ACARA “THE CANDIDATE” DI METRO TV
Bismillah ar-Rahman ar-Rahim
Dua minggu lalu, Metro TV mulai merekam salah satu program “election channel” mereka, untuk disiarkan mulai akhir bulan Juli ini. Acara itu diberi nama “The Candidate”. Mereka yang akan tampil di acara ini, tentu saja “candidate” dari berbagai posisi, bisa jadi kandidat Presiden, kandidat anggota DPR,DPD dan kandidat apa saja. Ketika saya tiba di daerah Mampang – tempat rekaman itu dilakukan – saya bertemu dengan Pak Sutrisno Bachir –Ketua Umum PAN — yang baru saja selesai melakukan rekaman. Pak Trisno adalah sahabat baik saya sejak lama. Saya selalu memanggil beliau “Boss”, maklum beliau seorang saudagar dan pengusaha sejak lama. Akhir-akhir ini beliau makin tersohor karena slogannya “Hidup Itu Perbuatan” yang biaya iklannya konon sudah milyaran rupiah. Sebab itu, ketika bertemu beliau, saya mengatakan “Boss, sebenarnya saya sudah lama manut (ikut atau turut) sama sampeyan (anda)”. “Kenapa?” Kata Pak Trisno, “Ya karena selama hidup saya ini, dari dulu saya selalu melakukan perbuatan”. Pak Trisno tertawa. Sayapun tertawa. Kami memang akrab satu sama lain.
Acara rekaman The Candidate terhadap saya dipandu oleh presenter Metro TV. Tiga panelis yang akan mengajukan pertanyaan kepada saya ialah Dr. Indria Samego dari LIPI, Professor Bustanul Arifin dari IPB dan Andrinof (Chaniago), seorang pengamat politik. Ada sekitar 150 orang peserta dalam acara ini. Dari baju yang dikenakannya, saya mengetahui bahwa mereka adalah anggota Partai Demokrat, PAN, PPP, PBB dan Brigade Hizbullah. Ada pula sejumlah mahasiswa dari UIN Syarif Hidayatullah, HMI dan sejumlah pengusaha. Rekaman ini berlangsung selama satu jam, dan konon akan disiarkan malam hari tanggal 30 Juli nanti. Siapa tahu, anda berminat menyaksikannya.
Dalam acara ini, saya tidak diberi kesempatan untuk mengetengahkan alasan-alasan mengapa saya maju ke pencalonan Presiden, apa visi dan misi saya, serta apa program dan hal-hal yang ingin saya kerjakan jika nanti terpilih sebagai Presiden RI. Dr. Indria Samego langsung saja mengemukakan pertanyaan, apakah saya puas dengan sistem penyelenggaraan negara sekarang ini, dan bagaimana saya menghadapi DPR dengan sistem multi partai yang berlaku sekarang ini. Saya menjawab bahwa sistem yang kita bangun setelah amandemen UUD 1945 memang berpotensi menciptakan pemerintahan yang tidak stabil. Presiden harus bekerjasama dengan DPR tetapi DPR juga mengawasi Presiden. Presiden dan DPR dipilih langsung oleh rakyat. Karena itu, bisa terjadi DPR dikuasai oleh anggota-anggota yang tidak mendukung Presiden. Dengan kata lain, Presiden hanya mendapat dukungan minoritas di DPR. Inilah titik lemahnya sistem yang kita bangun. Namun, sebagai Presiden – jika terpilih – saya harus tunduk kepada sistem yang kita bangun itu. Untuk mengatasi ini, berdasarkan pengalaman saya selama berada di pemerintahan,cara menghadapi DPR hanya ada dua, yakni argumentasi dan diplomasi.
Saya harus menjelaskan pendirian saya secara argumentatif dan sedia membuka perdebatan dengan alasan-alasan obyektif yang meyakinkan. Diplomasi artinya seni untuk mengajak dan meyakinkan semua pihak, dengan menunjukkan sikap simpati dan bersahabat. Saya juga berpendapat bahwa kategori partai pemerintah dan partai oposisi seperti dikenal di negara-negara lain, tidak sepenuhnya dapat diterapkan di negara kita. Kultur seperti itu belum terbentuk. Praktek sekarang ini menunjukkan bahwa partai yang punya menteri di kabinet, namun di DPR berprilaku seperti oposisi. Demikian pula sebaliknya. Jadi, satu-satunya jalan ialah argumentasi dan diplomasi tadi. Saya tetap optimis dan berkeyakinan bahwa para politisi kita akan sama-sama memliki rasa tanggungjawab kepada bangsa dan negara. Semua kita memiliki hati nurani.Karena itu, saya optimis dapat bekerjasama untuk menyelesaikan semua persoalan yang kita hadapi.
Dr. Indria Samego juga menanyakan kabinet seperti apakah yang akan saya bentuk, apakah akan terdiri dari orang-orang partai, ataukah dari kalangan profesional? Saya menjawab, kedua hal itu menjadi pertimbangan utama saya, walau saya berpendapat, dikotomi seperti itu tidaklah ketat. Orang-orang dari partai bisa juga orang-orang yang profesional di bidangnya. Namun orang-orang dari non partai yang akan saya rekrut haruslah benar-benar profesional di bidangnya. Dalam sistem Presidensial, semua tanggungjawab penyelenggaraan pemerintahan negara adalah di tangan Presiden, walaupun berbagai undang-undang ada menyebutkan kewenangan tertentu telah diserahkan kepada menteri. Dalam sistem pemerintahan kita, tidak ada keputusan kabinet, karena yang ada adalah keputusan Presiden. Para menteri, walaupun berwenang memutuskan sesuatu sesuai kewenangannya, namun para menteri itu bertanggungjawab kepada Presiden. Saya akan menyusun kabinet berdasarkan pertimbangan yang matang, dan saya belajar dari pengalaman pembentukan kabinet di masa lalu yang saya ikut terlibat. Di negara lain pernah terjadi seorang sarjana hukum menjadi menteri kesehatan, tetapi seorang dokter menjadi menteri kehakiman. Saya tak mungkin melakukan hal seperti itu dalam menyusun kabinet di negara kita. Siapapun yang akan duduk di kabinet, haruslah saya pertimbangkan dalam-dalam latar belakang dan kemampuannya.
Professor Bustanul Arifin bertanya mengenai pembangunan pertanian dan masalah energi.Saya menjawab bahwa kebijakan ekonomi yang akan saya jalankan adalah membangun ekonomi
berbasis pedesaan, yang bertumpu pada pembangunan sektor pertanian dan perikanan serta industri kecil. Fokus perhatian saya ialah membangun kemakmuran rakyat, bukan dimulai dari kota, tetapi mulai dari desa. Saya ingin menerapkan kebijakan mengenai tanah, baik lahan yang dikuasai oleh negara, maupun dikuasai swasta dan perorangan, yang kini menganggur tanpa dimanfaatkan. Pemanfaatan lahan tersebut harus didukung oleh kebijakan perbankan nasional yang menjadi penyedia modal untuk. Dalam konteks inilah saya menggagas subsidi pada sektor pertanian yang diarahkan melalui KUD-KUD yang diaktifkan kembali untuk membeli produk pertanian dengan harga lebih tinggi dari harga pasaran. Makin banyak produksi petani, makin besar subsidi yang mereka nikmati. Ini beda dengan subsidi BBM, yang dinikmati siapa saja walau tanpa prestasi apapun. Tentu penerapannya dilakukan terbatas kepada produksi pertanian yang utama, yakni padi dan kedele.
Memperkuat ekonomi pedesaan akan menjadikan sektor ini sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Jika petani dan nelayan sejahtera, maka itu berarti kita memberikan kesejahteraan pada bagian terbesar rakyat kita, yang akan membawa dampak berganda kepada tumbuhnya kegiatan-kegiatan sektor ekonomi lainnya. Rakyat di pedesaan tidak perlu hijrah ke kota untuk mencari nafkah dengan segala risiko yang dihadapi. Desalah yang menjadi sumber kemakmuran rakyat.
Mengenai energi, saya menjawab bahwa saya merumuskan suatu kebijakan energi nasional, berdasarkan potensi energi yang kita miliki. Saya menyadari sumber energi konvensional, minyak dan gas bumi, yang kita miliki kian terbatas cadangannya, jika kita tidak menemukan cadangan yang baru atau segera mengeksploitasi cadangan yang telah ditemukan. Produksi minyak kita yang kurang dari 1 juta barrel perhari sekarang ini dengan tingkat konsumsi sekitar 800.000 barrel, sedikit lagi akan menjadikan kita sebagai negara importir minyak, bukan eksportir lagi. Makkamah Konstitusi telah memutuskan bahwa Pemerintah tidak boleh melepas harga minyak dalam negeri mengikuti harga pasar internasional, yang tentu akan menimbulkan penderitaan rakyat, jika harga pasar internasional lebih tinggi dari harga domestik yang disubsidi seperti selama ini. Kalau harga pasar internasional lebih tinggi, maka kebijakan subsidi terus harus dipertahankan. Memang hal ini akan berdampak kepada APBN, jika fluktuasi harga mencapai kenaikan yang tinggi. Namun sedari awal, langkah antisipatif harus dilakukan untuk menutup beban subsidi yang membengkak, apabila terjadi fluktuasi harga diluar dari apa yang telah menjadi asumsi dalam APBN.
Saya berpendapat harga minyak dalam negeri tidak usah dinaikkan karena akan membuat rakyat lebih menderita. Langkah ke arah itu, secara sistematis dalam waktu lima tahun ke depan, saya harus menyiapkan kebijakan enegeri yang konsisten, mengurangi penggunaan BBM khusus untuk listrik dan menggunakan energi lain, terutama batubara untuk energi pembangkit. Dalam empat tahun ke depan, semua PLTD harus beralih ke PLTU. Saya ingin menata dengan sungguh-sungguh pertambangan batu bara – yang kini segala perizinannya telah diserahkan ke daerah – agar kita memiliki persediaan energi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Pengurangan penggunaan BBM untuk pembangkit harus diimbangi dengan pembangunan sarana transportasi massal di kota-kota besar. Berbagai studi tentang hal ini sebenarnya telah dibuat. Apa yang perlu dilakukan ialah, Presiden segera mengambil keputusan dan melaksanakannya dalam kenyataan.
Andrinof dan sejumlah mahasiswa serta anggota partai politik yang hadir juga mengajukan berbagai pertanyaan dan kritik. Pertanyaan
Andrinof terkait dengan kemajemukan bangsa kita dan bagaimana kebijakan saya menghadapi isyu-isyu kemajemukan itu. Saya menegaskan pendirian saya, bahwa kemajemukan itu adalah sebuah kenyataan dan sekaligus keniscayaan. Saya menjunjung tinggi kemajemukan itu dan akan membuat kebijakan-kebijakan yang sebanyak mungkin dapat diterima oleh semua pihak. Saya tak pernah berpikir untuk mengubah susunan negara kita menjadi negara federal. Saya kukuh mempertahankan susunan negara kesatuan, dengan tetap menjunjung tinggi kemajemukan bangsa kita pada semua aspeknya.
Mahasiswa IAIN mengemukakan berbagai isyu yang mencuat ke permukaan menjelang saya berhenti dari Kabinet Indonesia Bersatu, seperti kasus AFIS yang menyebabkan saya diperiksa oleh KPK dan isyu “Uang Tomy Suharto di BNP Paribas”. Semua hal yang dikemukakan itu saya jawab dengan tenang. Intinya saya mengatakan bahwa saya diperiksa KPK dalam status sebagai saksi untuk orang lain yang menjadi tersangka.
Perdebatan saya dengan penyidik KPK adalah soal penerapan Kepres 80/2003. Putusan Pengadilan Tinggi atas perkara itu menyebutkan bahwa apa yang saya lakukan telah sesuai dengan Kepres 80/2003 itu. Zulkarnain Yunus yang didakwa juga diputuskan tidak terbukti melakukan korupsi. Kesalahannya merugikan keuangan negara, terletak di bidang perpajakan. Jadi, saya katakan, biarlah mekanisme hukum berjalan apa adanya. Kasus ini lebih banyak muatan politiknya untuk membentuk opini publik daripada persoalan pidana.
Begitupun masalah “Uang Tomy” Kejaksanaan telah melakukan pemeriksaan, namun tidak menemukan unsur pidana dalam kasus itu. Bagi pembaca blog ini, semua ini telah saya jelaskan terbuka ketika blog ini baru saja mengudara. Presiden SBY sendiri mengakui baik secara lisan maupun tertulis dalam suratnya kepada saya, bahwa saya diberhentikan dari kabinet karena “desakan dari berbagai pihak” yang memang tak menginginkan saya berada di kabinet. Presiden mengetahui bahwa apa yang saya lakukan bukanlah suatu kesalahan. Isyu-isyu sengaja dilontarkan sebagai bagian dari gerilya politik. Presiden mengatakan kepada saya di Cikeas, agar saya jangan “menghilang dari peredaran”.
Presiden SBY pernah menawarkan agar saya menjadi Duta Besar untuk Malaysia atau menjadi Ketua Mahkamah Konstitusi. Salah satu sumber yang dekat dengan Presiden memberitahu saya bahwa konon Presiden berencana menarik saya kembali ke kabinet, kira-kira dua minggu setelah saya diberhentikan dari Mensesneg. Entah untuk posisi apa. Saya berterima kasih atas semua kebaikan hati Presiden SBY itu. Namun saya telah mempunyai pertimbangan yang lain, sementara ini saya belum ingin kembali ke jabatan apapun. Saya memilih jalan saya sendiri yakni maju ke pencalonan Presiden.
Kalangan dunia usaha yang hadir menanyakan soal pembangunan dan kepastian hukum, khususnya bagi dunia usaha. Jawaban saya terhadap soal ini pasti. Saya menekankan kepastian hukum yang berintikan keadilan. Pengalaman saya selama bertahun-tahun di pemerintahan menunjukkan hal itu. Saya tak pernah mengalah kepada kepastian hukum, dan tidak menginginkan hukum dikutak-katik untuk kepentingan-kepentingan di luar hukum. Saya menegaskan bahwa kewenangan Presiden di bidang hukum tidaklah terlalu luas. Presiden memang berwenang membuat hukum, tetapi kewenangan itu telah dibagi rata dengan DPR. Kepolisian dan Kejaksaan secara struktural memang berada di bawah Presiden, namun kewenangan mereka bertindak bukan berasal dari Presiden, melainkan dari hukum itu sendiri. Karena itu, polisi dan jaksa dapat memeriksa Presiden. Ketika perkara telah di bawa ke pengadilan, Presiden tidak berwenang mencampuri kewenangan pengadilan, karena mereka independen. Namun, Presiden tentu harus memotori penegakan hukum, termasuk menyediakan sarana dan prasarana hukum serta menyiapkan aparatur penegak hukum yang akan menegakkan hukum secara konsisten.
Tidak semua hal yang dikemukakan dalam acara The Candidate dapat saya muat di sini, kecuali inti-intinya. Tidak semua pula apa yang saya pikirkan dapat saya uraikan dalam acara The Candidate yang hanya satu jam itu. Penjelasan saya di blog ini dalam menjawab hal-hal yang dikemukakan mahasiswa UIN, ada pula yang tak saya ungkapkan dalam acara itu. Sungguh banyak kegiatan yang saya lakukan di bulan Juli ini. Bukan saja internal PBB seperti penyelenggaraan Mukernas di Jakarta, namun saya juga mengunjungi berbagai daerah untuk berdialog langsung dengan para anggota, simpatisan dan rakyat di sana. Sejumlah kegiatan yang terkait dengan pencalonan Presiden juga telah saya hadiri, antara lain dialog dengan Partai Hanura yang diwakili Dr. Fuad Bawazier dan Dr. Ir. Akbar Tanjung yang diselenggarakan oleh Universitas Mercu Buana, berbagai acara di televisi, dan diskusi Calon Presiden Alternatif yang diselenggarakan di Pers Room DPR RI.
Semoga tulisan ini ada manfaatnya sebagai bahan informasi.
Fastabiqul Khairat!
Short URL: http://yusril.ihzamahendra.com/?p=276
July 27th, 2008 at 4:36 pm
Ass. Wr. Wb.
Prof., Bagaimana kalau rekaman rekaman acara yang melibatkan Prof. YIM di beberapa Stasion TV dikoleksi dan disebarluaskan ke Konstituen yang ada di Daerah-daerah, (DPP PBB yang membidangi ditugasi mengoleksi dan menyebarluaskannya ke DPW dan DPC seluruh Indonesia). Saya sangat miris membaca komentar-komentar orang-orang “kota” di detik.com dan kaskus.us.
Sukses Selalu
YIM For President RI
Wassalam
Terima kasih banyak. Kami telah dan sedang melakukan hal itu. Soal komentar di Detik.com, sayapun mengeluhkan hal yang sama. Redaksi sebenarnya memoderasi setiap komentar, tetapi kebanyakan lolos begitu saja, padahal telah terdapat unsur pidana penghinaan, penistaan dsb, yang semestinya tidak perlu dimuat. Detik.com seolah membiarkan –bahkan ikut memberi peluang untuk melanggar hak asasi seseorang. (YIM)
July 27th, 2008 at 5:00 pm
Assalamu’alaikum wr wb.
Lama sekali rasanya saya menunggu tulisan terbaru dari bapak. Alhamdulillah nongol jugo…
Pak teruslah disosialisasikan tentang akrabnya hubungan pertemanan bapak dengan tokoh negeri ini seperti yang bapak tulis. Dengan akbar, sutrisno dll..
Karena selama ini bapak agak dicitrakan kurang dapat menjaga komunikasi dengan yang lain. Bapak dicitrakan arogan, sombong dan mau menang sendiri. (maaf, mungkin bapak juga dengar) Bapak juga diisyukan tidak diterima oleh tokoh dari militer seperti wiranto, prabowo, sutiyoso dan sutanto. Bapak dianggap tidak populer di kalangan kiai sepuh nahdiyin? Sesekali perlu juga bapak tulis hal ini pak. Biar jelas..
Agar apa yang dicitrakan kepada bapak, menemui faktanya.
Terakhir, saya tetap mendo’akan bapak dan kita semua tetap diberikan kesehatan, petunjuk dan kelapangan oleh ilahi, dalam mewujudkan cita dan perjuangan. Amin..
Wassalamu’alaikum wr wb
Terima kasih banyak. Isyu-isyu memang sengaja dilontarkan sebagai bagian dari propaganda politik. Kalau semua saya tanggapi memang terasa melelahkan dan menghabiskan waktu, sehingga tak sempat mengerjakan hal-hal lain yang juga perlu dilakukan. Hubungan saya dengan militer dan polisi selama ini berjalan baik-baik saja. Apalagi dengan Kapolri Sutanto, kami sudah saling kenal sejak beliau menjadi ajudan Presiden Suharto. Selama saya Mensesneg dan beliau Kapolri, hubungan kami sangat akrab. Sampai sekarang beliau masih berkirim salam, melalui seseorang yang datang menemui saya. Dengan Pak Wiranto hubungan sangat baik, terutama pada saat-saat menjelang Presiden Suharto berhenti, dan kemudian kami sama-sama di kabinet di bawah Presiden Abdurrahman Wahid.
Bahwa saya sering diisyukan kurang dekat — bahkan kurang menghargai ulama — hal seperti itu memang sengaja dilebih-lebihkan. Isyu seperti itu pernah pula dilontarkan kepada tokoh-tokoh Masyumi, terutama Pak Natsir, di era tahun 1950-an. Saya seorang dari kalangan berpendidikan “Barat” tetapi mendalami agama dengan sungguh-sungguh, memang sering mendapatkan isyu dan tuduhan seperti itu, namun sesungguhnya jauh dari kenyataan. (YIM)
July 27th, 2008 at 7:04 pm
Saya setuju dgn komentar #1 dan #2. Sebenarnya populer itu bs dengan berbagai cara. Salah satunya adalah media cetak/elektronik itu. Kalau media, tentu sangat tergantung kepada kocek.. semakin tebal kocek seseorang, semakin mudah meraih ke populeran .. contohnya ya Pak Bakir itu dan tentu juga yang lain2.. Kalau Bang YIM jangan terpaku dengan kocek karena koceknya memang tidak/kurang tebal sepeti yang lain.. Maka saran #2 patut dipertimbangka.. Barack Obama itu berangkat dari nol, dia tidak berkocek tebal seperti John Mcain .. nampaknya perjalanan Bang YIM mirip dengan Obama … terus jalan Bang YIM … hanya ada satu kata : MAJU buat RI1 Bang YIM …
July 27th, 2008 at 7:06 pm
@Pak YIM:
Dengan hormat.
