Bismillah ar-Rahman ar-Rahim

Lambang Partai Bulan Bintang
PBB telah memastikan diri maju ke Pemilihan Umum 2009 dengan Nomor Urut 27. Melalui Blog ini saya menyerukan kepada segenap Keluarga Besar Bulan Bintang untuk bersiap-siap maju ke pemilihan. Hanya satu kata yang harus kita pegang: Maju! Kepada segenap jajaran pengurus PBB dari pusat sampai ke daerah-daerah, saya serukan untuk segera bergerak melakukan sosialisasi tanda gambar, program dan memperkenalkan calon-calon legislatif PBB di semua tingkatan. Waktu tak banyak lagi untuk termenung dan berpangku tangan. Waktu tak banyak lagi untuk berdebat ke dalam, karena kita harus tampil keluar dengan satu sikap: Maju!
PBB harus menyadari kesalahan masa lalu: Partai ini belum merakyat. PBB masih dianggap partai elit intelektual berbasis perkotaan. Padahal bagian terbesar rakyat kita ada di kampung-kampung dan desa-desa. Rakyat harus diyakinkan bahwa PBB mempunyai cita-cita mulia memajukan bangsa dan negara, serta rakyat kita seluruhnya. Tunjukkan kepedulian dan perhatian yang besar dari partai ini kepada rakyat miskin di kampung-kampung. Bukan saja kampung-kampung terpencil, tetapi juga kampung-kampung yang ada di tengah kota-kota besar. Perbaikan kampung, dalam arti penataan lingkungan, penyediaan fasiltas umum, dan lapangan kerja bagi mereka yang tinggal di kampung menjadi pusat perhatian kita. PBB ingin rakyat sejahtera, adil dan makmur serta bebas dari rasa takut. PBB tidak ingin harga-harga kebutuhan pokok, biaya kesehatan dan pendidikan mahal dan tak terjangkau oleh rakyat. PBB ingin menjalankan kebijakan energi nasional yang berpihak kepada rakyat, sehingga harga BBM dalam negeri tidak mengalami gonjang-ganjing karena fluktuasi harga minyak di pasaran internasional, akibat ulah para spekulan dan mafia minyak dunia.
PBB adalah Partai Islam dan sekaligus Partai Indonesia. Sebagai Partai Islam, PBB melandaskan perjuangannya pada ajaran-ajaran Islam yang berlaku universal dan bersifat “Rahmat Bagi Sekalian
Alam” sebagaimana dikatakan al-Qur’an. Universalisme ajaran Islam, terutama tentang asas keadilan, kejujuran, kebenaran, pemihakan kepada kaum yang lemah dan tertindas, penghormatan terhadap harkat dan martabat manusia apapun agama yang mereka peluk, adalah asas perjuangan PBB. Segenap warga PBB wajib menjunjung tinggi akhlak yang mulia, wajib menunjung tinggi norma-norma etik Islam yang universal. Politik adalah bagian dari dakwah untuk mengajak manusia ke arah kebajikan dan menolak kemungkaran. Tidak akan ada pihak yang dirugikan dengan prinsip-prinsip ini.
PBB memang memperjuangkan tegaknya syari’ah Islam dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara kita. Kita menjunjung tinggi kemajemukan masyarakat kita. Syari’ah Islam dalam arti peribadatan — seperti solat, puasa dan haji — dapat dilaksanakan umat Islam seluas-luasnya, tanpa sedikitpun kewenangan negara untuk mencampuri atau menghalanginya. Syari’ah Islam dalam kehidupan pribadi dan keluarga – seperti perkawinan dan kewarisan — dijamin untuk dilaksanakan bagi umat Islam, sebagaimana umat beragama lain juga tunduk kepada ketentuan-ketentuan agama mereka. Syari’ah dalam kehidupan yang lebih luas yang berkaitan dengan hukum publik, adalah sumber hukum yang universal, yang dapat ditransformasikan ke dalam hukum nasional atau peraturan di daerah-daerah. Kalau sudah selesai ditransformasikan, maka namanya bukan lagi syari’at Islam, melainkan hukum nasional Republik Indonesia atau Peraturan Daerah, atau peratiran lainnya yang merupakan hukum negara Republik Indonesia.
Bukan hanya syari’ah Islam sebagai sumber hukum yang kita transformasikan, asas-asas hukum Adat, Hukum Eks Kolonial Belanda yang telah diterima masyarakat, dan juga konvensi-konvensi internasional yang telah kita ratifikasi, semuanya adalah sumber hukum, di samping Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Asas dan cita-cita perjuangan PBB adalah sejalan dengan kemajemukan bangsa Indonesia. PBB menjunjung tinggi asas Bhinneka Tunggal Ika. Asas ini disahkan menjadi kata-kata yang diletakkan di dalam lambang negara Garuda Pancasila. Pengesahan itu dilakukan oleh Perdana Menteri Dr. Sukiman Wirjosandjojo di tahun 1952. Dr. Sukiman adalah Ketua Umum Pertama Partai Masyumi, Partai Islam yang memberi inspirasi kepada asas dan perjuangan PBB.
Dengan berasaskan Islam dan menimba inspirasi dan motivasi yang seluas-luasnya dari ajaran Islam yang universal itu, PBB berjuang untuk memajukan bangsa dan negara Republik Indonesia. PBB tidaklah “menjual” agama sebagaimana dituduhkan orang-orang sekuler-nasionalis, karena agama bukanlah barang dagangan yang dapat diperjual-belikan. Karena itulah, saya mengatakan bahwa PBB di samping sebuah Partai Islam, adalah juga Partai Indonesia. PBB akan terus berjuang membela tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia dan nama Republik Indonesia itu. PBB tidak berniat untuk mengubah nama negara kita menjadi Republik Islam Indonesia seperti sering dituduhkan kepada PBB. Namun PBB memperjuangkan ajaran Islam yang universal dapat menjiwai dan menyemangati kehidupan bangsa dan negara kita, dengan tetap menjunjung tinggi dan menghormati keberadaan pemeluk-pemeluk agama lainnya, sesuai dengan jaminan ajaran Islam tentang kemerdekaan memeluk agama dan menjalankannya, yang semuanya adalah sejalan dengan ketentuan-ketentuan di dalam Undang-Undang Dasar 1945. PBB dengan tegas menolak sekularisme, yang bercita-cita ingin memisahkan urusan keagamaan dengan urusan kenegaraan. Namun PBB bukan hanya menginginkan Umat Islam menjadi maju, tetapi menginginkan agar semua umat beragama yang merupakan bagian dari rakyat dan bangsa Indonesia harus sama-sama mencapai kemajuan. PBB bukan hanya ingin agar umat Islam dapat dengan leluasa menjalankan ajaran agamanya, melainkan semua pemeluk agama dapat menjalankan ajaran agama mereka dengan leluasa, aman dan sentosa.
Besar atau kecilnya PBB akan ditentukan oleh Pemilihan Umum 2009, yang kampanye sosialisasi pesertanya dimulai pada pertengahan bulan Juli ini. Tunjukkan kepada rakyat bahwa PBB adalah partai Islam yang moderat dan memperjuangkan cita-citanya melalui saluran-saluran yang sah menurut hukum yang berlaku. PBB adalah partai yang menjauhkan diri dari cara-cara kekerasan, kebrutalan dan pemaksaan dalam berjuang. PBB menolak politik uang, dengan cara membeli suara rakyat, sehingga mereka kehilangan haknya untuk memilih sesuai keinginan hati nuraninya. PBB juga menolak cara-cara kampanye yang tidak sejalan dengan norma-norma etika. Kami menolak “black campaign” dan menganggapnya sebagai sesuatu yang tegas-tegas melanggar suruhan agama.
Kepada seluruh Keluarga Besar Bulan Bintang saya menyerukan: ajaklah tokoh-tokoh agama, para ulama, para ustadz/ustadzah, muballigh-muballighoh, tokoh-tokoh masyarakat, tokoh-tokoh adat, pemuda, mahasiswa dan pelajar dan seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung PBB dalam Pemilu 2009. Lakukan sosialisasi partai sekarang juga! Jangan menunggu! Kita berpacu dengan waktu untuk meraih kemenangan. Tidak ada kemenangan tanpa perjuangan dan kerja keras! Allah Ta’ala tidak akan mengubah nasib sesuatu kaum, sebelum mereka berjuang keras untuk mengubah nasib dirinya sendiri. Karena itu, jangan biarkan PBB menjadi partai kecil, partai gurem yang tak ada artinya dalam kiprah perpolitikan nasional kita! PBB harus menjadi partai besar yang kuat, dan memberikan kontribusi yang besar bagi kemjauan masyarakat, bangsa dan negara!
Tidak ada pilihan lain bagi seluruh Keluarga Besar Bulan Bintang dalam menghadapi Pemilu 2009 kecuali:
HANYA ADA SATU KATA: MAJU!
Insya Allah, Tuhan akan memberkati perjuangan kita!
Hasbiyallahu wa ni’man wakil
Cetak artikel Oleh Yusril Ihza Mahendra — July 10th, 2008
295 tanggapan untuk “HANYA ADA SATU KATA: MAJU!”
Pages: « 1 2 3 4 5 6 7 [8] 9 10 » Show All
husni mubarok (komentar #211)
Assalamu’alaikum Wr Wb
PBB partai Islam yang selam ini menarik perhatian saya dalam memperkaya wacana politik diri saya. transformasi syariat Islam yang di gaungkan Oleh YIM merupakan konsep yang benar2 brilian.
akan tetapi saya sebagai mahasiswa belum terwadahi untuk aktif berkiprah dan ikut memberikan kontribusi riil pada PBB. apakah ada wadah atau oraganisasi dari PBB sendiri yang mewadahi kami para mahasiswa, sebagaimana KAMMI dan PKSnya??selain mereka calon kader partai mereka juga aktif mengkampanyekan PKSnya.
yakin usaha sampai PBB…
Wassalam
September 11th, 2008 at 8:32 am
suriansyah Bjm (komentar #212)
Assalamu’alaikum-Wr,Wb
Untuk komentator 209 yth, menjadi orang Islam itu sangat mudah namun menjadi Islam yang ber-iman ini tidak mudah, disebabkan begitu kita menyatakan berIman mulai saat itu pula kadar iman kita akan diuji saat mana kita menyampaikan/membicarakan kejelekan ataupun kebaikan orang lain maka itu dikatagorikan meng-gibah, ini termasuk yang tidak dibolehkan oleh qaidah akhlak. kerna baik dan buruk prilaku seseorang itu tergantung kepada hidayah dari Allah SWT. kerna Allah jualah yang membulak balikan hati manusia adapun tentang terlihat aurat atau tentang berjilbab ini memerlukan pembelajaran yang lebih rinci dan mendalam kalau seorang perempuan terlihat aurat dirumah oleh muhrimnya maka tidak ada dosa baginya,namun kalau terlihat oleh mu’min yang kebetulan lewat dan tidak ada unsur kesengajaan baginya,maka tiada dosa bagi perempuan tersebut. aurat sendiri tidak terbatas kepada terlihatnya sebagian tubuh dari seorang perempuan melainkan suara perempuan yang terdengar dari balik dinding dan menimbulkan penghayalan/birahi bagi laki2 yang mendengarnya maka ini dapat dikatagorikan sebagai aurat perempuan. jadi aurat perempuan menurut hematnya adalah perempuan itu sendiri mangkanya didalam pergaulan islam perempuan dan laki-laki yang bukan muhrimnya dilarang terlalu dekatdan berdekatan apalagi bersentuhan.menurut hakekatnya ahklak seorang mu’min itu adalah aplikasi dari ketauhidanya rasa malu bagi mu’min yang bertauhid adalah rasa malu terhadap Allah SWT. bagi mu’min perempuan yang bertauhid dia merasa malu aurat terlihat Oleh Allah yang maha melihat sehingga dikamar mandi tertutup sekalipun ia akan malu seluruh tubuhnya berbugil/telanjang, apalagi diluar dari itu. kometmen tauhid yang demikianlah seharusnya yang kita kembangkan bersama, saya teringat cerita dari alqur’an surah yusuf yang berceritera tentang nabi Yusup yang digoda oleh Siti Zuleha isteri raja dikala itu didalam istana yang dijaga oleh penjaga istana yang tentunya tidak ada satupun yang berani terhadap siti Zuleha atas apapun yang diperbuatnya, namun ternyata Nabi Yusup dapat mempertahankan kehormatanya atas dasar tauhid bahwa Allah Maha Melihat dan maha mengetahui Nabi Yusup bertauhid apapun dan dimanapun segala apa yang diperbuat maka Allah selalu melihat dan mengetahuinya. bandingkan dengan kita2 yang mengaku ber-iman jangankan digoda oleh permaisuri, permpuan lewat dijalan saja banyak laki yang menggoda dan bersiul untuk mendapatkan perhatianya.demikian sekilas tentang Akhlak sebagai pancaran/aplikasi dari tauhid seorang Mu’min baik laki-laki atau perempuan. Alhamdulillah,Subhanallah,Allahu akbar semoga bermenfaat bagi kita semua.
