yang tinggi seperti abang bersedia mengikuti jejak Bang Yusril untuk nge’Blog.
Dengan demikian akan mengisi ruang maya kita dengan bobot yang tinggi pula.
Sebagi seorang Internet marketer Saya memiliki lebih dari 100 Website.
dan kalau di ijinkan saya akan memberikan link untuk blog Abang ini di beberapa web site saya, Supaya akan lebih mudah komunitas maya menemukan Blog Abang.
Terima Kasih
Agus Maksum
December 7th, 2007 at 9:46 am
Saya Ucapkan Selamat Buat Bapak Yusril atas Bloggernya Semoga dalam Blogger ini menjadi wadah untuk saling bertukar pikiran dengan para Simpatisan Bapak..
December 7th, 2007 at 10:03 am
Salute to YIM Keep on fighting and smiling…
ini menjadi sebuah jawaban atas ‘kebusukan’ media dan orang2 GEDHE dan PETINGGI lainnya..
December 7th, 2007 at 11:08 am
#266 Agus Maksum,
Terima kasih atas komentarnya. Silahkan saja blog ini disebarluaskan, agar lebih banyak lagi yang membacanya. Segala pengisian di blog ini saya kerjakan sendiri. Hal ini telah saya jelaskan dalam posting.
Sekali lagi terima kasih. Salam hormat.
December 7th, 2007 at 2:22 pm
Assalamualaikum wr wb.
Bung Yusril, yang terlihat dipermukaan, hubungan Bung Yusril dengan Pak Amien Rais kok kurang harmonis. Padahal bisa dibilang Bung Yusril dan Pak Amien, adalah sosok Islam moderat yang Insya Allah bisa membawa Indonesia dengan warna baru. Berlatar akademis, organisatoris, lumayan saklek dll.
Maaf kalo OOT soalnya bingung mesti ditaempatkan mana postingan ini.
Terima kasih
Wassalam
December 7th, 2007 at 6:14 pm
Assalamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh,
Mohon maaf sebelumnya pak. Dengan hormat apabila bapak berkenan untuk melihat comment sebelumnya pada posting ini, saya ingin meminta pendapat/tanggapan dari bapak perihal comment saya sebelumnya (komentar #142)..
Yg kedua, apabila boleh mengajukan pertanyaan tambahan, saat ini saya yg sedang melakukan research academic dalam bentuk telaah yuridis tentang hubungan Imigrasi & Investasi, dan sebagai pisau analisisnya, salah satunya saya menggunakan teori CLS (Critical Legal Studies). Sebagai Guru Besar Hukum yang pernah mengasuh mata kuliah teori ilmu hukum, dengan segala kerendahan hati saya ingin meminta sedikit deskripsi/legal opinion secara umum dari yang terhormat Bapak Prof. Yusril tentang kedudukan teori tersebut dalam perspektif ilmu hukum..
Atas perhatian dan perkenan Bapak saya ucapkan terima kasih.
Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh.
December 7th, 2007 at 7:29 pm
Pak Yusril, Bapak adalah salah satu inspirator dalam kehidupan saya, kecendekiawan Bapak mempengaruhi pola pikir dan cara bicara saya, saya doakan semoga Bapak dan juga warga negara Indonesia lainnya yang pintar2 dan jujur terus aktif dalam membangun negara kita menjadi lebih maju dan beradab.
Pak Yusril, apakah buku biografi tentang Bapak sudah ada ? Dan apakah buku favorit Bapak ? Dan yang terakhir, apakah falsafah kehidupan Bapak ?
Mohon ijinnya juga, agar blog Bapak ini boleh saya link di blog saya juga. Terima kasih dan salam hormat.
December 8th, 2007 at 12:12 am
IBRAHIM ISA
Amsterdam, 07 Desember 2007
—————————————-
Sdr. Yusril yth.,
Dengan membaca KATA PENGANTAR tsb diatas, saya menjadi lebih terinformasi mengenai Anda.
Kita pernah jumpa di KBRI Den Haag beberapa tahun yang lalu.
Dengan ini (bila Anda bersedia) perkenalan kita bisa diteruskan.
