PEMBUKA KATA
Bismillah ar-Rahman ar-Rahim,
Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh,
Atas saran beberapa sahabat yang saya kenal melalui blog, maka hari ini saya menciptakan blog saya, sebagai wahana komunikasi bertukar pikiran secara jernih, intelektual dan simpatik, atas dasar prinsip saling hormat-menghormati. Melalui blog ini, saya ingin berbagai pemikiran, pengalaman dan gagasan, yang barangkali akan bermanfaat untuk menambah wawasan dalam menyikapi berbagai peristiwa yang terjadi di sekitar kita.
Apa yang saya ungkapkan, mungkin saja bersifat subyektif, karena didasarkan pada titik pandang, falsafah dan keyakinan keagamaan yang saya anut. Saya menyadari bahwa “subyektifitas” dan “obyektifitas” adalah problema abadi dalam filsafat ilmu pengetahuan, yang telah diperdebatkan berabad-abad lamanya dan tak kunjung selesai. Namun apa yang saya ungkapkan, tetaplah saya dasarkan atas niat dan iktikad baik, agar kita dapat mencari alternatif yang kita anggap terbaik, yang selanjutnya mungkin akan menuntun sikap batin, sikap intelektual dan mungkin pula prilaku kita dalam bertindak.
Saya sendiri, hanyalah seorang hamba Allah yang dhaif. Saya dilahirkan di Pulau Belitung, Provinsi Bangka Belitung, Indonesia, pada tanggal 5 Pebruari 1956. Saya menempuh pendidikan di tempat kelahiran saya itu, sampai tamat SMA. Saya meneruskan kuliah di Fakultas Hukum Universitas Indonesia dengan spesialisasi Hukum Tata Negara. Saya juga menempuh pendidikan di Fakultas Sastra Universitas Indonesia dengan spesialisasi di bidang filsafat. Seterusnya saya melanjutkan pendidikan lagi ke jenjang strata 2, sampai suatu saat saya memperoleh gelar Doctor of Philosophy dalam Ilmu Politik, dengan spesialisasi Perbandingan Politik Masyarakat-Masyarakat Muslim, di Universiti Sains Malaysia. Saya kembali mengajar, sampai diangkat menjadi Guru Besar Ilmu Hukum di Universitas Indonesia. Saya ditugasi untuk mengajar Hukum Tata Negara, Teori Ilmu Hukum dan Filsafat Hukum pada program pascasarjana.
Dunia aktivisme menarik perhatian saya sejak kecil. Saya menjadi Ketua OSIS di SMP dan SMA, dan KAPPI di tingkat Rayon. Juga terpilih menjadi Ketua Majelis Permuswaratan Mahasiswa (MPM) UI, ketika kuliah. Di masa muda, saya pernah menjadi anggota Pemuda Muslimin, sebuah organisasi yang berafiliasi kepada Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII). Semasa mahasiswa, saya bergabung ke Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Badan Komukasi Pemuda Masjid Indonesia (BKPMI). Saya pernah pula duduk dalam kepengurusan Muhammadiyah, Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia dan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI). Di Era Reformasi, atas anjuran dan dukungan berbagai kalangan, saya “didaulat” untuk menjadi Ketua Umum Partai Bulan Bintang. Berawal dari dunia akademis dan dunia aktivis, saya akhirnya memasuki dunia politik. Tiga kali menjadi menteri, dua kali Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia, dan satu kali menjadi Menteri Sekretaris Negara. Pernah pula menjadi Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat dan Dewan Perwakilan Rakyat. Namun demikian, saya merasa belum banyak hal yang dapat saya buat dengan jabatan-jabatan ini.
Pada tingkat internasional, saya pernah aktif di Regional Islamic Da’wah Council of Southeast Asia and the Pasific, yang bermarkas di Kuala Lumpur. Ketuanya waktu itu ialah Tunku Abdul Rahman Putra Al-Haj, mantan Perdana Menteri Malaysia. Pernah pula saya menjadi Vice President dan kemudian President dari Asian-African Legal Consultative Organization, yang bermarkas di New Delhi. Beberapa kali saya menjadi anggota dan Ketua Delegasi Republik Indonesia dalam berbagai perundingan dan persidangan internasional — termasuk sidang ASEAN, Organisasi Konfrensi Islam dan APEC. Seingat saya pernah tiga kali saya mewakili Republik Indonesia menyampaikan pidato dalam sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa, termasuk sidang Komisi Hak Asasi Manusia PBB di Jenewa. Beberapa kali pula saya terlibat dalam proses penyusunan Konvensi PBB dan menandatanganinya atas nama Pemerintah Republik Indonesia , seperti UN Convention on Transnational Organized Crime di Palermo, Italia, dan UN Convention Against Corruption di Markas PBB New York. Di negeri kita sendiri, beberapa kali pula saya menangani panitia konfrensi internasional, seperti Sidang AALCO, Konfrensi Internasional tentang Tsunami dan Konfrensi Tingkat Tinggi Asia Afrika.