September 11th, 2008 at 4:40 pm
ABDUL FAROUK. DPRD KOTA TANGERANG (komentar #213)
PARTAI BULAN BINTANG DPC KOTA TANGERANG AKAN MEMBERIKAN KONTRIBUSI SUARA TERBERSAR BAGI BAPAK YUSRIL IHZA MAHENDRA SEBAGAI PRESIDEN RI 2009. DAN KUNJUNGAN BAPAK YUSRIL DI KOTA TANGERANG SANGAT KAMI HARAPKAN DALAM KAMPANYE DI KOTA TANGERANG. PBB AKAN TERUS MAJU PANTANGMUNDUR.
GENERASI DAN KADER PBB BERJUANG TERUSSS.DEMI KEJAYAAN UMAT ISLAM
September 11th, 2008 at 5:10 pm
Moh Arif Widarto (komentar #214)
Mohon ijin untuk menjelaskan kalimat saya pada tanggapan #3:
Kasus Bulyan Royan patut menjadi cermin bagi PKB bahwa Islam saja tidak cukup.
Pertama, kalimat itu ada salah ketiknya, seharusnya: Kasus Bulyan Royan patut menjadi cermin bagi PBB bahwa Islam saja tidak cukup.
Betul bahwa Bulyan Royan adalah kader PBR, bukan PBB. Akan tetapi, justru dari sanalah saya masuk.
Kedua, kalimat saya memang tidak lengkap sehingga menimbulkan berbagai macam interpretasi, terutama apabila dilihat pada potongan kalimat “… Islam saja tidak cukup.” Yang saya maksudkan dari pendapat saya itu sebenarnya adalah saya ingin mengatakan bahwa ternyata beragama Islam saja tidak cukup bagi seseorang untuk tidak melakukan penyimpangan. Maafkan apabila kalimat saya salah dan telah menimbulkan ketidaknyamanan.
Kita sama-sama tahulah bahwa Bulyan Royan atau Al Amin Nasution adalah wakil rakyat dari Partai Islam (PBR dan PPP). Akan tetapi, nyatanya keislaman mereka saja tidak cukup. Di balik status Islamnya, ternyata mereka menyembunyikan hal lain yang tidak kita sangka-sangka. Kembali, bukan Islamnya yang salah tetapi pribadinya. Oleh karena itu, saya pada tanggapan #3 berpesan agar PBB mampu menunjukkan ketinggian akhlak Islam.
Untuk pertanyaan mengenai saya berada di kubu mana, pada saat menulis tanggapan #3 itu saya masih belum berkubu. Akan tetapi, saat ini saya telah berkubu ke Partai GERINDRA. Bukan Partai Islam. Ya, sebuah partai nasionalis. Akan tetapi, bukan berarti saya harus bermusuhan dengan Pak Yusril kan? Pak Yusril adalah salah satu idola saya. Saat ada debat capres di Tangerang tahun 1998/1999 yang lalu, saya hadir pada acara itu agar bisa melihat Pak Yusril yang kuat sekali mengisap rokok Djarum Super. Juga tidak perlu bermusuhan dengan teman-teman yang berkubu ke Partai Islam yang lain. Toh seharusnya tujuan parpol di Indonesia sama, untuk mewujudkan tujuan negara sesuai amanat pembukaan UUD 1945. Maaf kalau Partai Islam memiliki tujuan berbeda.
September 11th, 2008 at 9:05 pm
Bonar (komentar #215)
@Moh. Arif Widarto #214:
Ada informasi dari media, bahwa sodaranya Pentolan GERINDRA itu termasuk salah satu konglomerat yang kurang nasionalis.
Beliau memindahkan aset2 usaha dan modalnya ke kazakhstan ketika indonesia terkena krisis, lalu kembali ke Indonesia setelah yakin tidak akan merugi.
Kini malah menjadi salah satu dari 20 terkaya indonesia versi majalah globe, dengan kekayaan lebih dari 1 milyar dollar, sampai2 memiliki aset minyak dan gas di papua. Kalo dilihat-lihat dari mata awam, bahkan keluarga soeryadjaya pun masih jauh lebih nasionalis daripada Saudara Sang Pentolan.
Sedangkan krisis polkam yang terjadi sekitar 98, menurut Habibie, adalah merupakan kerjaan Sang Pentolan.
Saya selalu memiliki ketertarikan kepada partai-partai nasionalis, dapatkah Anda mencerahkan saya agar saya tidak terlalu antipati karena bibit2 ketidak-nasionalis-annya pentolan partai tersebut?
September 11th, 2008 at 10:28 pm
Moh Arif Widarto (komentar #216)
@Bonar:
Saya kira kita berdiskusi di blog saya saja, Pak. Tidak baik menggunakan blog Pak Yusril untuk mendiskusikan sesuatu yang tidak berhubungan dengan artikel yang ditulis Pak Yusril. Klik nama saya maka Pak Bonar akan sampai ke blog saya.
Pak Yusril, maaf out of topic ya.
September 12th, 2008 at 3:19 pm
suriansyah Bjm (komentar #217)
Assalamu’alaikum,Wr-Wb
Nasionalis”sering kalimat ini dipakai sebagai Brand image seseorang seolah-oleh orang yang bergelar Nasionalis tersebut adalah manusia Superior yang tidak ada cacat sedikitpun,atau dialah figur yang idial untuk memimpin Negeri ini; begitu banyak orang mengatakanya. menurut hemat saya Nasionalis adalah suatu sikap dimana kita ikhlas hidup berdampingan dengan banyak komunitas yang beragam agamanya, cultur budaya dan segala hal yang berbeda satu dengan yang lainya. hidup ikhlas dengan segala keadaan dimana kita tinggal ini adalah sebagian dari ajaran aqidah akhlak islam, Nasionalis menurut syariat adalah sikap mental seseorang muslim yang meng-aplikasikan ajaranya ia adalah bagian dari sikap muslim yang wajib dijalankan dalam pergaulan antar sesama dalam suatu komunitas masyarakat. begitulah syariat islam yang pluralis universeal dan Globalis bahkan lebih dari itu dia sebagai pedoman sekaligus dia sebagai pembimbing dan petunjuk kepada yang Haqq (yang sebenar-benarnya Benar’) hingga yaumil akhir (kehidupan sesudah mati jasad) demikian ajaran syariat begitu lengkap begitu rinci universeal up to date hingga yaumil Qiamah(hari kiamat) agama yang sempurna hingga dinyatakan tidak ada lagi Nabi atau ajaran sesudahnya, Syariatnya mencakup semua asfik semua aktivitas baik aktivitas lahir maupun aktivitas bathin.berbahagia dan bersyukurlah kita semua atas agama syariat ini.Subhanallah, Alhamdulillah - Allahu akbar
September 13th, 2008 at 11:08 am
Purnomo Senja (komentar #218)
PARTAI BULAN BINTANG (PBB)
BEGINIKAH PARTAI ISLAM YANG MEMPERJUANGKAN
TEGAKNYA SYARI’AT ISLAM ???
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Bismillahirrahmanirrahim
Sebelumnya kami ingin mengucapkan TAHNIAH kepada Bapak YIM yang sudah mendapat dukungan dari GUS DUR. Hal ini juga merupakan kebahagian tersendiri bagi kami di Langkat SUMUT. Tentunya rasa banggapun menghinggapi hati kami, karena sosok GUS DUR siap untuk menghantarkan Bapak YIM ke kursi RI-1. Sekali lagi Mabruuk kami ucapkan dan Good Luck.
Bravo Pak YUSRIL !!!
Sahabat dan rekan-rekan seperjuangan. Pada kesempatan kali ini, izinkanlah saya sebagai salah satu simpatisan sekaligus Penggemar Partai Bulan Bintang berbicara dengan jujur dan terbuka apa adanya mengenai keadaan Partai Bulan Bintang di DPW SUMUT dan DPC Kab. Langkat. Hal ini disebabkan karena adanya keganjalan-keganjalan yang sangat menggugah hati kita sebagai seorang Muslim yang baik, bahkan dapat menghujani mulusnya pipi-pipi kita apabila direnungkan dengan hati yang damai. Apalagi kita sadar bahwa Partai Bulan Bintang yang selalu mengiklankan diri sebagai satu-satunya Partai Islam yang memperjuangkan Syari’at Islam ternyata tidak dapat dibuktikan oleh orang-orang yang berada dalam Partai ini sendiri. Kenapa ???
PAK YUSRIL DAN PBB DPC KAB. LANGKAT
Pada alenia ini, saya hanya ingin sedikit megingatkan kepada Pak Yusril yang juga merupakan Tokoh Kegemaran saya yang sangat istimewa. Tepatnya pada tahun 2002 disaat Pak YIM datang ke SUMUT khususnya DPC Kab. Langkat guna menghadiri MILAD ke IV PBB untuk Wilayah SUMUT yang dipusatkan di Langkat. Tidakkah Bapak melihat bahwa banyaknya masyarakat yang berbondong-bondong datang mengerumuni Lapangan Alun-alun Tengku Amir Hamzah di Langkat adalah merupakan satu keberhasilan sebuah DPC yang dapat menghadirkan ribuan massa pendukung PBB di Kab. Langkat. Disaksikan oleh Tegaknya Tugu Lapangan Tengku Amir Hamzah, anda menyuarakan dengan lantang bahwa PBB merupakan Partai Islam yang benar-benar akan memperjuangkan berlakunya Syari’at Islam di RI karena tidak ada satupun hukum yang dapat mengalahkan hukum Allah.
Dengan rasa bangga, terharu dan merasakan bahwa sentuhan kalimat-kalimat yang anda lantunkan sangatlah kami tunggu-tunggu dari seorang sosok yang akan memimpin Indonesia ini dengan ‘arif, ‘adil dan makmur. Maka, detik itu juga kami dan seluruh masyarakat telah meluruskan niat untuk berjuang memenangkan anda pada Pemilihan Presiden yang akan datang. Insya Allah, niat suci kami inipun tidak akan sirna selama anda masih tetap konsisten terhadap amanah yang anda emban sebagai pemimpin nantinya.
1 Sya’ban 1429/02 Agustus 2008
BENARKAH MERUPAKAN HARI BERKABUNG BAGI PBB DI INDONESIA, KHUSUSNYA DPW SUMUT dan DPC Kab.LANGKAT ???
Tepat pada pukul 09.20 Wib. Salah satu tokoh umat Islam telah berpulang kerahmatullah. Yaitu Almarhum DR. H. Muhammad ‘Imaduddin Abdul Rahim. Tak dipungkiri bahwa ide-ide cemerlang Almarhum banyak mempengaruhi kekuatan politik bagi PBB. Hal inipun sempat anda kemukakan pada saat Kuliah Umum di UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA beberapa waktu yang lalu.
Perlu Bapak YIM ketahui, sedikit kronologi ingin saya sampaikan kepada anda. Bahwa pada hari Jum’at tanggal 1 Agustus 2008 adik kandung Almarhum Bang Imad (Uncu) kembali dari Jakarta menuju Medan setelah menjenguk Abangda tercinta yang sakit di rumahnya di Klender Jakarta. Niat kembalinya Uncu ke Medan adalah untuk menyerahkan semua berkas perlengkapan Pendaftaran Caleg dari PBB untuk DAPIL SUMUT XI (Binjai dan Langkat). Namun, tanpa diduga-duga keesokan harinya datanglah kabar duka dari Jakarta tepat pada pukul 09.40 Wib yang memberitahukan bahwa Abangda tercinta, tokoh besar Umat Islam di Indonesia yang merupakan tokoh panutan PBB telah menghembuskan nafas terakhir disaat sarapan pagi. Tanpa memikirkan hal-hal yang lain, Uncupun segera berusaha untuk mendapatkan tiket ke Jakarta demi melihat proses pemakaman Almarhum Bang Imad, karena Uncu adalah satu-satunya adik Almarhum yang laki-laki. Dengan keterbatasan financial yang dimilikinya, akhirnya Sdr. IR. IRWANSYAH TANJUNG (Pak BOEM) dengan kerendahan dan keikhlasan hatinya, disaat itu juga beliau mengirim tiket perjalanan Medan-Jakarta untuk Uncu agar dapat ikut menjalani proses pemakaman Almarhum Bang Imad bersama dengan keluarga lainnya. Walhasil, Alhamdulillah Uncupun dapat ikut memandikan Almarhum Bang Imad bersama Mensesneg RI dan Bapak Sofyan Djalil. Sampailah proses pemakaman pada hari Ahad, 03 Agustus 2008 di Taman Makam Pahlawan Kalibata berlangsung dengan upacara penghormatan terakhir.
ANEH TAPI NYATA.
Di saat-saat menerima musibah dan masih dalam keadaan duka, Uncu yang juga merupakan Ketua KAPPU SUMUT belum dapat kembali ke Medan berhubung masih banyaknya kewajiban yang harus diselesaikan sebagai pihak keluarga dari Almarhum Bang Imad.
