Beranda

ACARA “THE CANDIDATE” DI METRO TV

Bismillah ar-Rahman ar-Rahim

The Candidate029Dua minggu lalu, Metro TV mulai merekam salah satu program “election channel” mereka, untuk disiarkan mulai akhir bulan Juli ini. Acara itu diberi nama “The Candidate”. Mereka yang akan tampil di acara ini, tentu saja “candidate” dari berbagai posisi, bisa jadi kandidat Presiden, kandidat anggota DPR,DPD dan kandidat apa saja. Ketika saya tiba di daerah Mampang – tempat rekaman itu dilakukan – saya bertemu dengan Pak Sutrisno Bachir –Ketua Umum PAN — yang baru saja selesai melakukan rekaman. Pak Trisno adalah sahabat baik saya sejak lama. Saya selalu memanggil beliau “Boss”, maklum beliau seorang saudagar dan pengusaha sejak lama. Akhir-akhir ini beliau makin tersohor karena slogannya “Hidup Itu Perbuatan” yang biaya iklannya konon sudah milyaran rupiah. Sebab itu, ketika bertemu beliau, saya mengatakan “Boss, sebenarnya saya sudah lama manut (ikut atau turut) sama sampeyan (anda)”. “Kenapa?” Kata Pak Trisno, “Ya karena selama hidup saya ini, dari dulu  saya selalu melakukan perbuatan”. Pak Trisno tertawa. Sayapun tertawa. Kami memang akrab satu sama lain.

The Candidate004Acara rekaman The Candidate terhadap saya dipandu oleh presenter Metro TV. Tiga panelis yang akan mengajukan pertanyaan kepada saya ialah Dr. Indria Samego dari LIPI, Professor Bustanul Arifin dari IPB dan Andrinof (Chaniago), seorang pengamat politik. Ada sekitar 150 orang peserta dalam acara ini. Dari baju yang dikenakannya, saya mengetahui bahwa mereka adalah anggota Partai Demokrat, PAN, PPP, PBB dan Brigade Hizbullah. Ada pula sejumlah mahasiswa dari UIN Syarif Hidayatullah, HMI dan sejumlah pengusaha. Rekaman ini berlangsung selama satu jam, dan konon akan disiarkan malam hari tanggal 30 Juli nanti. Siapa tahu, anda berminat menyaksikannya.

Dalam acara ini, saya tidak diberi kesempatan untuk mengetengahkan alasan-alasan mengapa saya maju ke pencalonan Presiden, apa visi dan misi saya, serta apa program dan hal-hal yang ingin saya kerjakan jika nanti terpilih sebagai Presiden RI. Dr. Indria Samego langsung saja mengemukakan pertanyaan, apakah saya puas dengan sistem penyelenggaraan negara sekarang ini, dan bagaimana saya menghadapi DPR dengan sistem multi partai yang berlaku sekarang ini. Saya menjawab bahwa sistem yang kita bangun setelah amandemen UUD 1945 memang berpotensi menciptakan pemerintahan yang tidak stabil. Presiden harus bekerjasama dengan DPR tetapi DPR juga mengawasi Presiden. Presiden dan DPR dipilih langsung oleh rakyat. Karena itu, bisa terjadi DPR dikuasai oleh anggota-anggota yang tidak mendukung Presiden. Dengan kata lain, Presiden hanya mendapat dukungan minoritas di DPR. Inilah titik lemahnya sistem yang kita bangun. Namun, sebagai Presiden – jika terpilih – saya harus tunduk kepada sistem yang kita bangun itu. Untuk mengatasi ini, berdasarkan pengalaman saya selama berada di pemerintahan,cara menghadapi DPR hanya ada dua, yakni argumentasi dan diplomasi.

The Candidate035Saya harus menjelaskan pendirian saya secara argumentatif dan sedia membuka perdebatan dengan alasan-alasan obyektif yang meyakinkan. Diplomasi artinya seni untuk mengajak dan meyakinkan semua pihak, dengan menunjukkan sikap simpati dan bersahabat. Saya juga berpendapat bahwa kategori partai pemerintah dan partai oposisi seperti dikenal di negara-negara lain, tidak sepenuhnya dapat diterapkan di negara kita. Kultur seperti itu belum terbentuk. Praktek sekarang ini menunjukkan bahwa partai yang punya menteri di kabinet, namun di DPR berprilaku seperti oposisi. Demikian pula sebaliknya. Jadi, satu-satunya jalan ialah argumentasi dan diplomasi tadi. Saya tetap optimis dan berkeyakinan bahwa para politisi kita akan sama-sama memliki rasa tanggungjawab kepada bangsa dan negara. Semua kita memiliki hati nurani.Karena itu, saya optimis dapat bekerjasama untuk menyelesaikan semua persoalan yang kita hadapi.