Saya mencoba dengan sangat hati-hati menafsirkan kalimat Anda berikut:
Apakah itu berarti Anda akan mencoba menjalankan suatu program sejenis “land reform” ?
Bagaimana implementasinya kelak? Bagaimana dengan status kepemilikan tanah?
Apakah akan ada semacam kebijakan koersif yang mewajibkan pemilik tanah melepaskan kepemilikannya?
Ataukah hanya membagi hak pakai?
Jika hanya hak pakai, bagaimana jika karena satu dan lain hal, pemilik tanah harus menggunakan lahan tersebut?
Kita tahu sendiri rakyat kebanyakan seperti apa: jika sudah pakai, maka sudah milik.
Dengan tidak bermaksud menggurui, patut Anda ingat bahwa land reform adalah merupakan kebijakan andalan komunis, dan pada level tertentu juga sosialis.
Jika memang yang Anda maksudkan adalah “Land Reform”, Anda bisa saja membungkusnya dalam istilah-istilah populis, misalnya “revolusi pedesaan” dan sejenisnya. Anda memang akan populer di kalangan masyarakat desa, dan kans Anda dipilih memang menjadi besar.
Tapi terus terang saya pribadi tidak melihat justifikasi dari kebijakan tersebut. Dalam pandangan saya, kebijakan land reform adalah pemaksaan pengambilan hak privat rakyat atas properti yang diakuisisi secara sah, yaitu sebuah legalisasi perampokan tanah oleh pemerintah.
Soal mengapa menjadi lahan menganggur dan tidak, itu sifatnya sangat kasuistik.
Jika Land reform akan dilaksanakan secara selektif, kerumitan implementasinya sudah diluar kemampuan pikiran saya.
Untuk menerapkan keadilan dalam kebijakan seperti itu, amatlah mengharapkan moral dari pelaksana-pelaksana lapangannya. Dari sisi praktikabilitasnya, energi aparat yang habis untuk hal tersebut tentu amatlah besar.
Jika dilaksanakan secara pukul rata, Apa bedanya kebijakan tersebut dengan kebijakan komunis di revolusi bolshevik dan di RRC ?
Saya harus mengakui bahwa Saya amat bias dalam hal ini. Sepanjang usia 20an saya yang belum selesai ini, saya sudah bekerja amat sangat keras dan berjibaku untuk dapat membeli lahan. Saat ini lahan-lahan tersebut menganggur, dan belum diputuskan untuk dijadikan apa.
Mari kita bereksperimen pikiran: Jika kelak pemerintah mengambilnya kemudian meredistribusikan lahan-lahan tersebut, itu berarti sama saja pemerintah merampok investasi pensiun Saya. Lalu buat apa saya bekerja? Lebih baik saya duduk-duduk dan menunggu pembagian tanah!
Mungkin saja dalam kasus lain, kepemilikan sebuah lahan tidur merupakan hasil korupsi dan kolusi para cukong. Sedemikian sehingga akan dapat diargumenkan oleh pendukung land reform, bahwa kebijakan redistribusi tanah adalah adil.
Namun memukul rata pekerja keras dan cukong dalam suatu kelas “pemilik lahan tidur”, secara inheren adalah tidak adil!
Sebaliknya penilaian kasuistik adalah amat subyektif.
Walaupun dengan ide populis sejenis land reform tersebut, kans Anda jadi luar biasa besar, saya memohon Anda untuk meneliti kembali, bagaimana implementasi land reform sepanjang sejarah diberbagai penjuru dunia, serta mempertimbangkan ulang.
Mohon kiranya tidak tergesa-gesa menyimpulkan saya akan melaksanakan kebijakan landreform seperti dianut kaum Sosialis dan Komunis. Saya cukup mendalami hal itu dengan memepelajari sejarahnya, termasuk pula membaca tulisan Mau Tse Tung dan tulisan-tulisan DN Aidit (Pokok-Pokok Revolusi Indonesia) yang berusaha menerapkan kebijakan itu dalam konteks Indonesia tahun 1950-an. Landreform seperti itu — bahkan yang lebih lunak dilaksanakan oleh Presiden Ayyub Khan di Pakistan –
menemui banyak kegagalan.
Lahan-lahan menganggur di daerah-daerah, baik dikuasai oleh negara, maupun dimiliki oleh swasta dapat “dikerjasamakan” dengan petani dan kaum penganggur di desa untuk lahan pertanian jangka pendek terutama palawija dan lahan pembibitan untuk tanaman industri. Pemerintah mengambil inisiatif dan memotori usaha ini, dengan mendayagunakan bank-bank pemerintah dalam pembiayaannya. Sekarang penyaluran kredit untuk usaha pertanian seperti ini sangat langka, dibandingkan kredit yang disalurkan untuk properti misalnya. Perusahaan swasta dapat digerakkan untuk terlibat aktif dalam kegiatan ini, karena mereka bukan saja dapat membiayai proyek ini, tetapi juga dapat membeli bibit tanaman industri tsb. Orang desa dapat diorganisir untuk menyiapkan polibag dan diberi penyuluhan untuk menyemai bibit atau mengumpulkan bibit-bibit yang tumbuh di hutan dan menamnya di dalam polbag. Kelipatan harga bibit yang disemaikan cukup tinggi dalam jangka waktu bulanan sampai setahun. Pemilik lahan tidur akan mendapat bagian keuntungan dari digunakannya lahan mereka. Jadi tidak ada niatan untuk mengambil alih paksa tanah tsb oleh negara seperti dalam program ladreform kaum Sosialis dan Komunis. Hak milik perusahaan dan pribadi atas tanah tetap dihirmati dan dilindungi.
Program seperti di atas nampak sederhana, namun dampaknya cukup besar. Tidak ada yang dapat menggerakkan semua ini, kecuali adanya kebijakan Pemerintah. Dampak dari kegiatan ini sekaligus akan terasa dalam penyelamatan lingkungan.
Apa yang saya uraikan diatas baru sebagian dari apa yang saya pikirkan dalam upaya kita membangun ekonomi berbasis pedesaan. Insya Allah, saya akan menuliskannya lebih rinci pada saatnya nanti. (YIM)
July 27th, 2008 at 7:21 pm
YIM, Yang Terhormat…
Saya bukanlah tiga dari penanya dalam acara “The Candidat” itu. Tapi, andai saya anda izinkan untuk bertanya… Maka, pertanyaan saya adalah:
1. Di Indonesia, khususnya Jakarta (P.Jawa) banyak sekali kendaraan, juga di Pulau Sumatera jumlah populasi orang yang mengendarai kendaraan (roda dua, dan empat) cenderung meningkat. Ini tentu, juga pemborosan BBM dan berdampak POLUSI… Pertanyaannya adalah bagaimana wacana anda untuk mengurangi Polusi di Indonesia, dan juga meningkatkan kebutuhan Publik untuk Transportasi? Kalau, katakanlah jumlah kendaraan dikurangi, atau diperketat?
2. Hutan di Indonesia, tinggal kenangan… khususnya di ujung Selatan, Sumatera Selatan akibat Proyek DAS (Daerah Aliran Sungai) di hulu Sungai Komering, dan akibat Proyek Batu Bara di Muara Enim. Bagaimana anda menindak-lanjuti keadaan ini? Apakah ada pikiran untuk peremajaan Hutan kembali? Bukankah, disana itu masyarakatnya adalah Petani, dan bukan masyarakat Industri? Bagaimana, anda memikirkan perubahan masyarakat setempat dari pola pikir yang petani dan atau berladang (Agraris), menuju masyarakat yang berpola pikir industri?
3.Karena, Partai anda Hijau (like The Green Party…), apakah seperti itu pula tindakan anda, kalau anda nanti terpilih jadi Presiden terhadap pemanasan Global? Kalau betul, bagaimana pikiran rasional anda tentang Lingkungan di Indonesia menghadapi dampak lingkungan Dunia? Kasus, misalnya banjir Jakarta, Tsunami, Gempa Bumi, Gunung Merapi (Vulcano Mountain)…?
Salaam hormat saya di Switzerland
Iwan Asnawi
July 27th, 2008 at 10:32 pm
Knock , Knock – Knock … ! Sampurasun ….. # Beranda ( YIM ) ….. # 1 hingga … # 5 …. RAMPES
Lho Kok ?! Your Comment is ” Keblablasen ” semua ?! , atukah karena Tanggal Tua , Blog spot Paduka YIM – Sepi , lagi terjaring – Blantika papar kata Jelang Pemilu 2009 ? – boleh bertanya sesuatu yang Ringan – enteng saja ? =
MANA CHONG SATENA CHONG ?! APBHOOO ! Thak Khoat Cong Awak ‘e Aku … ! Kemaren dan bukankah Bung YIM – Seperti yang diberitakan koran : RAKYAT MERDEKA – berjudul : PARTAINYA YUSRIL JUGA GARAP WARGA NU
- Yaitu Program Lawatan : AKAR RUMPUT ?! Hingga ke lingkungan gaul handai taulanku disana – JATIM tercintaku ?
LHA YA ITU
Kuberikan bahasa pengantar + Kode kaweruh Budi ( password ) mengenai Hubungan kata : ” Akar Rumput ”
dan kenapa kami tidak begitu suka dengan para tokoh nasional masa kini yang – hanya , meluah kata istilah akar rumput – tetapi tidak MEMBAYAR – Resiko Logisnya , dalam sinom ( ibarat ) bersinambung istilah : SURUNG SOKHROK = BUFET SATE DORONG – para penjual TUSUK DIGIT – sangat otomatis bukan ?! apa pertanyaan yang dibayar dalam bentuk jawaban searah pertanyaan : ” setelah Put Rumput akar rumput – Mana Chong satena Chong ?! – Hasil Awak’e Penu – Rung Surung Sokhrok ?! ”
YOU KNOW SOMETHING ?!
Anda terlalu memaksa para kawula muda – Wadyabala Blog spot ini untuk Ngomong Repot : DEAD LOCK … !
Iya kami tahu + AKU TAHU ! ( Bahasa iklan ) Aku tahu ! anda punya tujuan Politis – langkah politis , perlu banyak tebar Pesona – selaras Kemampuan kantong dan dukungan Moril dari kami yang ada disini – Tetapi kalau di lubuk Dunia maya Ini juga harus sibuk berbahasa VULCANO MOUNTAIN Or something – ya jadinya seperti agak – agak seperti masuk Situs : UNIVERSITAS TERBUKA – BUKAN = kantin kampus – bahasa WARKOP – Ngupi ame celup Ruti ke kupi , gitu … Isi Pikir mu adalah Situ – Isi pikir dan raos kalbu Komentator – tidak harus digiring = Digembalakan oleh tutur tinular Paduka YIM – atau dalam istilah kasar palembang : UJI KO DHEWEK !! Itulah yang membuat Rias Budiku Dianggap Aneh Disini – itu akibat anda yang menggiring Pemikiran para pengirim selayang pandang untuk merasa semata wayang Berhadapan dengan PADUKA Cheng Ho – atau Kuliah di Universitas Blantika papar kata Jelang Pemilu 2009 .
First Blood — Next >>
July 27th, 2008 at 11:05 pm
Up 2
Level – Doc : Sirkulasi Ruang kantin Blog spot YIM – katakanlah begitu , pastinya bukan sedang membacakan bahasa koran – Tabloid Mingguan OPINI – Politin . * Hanya sebatas Perlu Menggaris Bawahi saja , seperti selayaknya ( UMUM ) Pemilik Hak suara – dari lingkungan Biasa – biasa = Kawulo – Khalayak Ramai + Pelaku Pasar …. !
contohnya papar kata yang perlu digaris bawahi Misalnya ini ( beranda Bursa Parpol – RAKYAT MERDEKA )
” Yang jelas PBB tidak akan memanfaatkan Konflok PKB – Namun akan memanfaatkan Jaringan NU – Dengan Menampung Mereka supaya Menjadi CALEG ” * itu artinya = Menghibur – sesuai Kondisi PKB yang sedang Tikai sana – Tikai Sini , Bikin Bingung Pak Hasyim Muzadi – Tutur katanya nampak Mutung , Pun warga angkatan muda asal jatim sepertiku Masygul , Prihatin partai kental raos keagamaan – Cekcok mulu ! perlu kuping di beri Unen – UNEN KIDUNG masygul + Prihatin = In too Deep – Genesis
All that time I was searching, nowhere to run to, it started me thinking
Wondering what I could make of my life, who’d be waiting
Asking all kinds of questions, to myself, but never finding the answers
Crying at the top of my voice, no one listening
All this time, I still remember everything you said
There’s so much you promised, how could I ever forget
Listen, you know I love you, but I just can’t take this
You know I love you, but I’m playing for keeps
Although I need you, I’m not gonna make this
You know I want to, but I’m in too deep
So listen, listen to me
You must believe me
I can feel your eyes go thru me
But I don’t know why
I know you’re going, but I can’t believe it’s the way that you’re leaving
It’s like we never knew each other at all, it may be my fault
I gave you too many reasons, being alone, when I didn’t want to
I thought you’d always be there, I almost believed you
All this time, I still remember everything you said
There’s so much you promised, how could I ever forget
Listen, you know I love you, but I just can’t take this
You know I love you, but I’m playing for keeps
Although I need you, I’m not gonna make this
You know I want to, but I’m in too deep
So listen, listen to me
I can feel your eyes go thru me
It seems I’ve spent too long
Only thinking about myself
Now I want to spend my life
Just caring bout somebody else
Listen, you know I love you, but I just can’t take this
You know I love you, but I’m playing for keeps
Although I need you, I’m not gonna make this
You know I want to, but I’m in too deep
>> 2 >>
July 28th, 2008 at 8:26 am
assalamu’alikum wr. wb
saya harap copy CD acara yang ditayangkan TV ONE disebar luaskan ke DPW dan DPC baik acara “THE CANDIDATE” maupun acara Debat masalah penerapan syari’ah islam dengan Bp. Muslim Abdurrahman yang telah disiarkan tedahulu
karena acara tersebut sangat menarik dan sangat dibutuhkan oleh para kader PBB. kalau ndak bisa copy banyak cukup masing
msaingmasing DPW dan DPC diberi satu set agar dapat digandakan sendiriterimakasih atas perhatiaanya
wassalam wr wb
July 28th, 2008 at 9:53 am
Relung Kulo nuwun …
satu selayang pandang – masuk kantin , atau beranda – posisi tilpun umum dijasakan – Telah diterima , menjadikan periksa dan mengetahui , yang betul seratus adalah hanya perlu satu Monster contoh soal , selebihnya digandakan sendiri , atau cari sendiri ! ini abad tehknologi Informasi – : ADA SEMUA – ADA SEMUA disitu , termasuk Depot Lyrics .
kepastian hukumnya ialah , seperti istilah NGARUH KATA : ADA SEMUA – Hubungnya Bukan Kitab Al Qur’an , melainkan Jaman yang tengah berjalan : On Line – Era Pasar Global dan Informasinya – jamannya , yang = NABI NGABEHI + Pakek Jarik kalbu priyayi jawi : The Definitive Raos dalem , Ingarso dalem = Relung Komitmen di STUPA bathin kidung sastra pepujian + Spirit NASIONAL : Mars . PADAMU NEGRI ! Bagimu Negri – Jiwa Raga Kami …. !
By The Way
YIM – dalam Tempo edisi 21 – 27 July 2008 – Halaman 30 Di simpul tuduhkan oleh media ….. Sebelum Dicopot , eh copot copot , apanya nak yang copot – COPOT pada Mei tahun lalu : Ia berkesimpulan Presiden Sangat Lamban dalam mengambil keputusan : ” LEBIH BAIK SAYA SAJA YANG JADI PRESIDEN ” ujar Yusril .
Bung YIM – yang Budiman – : Sudah lama warga memahami Jurus Media adalah dalam = TAKONTAKONDHO – bertanya ataukah Menyatakan – jadi satu – disimpulkan sebagai = Panah sakti PASOPATI – Pertanyaan Pers Meliputi TAKHONTAKHONO – bertanya ? – Bertanyalah ! + TAKHONTAKHONDHO
Maka Menghadapi hal yang semirip itu – bahasa yang perlu disiapkan , kurang lebih seperti yang Ku DEMONTRASI kan disini – yaitu jenis bahasa : AMBANG BATAS KESABARAN – Khalayak ramai + Pelaku pasar , di Era Global Warning … !
disitu juga diduga dengan stil yakin sangat – bahwa popularitas Anda Cuman : Satu persen – kalah dengan Pak Prabowo – yang satu setengah persen – Maybe : SETENGAH Menggatang Asap ! – Kuat – kuat aja Duit , untuk biaya Iklan .
Meski Suara tiap warga hanya satu – Tetapi kalau bertanggung jawab atas hak pilih yang dimilikinya – Maka Dialah yang sebenar Warga – yang tidak KEHILANGAN DEMOS – Keselarasan diri sebagai Warga Negara Hukum dan Langkah PANGABEKTI PALAPA CITA Bangsa dan Negaranya – yang menuju Wadah Penempatan Prestasi Putra – putri Terbaik Indonesia : Sila 5 ” GARASI METALIKA ” – TAKE ME FIVE – Antarkan kami kadituk , PANDU Ibuku – Seluruh tujuan kaum Ibu dan Seutuh anggota Keluarga Sila 3 – Menuju : KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA – : AMIN ….. !
>> 3 >>
July 28th, 2008 at 11:00 am
Ass. Wr. Wb
saya selalu tertarik dengan argumentasi yang bang YIM sampaikan dalam setiap acara di tv. Baik itu tentang syariat Islam atau yang lainnya. namun yang saya sayangkan, begitu bagusnya dan cakapnya Bung YIM menyampaikan argumentasi itu tetapi alasan itu hanya sedikit yang ter-transformasikan dengan baik ke masyarakat, misalnya tetang keterlibatan bang YIM di kasus AFIS dan kasus BNP Paribas. Seharusnya bang YIM punya tim yang bisa menjelaskan hal itu kepada publik. Hingga kini masyarakat masih menggap bahwa bung YIM terlibat.
Saya pun melihat ketika terjadi debat antara bang YIM dengan salah satu anggota dewan syura partai lain, apa yang bang YIM sampaikan dapat diterima oleh lawan bicara bang YIM. Ini menunjukan kalau konsep yang Bang YIM tawarkan dapat diterima dan tidak ada celah sedikitpun untuk dihantam. Namun ketika salah satu pendukung bang YIM ikut angkat bicara untuk memberikan dukungan, bukanya mendukung malah menjadi bumerang bagi pendapat yang bang YIM kemukakan. Saya melihat ada kesenjangan yang sangat jauh antara pemikiran bang YIM dengan pengurus partai bang YIM sendiri. Seharusnya hal itu tidak terjadi. Dan seharusnya ada transformasi pemikiran dari bang YIM kepada kader-kader partai biar bisa seirama. Kan memberikan ilmu kepada orang lain juga ibadah Bang. he..he..
Wassalamua’alaikum Wr. Wb.
July 28th, 2008 at 11:38 am
bismillah …
Maju terus Pak Yusril.
Pencitraan dan penyampaian visi misi bisa dilaksanakan lewat beragam media; seperti tivi lewat acara the candidate itu, atau melalui media cetak yang bisa lebih bertahan lama; atau yang lainnya. Tentu untuk membangun citra yang terutama sekali perlu diperhatikan adalah perilaku keseharian, teladan dari Pak Yusril sendiri. Ngomong-ngomong Bulan-Bintang kan punya media cetak Suara Kader, bagi para kader dan Tabloid Abadi yang di-set untuk umum. Apa kabarnya Abadi yang sekarang ini? Apakah telah mati lagi seperti telah berulang kali terjadi.