Anehnya, beberapa jajaran kepengurusan KAPPU SUMUT sibuk berbondong-bondong menggelar RAPAT DADAKAN. Seakan memanfaatkan moment ketidakhadiran Uncu sang Ketua KAPPU di rapat tersebut agar dapat menghasilkan penentuan nomor urut caleg melalui proses skorsing seperti yang mereka harapkan. Akhirnya, rapat KAPPU SUMUT DIPAKSAKAN digelar, walaupun rapat tersebut tanpa sepengetahuan Ketua KAPPU (Uncu) yang masih dalam keadaan duka di Jakarta juga tanpa dihadiri oleh Sekretaris KAPPU SUMUT karena sang Sekretaris merasa rapat tersebut tidaklah sah tanpa dihadiri oleh Ketua yang masih berduka di Jakarta dan diapun sempat memohon agar rapat dadakan tersebut ditunda sampai tibanya Ketua KAPPU dari Jakarta.
Sungguh dahsyat ! Mereka menolak usulan Sekretaris KAPPU dan tetap melaksanakan rapat tersebut. Ketika di seluruh pelosok Nusantara dalam keadaan berkabung dan melakukan doa/sholat ghaib untuk Almarhum Bang Imad, sementara oknum-oknum petinggi DPW PBB SUMUT menggelar rapat KAPPU DADAKAN.
SUBHAANALLAH .. !!!
BOLEHKAH MENJADI PERTIMBANGAN BAPAK YIM ?
Sosok Ketua KAPPU SUMUT adalah adik kandung Almarhum Bang Imad. Dan dia adalah salah satu PENDIRI DPC PBB Kab.Langkat, yang telah terbukti berjuang keras sehingga MENJADIKAN DPC PBB Kab. Langkat merupakan DPC TERBAIK DI SUMATERA UTARA dimana pada pemilu tahun 1999 PBB hanya mendapatkan 1 kursi di DPRD Tk.II Kab. Langkat. Berkat kegigihan dan keseriusan beliau, pada Pemilu 2004, PBB mendapatkan 4 kursi yaitu 3 kursi untuk DPRD Tk.II Kab.Langkat dan 1 kursi untuk DPRD Tk.I SUMUT. Dan dimasa Priode beliau memimpin DPC PBB Langkatlah, Pak Yusril dapat melihat ribuan pendukung PBB ikut menyemarakkan MILAD ke IV PBB di Lapangan Tengku Amir Hamzah, Stabat, Langkat. Dan semua itu kemudian dikemas indah dengan keberhasilan sosok Ketua KAPPU SUMUT dalam mensukseskan Acara DISKUSI PENEGAKAN SYARI’AT ISLAM (Silaturrahim Ulama, Tokoh Pergerakan dan Cendikia Muslim Se-Sumatera Utara) bersama Anda dan KETUM DPP PBB.
Tapi, dengan semua yang telah diperbuat oleh Ketua KAPPU SUMUT, beliau didzolimi oleh oknum petinggi-petinggi Partai tingkat Wilayah yang menempatkan beliau diposisi nomor urut 2 dengan memanfaatkan moment meninggalnya Almarhum Bang Imad. Dan sampai saat kami menuliskan lembaran ini, posisi beliaupun telah kembali turun ke nomor urut 3 yang disebabkan adanya salah satu Caleg yang dipaksakan naik ke nomor urut 2 padahal dari hasil skoring yang dilakukan dia HANYA mendapatkan posisi di nomor urut 6. Setelah diteliti ternyata dia (Ferry Suando Tanuray Kaban, SE) mempunyai tali hubungan yang erat dengan salah satu Pimpinan PBB di Pusat (Keponakan Bapak MS. Kaban, Ketua UMUM PBB Pusat.)
PBB DAN SYARI’AT ISLAM
Bapak YIM yang kami hormati. Dengan sedikit kronologi di atas, dapatkah PBB memperjuangkan berlakunya Syari’at Islam dengan sebaik-baiknya sementara kondisi internal partai sendiri belum membuktikan bahwa Miniatur Negara yaitu Partai Bulan Bintang adalah Partai yang sudah melaksanakan Syari’at Islam itu sendiri. Karena kasus NOMOR URUT CALEG bukan hanya terjadi di DAPIL SUMUT-XI saja, bahkan kasus serupa terjadi di beberapa DAPIL SUMUT terutama DAPIL SUMUT-I, DAPIL SUMUT-II, DAPIL SUMUT-V, DAPIL SUMUT-VI dan DAPIL SUMUT-X.
Pada komentar saya di Blog pribadi Pak YIM beberapa waktu yang lalu, anda sudah menjawab dengan baik, dan saya juga tidak ingin anda terlalu mencampuri urusan kepengurusan dikarenakan anda hanyalah Ketua Dewan Majlis Syuro di PBB.
Namun, tidakkah anda dapat mengambil peran yang TEPAT sebagai Dewan Syuro di PBB dengan memberikan jalan keluar yang terbaik dalam permasalahan ini ? Tentunya yang sejalan dengan SYARI’AT ISLAM sebagaimana SLOGAN PBB yang selalu kita promosikan. SAATNYALAH ANDA BERPERAN. Teliti dan pelajarilah kasus riil yang terjadi dalam internal Partai kesayangan kita ini. Kamipun siap memberikan bukti-bukti yang konkrit akan hal tersebut di atas karena kami juga sudah mengirimkan data lengkap kronologinya ke DPP PBB di Jakarta.
Kalaulah dalam hal ini andapun akan lepas tangan dengan alasan tidak ingin mencampuri dan melewati batas-batas kewenangan, dimanakah kita akan meletakkan WAJAH PBB dihadapan Masyarakat nantinya ? Dan kepada siapa lagi kami akan mengharapkan suatu KEADILAN di dalam Partai yang berazaskan Syari’at Islam ini ? Dan bagaimanakah anda nantinya akan memimpin Republik Indonesia disaat anda menjadi RI-1 sementara kemungkaran yang sudah ada di depan mata saja belum dapat anda selesaikan dengan cara-cara yang memiliki norma Syari’at Islam ?
Laqod Khalaqnal Insaana Fii Ahsani Taqwiim
Tsumma Rodadnaahu Asfala Safiliin
Illalladzinya Aamanuu wa ‘amilusshoolihaati, Falahum Ajrun Ghoiru Mamnuun
Famaayukadzzibuka ba’du biddiin ?
A laisallaahu bi ahkamil haakimiin ???
Manusia telah diciptakan Allah SWT dengan sempurna dan sebaik-baik makhluk-Nya yang ada di muka bumi ini. Namun, makhluk yang sempurna itupun akan DICAMPAKKAN ke tempat yang paling buruk apabila makhluk yang sempurna itu tidak menempatkan dirinya di tempat yang baik dengan benar-benar beriman dan beramal sholeh (menegakkan Syari’at Islam). Bagi mereka yang telah berjuang menegakkan Syari’at Islam tersebut, akan diberi ganjaran TAK TERHINGGA.
Apakah kita akan ingkar dengan janji-janji Allah setelah adanya penjelasan-penjelasan tentang agama dan syari’at ini ? Ingat ! Bukankah Allah SWT adalah hakim yang seadil-adilnya ???
Bapak YIM, Ketua Majelis Dewan Syuro DPP PBB yang kami hormati. Dengan menghayati firman Allah SWT di atas, di manakah kita akan menempatkan seluruh anggota, kader dan simpatisan PBB saat ini ???
Wabillahittaufiq Walhidayah
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Purnomo Senja
Pangkalan Susu-Langkat-SUMUT
Dengan dukungan dari 13 PAC PBB se-Kab. Langkat
September 17th, 2008 at 5:19 am
dr. H. Anwar Luthfi (komentar #219)
Hanya ada satu Tekad :
Tegakkan Syariat Islam, raih Izzul Islam wal Muslimin
Sahabatku..Saudaraku.. Seaqidah
Saatnya Memberdayakan Ummat, bukan memperdaya Ummat
Insya Allah Hanya PBB Pilihan Terbaik kita
September 17th, 2008 at 11:04 pm
suriansyah Bjm (komentar #220)
Assalamu’alaikum Wr-Wb
salam untuk semua kader PBB dimanapun,semoga tetaplah istiqomah dalam menegakan syariat Allah mohon pertolonganlah kepadaNya kerna sesungguhnya Allah sangat dekat. PBB secara konsiptual adalah Partai Penerus perjuangan Masyumi ini tidak kita ragukan lagi, Partai yang baik seyogyanya dijalan oleh pengurus yang militan profosional pula dan ini tidak mudah disamping Infra strucktur dan sistem management yang kita bangun tidak kalah penting SDM sebagai operator/stick holdernya yang harus dilatih/training baik skill maupun sikap mental dan loyalitasnya. memperhatikan kasus gusur menggusur nomor Caleg sehingga menimbulkan gusar yang digambarkan diatas, adalah cermin belum berfungsinya sistem kepartaian yang sudah kita sepakati bersama saya melihat ada tradisi feodalisme yang msh mengedepankan “KKN” (KKN yang Negatif) mari kita kita kedepankan kepentingan Partai yang lebih luas,menjadi anggota legeslatif bukanlah tujuan akhir dari perjuangan Partai tujuan akhir dari Perjuangan PBB adalah tegaknya syariat Allah diBumi Nusantara ini sehingga tercipta suatu Negara dengan tatanan masyarakat yang penuh dengan segala kebaikanya, mari kita cari posisi dipartai agar dapat berperan aktif menyampaikan Aspirasi lewat mekanisme Partai curahkan segala kemampuan baik fikiran dana atau kerja. kalau kawan lebih mampu dan pantas untuk Nomor satu berilah dia kesempatan dan dukunglah.hakekatnya menjadi Pejabat Negara dari segala tingkatanya kalau kita lihat dari historisnya cita2 dan perjuangan para pahlawan yang berjuang tanpa pamrih bahkan nyawa pun dipertaruhkan demi cita yang Mulia Merdeka dan Damai dalam berkeadilan “adalah Pekerja Sosial” inilah sikap mental para Pejabat Negara yang harus dihayati semua, namun bukan berarti pejabat dengan sikap mental sosial harus miskin melarat tidak demikian penegertianya akibat dari sikap mental yang sosial tersebut akan tercipta budaya kerja yang ikhlas tidak materialis yang ujungnya akan tercipta kwalitas pelayanan publik yang baik tidak Koropsi dan akhirnya tercipta masyarakat sejahtera. sejahtera masyarakat akan berimbas pula kepada sejehteranya para Pejabat (abdi Negara tsb) pekerja sosial yang saya maksud adalah mendahulukan kepentingan masyarakat diatas kepentingan Peribadi. sikap mental yang demikian mari kita mulai dari para kader Partai PBB disemua tingkatan berjuang bersama dan sejahtera bersama sekian dan wassalamu’alaikum. maju bersama bang YIM.
September 18th, 2008 at 2:17 pm
rendi (komentar #221)
Terima kasih. Kami menyadari bahwa zaman telah berubah, dan PBB pun bukanlah Masyumi. PBB memang banyak menimba inspirasi ideologis dari Masyumi, namun PBB tentu saja tidak identik dengan Masyumi. Warga PBB juga harus bekerja keras, dan tentunya tidak boleh tenggelam dalam nostalgia kebesaran Masyumi di masa lalu. Terima kasih atas perhatiannya.
July 10th, 2008 at 12:35 pm(yusril.I.M)
ntu kalimat nya yang di ucapkan di atas…walah plin plan ntu kalimat..trus yang di ARD/ART PBB bukan MASYUMI ya…..katanya titisan M.NATSIR…..dan ingin membesarkan kembali kebesaran masyumi……?kader dulu PBB baru ente bisa jadi presiden..jangan hanya asal ciplak masyumi aja??lah akir2 nya nama masyumi jadi jelek…..tapi yang paling jelas kebobrokan partai ente di sumut..sangat malu maluin..??berjuang dech bozz..???selamat
September 20th, 2008 at 2:46 pm
Purnomo Senja (komentar #222)
suriansyah Bjm
Untuk saudaraku Suriansyah Bjm
Assalamu’alaikum Warahamtullahi Wabarakatuh
Alhamdulillah sampai detik ini kami sangat setuju dengan anda. Mari kita bangun bersama PBB dimulai dari kader yang benar-benar memperjuangkan tegaknya Syari’at Islam di bumi Nusantara.
Tidak ada yang komplain dengan pendapat anda, bahwa kepentingan Umum harus lebih dikedepankan daripada kepentingan Pribadi. Insya Allah semua yang ada di PBB akan setuju dengan pendapat tersebut. Juga kita harus lebih mengedepankan kepentingan Partai secara luas.
Menurut hemat saya, jika saja persamaan pendapat kita terhadap hal yang ada kemukakan tersebut akan kita mulai, bisakah khittah partai dan tujuannya akan tercapai jika saja oknum-oknum yang ada di dalam partai itu sendiri dalam keadaan yang sudah saya jelaskan di atas ???
