Bismillah ar-Rahman ar-Rahim
Tiga hari yang lalu saya menelpon Tuan Guru Bajang –panggilan akrab untuk Saudara Zainul Majdi— anggota DPR-RI dari PBB yang
kami calonkan menjadi Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB). Dia maju bersama calon wakilnya Badrul Munir — seorang birokrat daerah — yang didukung Partai Keadilan Sejahtera (PKS). “Bagaimana keadaannya Tuan Guru” kata saya. Beliau menjawab “Alhamdulillah Bang, berkat doa dan bantuan Abang, sampai saat ini suara yang mendukung telah mencapai 36 persen”. Tuan Guru tak ingin mengatakan bahwa dia telah memenangkan pemilihan Gubernur NTB. Kata-katanya halus seperti itu, karena pembawaannya yang memang rendah hati dan bersahaja.
Tuan Guru adalah sebutan di kalangan masyarakat Sasak di Pulau Lombok untuk seorang ulama. Kira-kira sama seperti Kiyai di Jawa atau Buya di Sumatera Barat. Bajang adalah sebutan bagi seorang yang masih tergolong muda usianya. Jadi, Zainul Majdi dipanggil Tuan Guru Bajang karena dia sudah dianggap sebagai seorang ulama dalam usia yang masih muda. Usianya kini baru 36 tahun. Dia mendapat gelar sarjana dan master dari Universitas Al Azhar di Kairo dan sekarang sedang sedang menyusun disertasi untuk meraih gelar Doktor. Kalau Tuan Guru Bajang nanti telah disahkan oleh Presiden menjadi Gubernur NTB, maka praktis dia akan menjadi gubernur termuda di tanah air. Saya senang dengan Tuan Guru, karena kepribadiannya yang bersahaja itu. Dia mengenakan pakaian seadanya. Seringkali saya bertemu dengannya hanya memakai jubah putih atau memakai kain sarung belaka dan hanya memakai sendal sederhana.
Di tahun 2004 saya berbicara serius dengan Tuan Guru agar dia bersedia menjadi anggota DPR RI mewakili NTB. Alhamdulillah Tuan Guru bersedia. Dua tahun yang lalu, Tuan Guru ngobrol dengan saya
mengenai kepemimpinan daerah di NTB. Tuan Guru bercerita, ada yang menawarinya menjadi Wakil Gubernur. Saya katakan padanya, mengapa bukan Tuan Guru sendiri yang maju ke pencalonan gubernur? Tuan Guru hanya tertawa dan mengatakan “saya kurang pengalaman Bang”. Saya katakan “pengalaman bisa dicari. Ilmu bisa didapatkan. Kami semua akan membantu Tuan Guru”. Lalu dia berkata “wah, kalau begitu saya perlu minta fatwa Ketua Majelis Syuro”. Saya katakan, karena saya Ketua Majelis Syuro itu, maka fatwanya saya keluarkan sekarang, Tuan Guru maju saja ke pencalonan. Kami akan dukung beramai-ramai”. Tuan Guru nampak tercengang. Di wajahnya nampak perasaan ragu-ragu. Saya katakan padanya “Bismillah saja Tuan Guru. Jangan ragu-ragu”.
Agak jarang saya bertemu Tuan Guru karena kesibukan kami masing-masing. Suatu ketika, tanggal 1 Muharram yang lalu, Tuan Guru menelpon saya mengajak saya datang ke Mataram. Dengan
suka cita saya memenuhi ajakannya. PBB dan Nahdatul Wathan sama-sama punya hajatan menyelenggarakan tabligh akbar menyambut 1 Muharram. Dalam pidato saya dihadapan sekitar tujuh puluh ribu orang yang hadir, saya katakan bahwa PBB akan mencalonkan Tuan Guru Bajang menjadi Gubernur NTB. Saya mohon Keluarga Besar Bulan Bintang NTB mendukungnya. Mereka yang hadir sama-sama meneriakkan takbir. Sejak itu, Tuan Guru dan timnya sibuk melakukan pendekatan ke sana ke mari. Akhirnya PBB berkoalisi dengan PKS mencalonkan pasangan gubernur/wakil gubernur menghadapi calon yang didukung partai-partai lain: Golkar, PDIP, PPP, PAN dan beberapa partai lain.