Salam
July 28th, 2008 at 1:09 pm
Saya pernah menyaksikan acara 100 Tahun Pak Natsir yang di siarkan di TVONE. Diakhir acara ada sebuah narasi yang menggelitik: “Kepada Natsir kami bisa berharap, kepada kalian? Puaahh…(Ilustrasi gambar: seorang muda membawa buku Capita Selekta, dan menatap Gedung MPR-DPR-RI).
Jadi melalui komentar ini, seandainya saya adalah redaktur acara TVONE itu, atau jadi seorang muda dalam gambar di akhir acara itu, saya akan mengatakan: “Kepada Yusril kini kami bisa berharap untuk Indonesia, karena kami tak ditakdirkan hidup di jaman Natsir”
July 28th, 2008 at 2:46 pm
Untukmenjadi Presiden perku adanya kepercayaan masyarakat, kepercayaan ini akan timbul kalau YIM MEMILIKI TIM YANG KUAT baik untukmenyampaikan gagasannya maupun untuk mengcounter black campaign. Yang saya lihat YIM merupakan single fighter. Untuk mencapai tujuan tersebut perlu dibina kerja sama yang baik diantara komponen bangsa yang menginginkan perobahan, kerjasama yang baik dengan partai terutama partai Islam dan memiliki sarana komunikasi melalui media massa dan tentu saja modal perjuangan yang memadai. Yang saya perhatikan media massa lebih banyak memuat unsur-2 negatif dari YIM daripada gagasannya secara lengkap. Perjuangan memang berat tetapi itulah kenyataannya.
July 28th, 2008 at 2:50 pm
Bravo Bang
Ane dan keluarga siap mendukung anda for RI 1
July 28th, 2008 at 3:44 pm
Bung YIM,
Membaca pendapat beberapa rekan disini, saya jadi ingin ikutan nimbrung tetapi khusus tentang issue bahwa anda dikucilkan, tidak mendapatkan tempat dihati para tetua, dan dianggap sombong dan arogan. Saya ingin berkomentar bahwa, saat ini sikap menyudutkan seperti itu melanda jagad nusantara kita tercinta. Di setiap instansi pemerintah, di institusi akademik, dimana saja hal tersebut terjadi tetapi dengan pola yang sama yaitu, tidak siap melihat ‘yang muda yang unggul’. Stigma yg diberikan, ‘keluar dari sistem’, ‘seperti ban benjol, sehingga jalannya roda organisasi tdk mulus’, semacam itulah. Akibat yg lebih buruk dari ketidaksiapan kelompok yg merasa nyaman dengan situasi yg stagnan tetapi memiliki kesempatan untuk menjadi pimpinan krn memiliki SK adalah pengkotakan dan pengucilan. Lalu tanya saya, berapa puluh tahun lagi kah manusia2 RI tercinta ini siap dengan segala bentuk perubahan dan pengembangan? Untuk Anda Bung, jangan melupakan pendidikan massa tentang Syariah Islam supaya keinginan mulya Anda tercapai. Sebagian besar orang memiliki tanya dan rasa takut ‘semua perempuan harus berjilbab’, ‘semua penduduk harus Islam’ ‘penganut agama diluar Islam akan dihabisin’, ‘FPI akan makin membabi buta karena bisa dijadikan kendaraan simpatisan Anda dalam mensyiarkan Syariah Islam’. Itulah sebagian besar tanya dan ketakutan sebagian besar masyarakat. Itu saja saran saya, mohon ma’af untuk kata-kata yang tidak berkenan.
Salam,
Handari
July 28th, 2008 at 7:36 pm
Ass…..
Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, Sh.,M.Sc
Saya sangat sepakat dengan gagasan Anda mengenai Indonesia. Akan tetapi, walau rakyat yang akan memilih Presiden tentunya Parpol menjadi kendaraannya. PBB sewaktu awal berdirinya bercitra sangat bagus, yakni membangun sistem. 10 tahun sudah usia PBB, namun gerakan kader-kader PBB di daerah khususnya Jakarta tidak ada apa-apanya. Boro-boro rakyat mendapat penjelasan tentang visi dan misi PBB, wong atribut yang terpampang di jalan aja seperti bendera minim betul. Dulu waktu Bintang Bulan masih eksis, terus terang saya terharu atribut PBB (Bintang Bulan) terpampang dimana-mana dan cukup besar pula. Kini Bulan Bintang yang ikut Pemilu 2009, tapi gerakannya nyaris tidak terdengar. Kalau memang gerakannya sengaja di bawah tanah (menggembleng kader2 militan), saya ucapkan syukur Alhamdulillah. Kalau tidak, ya Innalillahi wa inna ilahi rojiun. Beberapa waktu yang lalu, saya menonton acara debat di TV One dimana Prof. YIM dan Bung Hamdan Zoelva cukup menyejukkan hati dan itu sangat positif bagi pencitraan PBB. Wlaupun ada kader PBB yang melakukan interupsi sangat memalukan. Saran saya, selagi waktu masih ada menghadapi pemilu 2009, lakukan kaderisasi yang marathon, khususnya kepada anak muda, lakukan sosialisasi secara maksimal kepada rakyat baik melalui penciptaan opini di media massa maupun direct selling. Kalau perlu membuka donasi perjuangan bagi PBB, seperti sms dsb (jangan kalah sama donasi dukun2 melalui sms). Saya prihatin juga dana yang dimiliki oleh PBB untuk menghadapi kampanye sebagaimana pernah diungkapkan oleh Sekjen PBB di rakyat Merdeka cuma Rp. 30 M. Perjuangan membutuhkan dana, dan mencari dana yang halal sebenarnya gampang (sebagaimana dulu dipraktekkan oleh Masyumi) yang di donasi oleh rakyat, sekarang tergantung PBB apakah benar2 berbuat yang bermanfaat untuk rakyat atau tidak?. Donasi akan mengalir dengan sendirinya. Saya utarakan seperti itu, karena ada sedikit pengalaman ketika masih aktif di HMI dan pernah aktif di salah satu parpol berazaskan Islam, ternyata cukup mudah mendapatkan donasi. Walaupun pada akhirnya saya harus keluar dari parpol tersebut karena sudah tidak sejalan dengan idealisme saya lagi, dimana eklusivisme Timur Tengah yang dikembangkan. Saya sangat menyesalkan dengan pilihan awal politik saya, akan tetapi tidak menjadi masalah, karena sekarang sudah ada PBB yang dikomandoi oleh Prof. YIM (Dewan Syuro) dan Bung Hamdan Zoelva (Ketua Umum).
Majulah Bersama PBB, Membela Kaum yang Lemah….
Pantang Menyerah, Mengibarkan Panji-panji Agama Allah….
Pilih No. 27 (PBB) Untuk Izzul Islam wal Muslimin.
July 28th, 2008 at 7:54 pm
Assalammu alaikum warahmatulLahhi wabarokatuh,
1. I have to agree with your idea of reorienting national development strategy from current urban-based back to rural-based. This approach is more appropriate, relevant and realistic. And, it is already empirically proven from various surveys and researches conducted by reputable international agencies and that included United Nations. The actual success of Malaysian national development strategy started with correct strategy and policy, and it all started with rural physical and entrepreneurial developmental infrastructures that increased rural- based prosperity which was properly, strategically and realistically prioritized that led to a viable sustainable agricultural enterperunal sector and technology. Similar success could be duplicated and of be modified within Indonesian context. The main issue or focus should be the modernization of the peasant way of life/ cara hidup bertani. This modenization of Indonesian peasantry and peasant way of life is critically important in the context of rebuilding Indonesian prosperity and one of the surest ways to reduce absolute poverty.
2. The Indonesians have every rights to know and matter of fact they are entitled to know in what ways or methods or details and specifications that you are going to implement this presidential agenda of rural-based national development strategy. Therefore, they have to study what is your party platform and election manifesto in regard to this particular very interesting concept that is going to be adopted and put into action legislatively. As a would be presidential candidate Bang Yusril and the PBB have the responsibility to introduce and popularize in order this piece of presidential actional agenda get full undivided attention by the majority of Indonesian electorates. If this is methodologically articulated and persuaded and they are fully convinced, and they would place it as their number one electoral issue, and half of the battle is already done. So far, I have not seen such articulation in any of PBB’s party platform or election manifesto.
3. May I ask two questions:
a. What are the enumerated presidential powers written in the Constitution? How are you going to use them? I ask this question because in your reply during the debate, you did mention that presidential power in relation with DPR is by means of presidential persuasions: argumentation and diplomacy only (is this to include via parliamentary liasion and ‘bully pulpit’ as in the context of US presidency?).
b. Please explain to us what are the top three policy prioritization under Yusril administration. Will the twin prong strategy of strengthening material/economic prosperity and absolute poverty reduction measures be one of these three policy prioritization list? If it is, could you care to explain to us, in brief, what are steps/pengkaedahan to be taken? If it is not, why not? (If three is too minimal, please add up).
c. How you define Indonesian national peace and security interests/goals? In addition to the classical definition of security, which is to include in military terms, what other yardsticks or measuring units do you think needed to be included in your defining or understanding of Indonesian peace and security interests/goals?
Terima kasih yang tidak terhingganya dengan jawaban Bang Yusril.
Insya’Allah akan di susuli beberapa soalan nanti.
July 28th, 2008 at 9:13 pm
Allahu akbar !
Apa kabar Bung Yusril? saya selalu menyaksikan penampilan anda dalam setiap tayangan televisi, yang pertama di TV One tentang ” kontroversi Syari’at Islam” disitu Bung menampilkan sosok pejuang Islam sejati yang santun dan penuh kharisma, sebenarnya konsep yang bung sedang diperjuangkan ini sangat diterima dimasyarakat dari berbagai lapisan dan kalangan. namun bung kurang kuat untuk menyuarakannya dan yang lalu-lalu bung kelihatanyan sangat eklusive walaupun sebagai ketua umum PBB, alias tidak pernah turun kebawah padahal daerah yang ada anggota legeslatifnya dari partai bulan bintang sangat mendambakan bung yusril berkunjung ke daerahnya. dan jarang sekali bung muncul di televisi dalam rangka atau atas nama PBB. saya sakit hati!!!!!!. Tapi saya bertrerima kasih atas perjuangan bung yusril dengan pa kaban sehingga PBB lolos tanpa Verifikasi faktual dan ikut PEMILU 2009. namun sering kali diolok-olok oleh partai lain. tapi aku lebih percaya diri yang mengolok-olok itu orang baru mengenal partai dan saya yakin PBB lah sebenarnya partai yang benar-benar akan besar. satu hal yang perlu saya katakan teruslah berjuang demi kemenangan ummat Islam dan jangan lupa PBB lah kendaraanmu.
July 28th, 2008 at 10:03 pm
insya Allah dengan seringnya bang Yusril tampil dalam debat2 terbuka, akan semakin mengenalkan kepada masyarakat akan kapasitas bapak. jujur saja saat ini begitu banyak kesalahpahaman yang ada di antara para org “kota” mengenai anda sperti yang bisa di lihat di forum2 internet, namun insya Allah, dengan adanya blog ini, mudah2an mereka mau untuk membuka mata dan mencoba mencari tahu kesalahpahaman yang terjadi tentang pribadi abang.
saya selalu mendoakan siapapun yang nanti jadi presiden, mempunyai niat yang sama mulainya dengan niat abang untuk memajukan negeri ini. amin
hidup syariat Islam! hidup Indonesia! bravo PBB! gut luck Yusril Ihza Mahendra!!
July 28th, 2008 at 10:23 pm
Hello Bung Yusril dan Pengunjung setia blog ini.
Saya ingin ikut berbuat untuk niat dan upaya Bung Yusril menjadi RI 1. Untuk sementara ini yang saya bisa: buat blog bernama Yusril for RI-1.
Walau teman mau dan sepaham dengan niat beliau untuk mencalon Presiden RI, mari kita dukung tokoh ini dengan masing-masing membuat blog sejenis seperti yang saya buat. Yusril for Istana, Yusril the President, Dukung Yusril, dan judul-judul blog lain.
the blogs will make great effect.
July 29th, 2008 at 10:13 am
Pranatan Sitihinggil Sila 3 – : Bhineka Tunggal Ika – ***
Doc : Blantika papar Imej kata dilapangan News paper dengan ini di
Laporkan , Semoga Menjadikan Periksa dan Mengetahui – Berita pagi
Ini ( Nine to five waktu kerja ) Input sejumput harian : RAKYAT MERDEKA ( Koran seratus persen politik ) selasa 29 juli 2008 – beranda : Pasal Capres – Judul : NGAPAIN PILIH CAPRES YANG KE SENGGOL KORUPSI .
Jakarta RM – # PERINGATAN ITU disampaikan Direktur pusat kajian politik Universitas Indonesia , Sri Budi Eko Wardani , lewat RM kemaren – : “ Masyarakat harus mewaspadai Capres – cawapres yang pernah diproses secara Hukum karena kasus Korupsi , soalnya – Penuntasan kasus Korupsi masih Lemah “ tandasnya . * Kendati begitu , dia menambahkan , masyarakat berhak memilih capres yang pernah terbelit kasus korupsi . – : “ Kalau masyarakat masih sudi memilih yang pernah diduga korupsi , Termasuk yang pernah menjadi tersangka atau terdakwa , ya silahkan… “ ucapnya – Sri Menambahkan , partai politik pun sebaiknya tidak mengusung Capres yang Rekam jejaknya ternodai kasus Korupsi – : “ Ini kalau parpol serius mendukung pemberantasan Korupsi “ Tegasnya – *
Baiklah ! Kita Biarkan Dulu Posted diatas – Siap Nelor Opini .
Ketertarikan ( Thriller or something ) Diriku untuk berpendapat , lebih pada berita yang jua ada disitu + Imej Potret Sandhyakalaning Binfil – binfil ( Bintang Film ) Dede yusuf dan Soetrisno Bachir saat panen Cabe Merah – Menuai Red Chili Pappers dariku – Tengok dahan dan ranting raos bahasaku – agar terasakan , apakah diri masih memiliki relung Stupa – Independensi dalam berpendapat , ataukah sudah dalam + terpengaruh Popularitas kata – kalimat : Jelang Pemilu 2009 ( ? )
Camkan ! Populer dan tidak Populer , Ikhtisar pekertinya dari sisi kenaan – Berangkat dari pengertian apa – Kapan – Dimana , Rekam Jethro Tull – Jejak tutur Tinular : Dharma One – dirinya Nian sehubung Laku : Sahur Sepuh ?! – Lunas janji Bhakti , selaras gamitan tanggung jawab yang menjadi bagian dari tanggung jawabnya – Memang Posisi Dirinya : On the level – Doc : Down but not Out dari sinambung tugas yang bersifat : Kedinasan – Visi Dinas NEGARA .
Terus terang , dalam Posisi DY – Sebagai wagub jabar saja , sudah bikin Eneg , mau muntah rasanya – langsung Ke Mukak nya – OffSPRING : Pretty Fly – Perlukah Ditulis lirik lagu Ember – Muke jauh tersebut ?! – ya sudah , kalau tidak … ! – You Know – posisi yang di abaikan , demi menuruti selera jaran kepang mangan beling ? Warga Too much to watch television – rating sinetron public politik tersebut ? – yaitu yang akrab disebut : SI KUTU BUKU – ketika masih berguru harus tabah diperolok KUPER – dijuluki bak : Bekantan Kalimantan , symbol DUFAN : The Monkey’s of Ramaian ( Ramayana ) dan dimasa sukses mamatuhi pesan ortu agar tekun belajar – yang mungkin untuk itu harus Ikhlas Jual kebo atau sawah demi sang putra agar berguna bagi Nusa dan bangsa – Ia , pada kini seperti diwajibkan Menerima Kenyataan yang tak layak untuk diterima begitu saja – Memangnya Warga tanah air jajahan naluri Bisnis + Populernya Bintang Film ?!! – : Opo Dene ?!! – So What ?!! – Apa kali Rupanya ?!! – Renungkan dulu pendapatan dan ajukan Visi On the level – gamitan Tumrap raos Ulun – STUPA BOROBUDUR – The Definitive Wali Rasa Warga Negara Hukum …. !
>> 4 >>
July 29th, 2008 at 10:38 am
Wah pak YIM keren sekali fotonya, insyaallah pak YIM sudah dan sangat pantas jadi RI 1. rencananya cawapresnya siapa pak? klo boleh usul pak ketua KPK yang sekarang ini pak, karena beliau punya visi, misi dan gerakanya yang bagus, tidak pandang bulu. dan menurut hemat saya sesuai dengan syariah islam.
July 29th, 2008 at 11:25 am
Bang kapan ke Cianjur lagi ? Kami kangen bener nih ! kemarin tanggal 27 juli 2008 pa Ketum sudah ngisi acara jumpa tokoh di Cianjur !
July 29th, 2008 at 12:07 pm
Ini sedikit kritik untuk Pak Yusril:
1. Sebagaimana ditulis beberapa yang komentar di sini, pak Yusril sombong. Mungkin ini harus dikikis. Perselisihan pak Yusril dgn politisi senior seperti pak Hartono Mardjono atau Amien Rais di TV juga kurang baik. Akhirnya merugikan bukan hanya mereka, tapi pak Yusril sendiri.
2. Jika ingin mendirikan negara Islam, pak Yusril harus bisa menegakkannya dalam keluarga. Istri anda harus pakai jilbab dgn benar.
3. Seperti point 1, jika anda menegur seseorang, coba lakukan sehalus mungkin seperti cara Nabi Muhammad. Soalnya saya pernah ditegur, tapi kok rasanya caranya kurang ahsan. Jadi saya merasa kurang simpati thd anda.
4. Untuk masalah migas, maaf, pak Yusril sepertinya kurang memiliki data yang lengkap dan akurat. Sebagai contoh saat ini produksi Indonesia sekitar 1 juta bph dan konsumsi 1,2 juta bph. Jadi Indonesia sudah jadi net importer selama beberapa tahun ini. Untuk alternatif, batubara bukan pilihan tepat karena itu juga akan habis. Akan lebih bijak jika pakai energi terbarui seperti air (mis PLTA Jatiluhur dan bendungan lain), ombak, angin, matahari, panas bumi, dsb.
Untuk memperluas wawasan soal BBM/Energi silahkan baca:
http://infoindonesia.wordpress.com/category/bbm/
Saya harap anda tidak menganggap kritik ini menjatuhkan anda.
Pak Hartono Mardjono sudah almarhum. Tidaklah baik kalau saya kembali membicarakan masalah dengan beliau. Dengan Pak Amien Rais tak ada masalah apa-apa. Mungkin saya hanya bereaksi atas sikap Pak Amin ketika terpojok dengan argumentasi yang saya kemukakan, beliau mengatakan saya tidak bisa Bahasa Inggris (“bahasa Inggrisnye pletat-pletot”), padahal dalam dialog itu tidak ada dibahas hal-hal yang berkaitan dengan kemampuan berbahasa Inggris. Sikap Pak Amien seperti itu membuat saya bereaksi kelihatan keras. Sikap saya terhadap seseorang, saya berusaha sebaik mungkin. Namun saya menyadari saya sering bereaksi terhadap sikap orang lain yang cenderung menghujat, merendahkan dan menyalahkan, karena saya sering bersikap “fighter” bila diserang. Dalam banyak pengalaman wawancara, seringkali saya bukannya ditanya, tetapi dihujat dan disalahkan, untuk kemudian ditanya bagaimana pendapat dan sikap saya. Menghadapi hal seperti inilah, saya sering bereaksi. Namun saya mulai memperbaiki kesalahan itu. Kalau saya pernah menegur anda dan anda kurang dapat menerimanya, saya mohon maaf.