Itulah sekedar perkenalan diri saya. Saya tidak bermaksud berpanjang kalam dengan perkenalan itu. Mohon maaf kalau ada hal yang nampak dilebih-lebihkan, dan mohon maaf pula, kalau banyak hal yang tidak diuraikan.
Akhirnya, melalui blog ini, saya akan mencoba untuk menuangkan pemikiran-pemikiran saya, perasaan saya dan tanggapan saya terhadap berbagai peristiwa kemanusiaan yang terjadi di sekitar kita. Saya mohon maaf, kalau nanti saya mengemukakan hal-hal yang menyangkut diri saya sendiri. Untuk berkomunikasi, saya mengajak menggunakan Bahasa Indonesia, Malaysia, Inggris dan Tagalog. Saya dapat berbahasa Cina dialek Hakka dan sedikit Mandarin. Juga sedikit Bahasa Arab dan Urdu. Namun saya mohon, agar kedua bahasa terakhir ini tidak digunakan dalam komunikasi di blog ini. Saya juga tidak mampu berkomunikasi bahasa tulisan dengan menggunakan huruf Cina.
Atas segala tanggapan, komentar dan masukan berharga dari semua teman yang berminat dengan blog ini, saya ucapkan terima kasih.
Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh
Short URL: http://yusril.ihzamahendra.com/?p=18
May 19th, 2008 at 11:21 pm
Assalamu’alaikum wr.wb.
Akhirnya bisa kontak dgn antum bang Yusril, semoga masih tetap istiqomah memperjuangkan Syariah Islam sbg anak ideologis Masyumi, Allahu Akbar…3x
May 21st, 2008 at 12:15 pm
Selamat…Pak berjuang terus demi bangsa
Salam Akademia
May 21st, 2008 at 4:25 pm
@ ijas
memangnya belum baca ya postingan bang yusril ” SKB tentang ahmadiyah ” beserta komentar 2 nya.
saran mas ijas baik, cuma terlalu memojokkan bang yusril. heheheheh.
June 1st, 2008 at 3:38 pm
Kepada Yang Berhormat,
Yusril Ihza Mahendra
Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh,
Sebenarnya saya tidak sengaja menemukan blog ini,masa itu saya sedang mencari informasi soal buku yang berjudul Kenang-kenagan Abdullah Musyi, kerena saya ingin melengkapi tulisan saya (yang entah bila selesainya)
yang bertajuk “Broken Plot Malay History and Malay Culture”. Kemudian saya tertarik dengan blog ini dan sekalian coba chek web Partai Bulan Bintang. Jujur sahaja saya tertarik dengan profil seorang Yusril Ihza Mahendra.
Jika seorang Yusril Ihza Mahendra menciptakan blog untuk seseorang yang ingin dicalonkan menjadi pemimpin no. 1 di Indonesia ,saya rasa ini adalah ide yang sangat cemerlang. Mungkin sebuah trik politik yang pintar untuk mendapatkan simpati massa khususnya untuk kaum muda intelektual indonesia yang memang bergaul didalam dunia internet. Saya masih ingat piliharan raya ke 12 Malaysia yang baru saja berlalu,kekalahan BN dan sekutunya UMNO dibeberapa negeri di semenanjung dikerenakan mereka tidak melihat dan memperhatikan, bahwa partai pembangkang seperti PAS, DAP dan Keadilan menggunakan halaman-halaman blog sebagai alat mensapaikan misi politik kepada golongan intelektual muda Malaysia.
Saya berharap dan memperkirakan blog http://yusril.ihzamahendra.com dapat menjadi pemancing kepada kaum muda intelektual indonesia untuk bergabung dengan Partai Bulan Bintang. Semoga berjaya.
Yang benar,
Elfian Sikumbang.-
June 1st, 2008 at 8:55 pm
Selamat datang di dunia blog bapak…
June 3rd, 2008 at 9:30 am
…sedang menantikan tulisan Pak Yuzril….