Kampanye pasangan Tuan Guru Bajang dan Badrul Munir mendapat sambutan antusias masyarakat NTB. Dua minggu yang lalu, saya
dengan Hamdan Zulfa datang ke Mataram untuk berkampanye. Para tokoh PKS, Dr. Hidayat Nurwahid dan Ir. Tifatul Sembiring juga hadir. Kami tampil di panggung untuk berpidato. Hidayat Nurwahid yang kini menjadi Ketua MPR, tidak berpidato. Saya sekali lagi mengajak hadirin kaum Muslimin untuk mendukung pasangan ini. Saya juga mengajak Umat Hindu NTB mendukung keduanya. Saya juga menegaskan bahwa kerjasama PBB dan PKS dalam pencalonan ini, harus dilanjutkan terus di masa-masa yang akan datang. PBB dan PKS adalah dua partai Islam yang mempunyai asas dan cita-cita yang sama. Kampanye terus berlanjut di seluruh pelosok NTB, sampai akhirnya pemilihan gubernur dan wakil gubernur itu berlangsung tanggal 7 Juli 2008.
Tuan Guru Bajang adalah gubernur keempat yang berasal dari PBB. Sebelumnya telah ada gubenur Bangka Belitung, Sumatera Barat dan Sumatera Utara. Anggota PBB juga akan maju dalam pemilihan
Gubernur Riau dalam waktu yang tak terlalu lama. Di tempat-tempat lain, PBB berkoalisi dengan partai-partai lain mencalonkan pasangan gubernur dan wakil gubernur, tetapi mereka bukan anggota PBB. Fenomena ini bagi saya cukup menarik. PBB yang kecil suaranya dalam Pemilu DPR dan DPRD, namun dapat memenangi pencalonan gubernur di beberapa daerah, serta belasan bupati dan walikota. Dalam Pilpres 2004, SBY-JK sebenarnya awalnya hanya dicalonkan oleh tiga partai saja, yakni Partai Demokrat, PBB dan PKPI. Partai-partai lain yang kini beberapa menterinya di kabinet, baru bergabung mendukung SBY-JK di putaran kedua, setelah calon mereka kalah di putaran pertama. JK sendiri yang kemudian menjadi Ketua Umum Golkar, pada waktu itu sedang diskors dari keanggotaan partai itu.
Dalam setahun terakhir ini saya banyak turun ke daerah-daerah sampai ke kabupaten-kabupaten. Di Jakarta, saya mulai masuk kampung ke luar kampung untuk sosialisasi PBB. Saya ingin
memperkuat posisi PBB sampai ke lapisan masyarakat yang paling bawah, agar cita-cita, program perjuangan dan perhatian PBB kepada rakyat, bangsa dan negara, dapat diketahui seluas-luasnya oleh masyarakat. Dalam Pemilu 2004, sebenarnya jumlah pemilih PBB meningkat tajam dibanding dengan Pemilu 1999. Namun sistem Pemilu kita berubah dengan keberadaan Dapil-Dapil, sehingga perlolehan kursi di DPR RI menjadi berkurang. Nomor Urut PBB dalam Pemilu, yakni Nomor 3 yang ada pada halaman depan surat suara, rupanya juga kurang menguntungkan. Di Jakarta saja, lebih 40.000 suara pemilih PBB dinyatakan tidak sah, karena pemilih enggan membuka kertas suara yang lebar itu. Mereka coblos saja gambar PBB yang ada di depan dan tembus ke belakang, sehingga suara menjadi tidak sah. Kini dengan nomor urut 27 dalam Pemilu 2009, mudah-mudahan kesalahan mencoblos — tetapi kini tidak nyoblos lagi karena sudah menggunakan ballpoint atau spidol — tidak terjadi lagi.
PBB kini tengah melakukan konsolidasi memperkuat posisi partai, di
tengah 34 partai yang akan ikut Pemilu 2009. Kekalahan PBB dalam dua kali pemilu sebelumnya menjadi bahan pelajaran berharga bagi saya untuk memperkuat partai. Saya tak menyalahkan siapa-siapa jika dukungan terhadap PBB masih kecil. Saya harus melakukan introspeksi atas kelemahan-kelemahan internal partai yang memang terus-menerus kami benahi. PBB harus masuk ke kampung-kampung dan desa-desa agar partai ini lebih dikenal rakyat. Infrastruktur partai sebenarnya telah terbentuk sampai ke kecamatan di seluruh tanah air. Namun infrastruktur itu belum bekerja optimal. SDM kepemimpinan partai di segala lini harus diperkuat.
Walaupun perjuangan ini terasa berat, namun saya menyerukan kepada segenap jajaran pengurus PBB untuk giat bekerja, walau saya tahu, mereka harus bekerja dengan modal seadanya. Dari segi pendanaan, PBB memang tidak ada apa-apanya. Meskipun demikian, semangat harus terus menyala, militansi perjuangan tidak boleh berkurang. Kemenangan Tuan Guru di NTB hendaknya membangkitkan semangat seluruh jajaran partai agar meneruskan perjuangan. Kita belum mati. Potensi kita masih ada dan cukup besar. Semuanya tergantung kepada kita sendiri, bagaimana mendayagunakan potensi itu. Insya Allah!