Tentang mendirikan negara Islam, bukanlah agenda saya. Saya tetap menginginkan tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bahwa di dalamnya, syar’ah Islam dijadikan sebagai sumber hukum, di samping sumber hukum yang lain, hal itu benar adanya. Bahwa kalau “ingin mendirikan negara Islam” harus menegakkannya dalam keluarga dan “istri harus memakai jilbab dengan benar”, saya menerima pandangan itu dengan simpatik. Bagi saya pribadi sekaraang ini, dengan seorang istri muallaf dengan latar belakang keluarga yang beragama Shinto dan Katolik, yang paling penting untuk diajarkan kepada istri saya ialah menanamkan akidah Islamiyah dan melaksanakan rukun Islam yang lima, serta menanamkan akhlak yang baik, persis seperti jawaban Ja’far bin Abi Thalib, ketika Kaisar Negus dari Ethiopia (Habsyi) bertanya kepadanya, apakah yang diajarkan Muhammad kepada kaum Quresy, sehingga mereka ditindas dan terpaksa harus hijrah ke negeri Habsyi yang begitu jauh letaknya.
Meskipun istri saya muallaf dia berusaha memakai jilbab ketika keluar rumah. Bahwa jilbabnya belum sesempurna seorang ustadzah, dan belum benar sebagaimana penilaian anda, saya mohon maaf. Sekedar untuk kita ketahui bahwa jilbab yang dikenakan oleh wanita Muslimah di Indonesia — dengan wajah yang tetap terlihat — mungkin menurut anda “sudah benar”. Namun Sayyid Abul ‘Ala Maududi mengkritik jilbab seperti itu sebagai “tidak benar”. Seorang wanita Muslimah kata Maududi — lihat bukunya “Purdah and the Status of Woman in Islam” — wajib memacai cadar, dengan menutup seluruh wajahnya. Sebab itu, ketika berjumpa dengan Maryam Jameelah di marakas Jamaat Islami di Lahore, saya menyaksikan beliau memakai purdah, begitu juga semua wanita pengikut Jamaat Islami di Pakistan.
Bagi saya, tak ada yang sempurna di dunia ini. Nabi Nuh tidak berhasil menjadikan istri dan anaknya menjadi orang yang beriman. Mereka tenggelam dalam air bah, dan menolak naik ke perahu beliau, sebagaimana beliau perintahkan. Nabi Luth yang membawa misi memperbaiki prilaku masyarakat (yang ketika itu dilanda penyakit homoseksual dan lesbian), tidak berhasil pula meyakinkan istrinya agar tidak ikut-ikutan menjadi lesbian. Kedua kisah ini dengan jelas diceritakan di alam al-Qur’an, agar kita dapat memetik pelajaran, bahwa seorang Nabipun bisa tidak berhasil meyakinkan istrinya, tanpa kita orang-orang yang beriman harus meragukan integritas dan kemampuan beliau sebagai seorang Nabi Allah. Saya belum pernah mendengar ada orang beriman yang mengatakan, kalau anda tidak mampu meyakinkan istri anda sendiri, wahai Nuh dan Luth, maka anda tidak pantas menjadi Nabi Allah. Atau mengatakan, wahai Nuh dan Luth, yakinkanlah isteri anda dan keluarga anda dulu, baru anda berdakwah menyampaikan risalah kepada umat manusia.
Kalau harus menerapkan risalah kepada keluarga sampai berhasil, baru berdakwah kepada orang lain, saya tidak melihat argumennya dari sudut sejarah. Masih banyak contoh-contoh dari nabi yang lain, termasuk Nabi Adam, yang juga tidak mampu mendidik anak-anaknya sehingga membunuh adiknya sendiri. Nabi Ibrahim yang tak pernah mampu meyakinkan ayahnya sendiri dan Rasulullah Muhammad S.a.w sendiri tidak mampu meyakinkan pamannya Abu Thalib, serta kerabat yang lain seperti Abu Lahab, yang namanya disebutkan di dalam al-Qur’an. Allah Ta’ala sendiri tidak pernah mencabut status kerasulan Nabi Nuh dan Luth karena tidak berhasil meyakinkan istrinya — atau Nabi yang lain, termasuk Nabi Muhammad s.a.w, karena tidak berhasil meyakinkan keluarga mereka sendiri — tentang risalah yang beliau emban untuk disampaikan kepada manusia.
Saya tidak ingin berkomentar terlalu panjang lagi. Saya mohon tanggapan anda atas kisah-kisah di dalam al-Qur’an ini dalam konteks pendapat Anda: “Jika ingin mendirikan negara Islam, pak Yusril harus bisa menegakkannya dalam keluarga. Istri anda harus pakai jilbab dgn benar”. Saya mohon tanggapan anda atas tanggapan saya ini agar saya juga dapat menimba pelajaran dari pengetahuan yang Anda miliki, yang mungkin saya belum memilikinya. Saya mohon maaf kalau tanggapan saya ini menimbulkan anggapan saya sombong, namun saya pikir, saya harus mengemukakan pandangan saya.
Bagi saya seorang politisi Muslim, hanyalah manusia biasa, derajat mereka jauh dan terlalu jauh di bawah derajat seorang Nabi Allah.
Mengenai produksi dan konsumsi minyak dalam negeri, saya menggunakan sumber dan data yang berbeda dari data yang Anda kemukakan. Saya juga telah membaca data yang sumbernya anda sebutkan. Untuk itu saya berterima kasih (YIM).
July 29th, 2008 at 4:07 pm
Bung Yusril yth,
Usul, Anda sudah harus perlu menyiapkan diri dengan sungguh2 akan pencalonan ini. Saya percaya Anda sudah memikirkankan know how-nya pasti. Tapi walaupun demikian, sepanjang yang muncul ke permukaan, menurut pengamatan saya, upaya Anda tentang pencalonan ini masih belum terencana dan terprogram dengan baik. Bentuklah tim, sususunlah agenda kerja, mulailah berbuat dalam kerangka program yang terencana menuju RI-1 itu. Saya tahu, UU Pilpres baru belum jadi dan pencalon pasangan capres dilakukan parpol/gab parpol. Hal ini tak perlu dipikirkan dulu. Anda harus berasumsi Anda pasti punya kenderaan. Karena saya percaya kenderaan itu yang nanti mencari Anda kalau Anda dan tim yang baik tentu, mulai dari sekarang bekerja terstruktur ke arah sana. Anda pernah bilang pilpres ini beda dengan pemilu legislatif. Banyak partai kecil memenangi pilkada.
Usul langkah sederhana dari saya: Gantilah blog ini dengan portal. Paparkanlah di situ segala alasan yang membuat Anda maju jadi capres. Tunjukkanlah apa problem bangsa ini, dan bagaimana mengatasinya. dst…dst. Tampilkanlah di portal itu diri Anda ( biar kesalahpahaman yang selama ini tentang Anda terjawab tuntas sehingga Anda tak perlu secara reaksioner menjawab dan menjelaskan siapa Anda seperti pada tanggapan Anda atas komen 23) sebagai tokoh yang mampu memimpin Indonesia ini. Ajaklah masyarakat mendukung Anda. Jadikanlah portal Anda itu semacam portal induk dari semua blog pendukung Anda sebagaimana yang saya sebut di komen saya no 20 sebelumnya.
Bung Yusril, maafkan saya kalau sepertinya agak mendireksi Anda. Saya sudah mulai tak sabar. Yusril For The RI-1
from Rihana Pohan
Terima kasih. Portal sedang saya siapkan. (YIM)
July 29th, 2008 at 4:11 pm
Maaf, Rihana Pohan lupa memasukkan websitenya. he he.. Ayo Yusril for the RI-1
July 29th, 2008 at 7:24 pm
Numpang baca, hmm saya akn nonton 30 Juli besok.
July 29th, 2008 at 10:37 pm
kemarin waktu syuting, promosi blognya nggak pak? :)
lumayan kan, kalo misal debat dengan waktu terbatas, bisa ngomong “sudah saya tulis di blog saya”
Bisa juga. Terima kasih (YIM).
July 29th, 2008 at 11:35 pm
Nuhun – atur Mumpung rapor opini gue masih mere – mere delime
Doc ; A / C Eighteen ! and I like it ! seperti kembali merasakan manisnya masa sekolah , di jewer dan di beri nilai merah di rapor , atau ulang kali ditegur karena Rambut yang kepanjangan , Led-Zeppelin Endi maneh – dan hal yang seperti itu masih nempel seperti perangko – betapun kini lingkup + Usiaku – sejawat ku yang sudah berbini dan beranak . akan tetapi melihat Bung YIM – Harus jadi Pusat Perhatian + Memperhatikan pertanyaan ataukah pernyataan ( PERS ) Takontahondho Komentator Di Blog ini – Mungkin itulah yang membuat anda ketengok : Giiitu aja kok repot …! Nampak lucu + Lugu – Terkesan mudah terpancing Imej Isu PAPARAN HURUF – anda tak harus meladeni , seperti contohnya = terhadapku – Bagus ! dan kami ini sudah besar – bisa membedakan mana yang laik dibela dan diberi arahan bukti petunjuk – seperti model bahasaku dalam mengahadapi bahasa Runyam # Budi Botak – yang menyerang telak sisi pribadi anda – cobalah tengok dahan ranting bahasa Indonesia Ku disitu = patah kalimat pakek : TIE – jelas beda dengan : MAU TAPI Nggak pakek TIE = bahasa sok imut iklan teh sosro or something – yaitu seperti kesan repotnya tutur kalimat anda , tidak menggamit model bahasa ; AMBANG Batas kesabaran khalayak + Pelaku Pasar – bersifat Umum : Go Public – tidak harus dalam bahasa Opo + akademisi … !
Alih perhatian – pertanyaan silam Tempo Interaktif dalam Indikator yang sengaja tidak kupasok – menjadi sampah yang tidak terperhatikan – disini , walaupun sama jua – tetapi intinya bisa menjadi Giang – Kenang – * di kolom tersebut aku termasuk yang menjawab : SETUJU atas dasar Prinsip mengetahui POSISI .
Dan Positip Niye Pemikiran ! – Itupun dasar untuk menempatkan Blantika papar kata – yang selaras dengan pertanyaan yang diajukan Indikator Tempo interaktif – Yang berakhir pada 29 Juli 2008 . yakni
Setujukah Anda , calon presiden nanti harus dari angkatan muda usia di bawah 50 tahun ?
=Kalau kita tidak setuju – apa perihalnya dan kalau setuju : apa kali rupanya ?! So What ?! – Opo Dene ?!!? – itulah yang kupilih , karena me refleksikan Tantangan –AKU – Melangkahkan Aku ( + Bangsa ) Bukan Tuak Menggelegak – Tutur kata Mirip Dahak – Demokrasi Priyayi Negri Sumur Minyak … ! adalah karena Penelusuran masalah sinambung Kerja Otak dan kerja keras seutuh keluarga Pejuang – Pemilik Sila 3 dan Pejalan Amanat Langkah BANGSA – Menuju Citanya – Sila 5 Membawa Bahgia Nyata !
Dan tidak ada sifat Bijak yang lebih besthari , Kesetiakawanan yang paling social dan solider daripada menjunjung dan mempercayai Kedewasaan dan kematangan angkatan Muda seperti Ku yang lahir setelah Pemilu pertama 1955 = Lahir sebagai Bangsa Indonesia raya Merdeka + Berdaulat = kata Berdaulat – Lunas dibayar setelah rakyat menggunakan Hak pilih untuk pertama kalinya – maka kami adalah Angkatan Putro Wayah = pada giliran MEGANG BANGET – kendali sada Bumi Nusantara – Urusan Sila 4 – Visi Wong pangkat – pangkat : Set The Controls For The Heart Of The Sun : Pasuryan – itu urusan kening – Disila 1 – Sehubung Sujud syukur Kehadirat Illahi – di sila 2 = Mengahadapkan Wajah BANGSA PADA YANG TERLIHAT – Potret diri kita sebagai Warga yang berbudaya musyawarah dan Negara kita yang adalah Negara Hukum = visi saripati SERAT CENTHINI – AKU YANG LEBIH BRIGJEN KATAMSO = katam soal pangkat brigadier jendral – dalam Urusan Visi JAWI SIYEN MULO kondho : Hono coroko – bukan apa kali rupanya paper moon walk KANCHAMU + APA Bukti dirinya di perancis onoh – apa hubungnya dengan URUSAN PENTING Bagi Kita , karena Visi Jawi adalah Milik Kita ?!!
Posted Diatas sangat Jelas Berhubungan gamitan Giang Pengamalan Kaweruh para angkatan Pendak jaman – Hingga Sekarang , hampir semirip Menjawab Pertanyaan Chairil Anwar – dalam sajak yang diberi Judul sorga : GAMITAN DARI TIAP PELABUHAN GIMANA ?!? Seperti yang telah Kita ketahui – Indonesia adalah Negri Bahari – Bangsa Pemersatu Ribu Kepulauan Sila 3 – kalau Menjadi = Ratu Sewu Negari Duileh , Belepotan Lumpur Nak Ujubileh – itulah Wujud gagal totalnya Visi angkatan sepuh Negri dewasa Ini , yaitu Kehilangan SUGESTI . * Giang kaweruh Keselarasan : On The Level , Itu = DEMOS The Wall – Pink Floyd – Hadist Dinding Sila 3 – dan dalam skala Universal = Ozon Era Global Warning – jadi Pikir dulu Pendapatan – agar Memiliki JUA Injeksi Demos – Baik untuk selaras dengan Setuju ataupun Tidak – : No Problema I’ll Be Back Kwek kwek kwek kwek …. !
>> 5 >>
July 30th, 2008 at 9:11 am
Yth. YIM.
Terimakasih atas penjelasannya Pak. Cukup jelas dan menenangkan.
Dunia usaha itu sangat memerlukan kepastian atas hal-hal seperti ini Pak. Sewajarnyalah kiranya program-program inti dipaparkan secara jelas tanpa mengundang ambiguitas.
Sekali lagi terimakasih.
Terima kasih. Program ini nantinya memang harus dipaparkan secara jelas, sehingga bagi pemilik tanah, tidak timbul keragu-raguan, apalagi menimbulkan ketidakpastian hukum, karena tanah mereka bisa-bisa diduduki oleh mereka yang menggarap. (YIM)
July 30th, 2008 at 7:40 pm
Assalamualaikum wr wb
Apa kabar Pak Yusril? mudah-mudahan sukses selalu untuk bapak. oiya kalau boleh dan tidak keberatan untuk dikirmkan ke e-mail saya tulisan-tulisan mengenai muhammad Nasir. Terima kasih sebelumnya.
Muhammad kustiawan
yg terdampar di Jepang
July 30th, 2008 at 8:32 pm
No. Anda/kita tidak bisa membangun ekonomi pedesaan, karena sebetulnya tidak banyak yg bisa dilakukan untuk penduduk pedesaan! Ibaratnya mesin yg sudah berputar dengan kapasitas 90%, tidak banyak yg bisa kita dapatkan dengan memaksimalkan produksinya.
Orang mungkin cenderung untuk mengulurkan “subsidi” ke pedesaan, krn hati yg tergerak untuk menolong “rakyat kecil”. Ini boleh2 saja; tetapi kapasitas kita sangat terbatas. Kita tidak akan mampu untuk terus menerus me-realokasi keuntungan dr produksi lain untuk mengkompensasi produktivitas rendah dr pendesaan.
Masalah kritis ekonomi pedesaan (ekonomi “rakyat”) kita adalah rakyat kita sangat low-tech (dan kalau pembaca tidak keberatan, lebih tepatnya: “rakyat kita bodoh”). Selama tingkat kecerdasan rakyat masih rendah, mereka tidaka akan mampu menjalankan ekonomi produktif. Jadi kunci masa depan “rakyat kecil” ada di proses sistematis untuk mencerdaskan mereka. Sehingga anak2 mereka mampu untuk menolong diri mereka sendiri dengan melakukan proses2 produksi yg lebih pintar.
Setuju saja sih, tapi coba kita tanya pada pembaca, apa konsep pembaca kalau kita menyebut kata “petani” ? Orang yg seharian bekerja keras di sawah dengan cangkulnya, dibawah terik matahari? Ini namanya “buruh tani”. Dalam ekonomi pertanian modern produktivitas tidak akan datang dari inovasi buruh tani, tapi dari inovasi di tingkat perusahaan (perkebunan). Artinya, akan lebih strategis untuk memberikan insentif produksi di tingkat ini. Apakah KUD, spt yg anda sugestikan, mampu melakukan inovasi?? Saya rasa tidak. KUD per definisi melihat bahwa kekuatan mereka ada di kolektivise (“K” dr KUD = koperasi), bukan di inovasi. Jadi secara konsep saja KUD sudah tidak kompatibel dengan modernisasi pertanian.
Btw, sistem ekonomi koperasi yg sering disanjung2 di Indonesia; apakah sistem ini sebetulnya realistis?? Kita sudah mencobanya 1/2 abad. Hasilnya tidak banyak. Masih ingin mencoba 1/2 abad lagi? Setiap pembaca disini pasti sudah pernah belajar di sekolah ttg berbagai keunggulan “koperasi”. Tapi sudah ada yg pernah melihat statistik konkrit dr hasilnya??
Bagi buruh tani yg penting adalah jaminan sosial (kesehatan, sekolah, pensiun, dll). Ini sama dengan buruh2 lain pada umumnya; jadi bukan spesifik isu pertanian, tapi isu perburuhan secara umum. Kita hanya bisa meningkatkan fasilitas sosial buat buruh kita apabila di tingkat perusahaan kita lebih pintar dalam melakukan produksi. Kalau tidak, dari mana kita bisa membiayai fasilitas2 tersebut? Kita tidak bisa menyulap mereka begitu saja. Ini hanya mungkin kalau kita melakukan industrialisasi pertanian. Jadi ini kembali lagi, bahwa kunci masa depan kita ada di kecerdasan bangsa.
Saya cenderung mengatakan bahwa justru liberalisasi adalah cara yg paling cepat untuk meningkatkan produksi. Tetapi adalah tugas pemerintah untuk melakukan regulasi supaya peningkatan produksi tsb dilakukan dengan cara yg baik, dan untuk mengimplementasikan fasilitas sosial bagi rakyat. Tetapi untuk bisa melakukan ini, pre-konsidi yg penting adalah bahwa kita memiliki instrumen pemerintahan yg bisa bekerja efektif…. Untuk yg terakhir ini saya tidak tau solusinya :(
Ok. Salut. Paling tidak dr statement ini anda sbg politisi menunjukkan bahwa anda mengakui bahwa ini isu besar, dan bahwa ini membutuhkan sebuah “kebijakan energi nasional” untuk menghandle-nya.
July 31st, 2008 at 5:33 am
assalamu’alaikum pak.
tadi malam dari jam 19.30 saya sudah nongkrong di depan TV. chanel saya langsung saya alihkan ke metro tv. namun, acara the candidate belum jua muncul. saya pikir mungkin mulai jam 20.00. tapi setelah jam 20.00 tak jua datang. saya alihkan chanel ke tv one. saya dapati debat antara pdip dan pks terkait kepemimpinan tua dan muda. saya cermati dialog yang lumayan panas itu. tak terkesan orang pdip lebih cerdas berdebat daripada orang pks. akhirnya saya sangsi dengan kemampuan kader2 pks ketika terjadi sebuah lobi dalam sebuah diplomasi atau rapat pengambilan keputusan. kalau orang pks jujur dan bersih memang diakui. tapi selain akhlak yang baik itu, seorang pemimpin juga harus punya kemampuan lobi dan retorika yang bagus sehingga bisa mematahkan argumen orang lain. saya jadi berpikir, kalau cara berdiskusinya kayak gini bagaimana nanti menghadapi diplomat asing yang tentu kualitasnya di atas kader pdip. bagaimana nanti mau lakuin nasionalisasi perusahaan-perusahaan asing kalau menghadapi bule aja udah keder duluan.
so, akhirnya memang saya berkesimpulan debat di tv one yang paling berkesan di hati saya sampai hari ini memang debat pak Yusril dan pak Hamdan versus moelim abdoerrahman dan luthfi asy syaukani.
kembali ke awal, setelah saya tunggu juga sampai jam 22.00 tidak jua the candidate ditayangkan. duh, padahal saya sudah sangat menanti-nantikannya. yang benar siaran yang menampilkan pak Yusril di Metro hari apa dan jam berapa ya pak???
ttd
Anggun Gunawan
filsafat UGM Yogyakarta
http://grelovejogja.wordpress.com
July 31st, 2008 at 7:41 am
Assalamualaikum
Sebagai pendukung Abang, saya setuju sekali dengan komentar 25 sehingga Abang tidak perlu lagi memberikan tanggapan seperti untuk komentar 24.
