<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: ETIKA, INTELEKTUALISME DAN PROPAGANDA</title>
	<atom:link href="http://yusril.ihzamahendra.com/2007/11/24/norma-etika-intelektualisme-dan-propaganda/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://yusril.ihzamahendra.com/2007/11/24/norma-etika-intelektualisme-dan-propaganda/</link>
	<description>Blog Yusril Ihza Mahendra</description>
	<lastBuildDate>Fri, 12 Mar 2010 12:38:01 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Anthony Tanyag</title>
		<link>http://yusril.ihzamahendra.com/2007/11/24/norma-etika-intelektualisme-dan-propaganda/comment-page-2/#comment-79409</link>
		<dc:creator>Anthony Tanyag</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jun 2009 03:18:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusril.ihzamahendra.com/2007/11/24/norma-etika-intelektualisme-dan-propaganda/#comment-79409</guid>
		<description>Dear Mr. Mahendra,

I am very happy to have discovered your website and as to how i can contact you. My regards to boma also, you may contact me at my handphone number 0921-688-2792. 

I plan to go to jakarta sir mahendra, it has been a longtime not seeing you. I really wish to see you again. I have very high respect from you and you have proven yourself a very honest and respectable Indonesian leader. Please call me Mr. Mahendra.

My best regards to you and to your famila,

Anthony Tanyag
from Manila Philippines</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear Mr. Mahendra,</p>
<p>I am very happy to have discovered your website and as to how i can contact you. My regards to boma also, you may contact me at my handphone number 0921-688-2792. </p>
<p>I plan to go to jakarta sir mahendra, it has been a longtime not seeing you. I really wish to see you again. I have very high respect from you and you have proven yourself a very honest and respectable Indonesian leader. Please call me Mr. Mahendra.</p>
<p>My best regards to you and to your famila,</p>
<p>Anthony Tanyag<br />
from Manila Philippines</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Perang Opini atau Polemik di Blog dan Antar Blog &#171; Dwiki Setiyawan&#8217;s Blog</title>
		<link>http://yusril.ihzamahendra.com/2007/11/24/norma-etika-intelektualisme-dan-propaganda/comment-page-2/#comment-60099</link>
		<dc:creator>Perang Opini atau Polemik di Blog dan Antar Blog &#171; Dwiki Setiyawan&#8217;s Blog</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Feb 2009 07:58:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusril.ihzamahendra.com/2007/11/24/norma-etika-intelektualisme-dan-propaganda/#comment-60099</guid>
		<description>[...] Yusril Ihza Mahendra dalam websitenya mengatakan,&#8221;Kalau kita menelaah dengan seksama, polemik mereka sungguh sportif, kesatria, argumentatif dan tidak menyerang pribadi seseorang, yang tidak ada hubungannya dengan materi yang diperdebatkan. Mereka juga menggunakan kata-kata yang sopan, sehingga nampak suasana saling hormat-menghormati, walaupun perbedaan pendapat di antara mereka demikian tajam.&#8221; [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Yusril Ihza Mahendra dalam websitenya mengatakan,&#8221;Kalau kita menelaah dengan seksama, polemik mereka sungguh sportif, kesatria, argumentatif dan tidak menyerang pribadi seseorang, yang tidak ada hubungannya dengan materi yang diperdebatkan. Mereka juga menggunakan kata-kata yang sopan, sehingga nampak suasana saling hormat-menghormati, walaupun perbedaan pendapat di antara mereka demikian tajam.&#8221; [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: TUGAS ETIKA TEKNIK (NORMA,HUKUM,ETIKA) &#171; Fortuneowner&#8217;s Blog</title>
		<link>http://yusril.ihzamahendra.com/2007/11/24/norma-etika-intelektualisme-dan-propaganda/comment-page-2/#comment-54211</link>
		<dc:creator>TUGAS ETIKA TEKNIK (NORMA,HUKUM,ETIKA) &#171; Fortuneowner&#8217;s Blog</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Feb 2009 03:11:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusril.ihzamahendra.com/2007/11/24/norma-etika-intelektualisme-dan-propaganda/#comment-54211</guid>
		<description>[...] http://yusril.ihzamahendra.com/2007/11/24/norma-etika-intelektualisme-dan-propaganda/ [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] <a href="http://yusril.ihzamahendra.com/2007/11/24/norma-etika-intelektualisme-dan-propaganda/" rel="nofollow">http://yusril.ihzamahendra.com/2007/11/24/norma-etika-intelektualisme-dan-propaganda/</a> [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Dodo Gusmao</title>
		<link>http://yusril.ihzamahendra.com/2007/11/24/norma-etika-intelektualisme-dan-propaganda/comment-page-2/#comment-36376</link>
		<dc:creator>Dodo Gusmao</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Oct 2008 02:19:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusril.ihzamahendra.com/2007/11/24/norma-etika-intelektualisme-dan-propaganda/#comment-36376</guid>
		<description>Salam Hangat,

