<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: SELAMAT JALAN HM SOEHARTO</title>
	<atom:link href="http://yusril.ihzamahendra.com/2008/01/27/selamat-jalan-hm-soeharto/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://yusril.ihzamahendra.com/2008/01/27/selamat-jalan-hm-soeharto/</link>
	<description>Blog Yusril Ihza Mahendra</description>
	<lastBuildDate>Fri, 05 Mar 2010 06:59:50 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Hendra</title>
		<link>http://yusril.ihzamahendra.com/2008/01/27/selamat-jalan-hm-soeharto/comment-page-2/#comment-38297</link>
		<dc:creator>Hendra</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Nov 2008 03:54:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusril.ihzamahendra.com/2008/01/27/selamat-jalan-hm-soeharto/#comment-38297</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum Warahmatullah Wabaraktuh,.

Pa Yusril, waktu anda menjadi pengetik naskah pidato mantan presiden Soeharto -maaf kalau slah pemilihan kata. apa murni dari pemikiran anda atau ada intervensi dari mensesneg atau dari pak Harto??? sempat belajar ilmu politik juga gak?? gimana sih ceritannya sampai bisa masuk lingkaran istana??? terima kasih. semoga bapak sekeluarga Selalu dilimpahi rahmat dan barokah dari ALLAH SWT. doakan saya juga ya hehehehe. Assalamu&#039;alaikum Warahmatullah Wabaraktuh...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum Warahmatullah Wabaraktuh,.</p>
<p>Pa Yusril, waktu anda menjadi pengetik naskah pidato mantan presiden Soeharto -maaf kalau slah pemilihan kata. apa murni dari pemikiran anda atau ada intervensi dari mensesneg atau dari pak Harto??? sempat belajar ilmu politik juga gak?? gimana sih ceritannya sampai bisa masuk lingkaran istana??? terima kasih. semoga bapak sekeluarga Selalu dilimpahi rahmat dan barokah dari ALLAH SWT. doakan saya juga ya hehehehe. Assalamu&#8217;alaikum Warahmatullah Wabaraktuh&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: UTUH</title>
		<link>http://yusril.ihzamahendra.com/2008/01/27/selamat-jalan-hm-soeharto/comment-page-2/#comment-8231</link>
		<dc:creator>UTUH</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Jul 2008 06:37:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusril.ihzamahendra.com/2008/01/27/selamat-jalan-hm-soeharto/#comment-8231</guid>
		<description>SALE AUCTION PERSONAL COLLECTION POSTAGE STAMP
SUHARTO PICTURES + 95 JENIS PERANGKO DARI TAHUN 1960 AN
HARGA MAX : RP.480.000,-
saya serahkan semuanya pada anda yang lebih mengerti tentang perangko &quot;kolektor perangko&quot;
SMS : 0511.8803889</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>SALE AUCTION PERSONAL COLLECTION POSTAGE STAMP<br />
SUHARTO PICTURES + 95 JENIS PERANGKO DARI TAHUN 1960 AN<br />
HARGA MAX : RP.480.000,-<br />
saya serahkan semuanya pada anda yang lebih mengerti tentang perangko &#8220;kolektor perangko&#8221;<br />
SMS : 0511.8803889</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: UTUH</title>
		<link>http://yusril.ihzamahendra.com/2008/01/27/selamat-jalan-hm-soeharto/comment-page-2/#comment-8230</link>
		<dc:creator>UTUH</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Jul 2008 06:35:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusril.ihzamahendra.com/2008/01/27/selamat-jalan-hm-soeharto/#comment-8230</guid>
		<description>SATU AYAT.

Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan yang menimpa dirimu sendiri melainkan telah tertulis didalam kitab sebelum kami mewujudkannya.
Sesungguhnya yang demikian itu mudah bagi Allah.
&quot;alhadid 22&quot;

Semua telah ditakdirkan di suatu data yang  berisi catatan aksi reaksi sempurna. Data yang berisi ilmu pengetahuan yang terus kita coba singkap tabirnya. Mustahil ataupun logis telah ada jawabannya.
Sample and simple, air yang turun dari langit karena malaikat yang diberi nama mikail diperintahkan untuk menurunkannya ataupun karena kita tahu itu hasil dari penguapan air di bumi ini dan element lainnya yang berkumpul diatas sana kemudian bereaksi menjadi air hujan.