Pengetahuan agama Abang dalam menjawab pertanyaan tentang “Jika ingin mendirikan negara Islam, pak Yusril harus bisa menegakkannya dalam keluarga. Istri anda harus pakai jilbab dgn benar” membuat saya takjub.
tapi rasanya jawaban seperti itu cukup hanya di blog ini saja kalau sampai hal itu disampaikan di depan umum dengan berbagai latar belakang pengetahuan mungkin kurang bijaksana.
klo masih ada lagi pertanyaan tentang Istri, cukup rasanya Abang menjawab bahwa Abang sebagai khalifah didalam keluarga dengan segala kekurangan dan kelebihan Abang akan menanamkan akidah Islamiyah dan melaksanakan rukun Islam yang lima, serta menanamkan akhlak yang baik.
mudah-mudahan kita-kita para komentator ini bisa abang jadikan sebagai “konsultan humas” juga hehe…tinggal Abang pilih mana masukan/nasehat para konsultan ini yang cocok dengan Abang.
July 31st, 2008 at 10:09 am
1. Your comment is awaiting moderation.
Artifak kalimat pada Beranda Pak Natsir – agar menjadikan Periksa – bahwasanya Kita semua , termasuk Bung YIM – Jua = Setahun pertama – cengkrama papar Huruf di lubuk linggau dunia maya , yang bukan seperti Temu wicara – atau tatap Muka – dan pastinya = sama – sama hijau – nggak ada yang Pengalaman bertahun – tahun = Kampiun – disini , ya agak – agaklah seperti menyebrang di keramaian Lalu – lintas pikiran + giang kalbu ORANG – yang mampu menjadi Majikan + Pengacara papar hurufnya sendiri , jika dilecehkan atau kesan duga kuatnya – Memangnya – Duileh Ariedi , ditegur Aki Peot Niye … ! – SAMPURASUN …… Reading – tangeh lamun – sudah lama 22 july # 61 … # 63 2008 – Thank’s for : Your Comment is lost in Space , tumpes lak uwis … !
kupaparkan praduga , Telat huruf ku , karena sudah bergamit giang ke beranda atas – Kepadamu Bro … ! RAMPES – :
satu : aku Jua The monkey’s of Ramaian ( Ramayana ) Bekantan kalimantan – Hewan kutu Buku symbol DUFAN
DUA : berangkat – sejak mula ku menulis di blog spot ini – Bukan semata bicara mengenai Puncak Gunung – dimana Bung YIM – senden gunung disitu – JUA MENGENAI Lembah – Ngarai dibawahnya , seperti bung Yim = penurun Blantika papar kata , sehubung judul beranda , akupun dalam jua – Memanfaatkan Energi listrik yang Kubuang , untuk mengasah kemampuan ku mengail asumsi , dengan bahasa jaring Spider man or something ! dari situ akan Ketahuan ( Tengsin ) mana komentator Cukup Pengalaman berurusan dengan kemajemukan bahasa – sehingga dalam dirinyapun seperti ku : No Problema I’ll be back Kwek kwek kwek kwek …. !
yaitu oleh karena juga bisa membuat Praduga Huruf – yang menghasilkan pujian berbobot atau Bermutu , meskipun dirinya juga tidak dalam pengertian supaya dapat Pujian – jadi # 63 anda itu Ngomong apa – Bekantankah ataukah bahasa magic : JAUKAN BALAX – untuk siapa ? – anda pikir saya gandrung dengan Orang jawa yang – prilakunya = Lubang GANAL ?! NOL BESAR ? – justru kalau dihubungkan – katakanlah PAMRIH – ADALAH supaya tutur – tinular Ku menjadi = password – Kunci kata – Mengenai : Orang jawa yang belum Hilang jawanya = Jowo kedugo jawane – dan jowo itu sendiri = baik hati – Jowo marang sedhulur – kalau jawa = anggap – jawamu – jawaku – jawane dene = Induk wali rasa = Jejher tengger FOO FIGHTER : The Pretender – Inlyric pula pangandikanku = pakai jarik kalbu santun jawi kidung laras tanah Syahdan – yang bisa di = ilutrasi pernyataan Bahasa PIJAK Tanah Jawi – :
Keep you in the dark you know they all pretend
Keep you in the dark and so it all began
Send in your skeletons
Sing as their bones go marching in again
They need you buried deep
The secrets that you keep are ever ready
Are you ready
I’m finished making sense
Done pleading ignorance…that whole defense
It’s been an infinity, oh
The wheel is spinning me
It’s never ending
Never ending
Same old story
What if I say I’m not like the others
What if I say I’m not just another one in your place
You’re the pretender
What if I say I will never surrender
In time or so i’m told
I’m just another soul for sale
Oh well
The page is out of print
We are not permanent
We’re temporary
Temporary
Same old story
What if I say I’m not like the others
What if I say I’m not just another one in your place
You’re the pretender
What if I say I will never surrender
I’m the voice inside your head
You refuse to hear
I’m the face that you have to face
Mirroring your stare
I’m what’s left
I’m what’s right
I’m the enemy
I’m the hand that’ll take you down
Bring you to your knees
So who are you
Yeah who are you
Yeah who are you
Yeah who are you
Keep you in the dark you know they all pretend
What if I say I’m not like the others
What if I say I’m not just another one in your place
You’re the pretender
What if I say I will never surrender
So who are you
Yeah who are you
Yeah who are YOUUUUUU!!!!
dan … suatu ketika Komputer yang dipakai harus Shut Down – yang ikut tidur disitu , semestinya bukan Huruf kata Pusing – dan entah apa lagi kata – yang tidak dikemudikan oleh Nyata = Sesama Bangsa Berbudi bahasa – gamitan giang sejarah Dwitunggal sumpah palapa ( Satelit Indrawi Lubuk Dunia maya ) – Sumpah Pemuda , memangnya cenderung Emoh pakek TIE – Bahasa Dasi Kedaulatan bangsa Merdeka Berdaulat – yaitu = masuk Blog spot semata Wayang pengagum Kecerdasan YIM – Pak Natsir alm + Ikut kuliah bahasa Berbobot – bermutu – ya = Bukan sebenar Komentator yang berbagi SULUK – Urusan rembhuk Visi hasil gamitan giang – kenang Perjalanan Hidup Individu – anggota Keluarga Sila 3 – : Ini Medan Bung ! Blantika papar kata di lubuk dunia maya – tidak ada hubung menilai # nama + Pribadi seseorang – KETIKA dirinya Di kehidupan Nyata – Semata – mata menilai apa kali rupanya praduga huruf Tutur – Tinular disini – You Know ?!!
maka , Nggak USAH Berlagak Calon MERTUWA YIM – yang hak Menilai apa kali kata – : calon anak MANTU … !
SEKALI LAGI – KUNCI KATA – jika orang sudah kehilangan AMARGI JAWI nya sendiri , maka anda yang kebetulan masuk blog spot ini – punya alasannya – yang tidak sederhana ( Reason to believe ) – yaitu = JAUH BANGET – DARI PRADUGA PAPARAN TUTUR TINULAR kU : echoes – Pink Floyd – Ketengoknya – Look so good …. !
JENENG SIRO KULUP
July 31st, 2008 at 10:46 am
Assalamualaikum wr.wb Bpk YIM
Sebagai mahasiswa muslim saya hanya ingin tahu sejauh mana komitmen anda terhadap penegakkan Syariat Islam secara kaffah di Indonesia. Bukankah kita sebagai umat Islam wajib menjalankan Islam secara kaffah? Jika anda kelak menjadi presiden, saya harap janganlah setengah2 dalam memperjuangkan syariat Islam.
Jujur saja selama ini sebagai partai Islam, partai anda (PBB) hampir tidak pernah terdengar menyuarakan Syariat Islam, bahkan banyak dari anggota partai anda yang hidup mewah dan kurang merakyat. Tentu hal tersebut tidak mencerminkan sebagai partai “penerus Masyumi”. Seperti anda, saya pribadi adalah pengagum tokoh2 masyumi seperti M.Natsir, Buya Hamka, M.Roem dll. Namun (bukan bermaksud membanding2kan) partai seperti PKS yang tidak pernah mengklaim sebagai penerus Masyumi justru bisa dikatakan “lebih berbau Masyumi” dibandingkan dengan PBB. Saat ini PBB membutuhkan seorang tokoh yang kharismatik setelah H.Hussein Umar wafat, dimana beliau sangat gigih dalam memperjuangkan syariat Islam dan Piagam Jakarta. Itulah seharusnya menjadi teladan bagi para aktivis muslim, khususnya para kader PBB.
Jika anda dan partai anda serius untuk menegakkan Syariat Islam ada baiknya melakukan koalisi dengan Partai-partai dan ormas-ormas Islam yang memiliki tujuan sama. Bersatulah kalian wahai umat Islam, ciptakan Masyumi baru. Saya menanti komitmen anda Bang Yusril, saya rindu diatur oleh Syariat Islam, untuk itu saya dukung anda menjadi Presiden RI mendatang.
July 31st, 2008 at 12:38 pm
Wah senang rasanya jika Bapak Jadi presiden di Republik ini, segala permasalah mungkin akan mudah di atasi terutama di daerah-daerah seperti Bangka – Belitung, seperti permasalahan di Pulau Belitung di Kepulauan mendanau. akan ekplorasi tambang bouksit…yang akan mengancam kelestarian alam. terutama peraliran laut disekitar pulau ini.
Pulau mendanau mempunyai potensi alam yang bagus menurut Data Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan United Nation Environmental Programme (UNEP)/South China Sea Project wilayah Kecamatan Selat Nasik dengan luas sekitar 133.500 km2 menyimpan sumber daya alam yang berlimpah. Wilayah ini memiliki potensi sumber daya laut yang bernilai ekonomi tinggi seperti mangrove, sebaran karang, serta biota laut yang terkandung di dalamnya.
Selain kekayaan dari sumber daya laut, wilayah ini juga menyimpan potensi sumber daya wilayah darat, seperti hutan dan hasil pertanian/perkebunan yang diusahakan oleh masyarakat.
Dengan adanya aktivitas penambangan yang dilakukan atas dasar-dasar yang sangat jelas melanggar Undang-undang RI No. 27 tahun 2007 dan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan No. 41 Tahun 2000 tentang Pemberdayaan pulau kecil dan pesisir serta larangan melakukan aktivitas penambangan di area pulau yang luasnya kurang dari 2.000 km2 yang hanya boleh dilakukan aktivitas konservasi, perikanan dan pariwisata haI ini mengakibatkan KERESAHAN di masyarakat dimana area pulau Mendanau luasnya hanya 137 Km2. Sedangkan kecamatan selat Nasik (Mendanau) telah ditetapkan sebagai ETALASE KELAUT AN DAN PERIKANAN WILAYAH BAGIAN BARAT INDONESIA
Keresahan masyarakat yang merasa dirugikan dengan adanya aktivitas penambangan bauksit semakin memperparah hubungan silaturahmi antara keluarga dan sesama desa, yang mendapat janji-janji dari perusahaan dan akhirnya melepaskan assat tanah kebunnya untuk eksploitasi tambang, yang akhirnya dari FORUM MASYARAKAT MENDANAU KECAMATAN SELAT NASIK .(MENDANAU) mengirimkan surat kepada presiden RI.
Nah jika Bapak jadi presiden dikemudian Hari di Republik Indonesia Ini…Saya sebagai warga negara Republik ini dari arus yang paling bawah..mohon kiranya bapak bisa menelurkan tentang kearifan lokal anatara manusia dan alam agar seimbang Alam tetap terjaga..tidak semuanya mesti dikeruk dijadikan lahan tambang terutama pulau Belitung di mana Bapak lahir..Anak cucu akan menangis dikemudaian hari akibat semuanyanya sudah dijadikan areal Tambang..
http://www.begalor.com/new/article.php?id_art=42
July 31st, 2008 at 4:47 pm
assalamualaikum wr.wb.
salam hangat untuk YIM…
saya sangat kagum dengan semangat bang Yuzril untuk selalu memjelaskan bagaimana inti keindonesian kita dalam mewujudkan cita-cita demokrasi dan UUD 45. Izinkan saya mengajukan suatu pertanyaan untuk bang YIM…
1. Ketika bang YIM terpilih menjadi RI 1, menghadapi permasalahan yang dihadapi bangsa ini mengenai otonomi daerah Papua dan pemanfaatan sumber daya alam yang ada di Tembagapura – Timika Papua. langkah apa yang bapak akan lakukan… !!!
2. Ketika bang YIM terpilih menjadi RI 1, saya sebagai seorang mahasiswa, keresahan hati, bathin dan pikiran ketika pendidikan di Indonesia telah menjadi bagian daripada sistem economic orientec n provit.. .Apa yang bang YIM lakukan dalam menyikapi sistem seperti ini.
Trimakasih….
Semangat selalu bang YIM, kami selalu mendukung dengan tetap berada pada inti hati kawula Nusantara Indonesia…
August 1st, 2008 at 3:28 pm
Saya terkesan dengan pemaparan visi & misi abang di “The Candidate” dan di “Mencari Presiden Alternatif”. Saya ada pertanyaan sedikit buat abang:
1. Mengenai kemajemukan yang abang kemukakan, apakah tidak akan bertolak belakang (kontradiksi) dengan Syariat Islam yang PBB anut. Hal ini harus abang jelaskan untuk memberikan “pencerahan” kepada para penganut sekuler maupun pluralis yang sepertinya PHOBIA & ALERGI dengan Kata Islam
2. Abang dikenal berasal dari kaum akademisi (dengan gelar profesor), walaupun abang telah menjelaskan diatas kalau abang juga bisa berbicara hal-hal yang bisa dimengerti kaum awam,. Apakah cukup untuk “menghilangkan” GAP antara abang dengan mereka (kami)
3. Saya setuju dengan “statement” abang yang “merasa” tidak terlalu muda lagi namun juga belum tergolong tua, maka secara emosional telah mencapai kematangan dalam berpikir, bersikap dan bertindak. Usia seperti ini yang dibutuhkan untuk memimpin Indonesia. Pertanyaan saya, bagaimana kiat abang menghadapi “gempuran” dari para pesaing yang señior (tua)..?? semoga tidak ada yg tersinggung. Saya tidak berkata NO WAY kok kepada yang tua,.hehe
SUKSES TERUS BANG YUSRIL..!!!!!
August 2nd, 2008 at 2:12 pm
Bang YIM aku kagum pd bang YIM sdh lama, aku mendo’akan dan mendukung abang. tapi aku punya saran bagaimana kalau abang membentuk team sukses di luar partai sebagai sayap agar jaringan semakin luas untuk Yusril for President.
Yakinlah Allah pasti memberikan yang terbaik.amien…
August 2nd, 2008 at 2:30 pm
“Rekaman ini berlangsung selama satu jam, dan konon akan disiarkan malam hari tanggal 30 Juli nanti. Siapa tahu, anda berminat menyaksikannya.”
Kami tunggu acara tersebut, tapi ternyata tidak disiarkan pada tanggal tersebut.
August 2nd, 2008 at 8:35 pm
Assalamu ‘Alaikum Wr.Wb
Saya sangat senang begitu mendengar Bapak Prof.YIM berminat jadi Presiden.Maju terus pak,Insya Allah diberi kemudahan oleh Yang Maha Kuasa.Gak sabar tunggu aksi Bapak selaku bintang film Laksamana Cheng Ho.Salam sukses Prof !!!!!!!!!!
Kalo sempat mampir dan tolong juga koment di blog http://www.pramukamaesa.co.cc
Syukron ….
August 5th, 2008 at 1:21 pm
Assalammuallaikum, WR, WB.
Saatnya yang muda yang maju, itu pendapat saya pak dan saatnya syariat islam jadi pedoman hidup warga negara indonesia, saya c mantan aktifis kampus dengan ni mendukung kakanda YIM untuk maju menjadi capres dan saya yakin yg amanah akan menang, PAK YIM untuk debat bapak yang elah direcord tolong dicopykan mungkin dengan VCD saya bisa mensosialisasikan sosok seorang yg muda seperti Bapak kepada generasi muda di daerah saya kalo kalau bisa di DPD atau di DPC uda ada VCD tentang Bapak
August 5th, 2008 at 4:37 pm
izinkan saya mengajukan satu pertanyaan saja kepada Bung YIM tentang for RI-1.
KENAPA SIH BANG HASRAT ANDA UNTUK MENJADI PRESIDEN DEMIKIAN BESAR dan APA YANG MELATARBELAKANGI SEMUA INI?
Hasrat saya menjadi calon Presiden tidaklah “demikian besar” seperti anda katakan. Biasa-biasanya saja. Ada panggilan hati nurani saya untuk ikut serta menyelesaikan dan memberikan kontribusi untuk menyelesaikan persoalan-persoalan besar yang dihadapi bangsa dan negara ini. Kebetulan pula saya sudah terlibat dalam proses itu. Namun semuanya saya serahkan kepada rakyat yang memilih nantinya. (YIM)
August 6th, 2008 at 10:14 pm
Bung Yim – bikin judul ( Beranda ) baru dong … !
sudah = kantin sepi pengunjung – termasuk patah kata yang masuk – jika dilihat dari tanda Waktu + Tanggal , adapun judul yang mungkin bisa Inspirasi Bung Yim – Selain Mendokumentasikan # Nya para Komentator di sepenuh Bulan July 2008 – pada semua beranda – berselaras Judul : July Morning – Uriah Heep 2008 = membaca dulu sebelum Klik Kirim Komentar – * Diletakan paling bawah ( Menghilangkan Beranda teratas + Terbawah ) dan tidak berhubungan dengan kolom untuk memasok pemdapat , semata balai pustaka – atau Wonokromo ( nama Wilayah Surabaya ) – Lebih Dulu = masuk Rimba papar kata , sebelum Down but not Out – sekaligusnya Belajar agar tidak TERSESAT KATA – atau salah eja – Ketik Huruf , Lebih Selektif dalam Memilih kalimat = Scrabble games – Mudahan bung Yim – Mafhum dan Menjadikan Periksa , Ini juga demi sinambung Energy Spirit Blog Spot YIM for Presiden – tak semata untuk urusan ENAK ( Lemak Nian ) Sekali di baca dan PERLU bagi Komentator – Itu sih baca Majalah atau masuk Situs : Universitas Terbuka = Enak + Perlu …
itu saja Bung YIM – kalau masih sepi juga – kupasok pendapat yang sudah kukirim barusan ke kolom Indikator Tempo Interaktif – Aku termasuk yang tidak suka Blog spot ini GARING – RING , bak semata DERING Ponsel PRIBADI .
August 7th, 2008 at 7:22 am
BANGSA INI MASIH PERLU DIBERI PELAJARAN POLITIK SECARA BENAR
Bang YIM adalah tokoh yang tepat untuk menduduki kursi RI-1, akan tetapi belum tentu dapat menduduki kursi itu, karena di negeri ini masih sering terjadi Orang yang mampu menduduki sebuah jabatan, namun pada kenyataannya tidak bisa meraihnya.
untuk itu perlu mulai saat ini Bang YIM melakukan napak tilas mulai dari Sabang sampai Merauke untuk sekedar menjelaskan kepada rakyat tentang jatidiri dan what can you do bila rencana menuju RI-1 tetap dijalankan. Perlu waktu memang iya, tapi rakyat lebih terkenang secara mendalam bila bertatap langsung dan saya yakin imannya tak tergoyangkan bila dapat bertatap langsung dengan calonnya, terlebih Bang YIM memiliki daya pikat yang cukup baik dimata kaum ibu/wanita khususnya selain kaum muda yang haus perubahan secara nyata.
RIZAL MALARANGENG sudah mulai dapat simpati dari kaum muda dan ibu-ibu lho bang! Abang kapan mulai mendendangkan lagu politik melalui media visual yang setiap saat dapat dilihat dan bahkan masuk ke kamar tidur para pemilik televisi. SELAMAT BERJUANG BANG! 2009 SUDAH DI DEPAN MATA! JANGAN SAMPAI MOMENTUM INI HILANG!