Wallahu’alam bissawwab
Cetak artikel Oleh Yusril Ihza Mahendra — July 9th, 2008
80 tanggapan untuk “TUAN GURU BAJANG”
Pages: « 1 [2] 3 » Show All
edi.santosa (komentar #31)
Mbak Resti, kalo pendapat anda sesimple itu bisa-bisa Partai di indonesia jadi ada 3 lagi.1. PArtai Islam Indonesia (kayak dl diwakili PPP)2.Partai Nasionalis Indonesia(dulu diwakili PDI) 3. Partai nggak, ormas enggak (Dulu GOLKAR )heehehe…
maaf ya bagi Rekans yang selalu mengisi hal-hal yang cerdas dan bermanfaat di blog ini seperti primary Drive, Jebee, vavai dll semoga tidak terganggu kalo saya jadinya cuma ngomentarin orang doank nih hehehe
July 17th, 2008 at 5:43 pm
heri (komentar #32)
selamat untuk bapak Tuan Guru Bajang………
saya punya harapan besar generasi buda islam dapat benar-benar mampu mengulang sejarah gemilang…… membawa pelita bagi NTb.
July 17th, 2008 at 8:34 pm
affandi (komentar #33)
Assalamualaikum Tuan guru bajang, saya hendak menanyakan kepada Tuan Guru Bajang tentang komitmen Tuan Guru Bajang kepada para TKI yang banyak berasal dari Propinsi NTB, Sekian terima kasih. Assalamualaikum Wr. Wb.
July 17th, 2008 at 10:46 pm
resti (komentar #34)
pak edi santosa,..
saya memang ingin berpikir simple. Sudah cukup kerumitan yang dibuat para politisi negeri ini…hheheh. Orang dewasa memang suka berumit-rumit.
alasan saya knp saya “hanya” menyebut PKS dan PBB, setidaknya, sampai sekarang 2 partai ini masih istiqomah. partai dengan basis massa umat Islam lainnya, maaf2 saja sudah banyak ternoda. jadi kalau sampai hanya 3 partai untuk jadi lebih simpel, ya ndak jugalah…terlalu berbeda kalau sampai fusi dengan yg lain.
Buktinya, di banyak daerah2 partai ini akur2 saja.lain dengan partai yang katanya berasaskan Islam lainnya tapi masih suka melihat kearah mana angin berhembus untuk menentukan sikap, bukannya memihak pada kebenaran.
July 18th, 2008 at 8:04 am
a. buety nasir (komentar #35)
Kini Tuan Guru telah menjagi Gubernur tepilih NTB smg menjadi daerah percontohan berikutnya bagi penerapan syari’at islam yg lebih menyeluruh. menjadi daerah yg aman, indah dan makmur. rahmatan lil’alamin.
Selanjutnya Bang Yusril jadi Presiden RI sbgmn diamanatkan mukernas…….. smg
mari kita selamatkan Indonesia dg Syari’at………………..
July 19th, 2008 at 8:55 am
Agung Wasono (komentar #36)
Saya terkejut dengan iklan televisi yang dibikin oleh PKS bebertapa hari ini, di iklan tersebut PKS memperlihatkan profil tokoh usungan PKS dalam pilkada yang dimenangi PKS (dan sekutunya).
Yang bikin saya terkejut karena Tuan Guru Bajang jelas terpampang gambarnya dan iklan tersebut dengan sengaja atau tidak sengaja, dengan langsung maupun tidak langsung, dengan sadar maupun tidak sadar menempatkan Tuan Guru Bajang sebagai “salah satu tokoh PKS” atau lebih tepatnya profil beliau “dijual” untuk kepentingan politik PKS.
Maaf kalau ada yang kurang suka dengan comment ini, akan tetapi jujur saya sedikit kurang bisa bersimpati dengan cara berpolitik yang “main klaim” seperti ini. Mari berpolitik dengan santun, jujur, dan bermartabat.
Mungkin abang ada tanggapan?
Fastabiqul khairat
July 20th, 2008 at 2:30 am
edie (komentar #37)
Luar biasa rupanya PBB. Kemenangan pilkada disejumlah daerah pertanda mesin partai PBB tidak bisa dianggap enteng. Selamat Tuan Guru Bajang, selamat pula buat Bang Yusril selaku sesepuh di PBB. Tertarik juga masuk PBB, boleh dong referensinya, biar bisa diteruskan ke daerah asal saya,
July 20th, 2008 at 4:15 pm
Rizal soleh (komentar #38)
ass wr wb….
alhamdullilah TGB terpilih jd gubernur,klau kt mau jujur PBB bersih loh tp mgkn mmg tdk 100% bersih tp lihatlah Gubernur Sum-Bar itu org yg jujur,bersih loh. cm bl kt balik kbelakang mngapa suara PBB tdk signifikan itu PR utk para petinggi PBB………ayo Yusril km msh muda,tunjukkan bhw anda mampu,Wass,
July 21st, 2008 at 1:39 pm
Ariedi (komentar #39)
SAMPURASUN
Reading …….# Beranda ….. YIM …..