Setelah membaca apa yang bapak uraikan diatas saya merasa berterima kasih karena merupakan suatu masukan atau pedoman yang bermanfaat bagi saya maupun bagi siapa saja yang membacanya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam Hangat,</p>
<p>Setelah membaca apa yang bapak uraikan diatas saya merasa berterima kasih karena merupakan suatu masukan atau pedoman yang bermanfaat bagi saya maupun bagi siapa saja yang membacanya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Billy</title>
		<link>http://yusril.ihzamahendra.com/2007/11/24/norma-etika-intelektualisme-dan-propaganda/comment-page-2/#comment-7324</link>
		<dc:creator>Billy</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Jun 2008 09:45:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusril.ihzamahendra.com/2007/11/24/norma-etika-intelektualisme-dan-propaganda/#comment-7324</guid>
		<description>etika dan sopan santun menurut saya akan bakal jadi masalah krisis sosial yang meng-global. &quot;mengapa&#039;, bukan lagi jadi pertanyaan, yang jadi pertanyaan sekarang adalah &quot;siapa&#039;. siapa yang akan bekerja keras untuk masalah etika ini.  dan jangan anggap remeh masalah ini. ada kata-kata bijak untuk masalah ini. &quot;Jangan berikan mutiaramu kepada babi dan berikan barang berhargamu kepada anjing, karena mereka akan berbalik dan mengoyakmu&quot;. sebelumnya, saya minta maaf apabila ada perkataan saya yang salah. dan saya sangat senang dapat berinteraksi dengan bapak, Semoga sukses</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>etika dan sopan santun menurut saya akan bakal jadi masalah krisis sosial yang meng-global. &#8220;mengapa&#8217;, bukan lagi jadi pertanyaan, yang jadi pertanyaan sekarang adalah &#8220;siapa&#8217;. siapa yang akan bekerja keras untuk masalah etika ini.  dan jangan anggap remeh masalah ini. ada kata-kata bijak untuk masalah ini. &#8220;Jangan berikan mutiaramu kepada babi dan berikan barang berhargamu kepada anjing, karena mereka akan berbalik dan mengoyakmu&#8221;. sebelumnya, saya minta maaf apabila ada perkataan saya yang salah. dan saya sangat senang dapat berinteraksi dengan bapak, Semoga sukses</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: daffa ghifari</title>
		<link>http://yusril.ihzamahendra.com/2007/11/24/norma-etika-intelektualisme-dan-propaganda/comment-page-2/#comment-1764</link>
		<dc:creator>daffa ghifari</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Jan 2008 09:09:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusril.ihzamahendra.com/2007/11/24/norma-etika-intelektualisme-dan-propaganda/#comment-1764</guid>
		<description>banyak hal yang dapat dipelajari dari tulisan pa yusril, saya harap pa yusril terus memberikan tulisan dan opini mengenai politik aktual didalam negeri
 maju terus pa  yusril</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>banyak hal yang dapat dipelajari dari tulisan pa yusril, saya harap pa yusril terus memberikan tulisan dan opini mengenai politik aktual didalam negeri<br />
 maju terus pa  yusril</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ulil amri</title>
		<link>http://yusril.ihzamahendra.com/2007/11/24/norma-etika-intelektualisme-dan-propaganda/comment-page-2/#comment-1213</link>
		<dc:creator>ulil amri</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Jan 2008 04:48:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusril.ihzamahendra.com/2007/11/24/norma-etika-intelektualisme-dan-propaganda/#comment-1213</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum.