August 7th, 2008 at 9:34 pm
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Bang YIM Yth.
Teruslah berjuang untuk kepentingan agama, bangsa & negara.
Di sini, di pulau Belitung ini kami dengan sepenuh hati mendukung perjuangan abang…
Semoga Allah meredhai & memberikan jalan yang terbaik buat abang….. Amiin.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
August 7th, 2008 at 9:39 pm
Assalamu’alaikum Wr. Wb,
Bang YIM saya adalah ketua paguyuban yang ikut berpartisipasi dalam audience the candidate di Metro TV dengan kandidat saat itu Bang YIM. (Foto diatas yang berseragam kaos itu paguyuban saya).
Saya tertarik dan ambil sikap bersama paguyuban saya mendukung Bang YIM untuk di RI 1. hanya saja pertanyaan saya adalah :
Kalau senadainya Bang YIM nanti menduduki RI 1 apakah Program BLT / bantuan langsung Tunai akan tetap berlanjut atau Stop. Masalah ini memang ibarat telur di ujung tanduk. yang akan menimbulkan masalah di kalangan bawah. Meskipun dari awal kami sangat tidak setuju dengan adanya kebijakan ini.
Terima kasih dan go to RI 1
GBU
Wanto
August 9th, 2008 at 4:57 pm
ass.wr.wb. salam buat bapak. saya dari dulu memang pengagum bapak dan terlihat bapak adalah sosok yang memegang teguh sebuah prinsip. kita dulu pernah berbicara tentang politik dibelitung dan bapak punya suatu visi yang masyarakat dambakan, cuma sekarang masalahnya bangsa ini mau berubah atau tidak????
sejak reformasi kenaikan BBM gak terelakan, sempat dunia tercengang kenapa dulu bapak sempat mundur ikut dalam PILPRES?? tapi gpp bapak masih banyak kesempatan. o iya kalo bisa mohon dibalas by email karna saya juga ingin tahu kabar Pak Yusfi…., salam buat keluarga pak. wassalam.
August 11th, 2008 at 8:10 pm
YIM enaknya dibaca Why I Am,….lalu dilanjutkan dengan…..jadi presiden ?
lalu jawabku dalam hati:
karena ia muda, cerdas, islam moderat, berani, seorang laksmana di masa lalu, hehehehe,….
dan istriku terpaksa bilang he is handsome, hahahaha kayaknya saya pilih dia ujarnya.
Jika Zat Yang Maha Tahu menakdirkan “Laksmana Why I Am” for RI1, akankah ia tetap setia dengan blog ini seperti Ahmed D presiden Iran ?
Kapan ke Natuna bang ?
August 12th, 2008 at 9:47 am
assalamu’alaikum bung YIM.
saya senang jika anda bersikap terbuka dengan siapapun pimpinan partai termasuk sutrisno bahir pimpinan PAN. tapi semoga sikap beliau yang suka “cipika cipiki” dengan artis-artis cantik tidak menjadi kebiasaan anda juga meskipun bung YIM sekarang jadi artis juga. wassalam.
August 12th, 2008 at 10:53 pm
ass.wr.wb..
saya adalah salah seorang mantan pengurus pertama PBB di Balikpapan,
dan saya masih teringat terus pertemuan dengan Bang YUSRIL di gedung tua Pusat Kegiatan Islam Balikpapan tahun 1998 lalu,
dimana setelah pertemuan itu saya langsung mendaftar sebagai anggota PBB,
dan diminta utk menjadi pengurus awal PBB di Balikpapan..
sayangnya saya kemudian dipindah tugaskan ke Jakarta,
dan tugas saya adalah bolak-balik keluar daerah,
sehingga tidak sempat lagi aktif di kepengurusan PBB di Jakarta walaupun saya sangat ingin sekali aktif..
sekarang saya tinggal di BSD City Tangerang,
dan hal paling menyedihkan adalah saat pemilu tahun 2004,
dimana perolehan suara PBB di sektor tempat tinggal saya yg berpenduduk +/- 300 orang hanya mendapatkan 2 suara,
dan tentu saja itu adalah suara saya dan isteri saya saja..!!
saya pikir kita kurang agresif dalam berkampanye dan bersosialisasi, bang..!
aplagi kalau dibandingkan “teman” kita yg mengaku ‘sejahtera’ begitu agresif sampai2 terkesan menghalalkan segala macam cara termasuk penggembosan terhadap PBB yg jelas2 adalah partai ISLAM penerus Masyumi..!!
semoga untuk 2009 ini kita semakin jaya, bang..!
dan maju terus YIM for RI-1…!!
ALLAHU AKBAR..!!
wassalamu ‘alaikum wr.wb..
*adji di BSD*
(kalau abang kenal dengan senior abang di kampus dulu yg bernama ADJI INDRA HASSAN yg alumni FHUI juga dan sekarang adalah Kepala Imigrasi di Semarang,
beliau adalah kakak sepupu saya, bang..)
August 13th, 2008 at 9:20 am
Assalamualaikum wr wb ,
Pa Yusril , Insya Allah bapak akan mampu dan berhasil untuk RI 1. Saya doakan pa’ smoga Allah selalu melindungi dan memberkahi bapa dan semoga Allah “Ridho” Bapa untuk memimpin bangsa ini. Sekira nya itu terjadi saya mohon hal pertama yg harus bapa lakukan adalah menolak dan memutus kan segala hubungan kita dengan IMF dan klo perlu kemplang aja itu IMF pa , jangan bayar utang2 kita sama IMF ( tp itu dosa gga yah ..???) , turun kan semua mentri yg mendukung IMF . Maaf yah pa’ dari kacamata awam saya yg hanya seorang ibu , kehancuran ekonomi dan kesengsaraan rakyat kita saat ini disebabkan Pa’ SBY dan mentri2 nya gga berani bilang tidak sama IMF … sehingga mereka tega menaikan harga BBM di tengah kondisi masyarakat yg sedang sakit. Kedua , tolong bapa tindak para koruptor2 itu , klo kita mau pake hukum Islam , kalo orang hianat dan tidak amanah hukuman nya adalah hukuman mati , seperti nya koruptor itu masuk kategori ini pa. Jadi bapa bisa terapkan hukuman yg seberat berat nya untuk para koruptor ( krn saya juga kesian kalo mereka harus di hukum mati ). Mohon maaf pa’ , mungkin ini hanya sebagian kecil suara dari bangsa ini .. tp itulah yg kami rasakan ..
Terima kasih pa’ , semoga yang terbaik buat Bapa dan buat bangsa kita tercinta ini. … Amiiin
August 13th, 2008 at 10:37 am
@Mamah Naya
Setahu saya Indonesia telah keluar dari keanggotaan IMF dan hutang Indonesia ke IMF telah lunas end 2007.
Tetapi saya setuju mengenai hukuman mati para koruptor.
August 13th, 2008 at 7:52 pm
setelah ditunggu-tunggu akhirnya kepastian acara ini pada tanggal 14 agustus 2008 pukul 19.32
sumber: http://www.metrotvnews.com/ lihat kolom PROGRAM HIGHLIHGTS. Itu kalo metro tv nya tepat sesuai jadwal .
August 14th, 2008 at 8:37 am
ass w wb
bener bro, aq juga lihat cuplikannya tadi malem di metro tv
“The Candidate” Yusril Ihza Mahendra
14 Agustus 2008 Pk. 19.32
Ayo nonton semua!!!
August 14th, 2008 at 4:50 pm
Ayo kita nonton..semua….
tanggal 16 Agustus 2008 21.30…tayang perdana Film Cheng Ho di Metro TV…..(pls cfm bener gak nya)
August 14th, 2008 at 9:21 pm
[...] dan seputar kerja presiden yang diajukan kepada Pak Yusril. Jawaban tentang bisa pembaca lihat di blog Pak Yusril. Yang menarik bagi saya adalah pernyataan beliau tentang mahasiswa. Mahasiswa selepas kuliah, [...]
August 15th, 2008 at 7:55 am
Assalamualaikum Wr.Wb,
Bravo Bang…semalam saya lihat acara “The Candidate”….
Puas rasanya bisa lama mendengar penyampaian pendapat Abang atas beberapa pertanyaan yang disampaikan kepada Abang.
Saya terkesan dengan cerita Abang tentang Omongan orang dikampung ke Ibu Abang dan cerita tentang cara mahasiswa yg sudah lulus kuliah mencari kerja.
Cara Abang menceritakan itu membuat suansana yang serius bisa mencair tanpa harus kehilangan fokus pembicaraan.
Soal Hukum dan Politik sepertinya itu sudah pakaian Abang, tidak ada yang menyangsikan lagi kemampuan Abang tentang kedua bidang ini.
Mungkin yang perlu dipertajam lagi kemampuan pengguasaan dibidang Ekonomi, sehingga abang jangan terlihat seperti berpikir dulu sebelum menjawab pertanyaan dibidang ekonomi ..hehe.
Walaupun kita sebagai manusia tidak mungkin dituntut harus menguasai segala bidang.
Tapi ngomong2 nih.. Mbak yg pembawa acara “The Candidate” itu..sepertinya terpesona sama Abang..hehe.
Semoga keinginan kita dikabulkan oleh Allah SWT, Abang terpilih menjadi presiden 2009-2014. Amin
August 15th, 2008 at 8:20 am
ass wr wb
nanti malam bos YIM nongol di acaranya “Kick Andy”
jam 21.30 metro tv
August 15th, 2008 at 9:12 am
setahu saya di ANTV juga akan tayang bersama SB. tanggal 17 agustus 2008. jam 23 WIB. insya Allah. LIAT YUUUUUUUUUUUUUK!.
August 15th, 2008 at 2:26 pm
sangat memuaskan, dan sangat kami tunggu informasi tentang agenda publikasi tentang Road To RI 1st
August 15th, 2008 at 2:32 pm
Bang minta foto abang dong buat bikin stiker para caleg di cianjur, biar ada poto calon presidennya….
August 15th, 2008 at 4:27 pm
ABANG LAYAK JADI RI-1
kalau liat penampilan, gaya bicara, ilmu dan pesona abang…… rasanya layak jadi Presiden bang. Tapi nampaknya masih terlalu berat buat abang untuk bersaing dengan SBY, maka solusinya adalah suara akan menjadi bulat bila abang bergabung dengan SBY saja.
Ini duet yang pas! dua orang jenderal memimpin negeri seribu pulau, tak akan ada yang mampu menandingi duet JAWA-SUMATERA pasca JAWA-SULAWESI. Rakyat ini masih seringkali tergiur dengan ketampanan, untuk itulah SBY-YIM adalah sosok yang mampu memenuhi keterwakilan rakyat!
Saatnya Rakyat diberi pilihan yang pas! Bukan sekedar ketampanan dan popularitas tanpa isi. Dan kalau SBY-YIM adalah duet Ketampanan dan populer serta berisi sehingga bangsa ini menjadi bangsa yang mandiri dan berkualitas!!
August 15th, 2008 at 7:17 pm
Setelah saya menyaksikan tayangan The Candidate, kalau boleh saya menilai, ada banyak hal yang berubah dari penampilan Bapak. Pertama, sekarang bapak jadi lebih banyak tersenyum bahkan tertawa kecil. Kalau dulu, orang seringkali hanyut dalam keseriusan berbicara bapak. Juga dalam sebuah buku mengenai biografi bapak, ada “orang dekat” yang berkomentar kalau “Yusril itu kurang senyum…….
Kedua, cara bicara bapak, sekarang nampak tidak se-lancar dan se-runut dulu. Seringkali terselang sesaat oleh ekspresi bapak mengingat sesuatu. Tapi mungkin itu karena saya hanya menyaksikan rekaman acara, bukan tayangan langsung.
Mohon maaf, saya komentari penampilan pribadi bapak. Namun apapun itu, seperti yang pernah Bapak sampaikan dalam sebuah pidato:
“Perubahan itu adalah keniscayaan. Tidak ada yang tidak pernah berubah, kecuali perubahan itu sendiri. Apa yang begitu Istimewa di masa-masa lalu, mungkin akan jadi biasa-biasa saja pada saat ini, dan apa yang begitu luar biasa saat ini, mungkin akan jadi hal yang biasa saja di masa-masa yang akan datang…….”
Bapak telah berubah… ke arah yang lebih baik….!!
August 16th, 2008 at 1:21 am
BUNG YUSRIL
Seandainya anda terpilih menjadi presiden (insya allah), apakah anda setuju bila ada pihak yang menginginkan kembali kepada UUD 1945? dan sistem legislasi sesuai dengan amanah Pancasila, yaitu KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAH KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN PERWAKILAN yang berarti rakyat diwakili oleh DPR dan menghidupkan kembali kekuasaan MPR sebagai lembaga tertinggi yang berfungsi mengawasi DPR yang secara mentalitas saat ini sangat memalukan dan menjijikkan tingkah polahnya.
Rasanya kita tidak perlu meniru sistem demokrasi dari luar sana, karena sistem demokrasi yang dibangun di negeri ini adalah merupakan hasil olah pikir para pendiri bangsa dengan pendekatan filosofis INDONESIA asli. Dan rasanya sistem inilah yang pas menurut saya lho. Saya jadi khawatir rumusan amandemen UUD 45 menjadi semakin jauh dari cita-cita luhur bangsa ini dengan luas pulau yang demikian besar dan jumlah suku yang begitu banyak.
BHINEKA TUNGGAL IKA, PANCASILA DAN UUD 1945 adalah sebuah pedoman berbangsa yang perlu digali kembali oleh anak bangsa tentang hakekat dan filosofi yang terkandung didalamnya. Dan ini semua adalah merupakan produk asli rakyat Indonesia, sehingga amandemen tidak diperlukan bila kita memahami secara benar akan nilai dan makna dari ketiganya tersebut.
Nampaknya kita perlu kembali kepada bangunan rumah Indonesia yang atapnya Bhineka tunggal ika dengan pondasi kokoh UUD 45 dan berlantaikan Pancasila. Bangsa ini memang perlu perubahan, akan tetapi tidak berarti kita merubah nilai-nilai yang terkandung dalam falsafah pancasila dan UUD 45 karena relevansinya nampaknya masih tetat terjaga dan sesuai masanya.
Janganlah alasan HAM, Demokrasi, Suara Rakyat, keadilan dan mengatasnamakan kepentingan Rakyat, lalu kita seenaknya merubah tata aturan yang telah diciptakan oleh para founding father republik ini dengan nilai luhur dan budaya serta adat istiadat asli INDONESIA. Yang perlu perubahan itu adalah fisik dan infra struktur serta kemakmuran dan ketenangan bagi anak bangsa untuk menikmati kemakmuran negeri secara merata……
August 17th, 2008 at 4:15 pm
Assalamu’alaikum Pak Prof. YIM “Chengho” saya sangat mendukung bapak untuk menjadi No 1 di Indonesia, maju terus dan tetap semangat.
August 19th, 2008 at 5:32 pm
Assalamulaikum Wr.Wb
Dear Pak Yusril
Semoga sampai hari ini, anda selalu dalam lindungan Allah lahir & bathin.
Ditahun 1996-an, saya adalah salah satu pengganggum anda…so much….rasanya kok indah punya pemimpin muda..yang energik dan yang pasti…innovatif. Sehingga Pemilu…tahun 1999 (kalo nggak salah) 80% kary.dikantor kami mendukung anda dengan melilih PBB.
Harapan …kami, anda orang muda…cerminan dari diri kami….masih bersemangat…..dan kuat terhadap segala tantangan.Kalo negeri ini dipimpin denga orang muda dengan kapasitas seperti anda….kayaknya kita bisa sejajar dengan Amerika & Eropa. setidaknya kita bisa tegakkan kepala melihat mereka.Itulah impian kami disaat itu.
Tapi…….semakin hari, kelihatan sekali…..apakah itu issu yang disengaja atau tidak…….
setiap pemberitaan tentang anda, keluarga/rumah tangga, sepak terjang temen2 dan terakhir kasus terakhir yang berkaitan dengan tommy……..sangat, sangat membuat saya kecewa.
saya ingin tidak mempercayainya……saya ingin percaya dengan anda, saya ingin…..itu tidak bener, tapi…saya tidak punya alasan/ulasan yang baik untuk melawan kegalauan saya sendiri.
Ada apa pak Yusril……., kalau sebenar-benarnya anda memang tidak seperti yang diberitakan itu……adalah tanggung jawab anda untuk mengembalikan rasa patah hati ini seperti sediakala. Mohon anda pikirkan…bagaimana caranya supaya 80% pendukung anda yang hilang bisa kembali lagi.
kalau orang tua-tua tdk mendukung anda…abaikan saja, karena menurut kita….baiknya orang tua mesti udah pensiun…menikmati hari tua dengan tenang,tapi masih ada jutaaan orang muda menunggu…..!apa yang terjadi dibelantara politik negeri ini yang menyingkirkan anda. Apakah itu memang kesalahan anda sebagai manusia biasa….atau isssu yang disengaja.
Intinya….adalah, penjelasan yang tulus, Jujur & masuk akal yang bisa mengembalikan itu semua. Anda masih punya waktu 1 tahun.
Saya sangat yakin kalau anda tidak bangkit untuk menjadi manusia yang baik Dan tidak menjelaskan kasus anda dalam posisi “sebagai manusia biasa”, perjuangan anda untuk menjadi R1 akan sia-sia. Dan satu lagi saran saya, jauhkan diri anda dari teman-teman yang jadi parasit disekitar anda.
Demikian pak yusril……ini saya sampaikan, karena masih ada 20% kagum saya untuk anda.Mohon maaf kalau penyampaian saya kurang berkenan.
August 20th, 2008 at 8:00 pm
Assalamu’alaikum Wr.Wb
Yth. Prof. Yusril
Sejak tahun 1998 saya telah memperhatikan dan mengikuti sepak-terjang anda. Saat pemilu 1999 saya membayangkan punya presiden dan wapres Yusril Ihza Mahendra dan Andi Alfian Malarangeng. Tetapi waktu itu saya juga lega ketika Gus Dur yang menjadi presiden dengan alasan anda masih muda, peluang masih panjang. Sekarang saya melihat pemerintahan SBY sebenarnya cukup baik, tetapi bisa saja lebih baik lagi dengan perencanaan personalia yang matang dan bukan hanya pertimbangan politis (itu yg saya catat juga dari pernyataan anda di “the candidate” menanggapi tentang komposisi menteri politis dan menteri teknis (kalau ini istilah saya sendiri….)
Tetapi lebih dari itu..komposisi presiden dan wakil presiden juga harus menjadi perhatian serius. Semua orang sudah menyadari itu, meski jarang yang berani mengungkapkan karena terkesan tabu. Padahal kita juga tahu bahwa job description antara presiden dan wapres belumlah jelas, sehingga potensi kesimpang-siuran dan kesalahpahaman sangatlah besar. Jika ada yang berkomentar bahwa pasangan SBY-YIM baik untuk 2009, saya pikir itu patut dipertimbangkan juga. Incumbent memiliki keuntungan politis dan material, kecuali jika UU dirubah..setelah satu periode seorang pejabat harus mundur dan boleh mencalonkan kembali periode setelahnya. Itu baru fair..tetapi perlu diingat juga, apakah mungkin program kerja lima tahun efektif berjalan sehingga seorang pejabat pantas dievaluasi..? kalau soal ini saya pikir pak yuzril lebih mumpuni.
Lepas dari semua itu saya sebagai orang muda sangat mendukung profesor muda dan progresif seperti anda untuk berkontribusi bagi kemajuan negeri ini. Selamat berjuang…buktikan bahwa orang muda layak diberi kepercayaan..!!
Wassalamu’alaikum Wr.Wb
Hanya seorang Ketua RT di Yogyakarta,
Riyanto B. Suwito
August 23rd, 2008 at 10:19 pm
Pak YIM,
Semoga wacana ekonomi kedesaan yang Pak YIM dengungkan bisa direalisasikan dengan pemberian kredit usaha kecil yang tidak memberatkan persyaratannya, dan bukan malah membudayakan neo tengkulak-isasi semodel BRI. Kalau Tuhan meridhoi anda jadi pemimpin. Sudah bosan saya dengan janji2 mulia tapi tapi jauh dari pelaksanaan.