Maka, jika kita ingin hasil yang kita inginkan hasilnya. Tentunya kita harus berusaha dengan :
end - pasrah dan ber doa kepada pencipta hasil yang kita inginkan itu ataupun start - tawakkal dan ber aksi dengan kemampuan kita yang ada untuk mendapatkan hasil ciptaan yang diinginkan. 
Ada apa dengan banjir yang yang melanda tempat kita berada yang membuat anda basah kuyup tersiram terendam air. semuanya tidak luput dari pengabulan doa, permintaan kita dengan usaha kita sendiri pada tindakan alam sekitar kita.

What do you can, with what you have, where you are.

KITA JADIKAN HARI ESOK LEBIH BAIK DARI BENCANA MASA LAMPAU YANG TAK KITA INGINKAN. “PERJUANGAN DAN DOA”.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>SATU AYAT.</p>
<p>Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan yang menimpa dirimu sendiri melainkan telah tertulis didalam kitab sebelum kami mewujudkannya.<br />
Sesungguhnya yang demikian itu mudah bagi Allah.<br />
&#8220;alhadid 22&#8243;</p>
<p>Semua telah ditakdirkan di suatu data yang  berisi catatan aksi reaksi sempurna. Data yang berisi ilmu pengetahuan yang terus kita coba singkap tabirnya. Mustahil ataupun logis telah ada jawabannya.<br />
Sample and simple, air yang turun dari langit karena malaikat yang diberi nama mikail diperintahkan untuk menurunkannya ataupun karena kita tahu itu hasil dari penguapan air di bumi ini dan element lainnya yang berkumpul diatas sana kemudian bereaksi menjadi air hujan.<br />
Maka, jika kita ingin hasil yang kita inginkan hasilnya. Tentunya kita harus berusaha dengan :<br />
end &#8211; pasrah dan ber doa kepada pencipta hasil yang kita inginkan itu ataupun start &#8211; tawakkal dan ber aksi dengan kemampuan kita yang ada untuk mendapatkan hasil ciptaan yang diinginkan.<br />
Ada apa dengan banjir yang yang melanda tempat kita berada yang membuat anda basah kuyup tersiram terendam air. semuanya tidak luput dari pengabulan doa, permintaan kita dengan usaha kita sendiri pada tindakan alam sekitar kita.</p>
<p>What do you can, with what you have, where you are.</p>
<p>KITA JADIKAN HARI ESOK LEBIH BAIK DARI BENCANA MASA LAMPAU YANG TAK KITA INGINKAN. “PERJUANGAN DAN DOA”.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Syam Jr</title>
		<link>http://yusril.ihzamahendra.com/2008/01/27/selamat-jalan-hm-soeharto/comment-page-2/#comment-2061</link>
		<dc:creator>Syam Jr</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Feb 2008 17:14:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusril.ihzamahendra.com/2008/01/27/selamat-jalan-hm-soeharto/#comment-2061</guid>
		<description>Aku Sungguh Berduka.
Bertepatan dengan hari wafatnya Pak Harto tercinta, seminggu yang lalu, di kampoeng aku telah pula berpulang ke rahmat Allah SWT, si fulan bin fulan. Almarhum adalah warga biasa, dia adalah dia, bukan pejabat bukan pula orang jahat. Tanpa kerepotan berlebihan, jenazah diselenggarakan dengan seksama, banyak kerabat melayat termasuk aku melakukan takziah menyampaikan dukacita. 
Selesai dimandikan, dikafan, disholatkan, diantar kepemakaman hanya dengan usungan keranda tanpa mobil dengan sirene tolat tolet. Karena memang didesa yang jalannya tidak dapat masuk mobil. 
Ketika jenazah masuk keliang lahat dikumandangkan azan diiringi pembacaan surah Yaasin. Keluarga dan kerabat nampak tabah menghadapinya realitas kematian sebagai bagian dari perjalanan menuju keabadian. Tangis meski tanpa air mata memang manusiawi adanya.