RAMPES - : Gamitan Giang kaweruh Budi Suwargi Pak Natsir &
Kenangan Kemenangan Sang Tuan Guru
By : Taulah kau !
Mengambil Input Wali rasa Arum dalu Since I’ve Been loving you
Led- Zeppelin Sumur bathin Naliko semanten Rezim Awal karir
Proklamator Soekarno – Hatta
Of Course – Bung YIM – yang lebih jagonya urusan Ilmu Hukum Tata Negara – Level Ndoro – Ndoro Penthung – Kampiun + Tersusun , Melalui Proses Berguru sebelum Berilmu – Berilmu sebelum Diakui MUMPUNI – Ahli Bidang .
Akan Tetapi apa salahnya Menilik Saweran Opini – Level kawulo ?
Ingat sandi Yudha Tanah Electron – Hukum catu daya Plus – Minus , Electric Magic = Ada Ubi – Ada talas , ada Budi – ada balas – ada Ndoro – ada kawulo – Seperti ini secuplik anggitku dewe – sehubung menujum Praduga Huruf – yang Di paparkan pada halaman 274 Buku : Bung Karno dan Pancasila – Menuju Revolusi Nasional .
Kehendak Rakyat + Kehendak Pemimpin
_______________________________________
2
Atau Jelasnya Kehendak Rakyat Plus Pemimpin dibagi dua - :
Formulasi mana ingin menyamakan Demokrasi Terpimpin , Selaku : Manunggaling KAWULO LAN GUSTI
Sebabnya ialah , bahwa dalam kata Demokrasi terpimpin itu tidak di perpadukan unsur : DEMOS – dan seterusnya Bla Bla Bla Beliau –
Awak ku langsung Nyangkut , hanya karena beliau = Nyandhak 7 langit Perkara : Demos The Wall Pink Floyd – Nggak Perlu Penjelasan – melebar 4 Oktaf seperti Kemampuan Suara Tunangan , Beyonce , Di once – once , yaitu Prinsip dasar = Belanja bahan baku ( Kulak ) Sebelum = Memadukan apa yang ada dan semoga seterusnya jadi gamitan giang kaweruh Budi – Menjalankan Dinas Bangsa – yang Ibaratnya – dalam kandungan Lyric : Empty – Spaces
What shall we use to fill the empty
Spaces where we used to talk
How shall I fill the final places
How shall I complete the wall - * 1979 Hadist Dinding Sila 3 .
( Dalam Skala Universal - Ozon Bumi Ibu abad Global Warning )
>> 1. Next >>
July 21st, 2008 at 3:02 pm
Ariedi (komentar #40)
Up 2 -
Lha yaitu – Itu sama juga sinom ( Ibarat ) Tujuan , yang Levelnya Kadewatan ( Nalindra Galaxy – Karuhun Kapal + Bandrol ) di Sila 1. – dan itulah yang Kutangkap pada garis besar Visi Pak Natsir - yang Islami Banget , Tentu saja salah : Tempo ketika – Maklumlah pada jaman itu – Lebih dari 80 persen penduduk Kurang Gizi Pendidikan – Sebagian Besar Buta Huruf , dan belum becus cas cis cus bahasa Indonesia – Plus segudang Trauma , baru lepas masa perang + Penjajahan : Paranoid – Black Sabbath . – maka yang on the level ,
Cocok Dibina dalam pegertian = Level Umat + Umatnya Umat , Snow blind - Black Sabbath : Demokrasi Terpimpin – arahan Bapak ‘ e Arek – arek . Soekarno = Ngono Yo Kennex – Angkot Ketengoknya … !
Karena seperti Rezim mata satu – Memimpin Orang Buta – Begitulah adanya .
TafsiranKu , sebatas yang aku ketahui , dan batasan mampu diri Menangkap Refleksi Informasi kenangan masa para Bapak Pendiri .
Bahwasanya Dirimu : KEBANYAKAN TIDAK SEPENDAPAT dengan Ku
Ya , maklum saja – Level dirimu kan , itu – yang mana dari pada , anu : agak – agak Profesor Kalkulus …. !
Begitupun dengan apakah gamitan Giang Budi Bung karno kala itu , yang ternyata sehubung Hukum Kharmapala Tanah Electron , catu daya = ada Ubi – Ada Balas – ada Ubi – ada Sebaliknya dari kata Ubi – Ibu = Daya Positip – Urusan Tut Wuri Handayani – Ke Sila 5 – Nian !