Saya menyambut saran anda, menjadikan forum Anda ini untuk bertukar pikiran secara jernih, intelektual dan simpatik, atas dasar prinsip saling menghormati. Untuk lebih menyelami fikiran saya Anda juga bisa melihat
http://ibrahimisa.blogspot.com/.
Saya ingin belajar dari keunggulan-keunggulan Anda, terutama di bidang pengetahuan Islam.
Salam sejahtera,
Ibrahim Isa
Haag en Veld 76
1102 GD Amsterdam
Holland.
December 8th, 2007 at 7:12 am
saya ucapkan selamat bergabung di komunitas blogger pak.
saya yakin sekali dengan munculnya orang sepandai bapak akan menjadikan blogger ini semakin diminati kalangan profesioanl lainya maupun politikus lainya pula.
pak saya sedikit menganggapi masalah uang TOmmy pak.
saya haqul yakin bila pendapat anda membenarkanya keberadaan uang tomy tersebut itu merupakan langkah yang berani sekali soalnya skrg ini banyak orang yang masih skeptis denagn Keluarga Cendana.
nah bapak berani melangkah lebh maju lagi membanarkanya.
saya rasa itu hak bapak yang sebenranya kok ga[perlu taku kalau memang keadaanya benar adanya.,meskipun masih banyak pihak yang tidak suka.
pak anda orang yang berani alias gentleman lkukan pak apa yang menurut anda benar jangan takut salah langkah.
anda boleh mencontoh Gusdur emakin dia diserang langkah2nya semakin Populer saja dia dalam berpolitik
sekarang anda bebas bergerak kemana saja setelah tidak menjabat,dan semakin bebas pula anda berpendapat,
saya akan dukung anda sepenuhnya
selain anda sebagai tokoh saya kagum dengan keberhasilan anda menjadi bagian dari pemerintahan bukan berdasarkan KKN tapi karena kualitas dan kapasitas kemampuan anda yang sebenarnya.
Ingat orang pintar banyak yang iri dan kurang disuka oleh yang lawan politik anda.
tapi jangan takut pak,sama keadaan itu,taktlah sama alloh semata.
pak saya mohon anda lebih banyak menulis i Blogger sebagai teman dan narasumber yang bisa dijadikan acuan para bloger lainya.
ok pak semoga anda sukses selalu meskipun sudah tidak menjabat lagi.
salam dari aku
widianto
December 8th, 2007 at 11:48 am
tulisannya bagus sekali.
bagaiman kalu saya belajar dengan bapak?
karean saya suka denagn gaya bapak.
December 8th, 2007 at 12:33 pm
ikut nimbrung pak..gimana kalau gambar ibu yusril di pajang juga ? biar kita juga tahu……
December 8th, 2007 at 5:43 pm
alhd…akhirmya bisa bertemu bapak,walau hanya lewat internet.semosa cobaan yg bapak terima,semua berhikma pada kesempurnaan di sisiNya.amin ya Robal Allamin.salam kenal pakkkkkkkk,maz.free
December 11th, 2007 at 9:27 pm
Tolong diceritakan sisi2 lain yang menarik dari kehidupan Bapak selama beberapa kali jadi menteri, atau saat jadi penulis naskah pidato mantan presiden soeharto. Ga perlu terlalu formal pak, biar enjoy aja bacanya.
December 12th, 2007 at 7:46 am
Insya Allah Pak Koentjoro. Sekalian juga pengalaman menulis pidato Presiden Habibie dan Presiden SBY. Nanti akan terlihat perbedaannya, proses penulisannya, dan style masing-masing Presiden. Mudah-mudahan saya berkesempatan menulisnya. Presiden Gus Dur dan Presiden Megawati, saya tak berpengalaman menulis pidatonya. Presiden Sukarno apalagi, saya masih SD ketika beliau berhenti jadi Presiden.
December 13th, 2007 at 5:09 pm
seneng bisa menemukan blognya pak YIM …..
December 14th, 2007 at 3:20 pm
wah, salut Pak.
Selamat datang pak. Semoga dengan blog bapak, saya sebagai rakyat kecil bisa mencurahkan semua keluhan saya yang belum tercurahkan
December 15th, 2007 at 2:02 pm
salam kenal pak yusril. selamat datang di dunia blog.