Eh, maaf ada satu yang terlewatkan, ketika sholat jenazah dan imam selesai mengucap salam, pada saat itu oleh ustaz ditannyakan kepada seluruh hadirin. Apakah si fulan yang meninggal ini adalah orang yang baik. ”choir” jawab jamaah. Ditanyakan tiga kali dijawab tiga kali. Ada testamen yang menyatakan bahwa almarhum adalah orang yang baik. 
Upacara ditutup dengan khutbah talqien, doa dan tabur bunga seadanya. Semuanya serba biasa, almarhum mulai menjalani kehidupan yang lain. Yang luar biasa adalah mereka yang masih hidup seperti saya saat ini. 
Menjadi luar biasa karena ada saja yang memberi komentar kepada yang sudah almarhum. Komentarnya itulah yang  menimbulkan konflik dan nyaris insiden. Anda ingin tahu bagaiama sih komentar yang nyaris menimbulkan baku bacok di kampung saya. Entah karena terobsesi penyataan para ”tokoh” di teve maupun koran. 
Dengan nada minor, si Fulin ngomong  ” ya sebaiknya beliau kita ampuni saja” begitu lagaknya seperti komentar ketua partai habis bezuk ke RSPP. Rupanya omongan ini sampai pula ketelinga kerabat dan terus merambat ke ahli waris almarhum.
Selanjutnya anda bisa menebak bahwa keluarga almarhum minta penjelasan akan yang dimaksud dengan ”diampuni saja” dan siapa saja ”kita” itu tadi. ” Sejak jaman reformasi dia selalu menghujat orang tua kami, mengatakan tanahnya diserobot tetapi tidak bisa membuktikan apapun di pengadilan, meski sejari miringpun dia tidak bisa memberi bukti apa apa, mengapa terus menyebar fitnah bahkan ketika orang tua kami sudah tiada. 
Kalau kalah dipengadilan karena tidak punya bukti kenapa mengatakan pengadilannya yang nggak becus. Memangnya dia nggak punya dosa? Memangnya dia tuhan...apa...setan sih. Begitulah omelan yang namanya orang lagi marah.
Sang Ustaz yang dengan sabar mendengarkan curhat itu kemudian membacakan beberapa ayat yang aku tidak paham. Penawar dingin rupanya. Tapi sepertinya sang ustaz wejangkan makna tentang mengambil hikmah, memberikan keteduhan, kharisma sabar, sabar dan sabar. 
”Kalau seseorang menuduhkan perbuatan munkar dan dia tidak bisa membuktikannya maka dia akan bertanggung jawab di akhirat kelak, semuanya akan dihitung, ditimbang dan diganjar oleh yang maha adil. Jika itu fitnah maka seluruh dosa orang yang dituduhnya akan ditanggung oleh mereka yang memfitnah”. 
Maka serahkanlah seluruh urusannya kepada Allah Maha Pengadil. Malam harinya akupun tidak bisa tidur, karena pada waktu takziah ketika almarhum terbaring sakit, tak sempat terucap mohon maaf kepada beliau. Aku sungguh berduka. (Syam Jr )</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Aku Sungguh Berduka.<br />
Bertepatan dengan hari wafatnya Pak Harto tercinta, seminggu yang lalu, di kampoeng aku telah pula berpulang ke rahmat Allah SWT, si fulan bin fulan. Almarhum adalah warga biasa, dia adalah dia, bukan pejabat bukan pula orang jahat. Tanpa kerepotan berlebihan, jenazah diselenggarakan dengan seksama, banyak kerabat melayat termasuk aku melakukan takziah menyampaikan dukacita.<br />
Selesai dimandikan, dikafan, disholatkan, diantar kepemakaman hanya dengan usungan keranda tanpa mobil dengan sirene tolat tolet. Karena memang didesa yang jalannya tidak dapat masuk mobil.<br />
Ketika jenazah masuk keliang lahat dikumandangkan azan diiringi pembacaan surah Yaasin. Keluarga dan kerabat nampak tabah menghadapinya realitas kematian sebagai bagian dari perjalanan menuju keabadian. Tangis meski tanpa air mata memang manusiawi adanya.<br />