Ubi = Catu Negatip – Ubi Jalar Echoes Amargi – Sebab – Akibat , Jika di hubung bahasa Pengandaian ( Sinom ) Lyric lagu – Persis dibawah lagu Empty – Spaces adalah lagu : Young Lust – Pink Floyd , itulah yang dilakukan Bapak , yang wajib mewakili Jiwa Negri Kekuatan Regenerasi 10281928 – Nge Download Usia Lintas Imigrasi : 18 Tahun – Eighteen Youth Wild – Skid Row – Or : Eighteen - Alice Cooper .
Belum tahu ya Memory Beliau yang membuat Diri Ini Bangga Banget -
Yaitu Ketika Beliau : Menginspeksi PENARI PERUT dari seantero Kairo , dengan para Priyayi Mesir – Wong pangkat – pangkat : Amboi , Jalan Sudah Bertahun Kutempuh – Itu baru Bapaknya Negri yang Sesungguh nya – Berjiwa Lintas Perkara – Selaras Sejarah Negrinya .
Sejarah Nomer satu Di Bumi Ibu : Sumpah Pemuda - ketika itu bagai berseru Gema kalbu yang ditujukan pada Ratu Sheeba , Kalleee - Lyric
I am just a new boy,
Stranger in this town.
Where are all the good times?
Who’s gonna show this stranger around?
Ooooh, I need a dirty woman.
Ooooh, I need a dirty girl.
>> 2 . Next >>
July 21st, 2008 at 3:04 pm
Ariedi (komentar #41)
Three in One -
Will some cold woman in this desert land
Make me feel like a real man?
Take this rock and roll refugee
Oooh, baby set me free.
Ooooh, I need a dirty woman.
Ooooh, I need a dirty girl.
Lalu Bagaimanakah dengan Model gayung sambut mu , bahasa Iklan
Jelang Pemilu 2009 Mu ? Kuberitahu Kepadamu – atas dasar Respek dan jua tak kuinginkan PBB – Kembali Gurem – Gurem lagi , Gurem lagi = partai Pupuk bawang – Semata Ketengoknya saja : Mikut – Pigi Pigi Kegelanggang Bersenda bahasa Chairil Anwar ( C/A ) Endi Maneh
Model – gaya tuturanmu yang bahasa Wali rasa Janoko Arab – Islam aliran Mahal tak terjangkau itu = Menegaskan Kesan Visi Majikan ( Up ) atasan batang Hidung Visi Keluarga Tanah JAWI – yang anda anggap Gandrung Klenik lah – apalah , tidak pernah Membasuh Muka + Inci kaki ketengoknya – Airnya dari mana ?! - AIR ZAM – ZAM ?!! Ataukah : Matamu dari Solo – Terkurung Gunung seribu , Air Mengalir sampai jauh , akhirnya Kelaut ? - dari Tanah Pulau Kepala Keluarga Sila 3 – Jawi Gerbang Kertasusila ; Negara Pancasila …. ( ? )
Maka kalau sebatas mengetahui Little bit , Shikit Ketengoknya ! Nggak Usah NGOCAK BEIBEH - harus tahu apa itu = Kuwalat !
KUWALAT oleh tuah sakti Tanah yang Dikau Pijak = Sang Hyang Malati Tenan - sarat Muatan tuah daya positip + Kutuk catu Negatip , bag = ilat mandi nya Empu Gandring ! – ya anda yang justru terlihat mata hati Keluarga jawi , seperti = Orang Rusia – masa Lenin , Komunis Berjubah Islam – tidak paham Isian Kitab jawi – tidak perlu berlagak sudah tahu sedikit – dalam Islam sekalipun : Apa kali Rupanya ?! semata = Cock Pit ( Kelompok Band Jakarta 80’an ) Imitator Genesis .
….. lain kali dilanjutkan – tangan + Feeling Ku – sudah Capek Deh … !
July 21st, 2008 at 3:05 pm
ziyad (komentar #42)
Selamat untuk TGB, Badrul Munir dan Koalisi PBB dan PKS di NTB.
Saya sangat menyayangkan pada Pilkada NTB lalu PBB NTB tidak berperan maksimal dalam mendukung Pasangan Baru sehingga banyak orang pendukung TGB berpendapat bahwa PKSlah yang berperan besar mulai dari tingkat pusat sampai cabang ranting dan kader2 di bawah walaupun TGB adalah kader dan Anggota DPR dari PBB.
Terbukti dari kemilitanan kader PKS ini bisa dilihat ketika menjadi saksi di TPS, melakukan sosialisasi di kalangan masyarakat dan mahasiswa dll.