Pak Yusril, langkah bapak membuat blog, dalam benak saya, adalah sebuah kemajuan dalam demokrasi. dengan blog, seperti yang bapak katakan, komunikasi bisa terjalin antara berbagai elemen dimasyarakat. apalagi bapak yang sudah banyak pengalaman di pemerintahan dan berbagai pengalaman di ranah internasional, akan menjadi model bagi rakyat indonesia, setidaknya untuk para blogger indonesia.
anyway, semoga blog bapak ini akomodatif terhadap komentar-komentar yang warna warni. mudah-mudahan, indonesia makin maju saja. dan blog adalah salahsatu penyebaran ide-ide yang bagus buat nation building.
thanks and have a nice posting for building a better indonesia
ahmad
saudi arabia
December 15th, 2007 at 9:25 pm
Saya nggak nyangka pak, dapat berkirim kata2 langsung ke bapak ke blog ini, saya sempat sedih ketika bapak tak lagi menjabat sebagai mensesneg, saya salut bapak tetap sabar
saya salah seorang pelajar (mahasiswa) dari sumatra, pengagum Bapak….. maju terus pak.
December 15th, 2007 at 10:42 pm
Dudi, Ahmad, Lukman dan Hendrwan,
Terima kasih atas komentarnya. Insya Allah saya akan menggunakan blog ini sebagai wahana komunikasi dan tukar pikiran. Mohon maaf kalau tulisan saya panjang-panjang. Saya memerlukan kedalaman dalam menulis. Dalam blog biasanya orang nulis singkat-singkat saja, karena itu potensi salah pahamnya besar sekali. Dengan kedalaman kita dapat memahami seluk-beluk suatu persoalan, sehingga dapat membawa kepada pencerahan.
Soal saya menjabat atau tidak, biarlah berjalan secara apa adanya. Jabatan itu amanah, dia datang dan pergi. Kita tidak usah gusar kalau amanah itu tidak lagi di tangan kita. Biarlah semuanya berjalan menurut iramanya sendiri.
Salam hormat,
December 16th, 2007 at 10:30 am
semoga…blog ini bisa jadi sarana komunikasi yang efektif buat bapak…hmm dan semoga [yang nulis diblog ini bener2 bapak dan bukan asisten bapak]…hahahah… :-D
December 16th, 2007 at 4:23 pm
Assalamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh,
Mohon maaf sebelumnya pak. Dengan hormat apabila bapak berkenan untuk melihat comment sebelumnya pada posting ini, saya ingin meminta pendapat/tanggapan dari bapak perihal comment saya sebelumnya (komentar #142)..
Yg kedua, apabila boleh mengajukan pertanyaan tambahan, saat ini saya yg sedang melakukan research academic dalam bentuk telaah yuridis tentang hubungan Imigrasi & Investasi, dan sebagai pisau analisisnya, salah satunya saya menggunakan teori CLS (Critical Legal Studies). Sebagai Guru Besar Hukum yang pernah mengasuh mata kuliah teori ilmu hukum, dengan segala kerendahan hati saya ingin meminta sedikit deskripsi/legal opinion secara umum dari yang terhormat Bapak Prof. Yusril tentang kedudukan teori tersebut dalam perspektif ilmu hukum..
Atas perhatian dan perkenan Bapak saya ucapkan terima kasih.
Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh.
Lukman Payapo
December 17th, 2007 at 12:34 am
met gabung di dunia kami om! semoga kita jadi orang pinter dan makin kritis!
December 17th, 2007 at 8:05 am
akhirnya muncul juga nih :)
bang ? semoga artikel – artikel nya bermanfaat bagi kita semua, amin
salam dari pemuda bulan bintang sidoarjo
December 17th, 2007 at 3:00 pm
ingat pak Yusril ingat temanku wajah mirip banget kayak kakak adik namanya juga bagus Bondan Mahendra Duhita
December 17th, 2007 at 4:58 pm
Assalamu’alaikum wr, wb
Bang Yusril, saya yunior anda di BKPMI, HMI dan PBB.
Apapun masa lalu abang, saya tetap ngefans sama abang.