Akankah kita bisa mengedepankan kepentingan Umum dan kepentingan Partai secara lebih luas bisa tercapai jika orang-orang yang ada di dalam partai Islam ini sendiri BUSUK dan tidak sadar akan perjuangan Partai Bulan Bintang yang sesungguhnya ???
Mohon anda renungkan kembali problema yang kami hadapi di SUMUT. Coba anda berikan sedikit jalan keluar yang lebih baik kepada kami. Insya Allah kamipun akan dengan lapang dada menerima semua masukan positif dari anda. Karena sampai detik ini, BELUM ADA SATUPUN dari Petinggi-petinggi Partai yang memberi respon positif terhadap kendala yang kami hadapi sebagai kader, simpatisan dan sekaligus sebagai pejuang tegaknya syari’at Islam.
Kalau lah problem internal yang ada belum dapat diselesaikan dengan CARA-CARA ISLAMI dan sesuai DENGAN SYARI’AT ISLAM……akankah PBB dapat menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada di INDONESIA dengan baik ? Buktikan dan Renungkan kembali.
Kami siap memperjuangkan kepentingan Masyarakat dan Islam untuk RI bersama PBB. Kami siap mengorbankan semua jiwa raga kami, jika taruhannya adalah TEGAKNYA SYARI’AT DI BUMI NUSANTARA INI.
Silahkan anda buktikan …… Tapi, SIAPKAH Petinggi-petinggi kita untuk itu semua ??????????????????????
Realisasikan janji pendahulu kita (MASYUMI) dengan menyelesaikan semua kasus-kasus internal dengan baik dan TEPAT.
Insya Allah, kami juga punya hati nurani. Kami akan memperjuangkan Syari’at Islam dengan Ikhlas bersama PBB kalau saja PBBpun siap untuk itu !!!
Ekspresikan AKSIMU PBB !
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
PS
Pangkalan Susu-Langkat-SUMUT
September 24th, 2008 at 1:09 am
maul (komentar #223)
Salam!!
PBB ini gambaran indonesia sesungguhnya.. dulu ngotot sekali agar batasan ET besarnya 2% tp setelah pemilu 2004 gak nyampe 2% penginnya aturan itu dirubah sama kayak indonesia… kalo aturannya gak sesuai dan banyak pelanggaran…aturannya yang dirubah…bukan orangnya yang dihukum….
bang yusril bgm sih..katanya pejuang syariat kok istrinya gak pake jilbab kan bisa ditertawakan orang lo…
September 27th, 2008 at 2:39 pm
Purnomo Senja (komentar #224)
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Buat Pak Maul….
Terima kasih komentar anda sangat kami hargai, tapi dalam permasalahan jilbab ada bagiannya masing-masing.
Betul itu adalah bagian daripada syariat, namun itu bisa kami kategorikan ke dalam Far’(bagian kecil) drpd syariat itu sendiri.
Nah, perjuangan PBB yang sesungguhnya adalah bagaimana SYARI’AT ISLAM itu berdiri TEGAK terlebih dahulu, karena penegakan syari’at ini adalah tujuan utamanya. Kemudian, jika Syari’at Islam ini sudah benar-benar bisa tegak dan berjalan sesuai dengan mekanismenya, Insya Allah Pak Yusril dan siapapun orang-orang penting di Nusantara RI ini akan siap untuk membicarakan masalah Far’(bab kecil) itu tadi. Kami yakin, jika Syari’at sudah berdiri di RI, Pak Yusril akan siap membuka forum terbuka masalah Fiqh Jilbab baik dari segi pandang hukum Islam maupun lainnya.
Sekali lagi kami ungkapkan di sini, tujuang utama dan paling utama dari perjuangan PBB saat ini adalah Penegakan Syari’at Islam di NKRI bagi seluruh Umat Muslim di NKRI. Selanjutnya pembenahan terhadap seluruh aspek kehidupan akan kita benahi bersama dengan acuan yang tidak lari dari REL SYARI’AT ISLAM itu sendiri.
Kami harap ini bisa menjadi pertimbangan Bapak Maul. Dan sebenarnya, banyak Partai Islam yang ada di Indonesia ini, namun mari kita jalin terus silaturrahim kita agar kekuatan Muslim semakin MENYATU dan KOKOH. Amiin Yaa Rabbal’aalamiin…..
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
PS
Pangkalan Susu-Langkat-SUMUT
September 28th, 2008 at 2:19 am
SULAINI S.SP. (komentar #225)
Assalamu’alaikum
Pada tgl 23 Sept 08, saya dan beberapa teman DPW jambi diskusi dengan bang Imlahyudin (caleg DPR RI Jambi) di kantor DPW Jambi. Kami agak resah dg makin meluasnya informasi Gerindra di kalangan bawah pemilih pada pemilu 2009 nanti.
Ada nggak rencana Bapak untuk merakyatkan PBB dengan metode yg sama seperti Prabowo ?
Figur bapak selaku capres mesti telah diketahui oleh arus bawah, karena kita tidak dapat lagi menggunakan teknik kontemporer untuk pemilu 2009 dan pilpres nanti.
walau bagaimanapun kita harus mengakui bahwa rakyat indonesia sudah mulai memahami dengan baik demokrasi yang berkembang di Indonesia.
Selain itu Pak Yusril merupakan figur terkuat saat ini untuk mendukung moral kader PBB di daerah.
demikian, wasslamu’alaikum.
September 28th, 2008 at 7:53 pm
suriansyah Bjm (komentar #226)
Assalamu’alaikum,Wr-Wb.
Sebelumnya saya haturkan selamat idul fitri mohon maaf lahir dan bathin wabil khusus kepa Bang Yusril Ihza Mahendra, tentulah didalam kita berinteraksi diBlog Bang YIM ini banyak kata2 yng kurang pantas banyak pertanyaan yang sebetulnya sudah dijawab oleh Bang YIM dengan jelas dan rinci, namun masih banyak pula yang mengulang pertanyaan yang sama. ada masalah internal PBB yang menginginkan penyelesaian yang Instan oleh Bang YIM, saya melihat ini suatu yang mustahil kerna PBB mempunyai Konstisusi AD & ART semua ada mekanisme, Juklak Juknis & Pedoman Organisasi (PO) ada strucktur Organisasi, tidak kalah penting ada Tradisi di PBB dalam menyelesaikan masalah selalu mengedepankan musyawarah untuk menetapkan kesepakatan yang terbaik demi kepentingan Agama Bangsa dan Partai. bukan saling mengambil kesempatan,mengambil hak orang lain dan sebagainya. disamping itu ada juga hal2 yang berkenaan dengan Institusi External (Pemerintah) Mustahil Bang YIM meng-intervinsinya ini namanya mengacaukan Tatanan prosedural/sistem ada istilah saya; (KKN yang Negatif) menurut hemat saya ini pembunuhan Krakter. belum2 Bang YIM jadi RI I sudah banyak mesyalah individu yang masuk untuk diselasaikan oleh Bang YIM, akan sangat elok seandainya kita2 yang merasa/kometmen mendukung bang YIM dan PBBnya tampil Aktif dengan sikap apa yang aku perbuat Untuk PBB dan Bang YIM, jangan malah sebaliknya apa yang harusaku dapat dari PBB dan Bang YIM. mari kita renungkan dan tepekur bersama diujung bulan yang penuh berkah ini bangunlah sikap mental kita sebagaimana yang diajarkan oleh rasulullah sallallahu’alihi wassalam yaitu ” Tangan di atas jauh lebih Mulia dari Tangan di bawah”.- Subhanallah, Alhamdulillah wala illaha illallah Allahu akbar, Allahumma salli’ala Muhammad wa ala’ali Muhammad, Allahummagfirli warhamni. minal ‘aizin wal fa’izin.
September 29th, 2008 at 10:06 am
edi santosa (komentar #227)
buat semua;mohon maaf lahir batin ya…
October 1st, 2008 at 4:30 pm
Purnomo Senja (komentar #228)
MAMPUKAH KITA MAJU DENGAN KEADAAN SEPERTI INI ???!!!
Andaikan Kalimat “Dunia Dalam Berita” dapat kita rubah menjadi “PBB Dalam Berita”
MASIH ISLAMKAH PBB ???
DAFTAR CALEG SEMENTARA DPRD SUMUT
Melalui Media Koran Harian Waspada, Sabtu 27 September 2008 kami mendapatkan laporan DCS DPRD SUMUT dari Partai Bulan Bintang. Kami mengajak Rekan-rekan simpatisan, kader dan para pejuang Syari’at Islam di PBB untuk benar-benar mempertimbangkan keabsahan dan kelayakan para DCS tersebut sebelum menjadi Bumerang bagi kita semua.
Untuk Daerah Pemilihan Sumatera Utara XI (Langkat & Binjai) :
1. Kevi Novlianhar, ST (Sang Bendahara KAPPU PBB SUMUT yang menjadi salah satu aktor pencetus dan pelaksana RAPAT SILUMAN KAPPU DADAKAN di saat Ketua KAPPU PBB SUMUT mendapat musibah dengan meninggalnya Almarhum Bang Imad di Jakarta. Diapun BELUM ADA memberikan kontribusi Positif apapun terhadap DPC PBB Langkat selama ini).
2. Ferry Suando Tanuray Kaban, SE (Inilah sosok KEPONAKAN Ketua Umum PBB (MS. KABAN) yang sama sekali tidak pernah berkecimpung di DPC LANGKAT dan diapun tidak berdomisili di Binjai alias sudah selalu menetap di Jakarta. Namun, aktor-aktor pencetus RAPAT SILUMAN KAPPU DADAKAN berusaha mati-matian memperjuangkan Sang Ponakan Ketua Umum ini untuk diletakkan di Nomor Urut 2 yang mungkin dengan maksud untuk mendapatkan simpati khusus dari Ketua Umum. TIDAK ADA setitikpun KONTRIBUSI yang sudah pernah ia lakukan di DPC LANGKAT, tapi dia berhasil mencapai pada Puncak Nomor Urut 2 dengan diadakannya RAPAT SILUMAN KAPPU DADAKAN tersebut. Dan kamipun yakin PENGURUS DPC PBB Langkat tidak banyak yang kenal dengannya, konon lagi masyarakat Langkat ! Akankah Partai Bulan Bintang yang merupakan Partai ISLAM dan memperjuangkan Tegaknya Syari’at Islam di Nusantara ini berubah menjadi PARTAI KKN ??? ).
3. Drs. H. Abdullah Abdul Rahim (Sang Ketua KAPPU PBB SUMUT yang juga sebagai PENDIRI DPC PBB Kab. Langkat inilah yang DIZHOLIMI oleh aktor-aktor pencetus RAPAT SILUMAN KAPPU DADAKAN sehingga menempatkan KETUA KAPPU PBB SUMUT pada urutan Nomor 3. Anehnya, salah satu alasan dari para aktor RAPAT SILUMAN KAPPU DADAKAN tersebut adalah disebabkan adanya Stiker KETUA KAPPU ini yang memaparkan SLOGAN : “BERANI MENGATAKAN BENAR DI HADAPAN PENGUASA YANG DZOLIM”. Para aktor tersebut menilai SLOGAN tersebut akan membahayakan bahkan dapat menghancurkan CITRA PBB SUMUT, sehingga MEREKA berusaha mengadakan RAPAT SILUMAN KAPPU DADAKAN yang dimamfaatkan di saat-saat sang KETUA KAPPU ditimpa musibah dengan meninggalnya Almarhum Bang Imad di Jakarta. Ironisnya lagi, hasil RAPAT SILUMAN KAPPU DADAKAN tersebut dinyatakan SAH oleh KETUA UMUM DPW PBB SUMUT dan SEKRETARIS UMUM DPW PBB SUMUT walaupun hasil keputusan RAPAT SILUMAN KAPPU DADAKAN tersebut TANPA dibubuhi tanda tangan dari Ketua KAPPU PBB SUMUT).
Untuk Daerah Pemilihan Sumatera Utara I (Medan) :
1. Ir. Bustinursyah,MSc,IAI (Salah satu aktor pencetus RAPAT SILUMAN KAPPU DADAKAN ini SUDAH kalah dalam Rapat Skoring sehingga dia berada di nomor urut 2 di bawah Drs. H. Fuad Helmi Lubis. Namun, dengan RAPAT SILUMAN KAPPU DADAKAN ini dia mendapat kenaikan peringkat ke nomor urut 2 dengan alasan Drs. H. Fuad Helmi Lubis dalam rapat harian DPW PBB mengalah menjadi no urut 2 dan memberikan kesempatan kepada Ir.Uca secara tiba-tiba. Padahal pada Rapat Skoring Drs.H.Fuad Helmi Lubis sangat ngotot untuk mendapatkan nomor urut 1. Ir. Uca adalah MANTAN Sekretaris DPW PBB SUMUT yang dicopot jabatannya karena telah memukul salah satu Kader DPC PBB SUMUT dan digantikan oleh Irwan Hasibuan)
2. Drs. H. Fuad Helmi Lubis (Salah satu CALEG yang DIZHOLIMI oleh RAPAT SILUMAN KAPPU DADAKAN sehingga memaksakan dirinya untuk mengalah demi membesarkan partai. Walaupun nilai skoring dan hasil Rapat Skoring sebelum sudah menetapkan dia pada posisi nomor urut 1. Aneh tapi benar-benar nyata !!!)