Saya kira Ini diakibatkan kurang harmonisnya kepengurusan PBB NTB dengan kader atau pengurus NW yang merupakan organisasi Islam yang diasuh oleh TGB, dan pernah beberapa bulan lalu mengalami konflik dan diselesaikan di Jakarta. Terlebih lagi ada pengurus cabang PBB NTB yang jelas-jelas terindikasi mendukung cagub lain bukan calon dari partainya,jadi seolah cagubnya dibiarkan berjuang sendiri tanpa bantuan yang memadai sehingga pihak pasangan koalisi (PKS) menjadi pihak yang terlihat membantu dengan keras. Terkesan Pengurus PBB NTB dan PBB Pusat tidak begitu yakin akan calonnya menang dan membantu sekedarnya, dan baru pas menang menggelar konferensi pers memberi selamat.
Akhirnya saya hanya ingin menggaris bawahi bahwa ada permasalahan serius mengenai kepengurusan PBB NTB dalam rangka menyambut Pemilu 2009 padahal NTB selain Bangka Belitung adalah lombung suara PBB di pemilu 2004. PBB Pusat mesti mengambil sikap mengenai ini.
Maaf Jika ada kata saya yang salah.
July 23rd, 2008 at 10:51 am
rudi (komentar #43)
pak yuzril yang saya hormati…ada kejadian menarik dari pilkada Kabupaten Bolaang Mongondow utara di propinsi Sulawesi Utara…pada mulanya PBB mengusung pasangan Drs. Hamdan Datungsolang dan Drs. Defri Pontoh sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati, namun ketika melihat peluang yang ada, Partai Golkar juga mengusungnya..sehingga PBB di”tekan” untuk hanya sebagai pendukung.kemudian ada lagi calon dari partai PDI-P yang maju sebagai calon Bupati dan kebetulan masih keponakan dari ketua PBB Bolaang Mongondow Utara maka PBB mengambil sikap mendukung pasangan dari PDIP tersebut hingga ahirnya pasangan tersebut kalah…bagaimana ini pak..padahal pasangan Drs. Hamdan Datungsolang dan Drs. Depri Pontoh jauh sebelumnya sudah diatas angin
Begitulah politik. Perubahannya cepat sekali. Kadang-kadang PBB juga salah membuat prediksi. Hitung-hitungan politik itu baru diketahui benar tidaknya, setelah peristiwa terjadi (YIM)
July 23rd, 2008 at 2:56 pm
edi santosa (komentar #44)
#39,#40
Wah runyam runyam…..
Pak YIM
PR makin banyak Pak :-)
Apanya yang rumyam, Boss? (YIM)
July 23rd, 2008 at 7:15 pm
Imam Partoyo (komentar #45)
Allahumma baarik li TGB, semoga menjadi teladan semua gubernur, muda, cerdas, sederhana dan tentu bersyariat . Pada Bang Yusril , tolong sering-seringlah muncul baik di TV atau Koran. Masyarakat kita ternyata masih lebih suka mengingat apa yang sering dilihat ( muncul itu tadi ). Ini penting untuk sosialisasi Abang Khan ?… semoga tetap istiqomah dan ikhlas , dalam memperjuangkan syariat Islam.
July 24th, 2008 at 3:03 pm
malika (komentar #46)
HIDUP PBB, mudah2an Pemilu 2009 bakal menambah suara untuk PBB, ayo bangun PBB saatnya membangun kepercayaan masyarakat. moga2 caleg-caleg yang sudah menjadi Aleg bisa amanah dan tidak menyimpang.
July 25th, 2008 at 12:27 pm
san (komentar #47)
disamping tgb sukses jd gubernur ntb terpilih,kakaknya yang ketua umum pbb lombok timur juga sukses jadi wakil bupati lotim. pesan kami, sekarang ini incumben ntb dan lombok timur sedang berupaya dengan segala cara untuk menggagalkan hasil pemilihan,khususnya melalui jalur hukum.karenanya kepada bang yusril itu diperhatikan dengan memberikan benteng /perlindungan lewat jalur hukum juga
Terima kasih informasinya. Saya kontak mereka (YIM)
July 26th, 2008 at 7:55 pm
Zaenal Mustopa (komentar #48)
Assalamu’alaikum
Ahlan wa sahlan, Perkenalkan saya salah satu fungsionaris DPC PBB Kab.Cianjur.
Alhamdulillah ternyata kita tidak kekurangan kader yang berkualitas, walau orang bilang kita partai kecil.
Taktik yang diterapkan oleh para fungsionaris sangat jitu, terbukti sejak pertama kali kita mengikuti pemilu di Republik ini, baik di tingkat pusat maupun wilayah dan cabang semuanya patut mendapat acungan jempol.
Saya sangat bangga sudah bergabung dengan satu-satunya Partai yang Berpolitik dengan Syariat serta sangat bermanfaat bagi rakyat.