June 3rd, 2008 at 11:34 pm
moga jadi bahan pelajaran buat anak bangsa, selamat ngeblog..ya pak! ditunggu tulisan bapak yang lain….hehehe…lagi jjs malam2 nieh pak…..
June 5th, 2008 at 1:23 am
silaturrahim yang berguna insyaallah. Peliharalah meski anda bukan siapa-siapa nantinya
June 5th, 2008 at 6:04 pm
wah kangen banget dengan ulasan2nya bapak.dengan media ini hal itu terobati juga…mudah2an
June 6th, 2008 at 11:58 am
Hi..im visit here…nice blog
June 6th, 2008 at 11:59 am
Hi…im visit here,please visit my page thank
June 10th, 2008 at 10:44 am
Assalamu’alaikum…………………
Setelah mengikuti dan membaca blog Pak Yusril, cuma ada kata ” Salut, Tegas, Cerdas, Intelek, Kharismatik, dan bonafide ” buat Pak Yusril, inilah gambaran orang Islam Modern. Semoga bisa diikuti oleh umat Islam yg lain. Saya merupakan anak dr keturunan warga Pacitan, waktu PilPres 2004 yll, saya milih SBY krn ada Pak Yusril, ternyata SBY mengkhianati Pak YIM, sakit hati saya sampai sekarang masih blm bisa hilang, untuk itu kalo nanti pak YIM mau maju capres, mohon cari pasangan jangan cuma lihat Fisik aja. Tubuh Tegap, Gagah belum tentu Tegas.
Maju terus Pak YIM lewat tulisan tulisan Bapak.
Wassalamu’alaikum War. Wab.
June 10th, 2008 at 9:13 pm
Hebat Satu-satunya Mantan Menteri saya yang turun ke dunia bloger, mudah-mudahan Bapak bisa terus berkarya dengan pemikiran-pemikiran Bapak yang cemerlang, sekalian ijin Pak untuk mengutip tulisan yang bermanfaat bagi dunia hukum dan peraturan perundang-undangan. — Bravo —
June 11th, 2008 at 5:55 am
Senang membaca ulasan-ulasan Bang Yusril. Saran Bang, agar update nya lebih sering. Banyak masalah-masalah di Indonesia yang menunggu ulasan Bang Yusril, khususnya dari sisi Tata Negara. Saya pikir blog Abang ini telah menjadi salah satu referensi banyak orang….
June 11th, 2008 at 10:40 am
Salam kenal pak !! sukses selalu Indonesia ……………
June 12th, 2008 at 9:28 am
salam,
pak YIM, saya post link-an postingan bapak di http://www.minangs.com
maju terus blogger indonesia…
June 12th, 2008 at 2:15 pm
Salut buat bapak…………
Memang kami butuh negarawan yang islami, yg bisa memberikan pencerahan dalam berbangsa, bernegara dan beragama.
June 13th, 2008 at 11:53 pm
Selamat datang didunia blogger pak yusril, salam kenal dan happy blogging
June 14th, 2008 at 6:36 pm
Salam kenal pak, alim tribun timur makassar
June 15th, 2008 at 11:11 am
Terima kasih sudah sudi berbagi melalui media ini Pak. Banyak manfaat yang bisa diambil dari sajian Bapak. Saya seperti menemukan tetesan air di padang gersang ditengah krisis kepemimpinan yang dialami negeri ini.
Terus berkarya Pak, Semoga Sukses.
June 16th, 2008 at 4:01 pm
Alangkah …………………….
Indahnya, damainya, dan tentramnya negara ini,
seandainya ………………..
banyak insan yg mau mengikuti jejak sosok Pak YIM……………….
yg masih muda, Negarawan, ilmuwan, Agamawan, cerdas, intelek, punya kharisma
dan yg tak kalah menarik, ganteng, bersahaja plus tidak sombong.
itulah gambaran sosok muslimin modern.
June 23rd, 2008 at 10:59 pm
Sebuah kesederhanaan dalam kebesaran berfikirnya. Low Profil. Sukses selalu Bang Yusril. Slemat menjadi masyarakat internet dunia.