Eh, maaf ada satu yang terlewatkan, ketika sholat jenazah dan imam selesai mengucap salam, pada saat itu oleh ustaz ditannyakan kepada seluruh hadirin. Apakah si fulan yang meninggal ini adalah orang yang baik. ”choir” jawab jamaah. Ditanyakan tiga kali dijawab tiga kali. Ada testamen yang menyatakan bahwa almarhum adalah orang yang baik.<br />
Upacara ditutup dengan khutbah talqien, doa dan tabur bunga seadanya. Semuanya serba biasa, almarhum mulai menjalani kehidupan yang lain. Yang luar biasa adalah mereka yang masih hidup seperti saya saat ini.<br />
Menjadi luar biasa karena ada saja yang memberi komentar kepada yang sudah almarhum. Komentarnya itulah yang  menimbulkan konflik dan nyaris insiden. Anda ingin tahu bagaiama sih komentar yang nyaris menimbulkan baku bacok di kampung saya. Entah karena terobsesi penyataan para ”tokoh” di teve maupun koran.<br />
Dengan nada minor, si Fulin ngomong  ” ya sebaiknya beliau kita ampuni saja” begitu lagaknya seperti komentar ketua partai habis bezuk ke RSPP. Rupanya omongan ini sampai pula ketelinga kerabat dan terus merambat ke ahli waris almarhum.<br />
Selanjutnya anda bisa menebak bahwa keluarga almarhum minta penjelasan akan yang dimaksud dengan ”diampuni saja” dan siapa saja ”kita” itu tadi. ” Sejak jaman reformasi dia selalu menghujat orang tua kami, mengatakan tanahnya diserobot tetapi tidak bisa membuktikan apapun di pengadilan, meski sejari miringpun dia tidak bisa memberi bukti apa apa, mengapa terus menyebar fitnah bahkan ketika orang tua kami sudah tiada.<br />
Kalau kalah dipengadilan karena tidak punya bukti kenapa mengatakan pengadilannya yang nggak becus. Memangnya dia nggak punya dosa? Memangnya dia tuhan&#8230;apa&#8230;setan sih. Begitulah omelan yang namanya orang lagi marah.<br />
Sang Ustaz yang dengan sabar mendengarkan curhat itu kemudian membacakan beberapa ayat yang aku tidak paham. Penawar dingin rupanya. Tapi sepertinya sang ustaz wejangkan makna tentang mengambil hikmah, memberikan keteduhan, kharisma sabar, sabar dan sabar.<br />
”Kalau seseorang menuduhkan perbuatan munkar dan dia tidak bisa membuktikannya maka dia akan bertanggung jawab di akhirat kelak, semuanya akan dihitung, ditimbang dan diganjar oleh yang maha adil. Jika itu fitnah maka seluruh dosa orang yang dituduhnya akan ditanggung oleh mereka yang memfitnah”.<br />
Maka serahkanlah seluruh urusannya kepada Allah Maha Pengadil. Malam harinya akupun tidak bisa tidur, karena pada waktu takziah ketika almarhum terbaring sakit, tak sempat terucap mohon maaf kepada beliau. Aku sungguh berduka. (Syam Jr )</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: aminullah mawardi</title>
		<link>http://yusril.ihzamahendra.com/2008/01/27/selamat-jalan-hm-soeharto/comment-page-2/#comment-1881</link>
		<dc:creator>aminullah mawardi</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Feb 2008 05:00:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusril.ihzamahendra.com/2008/01/27/selamat-jalan-hm-soeharto/#comment-1881</guid>
		<description>selamat jalan &quot;bapak pembangunan&quot; kami bangsa indonesia selalu mendoakan mu</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>selamat jalan &#8220;bapak pembangunan&#8221; kami bangsa indonesia selalu mendoakan mu</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: hanyfa</title>
		<link>http://yusril.ihzamahendra.com/2008/01/27/selamat-jalan-hm-soeharto/comment-page-2/#comment-1869</link>
		<dc:creator>hanyfa</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Feb 2008 09:11:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusril.ihzamahendra.com/2008/01/27/selamat-jalan-hm-soeharto/#comment-1869</guid>