August 26th, 2008 at 8:50 am
Saya sudah tak sabar untuk mencoblos pak yusril di pemilu nanti. semoga sukses and keep bloging :D
August 28th, 2008 at 2:25 pm
Pak Yusril saya ingin menyaksikan kembali acara The Candidate di Metro TV yang menampilkan pak yusril seperti acara di SCTV (mencari presiden alternativ) yang ada di blog ini karena pada waktu itu saya tidak sempat nonton. Terima kasih
September 6th, 2008 at 7:58 pm
assalammua’alikum wr wb bang yusril
saya sangat salut terhadap anda dalam menghadapi setiap pertanyaan, kritikan dan juga tudingan2 yang di sampaikan kepada anda, semoga hal ini tetap terus berlanjut sampai kemasa depan.
semoga anda sukses kedepan dan terpilih sebagai presiden RI di th 2009, serta langkah dan cara anda dapat ditiru oleh seluruh kader partai bulan bintang dimana saja berada, sehingga tidak terjadi lagi perpecahan didalam tubuh partai hanya karena perebutan nomor urut caleg.
wassalam
September 7th, 2008 at 3:36 pm
Bang Yusril Narsis Juga Ya.heheheh
September 10th, 2008 at 7:10 pm
Assalaualaikum Pak YIM
Sejak saya kuliah saya memang mengidolakan bapak, karenanya tak jarang dalam berbagai diskusi kecil saya sering
menyebut mengeai ketokohan anda. Sangat tidak berlebihan jika saya menempatkan bapak sebagai guru saya. Meskipun sebenarnya saya tidak pernah bertatapan langsung dengan bapak, atau di ajari ilmu pengetahuan secara langsung oleh bapak.
Pada prinsipnya semua bangsa di tanah air ini menginginkan pemimpin yang benar-benar berpihak kepada rakyat. sejauh ini seberapa besar keberpihakan bapak kepada rakyat? yang kedua adalah sistem pemerintahan dan pelayanan terhadap masyarakat. Apa yang akan anda lakukan untuk merubah sistem ini?
September 12th, 2008 at 4:41 pm
maju terz pak yusril….sy akn trz mendukungmu!!!
September 12th, 2008 at 9:30 pm
Maju terus pak yusril
menurut saya saat ini andalah yang dinantikan bangsa
mudah2n allah swt senantiasa memberkahi anda
September 14th, 2008 at 4:34 pm
Hidup Bang Yusril…
Agak telat memberikan komentarnya. Alhasil ini tentang tayangan The Candidate nya Metro TV yang menampilkan Bang Yusril, Pak Bachir dan Seseorang yang merupakan pendukung Susilo “Bimbang” Yudhoyono..
Yang pasti, bang Yusril akhirnya semakin mengukuhkan diri sebagai “The Candidate” yang lebih matang, yang lebih arif, santai, namun tajam dan penuh percaya diri. Stidaknya dibandingkan kandidat tamu yg dua itu, abang jauh lebih menonjol. Mohon maaf, untuk posisi seorang presiden, skr yg dibutuhkan bukan lah saudagar yang belanja anggaran iklan besar2 hanya demi eksistensi diri. Namun yg terpenting adalah meskipun melangkah dengan penuh kebersahajaan lewt media seadanya, akan tetapi apabila didukung oleh smangat percaya diri, kmampuan diri, hati yang ikhlas dan berniat suci, saya yakin publik pun akan mengakui…
Critanya sederhana,, Sebelum sya ajak famili utk nonton The Candidate dan Kick Andy (versi bintang tamu YIM), keluarga saya belum terlalu mengapresiasi Bang Yusril, kcuali saya (mengidolakan sejak tahun 1998 lalu. Hehe). Setiap saya tanya..”Mam, ini nih bang yusril yg jd presiden tahun 2009..” jawab ibu saya, “ah kyaknya sombong deh (ini dulu sblum nonton tayangan2 bang Yusril tahun 2008), kemudian setiap pulang kantor di mobil saya sering berdiskusi dengan ayah saya, “pak, sepakat ini bang yusril presiden ideal kita,” ayah saya menjawab, “ah blum keliatan polanya, warna kepemimpinannya masih buram.” Hal yg sama juga terjadi, begitu suatu malam berkumpul di sudut taman Gd Pascasarjana UI, dimana saya berpromosi hebat ttg kpemimpinan bang Yusril,, tman2 dg asiknya hanya menjawab, “Ohoho..Cheng Ho, maksudnya chris?”
Saya klarifikasi,kebetulan waktuny tepat! saya, ibu saya, bapak, dan saudara skitar 6 orang, mreka duduk brsama, lalu saya alihkan tv ke Metro TV, nah… akhirnya mreka trajak utk menonton the candidate.
……..satu jam berlalu acara selesai. Saya tanya ayah saya, ibu saya, dan saudara saya… gmana? mereka jawab, oke oke… bagus lah. Sekarang sudah beda, lebih tenang, lebih ramah, dan percaya diri. Kliatannya tahun ini lebih serius yah pencalonannya. Tengah malamnya hampir 10 teman mengirimi saya SMS, bunyinya rata2 “bung chris, trnyata anda benar juga, pak Yusril itu kompeten.. saya mulai brpikir utk mendukung dia,”
Sekian crita nyata dari bawah, di rumah seorang kelompok menengah dan dilingkung pergaulan kaum kampusan.. skedar memonitor saja, eksistensi bang Yusril yg pas di TV (gak klebihan ga kkurangan) bikin publik melek. Bikin masyarakat mulai objektif. Lupakan media yg membenci abang, dg mengomentari yg sinis dan bertolak belakang… Optimis dan jadikan fakta2 yg positif ini sebagai bekal, bahwa anda sudah mulai memasyarakat, mulai diterima sebagai tokoh bangsa yang layak menakhodai kemana arah negeri ini pada musim 2009-2014 nanti.
Semoga dapat menjadi masukan. Salam Hormat. Chrisna Permana
September 16th, 2008 at 10:08 am
info :
nanti malam jam 22.05 ada acara todays dialog ( maaf kalo tulisnya salah ).
yang hadir YIM dan SB.
liat yu’ .
September 18th, 2008 at 8:03 am
Yth. YIM
Sebaiknya bapak baca Pengkaderan Kepemimpinan yang di harapkan di sini
thanx
October 5th, 2008 at 3:01 pm
luar biasa panglima cheng ho
hebat sekali
October 9th, 2008 at 10:41 pm
Hari Rabu, malam kamis, 8 oktober 2009 saya menyaksikan kembali tayangan ulang acara PADAMU NEGERI di MEtRo TV, yang membahas soal Dikotomi Tua-Muda dalam pencalonan Presiden RI ke depan. Saya sependapat dengan Bapak, sebab: MENJADI TUA ITU KENISCAYAAN, DAN MENJADI DEWASA, SOAL PILIHAN….!!
October 23rd, 2008 at 4:01 am
Assalamualaikum Pak YIM
saya akan pilih anda pada pilpres 2009
salam dari kenshusei IMM Japan
October 23rd, 2008 at 6:11 am
salah satu cara utk memuluskan dukungan YIM for President adalah dengan mencoblos no.27..
Partai BULAN BINTANG..!
kekurangan yg harus kita akui adalah,
kita kurang gencar dalam berkampanye atau mempublikasikan Partai Kita ini,
coba lihat itu Partai yang (katanya) bersih..
ke mana2 atribut partainya selalu ditonjolkan..
apakah ini sebagai bukti bahwa tokoh2 PBB memang low profile..?
utk memenangkan suara rakyat kita perlu sedikit ‘kencang’ nih dalam bersuara di media..
maju terus PBB,
bang YIM for President..!!
wassalam..
October 26th, 2008 at 3:26 am
Waleh -weleh- weleh Udahlah pak yusril jadi presiden dalam film aja deh jadi ndak refot-refot over action komentar politikpolitik di media (belagu) kayak paling jago ilmu tt negara sendiri aja pak,toh paling mentok jabatan juga Babu Presiden he he he ngak ada yang dukung thuh mana massanya PBB cuman segelintir aja hee–hee he– tp klu tampil di media ngomong politiknya kayak yak yak o he hee hhe kacihan deh lho….
November 20th, 2008 at 5:37 pm
koruptor mau jadi presiden????
November 25th, 2008 at 7:55 am
Pak Yusril, Ysh
Bukan berkehendak mengecilkan bapak, tetapi mencoba realistis peluang untuk RI 1, kalau menurut penilaian saya (mudah-mudahan saya salah pak):
1. Bapak Cukup sulit diterima oleh kaum non- muslim, karena bapak dinilai akan mensyariahkan segala sistem yang ada
2. Bapak dikelilingi orang-orang yang tdk mencerminkan, kecendikaan, kerifan dan kenegarawanan suc as: MS Kaban, Ali Muchtar Ngabalin dll, ini membawa efek negatif bagi bapak.
3. Penguasaan bapak dibidang teknologi, Energi, perdagangan dan ekonomi makro kami nilai kurang.
Mohon maaf pak
Salam
December 1st, 2008 at 8:22 pm
kepada YTH,Bpk/Ibu.
menurut saya bahwa tugas wakil presiden adalah urusan dalam negeri dan sebaliknya tugas presiden kedamaian seluruh negara seperti Mr.BO/(barack Obama) presidennya negara2 kata tivi.bagaimana jika Bpk/Ibu sedikit aja Damaikan Israel vs Palestina vs Libanon ya kalau Kwuait vs Irak kan tugasnya Mr.BO .bisa ngak salah satu amanah rakyat indonesia loh bosen liat perang meluluh
December 5th, 2008 at 2:38 pm
Bpk/Ibu dalam mengumpulkan Dana saya baca sekitar $6 juta america, nah jika tak mampu mencapai target $6juta america sampai Lebaran Haji 2008 saya kira” pendapat saya secara daging/manusia kembalikan saja kepada pendonor sama seperti bpk.rizal, itu ujian mudah.
December 7th, 2008 at 11:21 am
Untuk terpilih menjadi Presiden selain kemampuan diperlukan juga dukungan yang luas dan tidak jangan lupa pula memerlukan dana yang besar.YIM memenuhi syarat dalam hal kemampuan tetapi untuk memperjuangkan menjadi Capres kita harus realistik, sehingga jangan energi dan dana terkuras terbuang percuma, padahal banyak permasalahan lain yang lebih urgent terabaikan. Soal dukungan misalnya menurut saya belum ada tokoh dari partai Islam dan berbasis Islam yang mempunyai peluang untuk terpilih menjadi Presiden. Dalam pilpres 2004 yang lalu ada beberapa tokoh Islam yang berasal dari daro organisasi Islam, seperti Hsyim Muzadi dari NU, Amin Rais yang berasal dari Muhammadiyah ,Hamzah Haz dari PPP dan Sholahuddin yang berasal dari NU. Semuanya kandas dalam babak pertama dan hanya Hasyim Muzadi yang maju keputaran kedua itupun terangkat karena suara dari Megawati.Majunya Megawati bukan karena kemampuannya tetapi terpusat pada dukungan fanatik pendukungnya.
Untuk Pilpres 2009 telah bertebaran capres dari tokoh-2 Islam seperti Yusril.Din Syamsudin, Sutrisno Bachir,Nurhidayat dan kelihatan juga Amin Rais makin bernafsu untuk maju mungkin juga akan timbul nama lain. Lihat saja perjuangan dari Sutrisno Bachir yang melalui iklan untuk pencitraan dirinya menjadi Capres setelah uang terkuras dalam beberapa hasil survey menunjukkan namanya dan juga Partainya makin terperosok.PKS bernafsu pula untuk mengusung capres karena terbuai prestasi gemilang pemilu 2004, namun prestasi gemilang sukar diperoleh dalam pemilu 2009.
Saya melihat untuk Capres 2009 hanya ada 3 pemain utama yaitu Golkar,Demokrat dan PDIP.
Andai kata Golkar maju dengan Capres sendiri , peran partai Islam/berbasis Islam untuk dapat berperan lebih besar untuk membidik cawapres itupun dengan syarat siapa capresnya yang paling bermannfaat bagi kepentingan Ummat.Syarat lainnya adalah adanya kesatuan pendapat diantara partai Islam/berbasis Islam. Hendaknya semuanya harus berperinsip kekuasaan bukan demi kekuasaan tetapi kepentingan Ummat yang menjadi tolak ukurnya. Andaikata Golkar mempertahankan komposisi SBY/JK kemungkinan tokoh golkar lainnya akan bermitra dengan lainnya bisa dengan Gerindra/Hanura atau menjadi Cawapresnya Mega.Dalam kondisi ini sebenarnya Partai islam/berbasis Islam lebih berpeluang untuk mencalonkan menjadi Capres namun kemungkinannya untuk terpilih mungkin akan terulang seperti pemilu 2004.
Dari semua itu akan jangan energi dan dana terkuras percuma lebih baik Partai Islam/berbasis Islam memfokuskan diri dalam pemilihan legislatif yang perannya-kalau dilaksanakan dengan sebanrnya – akan bermanfaat bagi kepentingan ummat.Dengan kedudukan legislatif yang kuat akan dapat mewarnai perjalanan bangsa selanjutnya dan akan mendapat hati didalam Masyarakat sehingga dalam Tahun 2014 dapat mencalonkan diri sebagai Capres.
Bagaimana dengan YIM. Jangan berkecil hati karena kesempatan dalam 2014 masih terbuka, mulai sekarang harus meningkat citranya sesuai dengan kemampuannya, bukan dengan beiklan sebagai mana yang lain. Beliau adalah ahli hukum tatanegara, cukup berpengaruh terhadap mahasiswa/generasi muda dan kalangan cendekiawan. Track recordnya sebagai ahli hukum tata negara cukup baik dan saya melihat beliau berani mengambil terobosan-2.
Dalam kondisi saat ini masih terlihat beberbagai kelemahanan dalam ketatanegaraan kita(ini pendapat orang awam dalam hukum). Misalnya sistem pemerintahan kita adalah presidential tetapi dalam perakteknya masih dipengaruhi oleh sistem parlementer.Kita memiliki MPR yang fungsinya sangat terbatas, sedangkan biayanya cukup besar, kita mempunyai DPD tetapi tidak mempunyai corak dan warna yang jelas, kita melakukan pilkada untuk Bupati/walikota dan Gubernur yang setiap kali selesai berakhir timbulnya bentrokan vertikal dan horzontal dan bermuara pada Mahkamah Konstitusi.Parlemen
kita yang tugasnya membuat Undan-2 tetapi akhirnya dianulir oleh MK. Ini merupakan biaya yang sangat besar sedangkan rakyat hidup dalam kemabng kempis. Disini diperlukan pemikiran dan terobosan Bung YIM yang sangat berguna bagi kepentingan Ummat, demokrasi yang sehat dan bertanggung jawab dan meningkatcitrany BUNG YIM sendiri untuk maju sebagai CAPRES 2014.
December 8th, 2008 at 10:26 am
Bpk/Ibu selamat menjalankan Lebaran ‘Idul Adha 1429 H , semoga semangat sampai tujuan bagi kita semua ,amin.
December 9th, 2008 at 7:51 pm
Kabinet Perdamaian itu terbentuk bisa kita lihat pada 10-30 April 2009 kalau usulan saya diterima. Bpk cukup tahu bayak partai partai lama seperti kita yang tidak mampu tetapi menjelma membuat partai baru itu yang tertindas saja yang diikut sertakan didalam kabinet, banyak pensiunan jenderal yang ngangur kalau kepinggin lebih aman.
December 10th, 2008 at 5:37 pm
Saya mau yakin kemana Pak YIM kenapa tidak muncul di tivi. dan kepada YTH semua kenangan di Tareqat salam rindu kepada K.H. Shohibul Wafa’ tajul Arifin semoga apa yang saya kehendaki kepada Beliau untuk menjabat selama 5 th. 2009 seharusnya bertanggunjawab juga jika banyak orang dirugikan, amin.
December 10th, 2008 at 8:42 pm
Biarlah ia minum dan melupakan kemiskinannya, dan tidak lagi mengingat kesusahanya. Bukalah mulutmu untuk orang yang bisu, untuk hak semua orang yang merana.
Padaku ada nasehat dan pertimbangan, akulah pengertian, padakulah kekuatan. Karena aku para Raja memerintah, dan para pembesar menetapkan keadilan. Karena aku para pembesar berkuasa juga para bangsawan dan semua hakim di bumi. Aku berjalan pada jalan kebenaran, di tengah-tengah jalan keadilan, supaya kuwariskan harta kepada yang mengasihi aku, dan kuisi penuh perbendaharaan mereka.
December 13th, 2008 at 9:33 am
Saya berharap semoga tuhan mengabulkan keiinginan bapak untuk menjadi presiden. Saya menawarkan jasa untuk membuat template dengan slogan bapak, moga dengan template ini bisa dinikmati para pemilik blogger dengan slogan2 bapak,,,,,
December 13th, 2008 at 5:52 pm
Jika jumlah kursi yang duduk diperlemen pasti lebih 50% dari 2004, menurut pendapat saya sebagai kembarannya cheng ho sekarang points pertama maukah Ibumega atau kepercayaannya ( yang muda ) menjadi wapres, point kedua maukah pak din samsudin atau pak Amin menjadi wapres, point ketiga mau kah pak surya paloh menjadi wapres atau pak yusuf kalla, point keempat maukah militer seperti pak Hanura, atau Gerindra, atau PIS menjadi wapres 2009. seandainya aku turut tampil danmenjadi kenyataan di karena kado Lebaran Agama2 yang ada di Indonesia ( dalam pembangunan ) semoga bayar hutang Doa sekaranglah yang tepat dan ajarkan aku nantinya jika direstui, dengan syarat bebas Hukum baik masalah apapun jika suatu saat terbentur masalah dan syarat kedua biarkan daku berkerja seperti ini untuk membentuk kabinet kedamaian bersama dalam waktu 5 tahun kedepan, itu saja serta baca daku dalam keadaan marah atau kemasukan roh atau kasih sayang. terima kasih.
December 18th, 2008 at 5:07 pm
Kepada Yth, Bpk Perhubungan; mengenai Biaya Angkot supaya nantinya sistem sekarang ditinggalkan” diambil alih oleh pemerintah atau perseroan, supaya jangan terkena dampak BB Minyak, seperti Angkot di belitung Tanjung pandan dimiliki Oleh satu orang DALAI”. Yach dikota saya tinggal”Palembang” Angkotnya belum berjalan sistem saya lihat, ORGANDA sendiri mencari pengusaha yang bermodal kecil saja dan belum menjalankan sistem di negara yang sudah berhasil seperti kereta kota, atau Busway. terimakasih.
January 3rd, 2009 at 5:23 am
PBB Kota Malang Siap berjuang bersama abang..
karena tidak ada jalan buntu di dunia ini bang..
January 10th, 2009 at 11:32 am
@bang YIM & mBah Ariedi
Seteleh membaca beberapa tanggapan di site ini (terutama tulisannya mBah Ariedi), mungkin bisa menjadi bahan perenungan bang YIM. Tulisan yang beliau (mBah Ariedi) paparkan memang bernilai seni tinggi, mungkin tidak semua orang mampu memahaminya. Namun bila kita baca dengan saksama dan dengan hati yang lapang tentunya, kita akan dapat mengambil makna dari tulisan beliau.
Dari sekilas membacanya, terlihat tulisannya seperti memperolok-olok (tidak suka pada bang YIM). Coba direnungkan lebih dalam lagi…….sebenarnya beliau amat sayang pada anda (terutama pada puisi yang beluau buat-akupun sampai meneteskan air mata setelah membacanya), baliau ingin bang YIM memperbaiki (merubah) sifat dan sikap yang tidak baik pada diri anda.
Tolong bang YIM, luangkan sedikit waktu untuk merenungkan “nasehat-nasehat” dari beliau.
to : mbah Ariedi salam hormat…..
(heroe_33@yahoo.com)
January 21st, 2009 at 11:48 pm
Kepada
Yth : Bpk YM.
Menganalisa figur bapak untuk tampil sebagai Presiden RI adalah tepat.