Untuk Daerah Pemilihan Sumatera Utara II (Deli Serdang) :
1. Marasutan Ritonga,S.Ag (Dia juga merupakan salah satu aktor RAPAT SILUMAN KAPPU DADAKAN yang berhasil naik peringkat menjadi nomor urut 1. Padahal hasil skoringnya lebih rendah (14,8) dan berada di bawah Indra Syafi’i, SE (14,9). Dengan bantuan Ir.Uca yang langsung menetapkan dia menjadi nomor urut 1 dan Indra Syafi’i, SE menjadi nomor urut 2 dengan alasan Indra Syafi’i, SE selalu gagal dalam menjalan tugas sebagai KETUA Partai Bintang Bulan)
2. Indra Syafi’i, SE (Dia juga merupakan salah satu CALEG yang DIZHOLIMI oleh Rapat SILUMAN KAPPU DADAKAN. Walaupun nilai skoringnya lebih tinggi dibanding Marasutan Ritonga,S.Ag, namun ia tetap diletakkan diposisi nomor urut 2. Diapun sempat berusaha dengan usulan dilakukan voting suara. Namun, usulan tersebut sama sekali TIDAK DIINDAHKAN oleh Ir.Uca dikarena Ir.Uca tidak menyukai Indra Syafi’i, SE. Apakah cara seperti ini telah menunjukkan cara yang Islami ? Pantaskah PBB di SUMUT bisa kita kategorikan ke dalam Partai Islam yang akan menegakkan Syari’at Islam di Nusantara ??? Mungkin Marasutan Ritonga dengan gelar S.Ag nya dapat menjawab dengan disiplin ilmunya. Semoga saja !)
Untuk Daerah Pemilihan Sumatera Utara VI (Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Padang Sidimpuan, Padang Lawas, Padang Lawas Utara) :
1. Irwan A. Hasibuan,SE,Msi (Ini juga menjadi salah satu aktor RAPAT SILUMAN KAPPU DADAKAN yang memamfaatkan jabatannya sebagai Sekretaris DPW PBB SUMUT. Dia telah menyebabkan Wakil Sekretaris DPW PBB SUMUT yaitu Baginda Hasibuan keluar dari PBB. Irwan memamfaatkan statusnya sebagai Sang Sekretaris DPW PBB SUMUT untuk mendapatkan nomor urut 1, PADAHAL Baginda Hasibuan mendapatkan NILAI TERTINGGI pada Rapat Skoring. Karena kecewa, Baginda Hasibuan akhirnya mundur dari PBB dan mengatakan Irwan tidak layak mendapat nomor urut 1 dengan nilai skoring yang didapatnya. Ternyata pergantian Sekretaris DPW PBB SUMUT yang sebelumnya dipegang kendali oleh Ir.Uca dan digantikan oleh Irwan Hasibuan ini TIDAK MEMBUAHKAN hasil positif bagi DPW PBB SUMUT)
2. Baginda Hasibuan, SE,Msi (Dia adalah salah satu korban dari RAPAT SILUMAN KAPPU DADAKAN yang sempat mengancam mundur dari PBB. Namun, kami belum tahu perkembangan terakhir dari ancaman mundur Baginda Hasibuan akibat kekecewaan atas penentuan nomor urut yang tidak Islami ini. Sedikit informasi bahwa Baginda Hasibuan telah melakukan sosialisasi dan penggalangan massa sampai ke akar rumput, namun usahanya tersebut dimentahkan oleh aktor-aktor RAPAT SILUMAN KAPPU DADAKAN yang kelihatannya HAUS akan nomor urut pertama)
Dibeberapa Daerah Pemilihan lainnya banyak sekali keganjalan-keganjalan yang kami temukan sehingga sama sekali TIDAK MENCERMINKAN PBB sebagai Partai Islam yang akan memperjuangkan Syari’at Islam. Di antaranya yaitu pada DAPIL V yang membuktikan bahwa Ir. Uca dan Irwan Hasibuan yang sudah mengetok dan mengesahkan nomor urut berdasarkan hasil skoring tiba-tiba PLIN-PLAN dan TIDAK KONSISTEN terhadap hasil tersebut karena adanya ancaman mundur dari salah satu CALEG yaitu Lahmuddin Ritonga,S.Ag. Kemudian pada DAPIL X Ir. Uca menempatkan ISTRI TERCINTAnya di nomor urut 1. Mungkin saja Ir. Uca ingin menjadikan PBB ini merupakan Partai Keluarga ataupun Partai Suami Istri)
Wahai rekan dan sahabat seperjuangan, akankah KEDZOLIMAN ini akan kita biarkan terus … ??? Sampai kapan kita tetap tinggal diam dengan Kedzoliman yang ada di depan mata kita ? Seperti kata pepatah : Lalat di seberang laut kelihatan sedangkan Gajah di depan mata tak terlihat. Sedih dan sangat prihatin sekali jika kita melihat ke dalam tubuh PBB yang sudah dibungkus oleh Slogan PENEGAKAN SYARI’AT ISLAM ini. Mungkinkah PAK YUSRIL ataupun PETINGGI-PETINGGI PBB lainnya akan tergerak hatinya untuk memperbaiki keadaan internal partai yang BUSUK ini ? RENUNGKANLAH dengan hati nurani kita yang paling dalam, sehingga kita dapat diketuk oleh akal sehat yang jernih untuk berusaha merubah KEBOBROKAN ini. Janganlah kita menjual AYAT-AYAT ALLAH hanya untuk kepentingan-kepentingan sesaat kita. Ingatlah AMANAH yang telah Allah berikan kepada kita, yaitu pengemban AMANAH sebagai KHALIFAH di muka bumi. Ingatlah LANDASAN HIDUP KITA (AL-QURAN dan HADITS) !! Dengan keadaan ini, mampukah PBB menjadi nomor satu di PEMILU 2009 ??? Dapatkah Bapak PROF. YUSRIL IHZA MAHENDRA duduk di kursi RI-1 dengan perjuangan kader-kader PBB seperti yang ada di SUMUT ???
Satu pertanyaan terakhir dari kami, Apakah keadaan di SUMUT ini terjadi juga di PBB DAERAH-DAERAH lainnya di Nusantara RI ? Insya Allah tidak….Insya Allah tidak….Insya Allah tidak !!! Amiin Yaa Rabbal ‘Aalamiin….
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Hormat Kami,
Purnomo Senja
Pangkalan Susu-Langkat-SUMUT
October 11th, 2008 at 10:35 am
suriansyah-bjm (komentar #229)
Assalamu ‘alaikum, untuk saudaraku Purnomo Senja di PS Langkat-Sumut.
Hal-hal yang berkaitan tauladan bagaimana menjadi Anggota atau Pengurus Partai Islam yang baik dan benar, menurut hemat saya amatlah jelas sebagaimana yang disampaikan melalui AlQur’an dan Assunnah kretaria Pemimpin/Imam adalah: Tabliq, Amannah, siddiq, Fathonah. kretaria bagi Anggota/ma’mum Partai Islam adalah: Sami’na wa-atha’na.
Anggota/ma’mum yang Sami’na watha’na - tidak akan ditemukan kalau Pemimpinya/imamnya juga tidak, Tabliq, amannah, Siddiq, fathonah. ada kolerasi diantara keduanya namun Problem yang banyak kita temui ada pada sang pemimpin/Imam kerna pada sisi Anggota/ma’mum sikapnya selalu mengikut kepada pemimpin.
mari kita buka kembali lembaran sejarah dizaman saat Rasulullah masih muda belia seyogyanya menjadi pelajaran bagi kita semua. dikala terjadi kerusakan yang parah pada bagian dari Bangunan Ka’bah maka sepakatlah para tokoh/pemimpin masyarakat untuk membongkar dan membangun kembali Ka’bah dengan matrial baru yang lebih kokoh dan baik, setelah ka’bah selesai dibangun terjadilah perselisihan yang sangat tajam dimana semua Tokoh/pemimpin suku, masing2 merasa paling berhak untuk meletakan kembali batu hitam Hajral aswad kebangunan ka’bah tsb, masing mempertahankan argumen bahwa suku dialah yang benar suku dialah yang paling berhak dan suku dialah yang paling terhormat suku dialah yang pandai dan seterusnya, hampir2 saja terjadi perperangan besar yang sulit untuk dihindari, disaat keadaan yang sangat keritis dan genting tersebut muncul Rasulullah disaat itu beliau bergelar Al-amin (yang dapat dipercaya) maka munculah inspirasi dari sebagian Tokoh/kepala suku tersebut untuk meminta pendapat kepada Al-Amin (bukan Amin Nasution lho) tentang perselisihan dan pertengkaran yang sedang mereka alami, tanpa mereka duga ternyata Al-Amin memberikan keputusan yang sangat Adil dan Bijaksana digelarlah oleh beliau Surban, diambil dan diletakanlah batu hitam/Hajral Aswad kehamparan surban tersebut dan selanjutnya beliau mempersilahkan kepada masing2 tokoh/pemimpin Suku2 untuk mengangkat bersama-sama surban tersebut dan sesampainya ditempat Rasulullah mengambil dan melatakan Batuhitam/hajral Aswad pada tempatnya semula. dan selesailah segala perselisihan dengan mesing2 menerima dengan rasa lapang dada. mengambil perbandingan dari riwayat diatas dapatlah kita mengambil hikmah bahwa kerisis ummat disaat ini adalah kerisis Moral/akhlak, memiliki sifat2 Tabliq, Amannah, Siddiq dan Fathonah adalah simbol dari kepemilikan Moral yang tinggi dan Ahklak yang mulia. maka menurut hemat saya pemimpin/ketua Partai islam pada masing2 tingkatan adalah Figur yang dapat memberikan Kontribusi Moral yang tinggi dan Akhlak Mulia sehingga dapatlah diharapkan dan mampu membawa Partai ini kepada Kondsisi yang lebih mantap. masih adakah? tokoh yang dimaksud dilingkungan kita? saya berkeyakinan tentu ada, hanya saja mungkin kesempatan yang belum berfihak atau bill waktu yang belum berdenting. semoga Allah menyegerakan hadirnya figur yang kita dambakan.Amin ya Rabbal ‘alamin.
(Suriansyah Banjarmasin Kalimantan Selatan)
October 11th, 2008 at 4:02 pm
Purnomo Senja (komentar #230)
• suriansyah-bjm (komentar #229)
Assalamu ‘alaikum, untuk saudaraku Purnomo Senja di PS Langkat-Sumut.
Wa’alaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh wahai saudaraku suriansyah.
ALHAMDULILLAH ANDA SUDAH MEMBERIKAN SEDIKIT MASUKAN POSITIF BAGI SELURUH REKAN KADER, SIMPATISAN DAN PENGGEMAR BLOG PAK YIM INI. NAMUN KIRANYA, MENURUT HEMAT KAMI SEPERTINYA ANDA JUGA BELUM MEMAHAMI PERMASALAHAN YANG KAMI HADAPI. KALAU BOLEH KAMI SEDIKIT BERKOMENTAR BAHWA, APA YANG ADA SAMPAIKAN SUDAH BENAR DAN KAMIPUN SETUJU DENGAN PEMAPARAN ANDA, AKAN TETAPI BELUM TEPAT UNTUK DIHUBUNGKAN DENGAN PERMASALAHAN YANG ADA DI SUMUT ALIAS TIDAK TEPAT SASARAN.
NAMUN TAK LUPA KAMI MENGUCAPKAN TERIMA KASIH YANG SEBESAR-BESARNYA. JAZAAKUMULLAH AHSANAL JAZAA.
Hal-hal yang berkaitan tauladan bagaimana menjadi Anggota atau Pengurus Partai Islam yang baik dan benar, menurut hemat saya amatlah jelas sebagaimana yang disampaikan melalui AlQur’an dan Assunnah kretaria Pemimpin/Imam adalah: Tabliq, Amannah, siddiq, Fathonah. kretaria bagi Anggota/ma’mum Partai Islam adalah: Sami’na wa-atha’na.
Anggota/ma’mum yang Sami’na watha’na - tidak akan ditemukan kalau Pemimpinya/imamnya juga tidak, Tabliq, amannah, Siddiq, fathonah. ada kolerasi diantara keduanya namun Problem yang banyak kita temui ada pada sang pemimpin/Imam kerna pada sisi Anggota/ma’mum sikapnya selalu mengikut kepada pemimpin.
SETUJU DAN KAMIPUN SEPENDAPAT DENGAN ANDA BAHWA SELURUH UMMAT HARUS TAAT KEPADA IMAMNYA. BEGITU JUGA DENGAN SEBUAH ORGANISASI, ANGGOTA HARUS TAAT KEPADA PEMIMPINNYA. NAH DALAM HAL INI, KETAATAN SEORANG UMAT, MAKMUM MAUPUN ANGGOTA TENTU MEMPUNYAI BATASAN-BATASAN YANG JUGA SUDAH DITETAP DI DALAM ALQURAN DAN SUNNAH.