Wassalam
July 27th, 2008 at 1:14 am
edi santosa (komentar #49)
Runyam kalau masih banyak masalah internal yang belum selesai maksudnya Pak…tapi harus juga diselesaikan bagaimanapun simpatisan,kader,pengurus dll yang pro atau kontra adalah aset.Mudah2an Partai kita di jauhkan dari masalah seperti yang mendera PKB ( sekalipun dalam konteks lebih kecil)..
Maaf Pak, jangan panggil saya Boss, saya bukan saudagar seperti pak SB, cukup saja panggil saya “nak” seperti sepantasnya….terimkasih
July 28th, 2008 at 5:52 pm
Nur salim (komentar #50)
ass………….pak tuan guru, saya anak terara, sekarang masih kuliah di malang, merasa bangga melihat bapak bisa memenangi pemilu NTB, saya selalu mengikuti semua kejadia yang ada di daerah yang kita cintai ini.pesan tiyang jangan lupkan dakwah yang selam ini pabak memberikan senagat berjuang untuk generasai muda NTB
August 5th, 2008 at 8:50 am
MUKARRAM (komentar #51)
Assalamu’alaikum Bpk YIM.
Bpk YIM klo gak salh dengar,Bpk pernah bilang disalah satu ajara tv(tv 1), Bpk akn menerapkan hukum islam apabila Bpk menjadi presiden Indonesia …………………………………………………….?.
Klo Bpk mencalonkan diri sebagai presiden pd pemilu 2009, insya’ ALLAH keluarga besar saya akan mendukung bapak.
KADER PBB TERDEPAN BUKAN KARNA JABATAN
KADER PBB MEMEGANG JABATAN KARNA RESAH DENGAN KONDISI UMMAT.
SEMOGA PBB AKAN SEMAKIN BERKIBAR PADA PEMILU 2009 NANTI, Amin, Amin,Amin ya rabbal ‘.
August 11th, 2008 at 11:44 am
MUKARRAM (komentar #52)
Assalamu’alaikum Bpk YIM.
Bpk YIM klo gak salh dengar,Bpk pernah bilang disalah satu ajara tv(tv 1), Bpk akn menerapkan hukum islam apabila Bpk menjadi presiden Indonesia …………………………………………………….?.
Klo Bpk mencalonkan diri sebagai presiden pd pemilu 2009, insya’ ALLAH keluarga besar saya akan mendukung bapak.
KADER PBB TERDEPAN BUKAN KARNA JABATAN
KADER PBB MEMEGANG JABATAN KARNA RESAH DENGAN KONDISI UMMAT.
SEMOGA PBB AKAN SEMAKIN BERKIBAR PADA PEMILU 2009 NANTI, Amin, Amin,Amin ya rabbal ‘alamin.
August 11th, 2008 at 11:46 am
ibnu Hanafie (komentar #53)
Kami di kota Bandung merasa terharu dengan terpilihnya TGB, semoga dapat melaksanakan amanah sesuai ajaran Rasulullah SAW, semoga PBB dapat suara besar sehingga dapat mencalonkan YIM menjadi RI-1 !!!
August 12th, 2008 at 10:21 pm
wisnu (komentar #54)
Bang Yusril Kota Bandung baru saja mengumumkan walikota terpilih yang diantaranya diusung oleh Partai Bulan Bintang Kota Bandung. Insya Allah Walikota terpilih sekarang walaupun bukan dari Partai Islam tetapi didukung oleh para Ulama dan sebagian Ormas Islam Kota Bandung, dan Insya Allah Partai Bulan Bintang Kota Bandung akan menjaga agar Walikota terpilih tetap Istiqomah mendengarkan nasihat para Ulama.
August 16th, 2008 at 4:17 pm
NUR CHOIRUL AFIF (komentar #55)
Bedanya PBB secara terang-teranga serukan penegakkan syariah Islam, dan pilih-pilih pasang koalisi, harus sesuai dengan platform PARTAI BERSIH KONSISTEN PERJUANGKAN SYARIAH. Ngga kayak PKS yang koalisi dengan Partai Kristen Damai Sejahtera. (kenapa ga sekalian aja gabung dengan PDS, kalo ujung-ujungnya suara ummat dikhianati kalian.)
August 17th, 2008 at 8:16 pm
NUR CHOIRUL AFIF (komentar #56)
Bedanya PBB secara terang-teranga serukan penegakkan syariah Islam, dan pilih-pilih pasang koalisi, harus sesuai dengan platform PARTAI BERSIH KONSISTEN PERJUANGKAN SYARIAH. Ngga kayak PKS yang koalisi dengan Partai Kristen Damai Sejahtera. (kenapa ga sekalian aja gabung dengan PDS, kalo ujung-ujungnya suara ummat dikhianati kalian.