SELAMAT, TETAP SEMANGAT DAN TERUS BERJUANG
December 19th, 2007 at 10:18 am
Assalaamu’alaikum,
Tak sengaja hari ini sy nge-blog, jumpa sama blognya pak Yusril. Relatif baru juga nih blognya. Welcome to the blog jungle pak Yusril! Sy skrg di UTM Johor :)
December 21st, 2007 at 4:48 am
jarang seorang politikus punya blog dan membuka diri kepada khalayak. orang pertama yang saya ketahui demikian adalah Gus Dur. yang kedua adalah Bapak. iku berafiliasi di sini untuk mencari pengalaman—dalam hal apapun, manis, asam, pahit dari petuah-petuah bapak
December 21st, 2007 at 8:31 pm
Teman-teman… inilah blog terbaik yang berisi autobiografi. Bang Yusril begitu detil menceritakan masa kecilnya, termasuk pendiskripsiannya amat yahuttttt…. (top). Jarang, ada seorang mantan menteri yang bisa menuangkan tulisannya seperti ini. Saya berkeyakinan, tulisan semacam ini nantinya akan dijadikan buku. Khusus kepada Bang Yusril…. kapan nih maju jadi capres? Sekali-kali negeri ini dipimpin oleh anak muda yang memiliki intelektual, tegas, berwibawa, kredibel dan punya visi. Sudah saatnya Bang bangkit dari tidur… Jangan mau terlena dengan keadaan. He.. he.. he…. Sukses ya… bos…
Mas Bechi (eks wartawan tabloid politik Bangkit)
December 22nd, 2007 at 12:13 am
Haiiyyaa…ibu nggak sekalian diajak ngeblog juga Pak?
December 22nd, 2007 at 3:16 am
Selamat Bergabung dalam dunia BLOGGER Pak Yusril, Sukses selalu buat Kita semua, Keep in touch..
December 22nd, 2007 at 8:51 am
Selamat atas blognya pakk.. Do’hh sayangnya saya ada comment terhadap main page, koq pakai gambar kayak emperor2 Chinese gitu.. Ambil dari sinetron mana.. Huehuehue.. Btw nice job pak.. Selamat berkarya didalam blog anda.
December 22nd, 2007 at 9:02 am
Saya sgt tertarik dgn berita2 seleb, tp seleb spt bpk jauh lbh menarik krn bukan cuman sensasi kosong tp ada keteladanan….please pak ceritakan dengan detail bagaimana kesuksesan bpk ini bs terjadi. Pria dgn pemikiran smart lbh menarik bagi saya ketimbang pria secara psikis plus2x
December 22nd, 2007 at 2:13 pm
Selamat Berjuang dengan BLOG….. pak yusril…., karena Bapak pernah jadi MENKUMHAM…., maka pada saatnya Bang Napi akan menyampaikan usul, saran yang dapat digunakan sebagai wacana dalam memperjuangkan saudara-saudara kita yang sedang mengdapai ujian ALLAH melalui penjara ( mohon maaf bukan Lembaga Pemasyarakatan seperti yang didengung-2kan )
Sukses dan Selamat berkarya
December 23rd, 2007 at 8:25 am
Terima kasih atas pengabdian Pak Yusril Ihzamahendra, semoga apa yang telah Bapak berikan sebagai bekal yang berbekas, sebagai anak bangsa ada kewajiban kita untuk membangun negeri ini bukan hanya ditempat dan posisi dalam jabatan politik (Negara) tetapi sebagai ilmuwan kewajiban kita untuk membangun bangsa ini, sesuai dengan pepatah orang Melayu “Tak Lapuk karena hujan dan tak lekang karena panas” menjadi pedoman bagi masyarakat Melayu seperti kami di Kabupaten Sambas Kalbar. Jangan lah kita seperti kacang lupa akan kulitnya, dimana kita berada disitulah kita dapat memberikan manfaat kepada orang lain. Mudah-mudahan pengabdian Bapak mendapat tempat sisi Allah SWT sebagai amal ibadah. Amien.
December 25th, 2007 at 5:30 am
Salam-
Saya sangat senang dengan tulisan-tulisan bapak di blog ini. Bahasanya sederahana, namun ulasannya begitu mendalam.
Oh iya, meskipun terlambat, saya mengucapkan selamat datang buat bapak di dunia Blog :)
Tadi saya baru baca berita tentang presiden SBY yang menawari bapak untuk jadi ketua MK. itu benar pak?
Bravo buat bapak, terus berjuang untuk kemajuan bangsa.