ARTINYA, KITA SEBAGAI MAKMUM/ANGGOTA WAJIB PATUH DAN TAAT DENGAN SEMUA PERINTAH ATASAN/IMAM/PEMIMPIN SELAGI PEMIMPIN TERSEBUT TIDAK KELUAR DARI BATASAN GARIS SYARIAT ISLAM YANG SUDAH TERTERA DALAM QURAN DAN SUNNAH.
MENGENAI KAITANNYA DENGAN HAL TERSEBUT, JIKA SAJA PEMIMPIN KITA TIDAK MENJALANKAN SYARIAT DENGAN BENAR, MAKA KITA SEBAGAI MAKMUM/ANGGOTA LAH YANG HARUS MEMBERIKAN PERINGATAN KEPADA PEMIMPIN TERSEBUT AGAR TIDAK TERUS TERJERUMUS LEBIH DALAM LAGI DENGAN KESILAPAN YANG TELAH DIBUATNYA.
BAHKAN KEPADA ORANG TUA SEKALIPUN KITA TIDAK DIWAJIBKAN PATUH DAN TAAT KEPADA KEDUANYA JIKA KEDUA ORANG TUA TERSEBUT SUDAH KELUAR DARI SYARIAT ISLAM.
NAH, DALAM HAL INI, TEPATNYA KASUS YANG TERJADI DI PARTAI ISLAM BULAN BINTANG, ADAKAH SOSOK PEMIMPIN YANG BISA BENAR-BENAR MEMBERIKAN TAULADAN KEPADA SELURUH ANGGOTA BAHWA IA BENAR-BENAR SHIDIQ, AMANAH, FATHONAH DAN TABLIGH ¿?? KAMI JUGA TIDAK BERANI MENGATAKAN TIDAK ADA, NAMUN DENGAN PENUH KEYAKINAN KAMI BERANI MENGATAKAN BAHWA DI PBB INI BELUM ADA PEMIMPIN YANG MEMILIKI KE-4 KRITERIA TERSEBUT.
TAPI JANGAN KHAWATIR, KITA SEBAGAI ANGGOTA MASIH BISA MEMBINA DAN MENCIPTAKAN PARA PEMIMPIN YANG BENAR-BENAR SEPERTI KITA HARAPKAN. TENTUNYA, DENGAN PENUH PERJUANGAN YANG LEBIH BESAR LAGI. DAN CALON PEMIMPIN TERSEBUT HARUSLAH BISA MENERIMA SEMUA KRITIKAN POSITIF YANG DAPAT MEMBANGUN KE ARAH YANG LEBIH BAIK. JIKA TIDAK, JANGAN COBA-COBA MAJU SEBAGAI PEMIMPIN.
PAK SURIANSYAH,….MENGENAI PEMINDAHAN HAJAR ASWAD PADA ZAMAN RASULULLAH DULU, SAMA SEKALI TIDAK ADA HUBUNGANNYA DENGAN YANG TERJADI DI SUMUT. KAMI BISA MENGATAKAN BAHWA HAL TERSEBUT BAGAIKAN LANGIT DAN SUMUR.
MOHON PERHATIKAN TULISAN KAMI DI ATAS. JUSTRU, PEMIMPIN YANG SEHARUSNYA MEMBINA ANGGOTANYA MALAH DIBINASAKAN OLEH PARA ANGGOTANYA. JIKA KITA LIHAT HAL SEPERTI INI, TENTUNYA KITA BERTANDA TANYA…..MUNGKIN SAJA PEMIMPIN TERSEBUT PERNAH MELAKUKAN SUATU KESALAHAN YANG MENYEBABKAN ANGGOTANYA KECEWA DAN MERASA DIRUGIKAN ….
KAMIPUN BERPIKIR DEMIKIAN, DAN KAMI BUKTIKAN BAHWA TERNYATA PEMIMPIN YANG DIBINASAKAN TERSEBUT TIDAK MEMPUNYAI KESALAHAN APA-APA. NAMUN, ADA APA DIBALIK SEMUA KERICUHAN ANGGOTA TERSEBUT SEHINGGA MEREKA BERUSAHA MENJATUHKAN PEMIMPIN TERSEBUT DENGAN CARA APAPUN YANG TIDAK ISLAMI. PADAHAL MEREKA SEMUA BERNAUNG DALAM PARTAI ISLAM.
KAMI TELAH MEMBUKTIKAN, BAHWA KESALAHAN KETUA KAPPU SUMUT ADALAH KARENA MEMBUAT SLOGAN YG BERBUNYI : “BERANI MENGATAKAN BENAR DIHADAPAN PENGUASA YANG DZOLIM”. JIKA HANYA ITU SAJA KESALAHAN YANG DIBUAT, PANTASKAH DIA DIBINASAKAN DENGAN CARA YANG TIDAK ISLAMI, SEMENTARA SUDAH BANYAK KONTRIBUSI POSITIF YANG DIBERIKAN OLEH KETUA KAPPU SUMUT UNTUK DPC LANGKAT DI SUMUT.
ADA APA DENGAN INI SEMUA.
PAK SURIANSYAH, JIKA SAJA FIGUR YANG KITA IMPIKAN TERSEBUT ADA DI PBB. TENTU LAH DIA AKAN SEGERA BERBUAT DAN BERTINDAK CEPAT JIKA ANGGOTANYA SUDAH MELANGGAR SYARIAT. KARENA ITU SUDAH DI DEPAN MATA. TAPI TERNYATA PARA PETINGGI-PETINGGI DI PBB INIPUN SUDAH BUTA MELIHAT KEDZOLIMAN TERSEBUT. YANG KAMI SANGSIKAN ADALAH, DIAMNYA PARA PETINGGI PBB TERHADAP PROBLEMA YANG TERJADI DI DPW SUMUT DISEBABKAN KARENA PARA PETINGGI ITU SENDIRI MELAKUKAN HAL YANG SAMA BAHKAN YANG LEBIH BURUK LAGI SEHINGGA MEREKA HANYA DIAM TAK BERKUTIK. NA’UUDZUBILLAH.
INGATLAH, ADZAB ALLAH DATANG DENGAN CARA YANG GLOBAL/UMUM. DI AWAL-AWAL LEBARAN, PAK MS KABAN SANG KETUA UMUM MENGATAKAN DI SALAH SATU MEDIA CETAK DI SUMUT : “JANGAN JADIKAN NOMOR URUT SEBAGAI TUHAN”, INILAH KALIMAT YANG DIUCAPKAN OLEH LISAN SANG KETUA UMUM. NAMUN SAYANG, DI BEBERAPA DAPIL YANG ADA DI SUMUT TERNYATA HAMPIR SEMUA CALEG NOMOR URUT 1 & 2 ADALAH PANGLIMA TALAM BAPAK MS KABAN. YANG LEBIH SEDIH, ADA KEPONAKAN PAK MS KABAN DI NOMOR URUT 2 PADAHAL DIA TIDAK PERNAH BERBUAT APA-APA DI DAPIL TERSEBUT, BAHKAN TIDAK TINGGAL DIDAPIL ITU. ADA JUGA ABANG KANDUNG PAK MS KABAN DI NOMOR URUT 1.
KALAU BOLEH KAMI BERTANYA KEMBALI KEPADA PAK MS KABAN, SANG PEMIMPIN PBB/KETUA UMUM….SEBENARNYA SIAPAKAH YANG MENUHANKAN NOMOR URUT CALEG TERSEBUT ¿????
KALAU SAJA PARA PETINGGI SADAR DENGAN KEADAAN YANG SEBENARNYA, MAKA BANGKITLAH DARI SEKARANG. JANGAN DITUNDA LAGI. PERBAIKI SEMUA KEBURUKAN YANG ADA DALAM INTERNAL PARTAI. JANGAN TUNDA SAMPAI AKHIRNYA MENJADI BESAR DAN LEBIH BESAR LAGI. KAMI BANYAK MEMPUNYAI BUKTI YANG KONGKRIT BAIK DARI KLIPING KORAN MAUPUN KEPUTUSAN-KEPUTUSAN PARTAI, NAMUN APAKAH PARA PETINGGI KITA DI PBB INI MENUNGGU SAMPAI SEMUA ORANG TAU TENTANG AIB KITA BARU MEREKA SADAR ¿? TIDAK CUKUPKAH BEBERAPA BUKTI YANG TELAH DITUNJUKKAN KEKUASAAN ALLAH SWT TERHADAP PBB DPW SUMUT ¿? APAKAH PARA PETINGGI MENUNGGU BUKTI YANG LEBIH LAGI ¿? SAMPAI KAPAN ¿?
mengambil perbandingan dari riwayat diatas dapatlah kita mengambil hikmah bahwa kerisis ummat disaat ini adalah kerisis Moral/akhlak, memiliki sifat2 Tabliq, Amannah, Siddiq dan Fathonah adalah simbol dari kepemilikan Moral yang tinggi dan Ahklak yang mulia. maka menurut hemat saya pemimpin/ketua Partai islam pada masing2 tingkatan adalah Figur yang dapat memberikan Kontribusi Moral yang tinggi dan Akhlak Mulia sehingga dapatlah diharapkan dan mampu membawa Partai ini kepada Kondsisi yang lebih mantap.
JANGAN TERLALU MULUK MENGHARAPKAN PEMIMPIN YANG MEMILIKI KRITERIA DI ATAS DITAMBAH DENGAN SIFAT TABLIGH, SHIDDIQ, AMANAH DAN FATHONAH. ITU SUDAH TERLALU JAUH.
COBALAH KITA USAHAKAN UNTUK MENCARI PEMIMPIN YANG AMANAH SAJA. AMANAH ADALAH SATU SIFAT YANG MEMILIKI MAKNA KESEMPURNAAN.
BOLEH KAMI BERIKAN IKLAN … ¡!!
DI CARI PEMIMPIN YANG AMANAH
DI CARI PEMIMPIN YANG PEDULI TERHADAP PARTAI
DI CARI PEMIMPIN YANG MEMPERHATIKAN ANGGOTA
DI CARI PEMIMPIN YANG MENJALANKAN SYARIAT ISLAM
DI CARI PEMIMPIN YANG BERANI BERJUANG MENEGAKKAN SYARIAT
DI CARI PEMIMPIN YANG BERANI MENGATAKAN BENAR DI HADAPAN PENGUASA YANG DZOLIM. KATAKAN BENAR WALAUPUN PAHIT RASANYA
أفضل الجهاد كلمة حق عند سلطان جائر
KALO KITA MENENTANG ORANG YANG MENGATAKAN KEBENARAN DI HADAPAN PENGUASAN YANG DZOLIM, BERARTI KITA MENENTANG RASULULLAH, DAN AKHIRNYA KITAPUN MENENTANG ALLAH SWT. NA’UUDZUBILLAHI MIN DZALIK.
masih adakah? tokoh yang dimaksud dilingkungan kita? saya berkeyakinan tentu ada, hanya saja mungkin kesempatan yang belum berfihak atau bill waktu yang belum berdenting. semoga Allah menyegerakan hadirnya figur yang kita dambakan.Amin ya Rabbal ‘alamin.
AMIIN YAA RABBAL ‘AALAMIIN…..SEMOGA SAJA DOA KITA DAPAT CEPAT TERKABUL OLEH ALLAH SWT.
NAMUN, SELAMA KITA TIDAK MENJALANKAN SYARIAT ALLAH, MAKA SELAMA ITUPULA DOA KITA TIDAK AKAN DIKABULKAN ALLAH.
INGATLAH….ALLAH MAHA MENGETAHUI
INGATLAH….ALLAH MAHA ADIL
INGATLAH….ALLAH MAHA BIJAKSANA
DAN DIALAH FA’AALUL LIMA YURIIID………
KAMI SIAP BERDIALOG YANG LEBIH DENGAN PAK SURIANSYAH, NAMUN HARAPAN KAMI DIALOG KITA NANTI BISA MENJADI MASUKAN BAGI PARA PEMIMPIN KITA AGAR CEPAT BERTINDAK. KAMI JUGA SETUJU BILA PAK SURIANSYAH MAU BERDIALOG DENGAN MELAMPIRKAN BEBERAPA AYAT AL-QURAN DAN HADITS, NAMUN JANGAN SAMPAI TIDAK TUNTAS PEMBAHASANNYA.
KITA BEDAH KAJIAN ISLAM DENGAN LANGSUNG MENSELARASKANNYA KE PARTAI BULAN BINTANG.
INSYA ALLAH AKAN ADA MAMFAATNYA.
DITUNGGU PAK SURIANSYAH DAN JUGA REKAN-REKAN YANG LAINNYA. KITA HARUS BERANI DAN SIAP UNTUK MEMPERBAIKI PARTAI INI JIKA INGIN MENANG DI 2009. LEBIH BAIK KITA BENAHI SEMUANYA SEKARANG. TIDAK ADA KATA TERLAMBAT UNTUK MENUJU KEBAIKAN.