June 24th, 2008 at 4:53 pm
assalamu’alaikum…
selamat datang di dunia blogger, pak. dan met kenal dari saya. sungguh saya akui anda adalah seorang negarawan yang bersahaja, sebetulnya saya baru tahu kalau anda punya blogger. dan mengapa saya mengecap anda sebagai negarawan yang bersahaja seperti komentar2 yang diucapkan oleh temen diatas? sungguh saya larut dalam pemikiran anda. dan saya akui juga bahwa saya boleh anda katakan ngefans kepada anda dalam hal pemikiran tentang negara, karena sebetulnya sejak SMP saya menyukai akan kepribadian anda akan tetapi dengan tidak mengurangi kecintaan kita kepada rasulullah.
mungkin itu saja, prolog dari saya
assalamualaikum………
June 25th, 2008 at 11:47 am
bapak kok nikah lagi, kan kasian istrinya yang pertama…hik2..jadi pejabat yang baik ya pak..turunkan harga BBM..sumbangkan harta anda
Pertanyaan seperti ini sudah saya jawab panjang lebar dalam salah satu posting di blog ini juga. Semoga anda sudi membacanya (YIM)
June 26th, 2008 at 3:09 pm
kapan mati pak di tunggu kematiannya
He he he, hanya Allah SWT yang tahu kapan saya mati. Ente sendiri, kapan matinya, Boss?, he he he… Kali aja ente udah tahu duluan … (YIM)
June 26th, 2008 at 3:09 pm
piss
June 26th, 2008 at 5:34 pm
biasanya yang mengharapkan kematian seseorang lebih cepat datang kematian itu kepada dirinya.
dalam Islam kita tidak diperbolehkan mendo`akan yang buruk-buruk terhadap orang lain.sebenci apapun kita terhadap orang itu.
Semoga kita selalu dalam bimbinganNya.
Terima kasih atas masukan dan nasehatnya. Semoga menjadi bahan pemikiran kita bersama (YIM)
June 27th, 2008 at 12:50 pm
Saya kira pendapat/pertanyaan/sikap dari orang yang tidak bisa mengeja kata “strategis”, tidak perlu dianggap serius. Anggap saja masih belajar berpendapat.
June 28th, 2008 at 1:47 am
: mudah2 bisa memberi manfaat bagi banyak orang
June 28th, 2008 at 9:55 am
Pak Yusril mendapat simpati luas dari golongan cendekiawan termasuk pemuda dan mahasiswa, golongan agama dan juga juga mereka yang menginginkan tertib hukum dan politik beretika dinegeri ini.Kiprah Pak Yusril dalam kegiatan politik makin meningkat, tetapi sayang tidak mendapat pemberitaan yang wajar terutama di media yang terbit di jakarta. Untuk lebih mengefektifkan perjuangan Bapaktentunya juga untuk kepentingan ummat alangkah setiap kegiatan Bapak(termasuk materi ceramah dan ringkasan diskusi) dirilis melalui blogg ini.
Komentar-2 yang masuk ke Blog ini supaya mencapai sasarannya hendaknya disaring, yang tidak relevan hendaknya dimuat. Perbedaan pendapat wajar-2 saja dan biasa tetapi pertanyaan yang konyol yang menananyakan kapan Bapak mati atau sebangsanya ini pertanyaan yang tidak bermoral dan pantas diblokir. terima kasih.
June 28th, 2008 at 10:16 am
#Isbandiono,
Thanks atas masukannya. Seperti yang bisa dilihat, kadang orang bermacam-macam dan biarlah itu ditanggapi demikian adanya atau dibiarkan saja. Meski demikian, kalau keterlaluan tentu tidak akan dibiarkan. Pak Yusril sudah meresponnya sambil bercanda jadi komentarnya tidak dihapus melainkan dimuseumkan :-D
Terbalik kali ya, mestinya …yang tidak relevan hendaknya TIDAK dimuat.
June 28th, 2008 at 10:20 am
#428,
Biar gitu, dia jadi persiden buat dirinya sendiri boss. Ingat loh ya, persiden, bukan presiden yang (katanya sih) idealis dan seneng melihat orang lain susah dan hidup nikmat dialam mimpi… Bangun pemuda, jangan sia-siakan masa muda kamu dengan mimpi ditengah hari bolong.
June 28th, 2008 at 11:27 am
Maaf,memang mestinya ;YANG TIDAK RELEVAN HENDAKNYA TIDAK DIMUAT.
June 28th, 2008 at 10:06 pm
wah telat nih saya tau ada blog ini
maju terus pak
seandainya banyak orang “gedhean” yg ngeblog kaya bapak ini
July 1st, 2008 at 2:35 am
selamat pak semoga blog ini bisa bawa perubahan,
July 3rd, 2008 at 3:07 pm
Isinya bagus sekali tapi kadang kenapa orang kalau sedang menjabat kebaikkannya atau kepandaiannya tidak kelihatan tapi kalau sudah tidak menjabat kebaikkannya atau kepandaiannya akan kelihatan.