		<description>Walaupun terlambat, tapi tak ada salahnya jika saya berhasrat untuk menyampaikan komentar terhadap artikel yang ditulis bang yim ini. Secara pribadi mungkin saya bisa memaklumi jika ada suara agar segala dosa dan kesalahan pak harto dimaafkan, namun sebagai bagian integral dari umat Islam, sebagai umat mayoritas di negeri ini, rasanya sangat berat bagi saya untuk memaafkannya. Derita umat Islam di Lampung dalam Kasus Warsidi, jerit tangis anak yatim dan janda-janda dari para Mujahid Da&#039;wah yang menjadi korban pada peristiwa Tanjung Priok, dan peristiwa lain yang memposisikan umat Islam sebagai korban, sampai saat ini masih begitu terdengar dan sangat menyayat hati. Ironisnya, terhadap kasus-kasus itu tak sepatah katapun terlontar kalimat &quot;maaf&quot; dari Soeharto, baik ketika masih menjabat sebagai Presiden maupun ketika Soeharto sudah tidak menjabat sebagai presiden. Kedekatan Soeharto kepada Islam di akhir masa kekuasaannya, sebagaimana telah diulas oleh bang yim tadi, seharusnya dibarengi dengan mengadakan silaturahmi kepada keluarga-keluarga korban keganasannya. Dengan begitu derita korban pada peristiwa-peristiwa tersebut minimal bisa terobati.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Walaupun terlambat, tapi tak ada salahnya jika saya berhasrat untuk menyampaikan komentar terhadap artikel yang ditulis bang yim ini. Secara pribadi mungkin saya bisa memaklumi jika ada suara agar segala dosa dan kesalahan pak harto dimaafkan, namun sebagai bagian integral dari umat Islam, sebagai umat mayoritas di negeri ini, rasanya sangat berat bagi saya untuk memaafkannya. Derita umat Islam di Lampung dalam Kasus Warsidi, jerit tangis anak yatim dan janda-janda dari para Mujahid Da&#8217;wah yang menjadi korban pada peristiwa Tanjung Priok, dan peristiwa lain yang memposisikan umat Islam sebagai korban, sampai saat ini masih begitu terdengar dan sangat menyayat hati. Ironisnya, terhadap kasus-kasus itu tak sepatah katapun terlontar kalimat &#8220;maaf&#8221; dari Soeharto, baik ketika masih menjabat sebagai Presiden maupun ketika Soeharto sudah tidak menjabat sebagai presiden. Kedekatan Soeharto kepada Islam di akhir masa kekuasaannya, sebagaimana telah diulas oleh bang yim tadi, seharusnya dibarengi dengan mengadakan silaturahmi kepada keluarga-keluarga korban keganasannya. Dengan begitu derita korban pada peristiwa-peristiwa tersebut minimal bisa terobati.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: fireman</title>
		<link>http://yusril.ihzamahendra.com/2008/01/27/selamat-jalan-hm-soeharto/comment-page-2/#comment-1838</link>
		<dc:creator>fireman</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Feb 2008 02:08:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusril.ihzamahendra.com/2008/01/27/selamat-jalan-hm-soeharto/#comment-1838</guid>
		<description>Salamun&#039;alaikum,

Semenjak krisis tahun 1997, saya termasuk yang ikut dan pernah teriak-teriak baik dijalan maupun di kampus agar keadaan ekonomi diperbaiki yang nota bene dipegangan oleh presiden Suharto , sampai akhirnya  beliau jatuh di tahun 1998. Walau pernah ikut dalam gerbang reformasi tersebut saya merasa bahwa Suharto tetap mempunyai jasa yang besar bagi bangsa ini dan harus diperlakukan dengan layak sebagai seorang mantan kepala negara, sudah seharusnya kita menghargai dan memperlakukan pemimpin negara ini dengan baik dan jangan sampai mengulangi sejarah perlakukan bangsa ini kepada pendiri - pendiri negeri dimasa lalu. Ahlak yang baik dan koreksi pada pemimpin tetap dibutuhkan dan harus diteruskan. Selamat jalan Suharto....