HIDUP PBB, INSYA ALLAH KAMI AKAN TERUS BERSAMAMU SELAMA ENGKAU (PBB) MASIH MURNI MEMPERJUANGKAN TEGAKNYA SYARIAT ISLAM DI BUMI NUSANTARA INDONESIA.
WASSALAMU’ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH
HORMAT KAMI
PS
PANGKALAN SUSU-LANGKAT-SUMUT
October 12th, 2008 at 3:44 am
suriansyah-bjm (komentar #231)
Assalamu’alaikum Wr-Wb.
sistem Imammah sebagaimana yang kita ketahui cukup baik dalam rangka mebentuk Loyalitas Ma’mum dalam suatu jama’ah,bagi Imam yang batal atau terjadi yang membatalkan kepada syari’at yang sedang diemban, sejatinya dengan sadar dan Konsekwen imam tersebut sayogyanya mundur dari tugas dan tanggung jawabnya dan makmum yang berkemampuan dan memenuhi syarat2 sebagai imam segera maju melanjutkan Imam/ kepemimpinan tersebut, Allah SWt mengajarkan kepada kita, sistem Sorga dan Neraka sebagai akibat dari segala perbuatan yang kita lakukan, Sorga adalah reward akibat bagi yang melakukan hal2 yang dianjurkan oleh syari’at dan Neraka adalah sangsi akibat bagi yang melakuan hal2 yang dilarang oleh syari’at. Didalam sistem negara Hukum RI juga ada sangsi hukum bagi yang melakukan pelanggaran hukum, hanya belum ada program reward/bonus bagi warga yang taat hukum. beda halnya didalam sistem Partai Politik yang masih bersifat relatif Anggota dan pengurus Partai masih bersifat Suka rela, para pengurus dan Kader Partai dituntut bersikap/berjiwa Sosial yang tinggi,dituntut Partisipasi yang tinggi dan berAkhlak Moral yang tinggi pula, kondisi yang demikian tentu menjadi hal yang sulit kalau kita terapkan sistem tuntut menuntut, kasus di Sumut sifatnya sangat Politis sehingga indikator sebagai alat ukur untuk menentukan siapa yang paling berhak dan siapa yang dipersalahkan secara hukum Formal akan terjadi banyak bias dan silang penafsiran selama ini kalau terjadi sengketa hukum maka senketa tersebut akan dibawa ke institusi Hukum Formal yang ada dalam sistem hukum Negara RI. Menurut saya difinisinya kembali kemasalah Moral dan Ahklak kita semua, sangsi moral dapat efektif apabila kita semua lapisan masyarakat sepakat mencemoohkan atau menkucilkan pada orang/individu yang melakukan perbuatan yang melanggar etika Moral dan buruk Ahklaqnya, pengkucilan dan bersikap tidak senang ini, kita jadikan tradisi dan gerakan secara Nasional sehingga diharapkan akan muncul sikap malu bagi Orang/oknum untuk melakukan tindakan/Prilaku yang tidak terpuji ditengah masyarakat; semacam hukum Adat yang berkembang menjadi tradisi Bangsa mari kita tradisikan sikap suka mendukung kepada orang/individu yang ber buat baik ( Tolong menolonglah kamu dalam hal kebaikan) dan bersikap tidak suka/mengkucilkan didalam aksimu kepada orang/individu yang buruk Akhlak/moralnya. kalau kamu tidak mampu hendaklah kamu benci dengan hatimu, yang ini adalah se-lemah2nya Iman bagi seorang muslim.-semoga Allah meridhoi niat baik kita semua. -Amin yaa Rabbal
A’lamin.-
October 12th, 2008 at 3:06 pm
Abu Ghifari (komentar #232)
utk Pak Purnomo Senja dan Pak Suriansyah,
.. diskusi yang baik, bapak berdua pun sy nilai sebagai orang2 baik, bersyukur PBB memiliki kader spt ini, hal menyedihkan sbg fakta yg harus kita terima adalah buntunya jalan penyelesaian masalah di tingkat pimpinan PBB, entah itu DPW juga DPP, akibatnya ya seperti ini .. blog YIM yg adalah konsumsi umum trpaksa jadi saluran penyampaian masalah internal partai, aib spt ini pun akhirnya jadi konsumsi publik, yang dirugikan secara keseluruhan adalah masa depan partai, bagi orang luar akan muncul pernyataan ‘ tidak mungkin mengharapkan PBB mampu menyelesaikan masalah bangsa karena masalah internalnya saja tidak mampu diselesaikan’.
Saya merasa memiliki ikatan emosional utk masalah di SUMUT, Kab.Langkat khususnya krn sy putra asli Langkat, tepatnya di Tanjung Pura dan kebetulan jg memiliki hubungan kekerabatan dgn Alm. Bang Imad dan Uncu.
Tamu di blog ini menurut hemat sy sedang menilai kelayakan seorang YIM utk memimpin Indonesia, jika penilaiannya baik insya Allah akan memberi manfaat tdk langsung utk PBB, krn itu sy khawatir jk pengungkapan masalah internal di blog ini akan jadi kontraproduktif utk PBB.
Utk Pak YIM, udah lama banget gak muncul niy, kasian kan yg pada nungguin, padahal kita berharap andai udah jadi Presiden pun bapak tetap nge-blog lho, koq sekarang aja udah ngilang2 begini, mohon maaf ya ..
October 14th, 2008 at 7:16 am
Purnomo Senja (komentar #233)
Assalamu’alaikum Wr Wb
Salam persaudaraan kami haturkan buat Bapak Abu Ghifari. Alhamdulillah kami merasa mendapat sedikit penyejuk jiwa dengan adanya Bapak di blog ini. Terlebih, anda mengatakan bahwa anda adalah warga langkat juga. Kami sangat senang karena mungkin anda sendiri dapat melihat dengan jeli bagaimana keadaan sesungguhnya di Langkat.
Kalau Bapak Abu Ghifari benar-benar mempunyai hubungan kekerabatan dengan Almarhum Bang Imad dan Uncu, tolong sampaikan salam kami dari Langkat untuk beliau. Karena kamipun termasuk yang memperjuangkan apa yang dihadapinya bersama rekan-rekan Caleg lainnya berhubung beliau pun menjabat sebagai Ketua KAPPU. Kami merasa terpanggil untuk membela Uncu dan rekan-rekan karena dengan data yang kami miliki, Uncu benar-benar telah DIZHOLIMI oleh oknum PBB tingkat DPW dan DPC. Selain permasalahan Uncu di Langkat, kami juga mempunyai data tentang DAPIL lainnya yang kasusnya hampir sama dengan Uncu. Oleh karena itu, kami sebagai kader, simpatisan juga pendukung PBB sejak 2002 yang lalu tepatnya sejak perayaan MILAD PBB IV di Lapangan Alun-alun Stabat, kami telah membulatkan Tekad dan Niat kami untuk berjuang bersama PBB dalam menegakkan Syariat Islam di bumi Nusantara.
Tapi dengan data yang kami peroleh di Langkat, sepertinya Ketua KAPPU yang kebetulan diamanahkan kepada Uncu telah DIZHOLIMI, begitu juga rekan-rekan CALEG lainnya. Padahal rekan-rekan yang lainpun banyak yang menang dalam proses skoring nilai, namun akhirnya tetap tercampak di nomor urut bawah. Bukan nomor urut yang kami permasalahkan di sini, dan juga bukan sosok CALEG yang kami perjuangkan. Namun, niat kami adalah ingin membuktikan bahwa DPW PBB SUMUT benar-benar belum mendapat perhatian khusus dari DPP sehingga kasus ini dapat terjadi. Kami juga pernah membaca di SUMUT POS beberapa hari yang lalu bahwa Bapak Ketua UMUM PBB MS. Kaban ada membuat komentar/pernyataan yang berbunyi : JANGAN JADIKAN NOMOR URUT SEBAGAI TUHAN”. Inilah kalimat yang diucapkan oleh LISAN SANG KETUA UMUM. Namun sayang beribu sayang, di beberapa DAPIL yang ada di SUMUT ternyata HAMPIR SEMUA CALEG nomor urut 1 & 2 adalah PANGLIMA TALAM Bapak MS Kaban. Yang lebih amat menyedihkan, ADA KEPONAKAN PAK MS KABAN di nomor urut 2, padahal dia TIDAK PERNAH berbuat apa-apa di DAPIL tersebut, bahkan ia TIDAK TINGGAL di DAPIL tersebut. Ada juga ABANG KANDUNG Pak KABAN di nomor urut 1.
KALAU BOLEH KAMI BERTANYA KEMBALI KEPADA PAK MS KABAN, SANG PEMIMPIN PBB/KETUA UMUM….SEBENARNYA SIAPAKAH YANG MENUHANKAN NOMOR URUT CALEG TERSEBUT ¿????
Kami telah berusaha mempublikasikan data ini, DEMI ALLAH bukan untuk menjelekkan PBB. Tapi justru, sepertinya PBB belum siap untuk membenahi permasalan yang terjadi di internal Partai. Perhatikan data yang kami tulis dengan tema “MASIH ISLAMKAH PBB ???” yaitu pada komentar #228 disitu jelas merupakan fakta yang terjadi dan kamipun siap memberikan bukti kongkritnya. Mohon perhatikan Pak Abu Ghifari, berapa banyak CALEG yang telah DIZHOLIMI oleh oknum-oknum Pejabat Teras DPW PBB SUMUT. Bahkan KETUA KAPPU pun menjadi korban. Logika kami mengatakan, kalaulah KETUA KAPPU telah DIZHOLIMI, maka yang lainnya tentu bisa dengansangat mudah disingkirkan.
Pak Abu Ghifari, coba perhatikan …. DAPIL SUMUT I (Kota Medan), DAPIL SUMUT II (Deli Serdang), DAPIL V (Labuhan Batu), DAPIL VI (Tapsel, Madina, Palas & Paluta), DAPIL X (Karo, Phakphak & Dairi) dan DAPLIL XI (Binjai & Langkat) berapa banyak KEDZOLIMAN itu bebas berbuat semaunya di PBB SUMUT. Kalau anda dapat berbuat, tolong bantu kasus yang terjadi di DAPIL tersebut. HUbungilah DPW SUMUT agar berbenah diri. Jangan biarkan permasalahan ini menjadi BUMERANG bagi PBB. Tidak Cukupkah FAHRIZAL DALIMUNTHE (Wakil Ketua DPW PBB SUMUT) menjadi SEBUAH PERINGATAN DARI ALLAH SWT ??? Atau PBB, baik tingkat DPP,DPW/DPC-PAC masih terus membisu dan menunggu PERINGATAN SANG MAHA ADIL yang lebih besar lagi ????? INGATLAH, ALLAH MAHA ADIL.
Kenapa Blog Pak YIM menjadi media CURHAT kami ? Itu semua dikarenakan para PETINGGI PBB di DPP sampai sekarang TIDAK MAMPU berbuat apa-apa demi Tegaknya Syariat Islam di PBB. Konon PBB akan berjuang MENEGAKKAN SYARIAT ISLAM DI NUSANTARA RI ????? SADARLAH…..
Kalau kasus dan keadaan internal ini menjadi bahan konsumsi publik, bukankah akan menjadikan PBB lebih dewasa dan lebih cepat bertindak ?
Pak Abu Ghifari, Kadang kala manusia yang lemah ini TERLENA dengan pujian-pujian yang didapat, tapi ketika KRITIKAN yang datang, dia tidak siap menerima hal tersebut. Padahal KRITIKAN tersebut merupakan Batu Loncatan menuju ke arah Masa Depan yang lebih baik. Hemat kami, untuk saat ini PBB masih TERLENA dan LUPA terhadap permasalahan internal partai.
Jika PETINGGI PBB PUSAT tidak bertindak cepat, maka kamipun hanya bisa menyerahkan semuanya kepada ALLAH SWT. Dan jangan salahkan MASYARAKAT jika menilai Pak YIM BELUMLAH LAYAK menjadi RI-1 karena untuk membenahi permasalahan PBB saja TIDAK MAMPU diselesaikannya dengan cara yang BERSYARIAT ISLAM. Apalagi akan membenahi INDONESIA RAYA ??? Bagaikan LANGIT DAN BUMI (Bahkan BAGAIKAN LANGIT DAN SUMUR).