Sebenarnya tidak demikian. Sewaktu menjabat saya tak banyak menulis artikel karena sangat sibuk menangani berbagai persoalan yang dihadapi bangsa dan negara. Banyak pikiran-pikiran yang saya ungkapkan, maupun perdebatan-perdebatan sengat menghadapi suatu masalah, yang hanya akan dapat dibaca di dalam risalah rapat kabinet atau rapat DPR dan sidang-sidang Mahkamah Konsituisi ketika saya bertindak mewakili atau atas nama Presiden. Dalam sidang-sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), andapun dapat menilainya dengan membuka website Komisi HAM PBB, termasuk pula sidang-sidang PBB di Itali dan Swiss, ketika saya harus mempertahankan kepentingan bangsa dan negara. Kalau anda berkesempatan menonton TV Swara akan terlihat bagaimana pembicaraaan dan perdebatan saya dengan DPR, walau biasanya dalam bentuk siaran ulang, saya berharap anda akan dapat memberikan penilaian yang obyektif. Selama menjadi Mensesneg saya menulis hampir 400 naskah pidato Presiden SBY, dan lebih 2000 (dua ribu) memorandum yang berisi analisis terhadap masalah yang dihadapi bangsa dan negara, termasuk saran saya bagaimana seharusnya Presiden menyikapi masalah tsb. Ini belum termasuk sebagian besar surat-surat dan naskah-naskah kepresidenan yang beliau tanda tangani, yang naskahnya saya siapkan. Masalahnya, hanyalah kesempatan untuk membaca semua dokumen itu yang mungkin tak dapat dinikmati oleh orang banyak, sehingga saya mengerti mengapa anda berpendapat demikian. (YIM)
July 5th, 2008 at 12:12 pm
Halo Bang Yusril, selamat pagi..saya ingin berdiskusi dengan bang Yusril seputar hukum apakah abang bersedia membantu saya dalam mengembangkan pemahaman saya di bidang hukum bang? dan gimana caranya Bang Yusril bisa menguasai banyak aspek dalam ilmu hukum padaham abang jurusan Hukum Tata Negara.
July 5th, 2008 at 2:22 pm
Ass, Abang memang hebat, tentunya menjadi kebanggaan bagi kami yang berada di Bangka Belitung karena ada tokoh nasional yang bisa mewakili kami di daerah. Tapi pernah nggak abang berfikir bagaimana menyelesaikan masalah pertambangan di negeri kita yang kita sudah carut-marut, kerusakan alam luar biasa. Mungkin ada solusinya, agar tidak bertambah parah dan kebablasan. trims
July 6th, 2008 at 2:53 am
boljuk…..boleh juga, tapi jangan garing ya pak alias yang agak nyantai gitu biar anak muda juga bisa happy khususnya kaum hedonis yang musti menjadi target pencerahan pak yusril.
Terima kasih banyak. Saya akan berusaha sebisa-bisanya. Mohon maaf kalau gaya saya terlalu serius dalam membahas suatu masalah. Gaya bahasa saya juga nampak terlalu serius. Namun saya berusaha untuk komunikatif. (YIM)
July 6th, 2008 at 11:41 pm
sebenarnya ada tidak keinginan abang yusril untuk mencuptakan konsep pemuda unggul indonesia yang hari ini boleh dikatakan lebih tidak ada bentuk? siapa yang salah….zamankah ataukah tidak ada tempat utk mereka berkreasi sesuai karakter pemuda hari ini. semoga bapak dan partai bulan bintang dapat menciptakan itu. salam dari saya dan teman2 HUMANIKA DEPOK yang menggagas BERFIKIR KEBANGSAAN MEMBANGUN POTENSI DAERAH. SAATNYA KITA BERPIHAK DAN PEDULI PADA KEPENTINGAN RAKYAT. selain itu saya kebetulan juga diminta menjadi pengurus DPC PBB Kota Depok. Alhamdulillah cukup kaget juga melihat awalnya…sepi….tapi alhamdulillah sudah bangun dari tidurnya dan sekarang sudah bergabung Ustad Shaleh Martapermana mantan Ketua DPD PKS dan H.Asmawi Mantan Ketua DPC PBR serta beberapa komunitas yang insya allah akan bergerak memperjuangkan gagasan PARTAI. mhn kami diback up dan diarahkan. (Saatnya Kita Benahi Kota Depok, DENGAN BENAR…!!!) SALAM TAKZIM. MUHAMMAD ADE ADRIANSYAH UTAMA
July 6th, 2008 at 11:46 pm
ABANG SEBAGAI REPRESENTATIF FIGUR ANAK MUDA MUSTINYA LEBIH SERING GAUL DONG DAN AJAK TEMAN-TEMAN DALAM AKTIFITASNYA. SARAN BLOG ABANG DI ISI DGN MUSIK BIAR LEBIH MENARIK. SEPERThttp://profiles.friendster.com/61054354I
July 8th, 2008 at 3:31 am
aslmkm, kalau bapak masih ingat saya muhammad noor shahib mahasiswa FAHUM UMSU yang bertanya kepada bapak tentang pandangan bapak terhadap pola demokrasi yang di terapkan di republik ini?