sebelumnya, selamat nih pak, atas blognya (hehehe... telat).

kalau dilihat-lihat, dunia blog sekarang ini, sudah seperti miniatur dari kehidupan bermasyarakat saja. digeluti oleh berbagai kalangan, dan juga membawa beragam kepentingan. kejadian-kejadian di dunia blog pun tidak jauh beda dengan dikehidupan nyata kita. ada saling tukar pendapat, ada saling silaturahim, ada yang saling berdebat, sampai ada yang saling menggosipkan.

dan kalau keadaannya sudah kompleks seperti ini sepertinya ada baiknya juga kalau bibuatkan aturan/etikanya. tapi kalau dipikir-pikir akan mengalami kesulitan dalam menerapkannya. karena tidak seperti dunia nyata yang memiliki pemimpin yang berkekuatan hukum dalam mengatur rakyatnya, di blog ini struktur kepemimpinannyakan tidak jelas. yang ada hanya para tetua blog, yang tentu saja tidak memiliki kekuatan memaksa blogger lain untuk patuh. tapi ada kekuatan yang dimiliki olehdunia blog. yaitu kekuatan opini. misalkan saja para sesepuh di dunia blog mengajak para blogger lain untuk memperhatikan etika yang baik dalam mengarungi dunia blog ini, atau memberikan tuntunan yang bersifat menasehati (bukan memaksa), besar sekali kemungkinan akan di ikuti oleh blogger lainnya.

wassalam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum.</p>
<p>sebelumnya, selamat nih pak, atas blognya (hehehe&#8230; telat).</p>
<p>kalau dilihat-lihat, dunia blog sekarang ini, sudah seperti miniatur dari kehidupan bermasyarakat saja. digeluti oleh berbagai kalangan, dan juga membawa beragam kepentingan. kejadian-kejadian di dunia blog pun tidak jauh beda dengan dikehidupan nyata kita. ada saling tukar pendapat, ada saling silaturahim, ada yang saling berdebat, sampai ada yang saling menggosipkan.</p>
<p>dan kalau keadaannya sudah kompleks seperti ini sepertinya ada baiknya juga kalau bibuatkan aturan/etikanya. tapi kalau dipikir-pikir akan mengalami kesulitan dalam menerapkannya. karena tidak seperti dunia nyata yang memiliki pemimpin yang berkekuatan hukum dalam mengatur rakyatnya, di blog ini struktur kepemimpinannyakan tidak jelas. yang ada hanya para tetua blog, yang tentu saja tidak memiliki kekuatan memaksa blogger lain untuk patuh. tapi ada kekuatan yang dimiliki olehdunia blog. yaitu kekuatan opini. misalkan saja para sesepuh di dunia blog mengajak para blogger lain untuk memperhatikan etika yang baik dalam mengarungi dunia blog ini, atau memberikan tuntunan yang bersifat menasehati (bukan memaksa), besar sekali kemungkinan akan di ikuti oleh blogger lainnya.</p>
<p>wassalam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: arham</title>
		<link>http://yusril.ihzamahendra.com/2007/11/24/norma-etika-intelektualisme-dan-propaganda/comment-page-2/#comment-1208</link>
		<dc:creator>arham</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Jan 2008 05:54:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusril.ihzamahendra.com/2007/11/24/norma-etika-intelektualisme-dan-propaganda/#comment-1208</guid>
		<description>@YI Mahendra #22
wah..bahasaya keren.....coba ikut pemilu 2009.. :-)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@YI Mahendra #22<br />
wah..bahasaya keren&#8230;..coba ikut pemilu 2009.. :-)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: arham</title>
		<link>http://yusril.ihzamahendra.com/2007/11/24/norma-etika-intelektualisme-dan-propaganda/comment-page-2/#comment-1207</link>
		<dc:creator>arham</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Jan 2008 05:42:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusril.ihzamahendra.com/2007/11/24/norma-etika-intelektualisme-dan-propaganda/#comment-1207</guid>
		<description>pak, mau kasih saran..coba pakai brian nested comment supaya kalo ngebales message temen2 yg laen jadi enak....demo nya bisa diliat di http://road-entrepreneur.com :-)
ato pake myavatar yg ini jadi ada photonya ...tap ngak nested komen..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pak, mau kasih saran..coba pakai brian nested comment supaya kalo ngebales message temen2 yg laen jadi enak&#8230;.demo nya bisa diliat di <a href="http://road-entrepreneur.com" rel="nofollow">http://road-entrepreneur.com</a> :-)<br />
ato pake myavatar yg ini jadi ada photonya &#8230;tap ngak nested komen..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Eep</title>
		<link>http://yusril.ihzamahendra.com/2007/11/24/norma-etika-intelektualisme-dan-propaganda/comment-page-2/#comment-1172</link>
		<dc:creator>Eep</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Dec 2007 23:01:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusril.ihzamahendra.com/2007/11/24/norma-etika-intelektualisme-dan-propaganda/#comment-1172</guid>
		<description>&lt;blockquote&gt;Ada yang mengusulkan agar ada pihak yang mensponsori perumusan etika universal di dunia blog. Namun timbul pula kekhawatiran, kalau rumusan etika itu disepakati, justru akan membuat dunia blog, tidak lagi sebagai media ekspressi pemikiran yang tajam dan menarik. Dunia blog akan menjadi serupa dengan media yang lain, seperti koran dan majalah. Saya dapat memahami pendapat ini.&lt;/blockquote&gt;