Salam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salamun&#8217;alaikum,</p>
<p>Semenjak krisis tahun 1997, saya termasuk yang ikut dan pernah teriak-teriak baik dijalan maupun di kampus agar keadaan ekonomi diperbaiki yang nota bene dipegangan oleh presiden Suharto , sampai akhirnya  beliau jatuh di tahun 1998. Walau pernah ikut dalam gerbang reformasi tersebut saya merasa bahwa Suharto tetap mempunyai jasa yang besar bagi bangsa ini dan harus diperlakukan dengan layak sebagai seorang mantan kepala negara, sudah seharusnya kita menghargai dan memperlakukan pemimpin negara ini dengan baik dan jangan sampai mengulangi sejarah perlakukan bangsa ini kepada pendiri &#8211; pendiri negeri dimasa lalu. Ahlak yang baik dan koreksi pada pemimpin tetap dibutuhkan dan harus diteruskan. Selamat jalan Suharto&#8230;.</p>
<p>Salam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Maryono</title>
		<link>http://yusril.ihzamahendra.com/2008/01/27/selamat-jalan-hm-soeharto/comment-page-2/#comment-1826</link>
		<dc:creator>Maryono</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Feb 2008 05:01:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusril.ihzamahendra.com/2008/01/27/selamat-jalan-hm-soeharto/#comment-1826</guid>
		<description>Innalillahi wa inna ilaihi raji’un (sesungguhnya kita semua kepunyaan Allah dan kepadaNya jua kita akan kembali). 

Selamat Jalan Bp. HM. Soeharto bapak pembangunan. Saya tuut bela sungkawa yang sedalam - dalamnya atas meninggalnya Bp. HM. Soeharto di RSP Pertamina 27 Januari 2008 jam 13.10 menit. Semoga arwah beliau diterima di sisi-Nya dan diterima semua amal kebaikan beliau serta diampuni segala dosa- dosanya. Amin</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Innalillahi wa inna ilaihi raji’un (sesungguhnya kita semua kepunyaan Allah dan kepadaNya jua kita akan kembali). </p>
<p>Selamat Jalan Bp. HM. Soeharto bapak pembangunan. Saya tuut bela sungkawa yang sedalam &#8211; dalamnya atas meninggalnya Bp. HM. Soeharto di RSP Pertamina 27 Januari 2008 jam 13.10 menit. Semoga arwah beliau diterima di sisi-Nya dan diterima semua amal kebaikan beliau serta diampuni segala dosa- dosanya. Amin</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: luthfi maulana</title>
		<link>http://yusril.ihzamahendra.com/2008/01/27/selamat-jalan-hm-soeharto/comment-page-2/#comment-1797</link>
		<dc:creator>luthfi maulana</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Feb 2008 12:10:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusril.ihzamahendra.com/2008/01/27/selamat-jalan-hm-soeharto/#comment-1797</guid>
		<description>Saya bukan siapa - siapa tapi saya  masih punya hati nurani....mendengar  kabar Pak Harto meninggal saya hanya menangis dalam hati....semoga Allah SWT memberi bimbingan agar kita dapat melihat siapa yang benar dan siapa yang salah, Amiin.....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya bukan siapa &#8211; siapa tapi saya  masih punya hati nurani&#8230;.mendengar  kabar Pak Harto meninggal saya hanya menangis dalam hati&#8230;.semoga Allah SWT memberi bimbingan agar kita dapat melihat siapa yang benar dan siapa yang salah, Amiin&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: masemann</title>
		<link>http://yusril.ihzamahendra.com/2008/01/27/selamat-jalan-hm-soeharto/comment-page-2/#comment-1787</link>
		<dc:creator>masemann</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Feb 2008 05:22:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusril.ihzamahendra.com/2008/01/27/selamat-jalan-hm-soeharto/#comment-1787</guid>
		<description>BRAVO BOS,  JARANG KALI KULIHAT BAHASAN SEPERTI YANG ANDA TULIS INI.  TULISAN ANDA MENCERMINKAN  PEMBAHASAN SEORANG INTELEKTUAL YANG FAIR, RASIONAL DAN BERDASARKAN FAKTA YANG KUAT. 
SELAMAT BOS, KUNANTI LAGI TULISAN ANDA YANG LAINNYA</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>BRAVO BOS,  JARANG KALI KULIHAT BAHASAN SEPERTI YANG ANDA TULIS INI.  TULISAN ANDA MENCERMINKAN  PEMBAHASAN SEORANG INTELEKTUAL YANG FAIR, RASIONAL DAN BERDASARKAN FAKTA YANG KUAT.<br />
SELAMAT BOS, KUNANTI LAGI TULISAN ANDA YANG LAINNYA</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