Dengan pertimbangan logis ala orang awam :
1. Anda eorang akademis, hal ini akan berdampak pada pola kebijakan yang akan bapak laksanakan akan didasari
oleh pertimbangan yang rasional, bukan mengedepankan sisi emosional.
2. Selain seorang akademis bpk juga lama berkecimpung di pentas politik. Pengalaman yang bapak dapat selama
Presiden Soeharto merupakan pengalaman emas, dalam arti bapak banyak belajar bagaimana seorang Presiden
mengambil keputusan. Saya yakin Presiden Soeharto dalam memimpin negeri ini banyak kekurangan, tetapi kita
juga harus jujur bahwa banyak hal sangat positif yang pernah Presiden Soeharto berikan pada negeri ini.
Kelemahan anda selaku CAPRES adalah kurangnya promosi yang bersifat ke bawah. Anda banyak dikenal di dunia politik papan atas, tapi kurang berakar kebawah.
Jujur saya katakan bahwasanya AMIEN RA’IS memiliki kwalitas jauh di bawah anda.
Salam : Tonypers
January 31st, 2009 at 12:23 pm
Saya senang mendapatkan link ini dan mestinya semua calon presiden memanfaatkan media internet ini untuk komunikasi dengan masyarakat luas menyampaikan visi dan misinya. Menurut saya bangsa ini tidak akan dapat berkembang maju dan kuat kalau hanya mengandalkan segelintir orang saja. Seluruh komponen bangsa ini mestinya bersatu dengan mengutamakan kepentingan bangsa. Bisa dibayangkan kalau seorang dalam bangsa ini mengambil andil dalam pembangunan bangsa ini saya yakin negara ini akan maju dan kuat. Agar itu bisa direalisasikan saya yakin masalah seberat apa pun akan dapat teratasi, sikap ini yang merupakan cerminan jiwa dari nilai2 pancasila yang tidak muncul dari masyarakat kita. Saya rasa pemimpin yang baik yaitu pemimpin yang terbuka untuk berdiskusi dan sering menjalin komunikasi dengan masyarakat. Saya memimpikan nilai saling menghargai itu dapat kita miliki juga sehingga kita tidak lagi menemukan sikap saling menghujat atau menjatuhkan jika niat kita membangun maka mari kita menampung seruh masukan dan ide2 yang ada dan direalisasikan. Jika ambisi kita adalah untuk kemajuan bangsa maka tidak masalah siapa yang memimpin.
February 5th, 2009 at 5:57 pm
Assallamu Allaikum wr.wb
Saya adalah orang awam yang menilai Abang bukan sebagai seorang politisi tapi lebih seorang Negarawan yang berwawasan Al-quran dan Assunnah sehingga ketika keputusan Abang untuk menikah kembali dengan seorangperempuan muaalaff sayalah orang pertama yang mengirimkan doa untuk kebahagian Abang walaupun doa itu saya kirimkan dari jarak yang sangat jauh melalui ruh yang lahir dari mulut seorang perempuan bercadar abu-abu pekat yang mengenal Abang di Baitul Hikmah saya selalu berharap Abang melihat kesalahan orang dari pola pandang Ilmu Agama yang Abang miliki sehingga seluruh tutur kata penuh hikmah yang terlahir dapat diteladani banyak orang.saya memang tidak pernah tertarik pada siapapun yang akan menjadi kandididatPresiden Negeri ini termasuk Abang tapi komentar Abang diatas mengantrakan saya untuk mengatakan sesuatu yang banyak orang tidak tahu tentang sisi Abang yang lainnya sehingga orang Indonesia bisa belajar untuk tidak melihat kesalahan orang lain dari sudut pandang kaca mata hitam mereka, apalagi menghina Abang yang menikahi perempuan mualaff berkebangsaan lain Abang perlu mengambil sirah tentang Bagaimana Rasullullah saw Menikahi Mariyah seorang Putri Pimpinan Yahudi yang masih dalam Tawanan adakah pemberi hinaan itu sadar apa yang yang ada dalam nafsu Abang saya yakin Abang cukup lama berdialog dengan Nafsu hingga keputusan ini dijalani janganlah berputus asa karena berputus asa adalah sifat orang kafir berhujjahlah pada sirah kebaikan karena walaupun Abang bukanlah seorang Nabi tapi Abang adalah bagian dari Khalifah yang disebarkan Allah dimuka Bumi ini yang diberi cahaya Ilmu yang dijanjikan untuk diberikan derajat setingkat lebih tinggi dari hamba-hamba Allah yang lainnya Berprasangka baiklah pada Allah
bukankah Rasullah bersabda sesungguhnya orang yang dikatakan benar adalah orang yang senantiasa berusaha untuk mencari kebenaran sehingga ia tertulis sebagai orang orang yang benar disisi Allah.tidak perlu Abang mencari kebenaran dimata manusia karena ini akan membuat Abang tidak terfilter.kebenaran itu milik Allah diberikan kepada siapa yang dikehendakinya pilihan hidup adalah bagian dari garis takdir Allah yang telah dipatrikan Allah dalam alam Rahim yang terpenting saat ini Abang tetap menyehatkan Ruh dialam Baitul Hikmah dengan penuh makrifat lihatlah apa yang menimpa Abang saat ini adalah bentuk kasih sayang Allah unuk mengistirahat jasad kembali bermakrifat dialam ruh sehingga kenikmatan Duniawi bukan lagi merupakan cita-cita achir.Saya mohon maaf baru bisa berkomentar hari ini saya sebenarnya iseng membuka file ini karena saya tau Abang hari ini Abang berulang tahun sebenarnya niatnya sih cuma mau kasih selamat dan doa tapi saya terkesima dgn sirah yg abang paparkan saya lalu tertarik mengomentarinya saya mohon maafjika menyinggung siapapun Selamat Ulang Tahun yach semoga tercapai apa yang dicita-citakan menjadi Pemimpin Umat dan Pemimpin Keluarga yang Amanah Amin Hasbiyaallu Wanikmal Wakil Billahi BisabillHaq Ws.Wb
February 6th, 2009 at 10:48 am
ASSS..
SELAMAT ULANG TAHUN BANG YUS..
SMOGA PANJANG UMUR…
SLALU DI LINDUNGI ALLAH SWT DALAM SETIAP LANGKAH..
SUKSES DALAM KARIR…
AMINN…
WASS..
February 9th, 2009 at 4:44 pm
Bismillahirrahmannirrahim.
10 tahun yang lalu selesai meliput berita dipintu Masjid Ali aku menemuimu kala itu engkau baru saja menyelesaikan dialog dengan para aktivis dakwah pimpinan Hasan Albana aku masih ingat kala itu aku mengatakan Adikku bros bulan bintang yang kau sematkan diujung cadarmu itu Diindonesia selalu menangis sebab saat ini mereka dalam perpecahan selamatkan pemimpin partai itu, pulanglahkami butuh hujjahmu untuk bergabung dan aku masih ingat sampai sekarang jawabanmu Setiap hamba Allah disertakan baginya penjaga tidak ada seorang manusia yang memilki kemampuan menunjuki suatu kaum jika allah menghendaki kesesatan bagi mereka begitupun sebaliknya bukankah Al-quran telah menetapkan hukum untuk itu ? bukankah Allah telah menjanjikan bahwa siapapun yang menolong Agama Allah Allah pasti menolongnya? apa yang harus Buyya takutkan ? aku saat itu hanya membuka tangan lebar-lebar dan mengangat bahu penuh kekecawaan dan hari ini aku sangat bahagia melebihi kebahagian jika partai ini dapat meraih target 20 persen suara seluruh indonesia karena kau telah kembali adikku dan mau membuka Blog ini Dr.Khadijah Nurraitul Azna Arqumarry Bin Masud Djaluli Hasyabtariq MA kamukah itu? betapa beruntungnya pemilik Blog ini mendapatkan ucapan dari seorang mantan pimpinan Aktivis Mahasiswa Indonesia untuk Timur Tengah sepertimu, saya harap balasan komentarku diblog ini tidak membuat yang punya blog ini fihter saya mohon maaf. Al
February 9th, 2009 at 10:54 pm
Assalu Allaik, Salam hormat saya untukmu Buyya , buku-buku yang engkau tulis dari liputan beritamu diIrak dan Palestina sungguh luar biasa Semoga Allah Merahmarimu Amin
Beberapa teman mengusulkan saya meluruskan diblog ini mohon maaf.Imam Syahid Hasan Al Banna tahun l949 telah berpulang secara syahid terbunuh diMarkasnya di Kairo saat itu saya dan buyya belum lahir dialog kemarin itu adalah dialog para Aktivis Dakwah sebagai memorandum yang akan dipakai hujjah di Markas Umahatul Muslimin di Ismailiyah.kehadiran saya disana seperti yang Buyya maklumi. Kalau Imam Ghazali ditanya siapa engkau Beliau menjawab Aku adalah Angin bagi Api yang menyala Kalau Imam Syafii ditanya siapa engkau Beliau menjawab Aku adalah Jembatan para Musafir Kalau Hasan Albanana ditanya siapa Engkau Beliau menjawab Aku adalah petualang yang mencari kebenaran lalu apa yang harus saya jawab untuk pertanyaan buyya jika buyya telah meletakkan namaku bersama Nama Ayahandaku .Ya. saya telah kembali dan tinggal dikota kecil ditanah jawa. ini email saya khadijahnurraitulazna@yahoo.com kita bisa berbincang lebih leluasa pada fail ini,untuk teman2 yang mengkritik ucapan saya terhadap bang yusril bahwa dia bukan politikus dimata saya dan mereka meinta saya berkomntra diblog ini baiklah demi zat yang mengengam seluruh Ilmu dan kearifan saya mengatakan ini karena saua melihat bang yusril tidak memahami siasat sedangkan seorang olotikus harus memahami siasat baik dalam bersikap maupun dalam bertutur kata anda bisa membaca komentarnya tentang komentar 24 ia mengambil sirrah yang sangat bagus tapi tidak mencerminkan seorang politikus.sangahan itu lebih sebagai seorang Negarawan yang berhujjah pada Hukum Al-quran dan As-sunnah padahal hukum-hukum itu bukan hanya sekedar wahyu yang dijadikan dokumen dingin tapi ia adalah sebuah sumber ruh yang meluncur bagai anak panah yang sulit dihentikan karena ia mengandung cahaya Illahi yang hidup dari kalam yang sempurna mengapa ia harus dipertanyakan keabsahan tentang sebuah nilai kerasulan kalau nilai penciptaanmu dihitung sama dimata Allah sebagi Khalifah Iya Khan.saya rasa cukup jadi tidak enak hati ini khan blog orang sanggahlah saya pada Email diatas bagi yang belum berkenan Wasalam
February 24th, 2009 at 9:20 am
Abang YIM Yth,
Saya termasuk salah satu dari sekian aktivis pemuda Indonesia yang sudah sejak awal reformasi ketika masih duduk dibangku kuliah merasa tertarik pada performa politik Abang YIM, terutama kepribadian Abang YIM yang cerdas dan fleksibel dalam merespon setiap permasalahan bangsa. Yang menjadi sejarah politik bagi bangsa adalah drama penurunan Soeharto dari kursi presiden dengan peran dan kontribusi Abang yang begitu menakjubkan. Dan fenomena mundur dari kompetisi RI 1 dan memberi kesemptan kepada Gus Dur juga merupakan akhlak politik yang seharusnya dipelajari banyak kalangan politisi. Dan yang paling menarik dalam penilaian saya yakni setelah Abang memunculkan gagasan siap maju menjadi calon presiden. Poin ini tidak banyak dilihat orang ditengah krisis mitologi politik kepemimpinan berupa mitos Jawa dan non Jawa. Bagi saya, Abang sudah cukup berani mengambil resiko untuk pendidikan politik bangsa dalam memecahkan mitos kepemimpinan politik di tanah air yang notabene mayoritas berpenduduk agama Islam. Bagi saya apa yang dilakukan Abang dalam gerakan politik termasuk mengadakan silaturahim dengan Majelis Syuro PKS dan PBB merupakan langkah produktif. Secara garis besarnya, saya sangat mendukung jika Abang terus maju dan lebih keras lagi dalam bekerja untuk menyongsong Pemilu legislatif dan Pilpres yang tinggal dihitung dengan jari.
Kondisi politik Indonesia saat ini sangat mengharapkan kehadiran kepemimpinan sosok pemuda yang cerdas, intelek, dan profesional. Dan Abang merupakan salah satu kader bangsa yang bisa melakukan perubahan struktur kehidupan kita dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang lebih baik.
Sebagai usul saran, saya berharap Abang YIM lebih konsolidatif lagi, baik dari segi gagasan, sosialisasi, maupun gerakan internal kepartaian, lintas partai yang memiliki persamaan visi misi, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan para kaum intelektual dan profesional. Selama ini terkesan Abang masih menerapkan gaya politik yang elitis meskipun menurut hemat kita tidak. Tetapi realitas di masyarakat mayoritas membacanya seperti itu.
Maaf Abang YIM, kalau usul saran berlebihan tetapi ini sebagai bentuk dukungan saya terhadap Abang YIM untuk maju menjadi kandidat Pilpres mendatang. Semoga pemilu legislatif mendatang kader-kader PBB diseluruh tanah air mampu menjawab tantangan kompetisi sehingga Abang YIM terus maju jadi Presiden.
Akhirnya, terima kasih banyak Abang YIM
From Rahman Yasin – Yasin Rahman
Akhir Februari 2009
March 21st, 2009 at 10:49 pm
assalamualaikum wr wb
puji syukur kita pnjatkan kekhadirat Allah ‘azza wa jalla serta salawat dan salam disampaikan kepada nabi Muhammad SAW, semoga langkah dan perjuangan kita tetap amanah dan dirdhoi..
bang yusril,sangat miris ketika melihat partai lain bermunculan di televisi melalui iklan yang menggugah jiwa, namun stlah lama menunggu belum juga terlihat latar hijau serta bulan bintang bferwarna kuning..
sbgai kader partai, saya cukup banyak ditanyai ttg keberadaan partai kita..
selai publikasi kurang,hari ini kami di Sumbawa Barat NTB berjalan mempertahankan dan mensosialisasi partai tanpa dukungan pengurus dan tetua partai di daerah kami…
tidak koordinasi DPC..
kader partai direbut partai lain yang lebih solid..seharusnya partai ini sangat besar di wilayah kami, dengan ketua DPRD dan Bupati dari PBB ternyata partai ini mati suri..
kami hanya bisa berharap pada kemampuan pribadi kami..
mudah-mudahan kami bisa merebut satu kursi pada 9 April 2009…mohon doa dan dukungan morilnya..
oya,,saya sangat menyesal tdk menyaksikan acara debat, presiden alternatif dan the candidate..mohon jika berkenan saya dapat dikirimkan rekamannya ke alamat email : indrataliank@yahoo.co.id
sebagai bahan kampanye kami dan akan saya siarkan berulang di TV Lokal..
bersama teman-teman saya sedang membangun sebuah organisasi untuk mengawal kebijakan pemerintah daerah dalam bentuk kritik maupun saran,kami sepakat memberi nama Yayasan Inovasi Pemuda Pembangunan “Bulan Sabit Hijau”..Mohon saran agar kami tidak salah dalam melegalisasi nama organisasi kami..
maaf jika ada kesalahan dalam penyampaian saya..
inilah satu-satunya cara kami menyampaikan keluhan dan harapan..
bulan bintang gemilang
indonesia cemerlang
wassalamualaikum wr wb
April 5th, 2009 at 4:12 pm
Assalammu’alaikum ayahanda Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, SH, Mkn
saya adalah salah seorang penggemar Setia anda, saya adalah kader dari Partai Bulan Bintang Kec. Medan Belawan Kota Medan, Sumatera Utara saya menjadi anggota dari semenjak berdirinya Partai Bulan Bintang Sampai dengan sekarang ini. saya takjub dengan pemikiran Ayahanda selain paham akan hukum tata negara Ayahanda juga sangat paham dengan ajaran agama islam, dan itu anda buktikan dengan hukum syariah yang anda terapkan di Nangroe Aceh Darussalam yang pada saat itu anda menjabat sebagai MENKUMHAM,
mudah – mudahan Partai Bulan Bintang menang dalam pemilu 2009,
tapi saya sangat kecewa dengan caleg DPR-RI Sumut I (Medan, Deli Serdang, Sergai, Tebing Tinggi) nomor urut I yaitu Prof. Dr. Masri Sitanggang MP. yang tidak amanah belum kesenayan aja udah ingkar janji gimana kalau Pak Masri sudah kesenayan, mungkin aja dia lupa dengan tujuan dasar Partai Bulan Bintang yaitu Penegakkan Syariat Islam.
saya kecewa karena Pak Masri Tidak bisa hadir menemui Kedernya di Kecamatan Medan Belawan, katanya dia mau bersosialisasi ke belawan dan akan menghadiri sosialisasi tersebut tapi pada akhirnya dia membatalkan secara sepihak dan setengah jam acara akan terlaksana dia telpon bahwasannya dia tidak bisa hadir dikarenakan rapat di kabupaten SERGAI padahal kami sudah menunggu dan telah membuat persiapan untuk pertemuan tersebut, tapi apa boleh buat dia tidak bisa hadir dan kami sangat kecewa dengan peristiwa tersebut, melalui media ini saya hanya ingin menyampaikan kepada pak Masri kalau tidak bisa membagi waktu untuk masyarakat/kader sebaiknya bapak gak usah jadi caleg dari PBB pak. ngurus waktu aja gak becus gimana mau ngurusin rakyat bisa gak pak membagi waktunya. gara-gara bapak saya jadi gak dipercaya oleh masyarakat gimana saya mau menjelaskan tentang syariat islam yang dicita-citakan oleh Ketua Dewan Syuro PBB sedangkan calegnya aja gak amanah, dan kepada Ayahanda Yusril tolong ditindak tegas orang yang mengecewakan Kader seperti Pak Masri Sitanggang.
mudahan-mudahan kedepan tidak ada lagi Caleg Dari PBB yang seperti itu
dan mudah-mudahan PBB akan menang dalam pemilu 9 April 2009
kami selaku Pemuda Bulan Bintang Mendukung sepenuhnya untuk Ayahanda Yusril Ihza Mahendra dalam PILPRES 2009 semoga ALLAH mendengar Permintaan kami ini dan ALLAH memberikan jalan kepada Ketua Dewan Syuro PBB Ysuril Ihza Mahendra untuk menjadi Presiden 2009 – 2014 demi tegaknya syariat islam di negeri tercinta Indonesia
ALLAHU AKBAR, ALLAHU AKBAR, ALLAHU AKBAR.
W A S S A L A M
May 18th, 2009 at 11:37 am
HIDUP BANG YUSRIL………………….
May 7th, 2010 at 3:19 am
Setelah membaca pemikiran dan ide yang bapak tuangkan dalam sebuah tulisan di blog, saya merasa dekat dengan pemikiran Pak Yusril, saya salah satu orang yang selalu mengagumi sosok bapak ketika menjabat menteri,..terlepas dari itu, walaupun saya sudah tau tentang bapak hanya di TV, dan belum pernah membaca tulisan2 bapak…tapi setelah membaca tulisan2nya sekarang, saya hanya bisa berkata..subhanallah. semoga ide, pemikiran yang ditaungkan lewat tulisan di blog ini terus bisa dinikmati orang banyak. terimakasih pak telah berbagi pengalaman dan ilmu..
July 5th, 2010 at 8:23 am
sayang Bang YIH gak jadi president
July 14th, 2010 at 11:53 am
Prof. Yuzril ….. salah satu akademisi terbaik negeri ini ….. thanks tulisan2nya sangat elegan, sistematis ….bisa menginspirsi kita semua untuk lebih berkualitas
July 14th, 2010 at 12:14 pm
saat ini bang YIM sedang digoyang dgn tuduhan2 ‘ngasal’ dari para Jaksa Agung yg tidak bisa disebut agung..!!
maju terus, bang..!
do’a kami menyertai abang..!!
July 27th, 2010 at 11:13 am
hemmm kapan ya saya masuk tv he he he…
July 27th, 2010 at 11:14 am
ok slam sukses saja … :)