Mudah-mudahan silaturrahmi dengan Pak Abu Ghifari juga kader lainnya dapat kita tindak lanjuti. Dan kami siap memberikan data-data kami, jika ada yang memerlukannya. Terutama jika ada yang dapat langsung memberikannya kepada PETINGGI-PETINGGI PBB agar SEGERA SADAR/BANGUN untuk menjadi PEMENANG di PEMILU 2009. Amiin Yaa Rabbal’Aalamiin.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Hormat kami,
PS
Pangkalan Susu-Langkat-SUMUT
October 15th, 2008 at 2:50 am
suriansyah-bjm (komentar #234)
Assalamu’alaikum Wr-Wb
Bpk, Abu Ghifari yang kami homati, alhamdulillah bpk telah memberikan kontribusi/masukan yang bagus untuk kita semua. Betul sebagaimana bpk menghawatirkan masalah internal Partai tidak selayaknya didiskusikan di Blog YIM kerna ini terbuka dan umum sifatnya. namun saya melihat dari sisi lain bukankah keterbukaan dan transperansi satu hal yang diharapkan pula oleh publik kita. Qullil haq walau Murraj katakan yang benar walau pahit sekalipun. walau demikian menurut hemat saya keterbukaan/Transparansi juga ada batas dan etikanya sekali lagi - ada Etikanya’ contoh ; seorang isteri boleh terbuka aurat didepan suami didalam kamar, sebaliknya Haram seorang isteri terbuka aurat didepan umum (terlihat oleh yang bukan muhrimnya) demikian pula halnya tentang permasalahan apalagi aib internal Partai menurut hemat saya haram didebat diluar forum Partai (Debat beda dengan Diskusi) debat bisa berkambang menjadi debat kusir dan bisa berkembang menjadi cela mencela sementara diskusi adalah Forum untuk mencari sulosi yang terbaik bagi permasalahan yang ada. Proses pencalegkan dan penentuan Nomor urut caleg sebetulnya sudah lewat, ini adalah suatu keadaan/rialita dan tidak mungkin didaur ulang,yang tersisa mungkin ada puass, ada yang tdk puas merasa terzalimi dan seterusnya ini semua terpulang kepada sikap individu kita masing2 untuk dapat mengevaluasi mengambil Hikmah dan pelajaran atas suatu kejadian, semoga hari ini lebih baik dari kemaren, dan esok lebih baik dari hari ini, itulah orang2 yang beruntung dan sebaliknya adalah orang2 yang merugi. Ihdinassirathal mustaqim, Allahumma antal Haqqu,anzilil Haqqa,’alal Haqqi Birrahmatika yaa Arhamarrahimin.semoga ada menfaatnya bagi kita semua, Amiin - wassalamu’alaikum,Wr-Wb.
October 15th, 2008 at 9:18 am
Abu Ghifari (komentar #235)
Semoga saudara2 kita para tamu di blog ini bisa menilai positif thd masalah internal PBB yg terungkap di blog ini sebagai sebuah pembelajaran bahwa di PBB tidak ada kultus individu, bahwa kader2 PBB tdk takut utk mengingatkan serta menyampaikan muhasabah kpd para pimpinan partai bila dirasa telah menyimpang dr akhlak Islam.
Utk Pak Purnomo, sy lahir di Tanjung Pura, Kab. Langkat tp dari kecil tinggal di Jakarta, sy bagian dari keluarga besar Datuk Johan Pahlawan, mungkin ini bisa menjelaskan hubungan kekerabatan sy dgn Bang Imad dan Uncu.
Insya Allah sy bisa memahami masalah ini krn sy bukan orang luar PBB, bahkan sy sudah berada di PBB sejak berdiri tahun 1998, selanjutnya mohon kpd Bpk Purnomo dan Bpk Suriansyah bersedia memberikan alamat e-mail supaya kita bisa lebih leluasa berdiskusi dan bertukar informasi utk kebaikan PBB saat ini dan diwaktu yg akan datang, jazakallah khairan katsiraa ..
October 15th, 2008 at 10:10 am
Lukman Payapo (komentar #236)
http://www.pesantrenvirtual.com/index.php/ekonomi-syariah/1236-akar-krisis-keuangan-global-dan-momentum-ekonomi-syariah-sebagai-solusi-
Ini salah satu artikel pada blawg site yang menerangkan bahwa asas-asas ekonomi syariah dapat dijadikan alternatif solusi untuk menyelesaikan krisis ekonomi global yang melanda AS dan membawa implikasi kepada negara-negara lainnya seperti Indonesia.
Mudah-mudahan dapat ditanggapi oleh yang terhormat Prof. Dr. Yusril Ihza mahendra, SH.
October 15th, 2008 at 12:50 pm
suriansyah-bjm (komentar #237)
Alhamdulillah, terimakasih dengan senang hati ini Email kita ;
> pbb_kalsel@yahoo.com <
Maju PBB bersama Bang YIM.
October 15th, 2008 at 4:42 pm
Purnomo Senja (komentar #238)
Assalamu’alaikum Wr Wb
Sedikit koreksi buat saudaraku Bapak suriansyah-bjm :
anda mengatakan di tulisan anda : Qullil haq walau Murraj katakan yang benar walau pahit sekalipun. Untuk mutiara kata bahasa Arab yang benar adalah : QULIL HAQQA WALAU KAANA MURRAN. ( قل الحق ولو كان مرا )
Dan satu lagi hadits Rasulullah yang kami dapat di buku Fadhooilul a’maal…: AFDHOLUL JIHAD QOULU HAQQIN ‘INDA SHULTHOONIN JAAIRIN ( أفضل الجهاد كلمة حق عند سلطان جائر ) artinya : Sebaik-baiknya jihad (jihad yang paling afdol) adalah mengatakan sebuah kebenaran di hadapan PENGUASA YG DZOLIM.
Seingat kami, di Langkat khususnya di daerah Pangkalan Susu, kami telah banyak menerima Stiker Kampanye CALEG PBB yang disebarkan oleh rekan-rekan PAC Pangkalan Susu. Salah satu stiker tersebut berbunyi kalimat yang di atas, yaitu : Berani mengatakan benar di hadapan penguasa yang dzolim. Kebetulan, stiker itu ada gambar KETUA KAPPU PBB SUMUT (Uncu) dengan latar belakang Moh. Natsir. Nah ….. akibat Stiker inilah, menjadi salah satu alasan OKNUM PETINGGI DPW PBB SUMUT untuk menggeser Ketua KAPPU PBB SUMUT hingga menjadi nomor urut 3 di DAPIL SUMUT XI daerah Binjai dan Langkat.
Artinya….mereka (oknum petinggi DPW PBB SUMUT yang DIBIARKAN MERAJALELA OLEH DPP PBB) tidak setuju dengan slogan Islami yang diajarkan Rasulullah SAW. Karena mereka TAKUT bahwa, jika nantinya KETUA KAPPU yang memakai Slogan tersebut menang menjadi Legislatif, maka posisi PBB di SUMUT akan TERANCAM ! Ada apa sebenarnya ??????????????? Apakah slogan itu benar-benar berdampak negatif bagi PBB ??? Mohon di jelaskan oleh Bapak Abu Ghifari sebagai salah satu kader PBB yang sudah berjuang sejak DPC PBB Kab. Langkat berdiri. Atau mungkin saja anda juga salah satu pendiri DPC PBB Kab.Langkat bersama Ketua Kappu SUMUT sekarang ??? Mohon dijawab ya pak.
Kalau Pak Abu Ghifari benar-benar salah satu pendiri DPC PBB Langkat, kami harap anda akan lebih memahami kasus yang terjadi. Permohonan kami adalah jangan sampai semangat juang kader PBB di Langkat menjadi PUDAR akibat oknum-oknum pejabat teras yang berbuat semena-mena dan dibiarkan begitu saja oleh DPP. Kami takut, akhirnya masyarakat (kader PBB di langkat) menilai DPP tidak sanggup mengemban amanah perjuangan syariat yang sesungguhnya. Na’udzubillah min dzalik.
Dan untuk saudaraku Abu Ghifari……
Anda mengatakan kepada kami :
…….Utk Pak Purnomo, sy lahir di Tanjung Pura, Kab. Langkat tp dari kecil tinggal di Jakarta, sy bagian dari keluarga besar Datuk Johan Pahlawan, mungkin ini bisa menjelaskan hubungan kekerabatan sy dgn Bang Imad dan Uncu.
Kalau memang anda merupakan bagian dari Keluarga Besar Datuk Johan Pahlawan, artinya keluarga anda benar-benar sangat memiliki hubungan yang erat dengan Tuan Guru Syekh Abdulrahim (orang tua dari Uncu). Kamipun di Langkat sangat menghargai Keluarga Bapak-bapak berdua. Ternyata anda juga termasuk putra daerah langkat yang telah memperjuangkan kabupaten langkat.
Dengan posisi anda sebagai PUTRA LANGKAT , Kami mengharap Bapak Abu Ghifari menjawab beberapa pertanyaan kami ini : Apakah Bapak FERRY SUANDO TANURAY KABAN,SE (yang merupakan Keponakan Bapak MS.Kaban) benar-benar Layak berada di NO.URUT 2 untuk CALEG PBB di Kab.LANGKAT ??? Apakah anda kenal dengan dia di Langkat dan benar-benar berjuang di Langkat ? Apa kontribusi positif dari Pak Ferry tersebut terhadap Langkat sehingga dia mendapat nomor urut puncak ?????
Kami mendapat kopian data hasil Rekapitulasi Skoring Caleg DPRD SUMUT dari DPW PBB SUMUT. JELAS disitu tertera bahwa hasil skoring setelah PENILAIAN Bapak Ferry menduduki nomor urut 6 dengan jumlah nilai 2,8 !!!
APAKAH KARENA DIA KEPONAKAN KABAN MAKA BISA NAIK POSISI KE NO URUT 2 ??? Belum lagi dengan permasalahan publik figurnya, kami sebagai kader PBB di Langkat pun belum benar-benar mengenal dia dengan sepak terjang perjuangannya akan syariat islam di Langkat, apalagi Masyarakat Langkat secara umum.
Saudaraku Abu Ghifari juga mengataka : …….Insya Allah sy bisa memahami masalah ini krn sy bukan orang luar PBB, bahkan sy sudah berada di PBB sejak berdiri tahun 1998………….
Artinya anda juga benar-benar menyaksikan perjuangan KETUA KAPPU SUMUT mendirikan DPC PBB Langkat. Tapi, alhamdulillah dia mendapat HADIAH no urut 3 dari PBB……… ????????? (Hadiah itupun diberikan PBB di saat beliau kehilangan Abang Kandungnya Tercinta Bang Imad)
Stop masalah Langkat, tapi bukan berarti berhenti…..
Sebenarnya, permasalahan yang ingin kami ungkapkan bukan hanya Langkat. Kami juga mempunyai data bahwa ada permasalahan no urut di DAPIL-DAPIL lainnya. Ini membuktikan bahwa DPW SUMUT benar-benar LALAI dan TERLENA dengan perjuangan syariat. Anehnya, tidak ada LIRIKAN SERIUS dari DPP PBB dan inilah sebenarnya yang membuat kami sedikit merasa kecewa. Namun, kami sadar bahwa inilah yang dinamakan perjuangan yang sesungguhnya. Kami akan tetap berusaha berjuang dengan mengatakan satu kebenaran walaupun pahit dan siap sekalipun dihadapan penguasa yang dzolim.
Insya allah, setiap langkah Perjuangan PBB dalam PENEGAKAN SYARIAT ISLAM benar-benar dijalankan dalam batasan yang benar dan selalu berpedoman kepada Quran dan Hadits kami di Langkat akan tetap berada di BARISAN TERDEPAN. Begitu juga sebaliknya, kami akan terus berteriak di depan PBB jika saja ada penyimpangan yang terjadi di dalam perjuangan penegakan syariat islam itu sendiri.
Marilah kita sama-sama berusaha untuk bermuhasabah/introspeksi diri. Dan kembali lah kita kepada KHITTAH PARTAI dengan mensucikan kembali niat-niat kita, Agar SYARIAT ISLAM benar-benar dapat kita TEGAKKAN di Bumi Nusantara RI. Harapan kami, Pak YIM dapat memberikan sikap TEGAS beliau sebagai Ketua Dewan Syuro PBB terhadap masalah-masalah internal partai sehingga kamipun akan terus berjuang untuk mengantarkan Bapak YIM menuju RI-1. Amiin Yaa Rabbal ‘Aalamiin….
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabakaratuh
Hormat kami,
PS
Pangkalan Susu-Langkat-SUMUT
Buat Saudaraku Pak Ghifari, Email kami ada di : medanpermai@gmail.com
October 16th, 2008 at 3:40 am
ikrar (komentar #239)
wah sekarang sih bisa bilang maju sarana promosi tapi pada kenyataannya sampai sekarang belum ada partai yang disa dipercaya kecuali partai golput
cuma janji saja ya pak
October 17th, 2008 at 10:45 pm
yusron (komentar #240)
Pak Yusril
tolong tertibkan web adik bapak
yg memuat gambar2 animasi tidak senonoh,
ini bisa jadi tendensi buruk di masyarakat mengenai anggota DPR…..
http://yusronihza.com/2008/05/23/problema-kebangsaan-1-“coitus-interuptus”-pemberantasan-korupsi/
http://yusronihza.com/2008/04/18/problema-kebangsaan-gejala-kejiwaan-“socio-sadomasochisme”/
October 18th, 2008 at 9:56 am
Pages: « 1 2 3 4 5 6 7 [8] 9 10 » Show All
Punya pendapat? Sampaikan pendapat Anda