TERUS… BEDANYA:
Petinggi PKS adalah pentolan Badan Intelejen Negara dan PBB Pewaris Perjuangan MAsyumi
August 17th, 2008 at 8:17 pm
Zaenal Abidin Syuja'i (komentar #57)
Bang YIM yth. saya sering telepon Abang untuk beberapa hal terutama masalah Partai kita, namun karena belum ada waktu yang singkron sampai saat ini kita belum bisa bertemu. PBB kedepan terutama pemilu 2009 punya harapan bagus, bukan hanya soal banyaknya anggota legislatif tapi juga wacana kita mengusung Bang YIM sebagai RI 1. Harapan tsb bisa menjelma manakal Partai kita mampu membangun komunikasi dengan para ulama daerah yg masih kental dengan kultur lokalnya yg notabene menjadi panutan pada masyarakat sekitar. Alangkah indahnya kalau dalam even2 yang bersifat massal, duduk berderet para ulama karismatik dengan sarung dan sorbannya. Hal lain, pola rekrutmen di PBB terutama yang akan diberikan amanah untuk menjalankan tugasnya di Legislatif maupun eksekutif, minimal harus memiliki kemampuan untuk melaksanakan ibadah sehara-hari, syukur2 memiliki kemapuan untuk mesosialisasikan visa misi PBB baik yang berkaitan dengan kenegaraan maupun ke Islaman, yang dua hal itu mutlak menjadi bekal yang harus dimiliki. Mudah2an PBB kedepan tetap jaya. (Zaenal Abidin Syuja’i Wkl. Ketua PBB Banten).
August 17th, 2008 at 9:27 pm
Sya'roni R (komentar #58)
Assalamualaikum.
Awal kata saya ucapkan selamat atas kemenangan Tuan Guru Bajang/TGB (meski postingnya agak telat), sebab kemenangan di pilkada NTB tidaklah mudah jika dilihat dari hitungan matematis, tapi, kita percaya tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini, apalagi dalam politik. sebagai putra daerah saya sangat bangga nantinya akan dipimpin oleh gubernur termuda di tanah air, dengan optimisme tinggi kita berharap kehadiran TGB mampu menghadirkan perubahan di berbagai sektor yang selama ini terlupakan atau sengaja di lupakan oleh elit politik kita di daerah karena sibuk mengurus urusan politik (tiada hari tanpa memikirkan suksesi, ini rahasia umum kaleee…). Change!!!, kata slogan Barack Obama.
Oya, saya kebetulan mengunjungi blog ini karena rasa pensaran saya setelah membaca dan mendengar di mass media (terakhir di Kick Andy), katanya Bang Yusril hadir di blog menawarkan gagasannya untuk 2009, benar ga sih? Oh ternyata benar dan saya posting deh hari ini.
setelah membaca dan melihat blog ini, maka juri memutuskan pak Yusril mendapatkan nilai 8,5 (cukup bagus lah, dan blog-nya kurang attraktif, itu menurut saya). tapi mudah2an dengan blog ini cukup membantu langkah bapak.
Sebagai orang biasa, untuk pemilu 2009, saya menilai pak Yusril secara personal memiliki kualifikasi melebihi calon lain dan memiliki kans cukup besar jika dibandingkan dengan kandidat lainnya. “Rakyat Indonesia memiliki harapan besar pada demokrasi ini, namun kesejahteraan produk demokrasi belum juga tampak batang hidungnya….itu pertanyaan bagi kita semua”. Salam hangat dari Jogja.
Wassalam
August 18th, 2008 at 5:43 am
Afif Ramadhan... (komentar #59)
Chayooo pak Yusril !!! pak YIM orang tercerdas yg pernah ada di Indonesia ini…Intelegensinya,ngomongnya,gilaaa…. keren bgt… apalagi pas debat PBB VS PKB di TV one…pngin tak injek2 tu orang2 PKB. Dasar turunan Gusdur…TGB juga hebat. Top deh dua duanya.. dua duanya pernah tak salamin…pas MILAD PBB di Lombok…pak,main2 ke UNRAM donk…
September 4th, 2008 at 5:12 pm
Ayie (komentar #60)
Assalamu’alaikum
Bang YIM bagaimana kabarnya ?
saya mohon daftar caleg PBB di publikasikan dong…. biar para konstituen tahu siapa saja yang akan mereka pilih, soalnya sudah banyak yang nanya ? kita di daerah kebingungan buat jawab pertanyaan mereka!!!
Hatur nuhun…
billahi fi sabililhaq
Wassalam
September 6th, 2008 at 1:39 am
Pages: « 1 [2] 3 » Show All
Punya pendapat? Sampaikan pendapat Anda