saya selaku rakyat jelata berpandangan, demokrasi hanya membela kaum minoritas dan orientasinya bukan kebenaran, sebab yang salah pun bisa menjadi sebuah keputusan ketika di sepakati oleh golongan minoritas,
Mohon masukan nya pak. salam
July 9th, 2008 at 7:42 am
Assalamu’alaikum…
Bang buat kampanye nanti PBB mungkin perlu menyampaikan apa yg ditulis oleh website Eramuslim ttg Bioskop di Jakarta Pun Dulu Pisahkan Pria dan Wanita….lebih lengkapnya klik link ini http://www.eramuslim.com/berita/tha/8703133007-bioskop-jakarta-pun-dulu-pisahkan-pria-dan-wanita.htm
Wassalam
July 9th, 2008 at 10:41 pm
SEMOGA ALLAH MERIDHOI PERJUANGAN KITA DALAM MEMBANGUN BANGSA INI
July 10th, 2008 at 1:15 am
Assalamu’alaikum ww…..
maaf sebelumnya bapak yusril yang saya hormati…..
saya adalah salah satu mahasiswa UMY ( Universitas Muhammadiyah Yogyakarta) Jurusan Ilmu Hubungan Internasional yang sedang menyusun skripsi tentang “Kebijakan Pemerintah Indonesia Terhadap Imigran Cina dalam pengaruhnya terhadap peningkatan ekonomi Indonesia”. dan saya kesulitan dalam mencari bahan dalam tulisan saya ini. mungkin bapak menteri dapat sedikit membantu dengan menuliskan pendapat bapak mengenai pengaruh imigran cina terhadap peningkatan ekonomi dalam negeri (indonesia), apakah mereka menyumbangkan banyak pengaruh positif terhadap peningkatan ekonomi indonesia? dan bagaimana bentuk riilnya?(contoh) atau malah sebaliknya mereka hanya akan merugikan perekonomian Indonesia dengan cara perekonomian Indonesia dikuasai oleh orang cina saja dan penduduk lokal kalah bersaing dengan imigran cina?. Dan bagaimana kebijakan pemerintah Indonesia dalam hal ini, apakah kebijakan pemerintah selama ini memberikan kebebasan terhadap imigran cina? dan bagaimana sebaiknya menurut bapak.
besar harapan saya kepada bapak meluangkan waktunya untuk membalas beberapa pertanyaan saya.
saya ucapkan banyak terima kasih kepada bapak.
Wassalamu’alaikum WW.
July 10th, 2008 at 1:43 pm
Saya usul agar di Blog ini ditambahin mesin pencari khusus untuk artikel di dalam blog.
sehingga membenatu pembaca yang ingin mencari tulisan tertentu.
klo bang yusril belum bisa, Vavai mungkin bisa membantu..??
July 10th, 2008 at 1:54 pm
#AgungWasono,
Usulnya menarik dan heran juga saya kenapa lupa untuk langsung mengaktifkannya begitu meluncurkan blog ini :-). Mudah-mudahan bisa diaplikasikan dalam 1-2 hari ini.
July 10th, 2008 at 2:36 pm
lhoh, bukannya fasilitas search di depan itu sudah ada?
July 10th, 2008 at 2:53 pm
#448 Bonar
barusan dipasang kalee.. tadi belum ada tuh
July 10th, 2008 at 3:53 pm
Oh baru dipasang lagi toh… ya maaph :)
Seingat saya dulu saya pernah menggunakannya, mencari postingan berjudul “Pengalaman menulis blog: samakah blogger dengan hacker” yang menghilang itu.
Well, mungkin fasilitas search memang sempat tidak ada.