saya setuju sekali Pak Yusril, kalau dibuatkan aturan baku etika di blog, saya juga takut blog akan menjadi serupa dengan media lainnya tersebut. Kalau mengenai etika, saya rasa etika yang &quot;universal&quot; berlaku di dunia &quot;universal&quot; tanpa memandang batasan agama, bangsa, suku, dan ras, itulah yang tetap kita pegang teguh dalam menulis di blog. Menyerang orang lain tanpa bukti, tanpa alasan yang jelas, mencemarkan nama orang lain, dll., itu menurut saya sebagian dari nilai-nilai atau etika yang sudah seharusnya ada tanpa harus dirumuskan lagi. Semua dikembalikan ke hati nurani masing-masing saja, kembalikan ke suara hati masing-masing saja, karena suara hati adalah suara Tuhan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Ada yang mengusulkan agar ada pihak yang mensponsori perumusan etika universal di dunia blog. Namun timbul pula kekhawatiran, kalau rumusan etika itu disepakati, justru akan membuat dunia blog, tidak lagi sebagai media ekspressi pemikiran yang tajam dan menarik. Dunia blog akan menjadi serupa dengan media yang lain, seperti koran dan majalah. Saya dapat memahami pendapat ini.</p></blockquote>
<p>saya setuju sekali Pak Yusril, kalau dibuatkan aturan baku etika di blog, saya juga takut blog akan menjadi serupa dengan media lainnya tersebut. Kalau mengenai etika, saya rasa etika yang &#8220;universal&#8221; berlaku di dunia &#8220;universal&#8221; tanpa memandang batasan agama, bangsa, suku, dan ras, itulah yang tetap kita pegang teguh dalam menulis di blog. Menyerang orang lain tanpa bukti, tanpa alasan yang jelas, mencemarkan nama orang lain, dll., itu menurut saya sebagian dari nilai-nilai atau etika yang sudah seharusnya ada tanpa harus dirumuskan lagi. Semua dikembalikan ke hati nurani masing-masing saja, kembalikan ke suara hati masing-masing saja, karena suara hati adalah suara Tuhan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