The Candidate011Dr. Indria Samego juga menanyakan kabinet seperti apakah yang akan saya bentuk, apakah akan terdiri dari orang-orang partai, ataukah dari kalangan profesional? Saya menjawab, kedua hal itu menjadi pertimbangan utama saya, walau saya berpendapat, dikotomi seperti itu tidaklah ketat. Orang-orang dari partai bisa juga orang-orang yang profesional di bidangnya. Namun orang-orang dari non partai yang akan saya rekrut haruslah benar-benar profesional di bidangnya. Dalam sistem Presidensial, semua tanggungjawab penyelenggaraan pemerintahan negara adalah di tangan Presiden, walaupun berbagai undang-undang ada menyebutkan kewenangan tertentu telah diserahkan kepada menteri. Dalam sistem pemerintahan kita, tidak ada keputusan kabinet, karena yang ada adalah keputusan Presiden. Para menteri, walaupun berwenang memutuskan sesuatu sesuai kewenangannya, namun para menteri itu bertanggungjawab kepada Presiden. Saya akan menyusun kabinet berdasarkan pertimbangan yang matang, dan saya belajar dari pengalaman pembentukan kabinet di masa lalu yang saya ikut terlibat. Di negara lain pernah terjadi seorang sarjana hukum menjadi menteri kesehatan, tetapi seorang dokter menjadi menteri kehakiman. Saya tak mungkin melakukan hal seperti itu dalam menyusun kabinet di negara kita. Siapapun yang akan duduk di kabinet, haruslah saya pertimbangkan dalam-dalam latar belakang dan kemampuannya.

Professor Bustanul Arifin bertanya mengenai pembangunan pertanian dan masalah energi.Saya menjawab bahwa kebijakan ekonomi yang akan saya jalankan adalah membangun ekonomi The Candidate018berbasis pedesaan, yang bertumpu pada pembangunan sektor pertanian dan perikanan serta industri kecil. Fokus perhatian saya ialah membangun kemakmuran rakyat, bukan dimulai dari kota, tetapi mulai dari desa. Saya ingin menerapkan kebijakan mengenai tanah, baik lahan yang dikuasai oleh negara, maupun dikuasai swasta dan perorangan, yang kini menganggur tanpa dimanfaatkan. Pemanfaatan lahan tersebut harus didukung oleh kebijakan perbankan nasional yang menjadi penyedia modal untuk. Dalam konteks inilah saya menggagas subsidi pada sektor pertanian yang diarahkan melalui KUD-KUD yang diaktifkan kembali untuk membeli produk pertanian dengan harga lebih tinggi dari harga pasaran. Makin banyak produksi petani, makin besar subsidi yang mereka nikmati. Ini beda dengan subsidi BBM, yang dinikmati siapa saja walau tanpa prestasi apapun. Tentu penerapannya dilakukan terbatas kepada produksi pertanian yang utama, yakni padi dan kedele.

Memperkuat ekonomi pedesaan akan menjadikan sektor ini sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Jika petani dan nelayan sejahtera, maka itu berarti kita memberikan kesejahteraan pada bagian terbesar rakyat kita, yang akan membawa dampak berganda kepada tumbuhnya kegiatan-kegiatan sektor ekonomi lainnya. Rakyat di pedesaan tidak perlu hijrah ke kota untuk mencari nafkah dengan segala risiko yang dihadapi. Desalah yang menjadi sumber kemakmuran rakyat.

The Candidate036Mengenai energi, saya menjawab bahwa saya merumuskan suatu kebijakan energi nasional, berdasarkan potensi energi yang kita miliki. Saya menyadari sumber energi konvensional, minyak dan gas bumi, yang kita miliki kian terbatas cadangannya, jika kita tidak menemukan cadangan yang baru atau segera mengeksploitasi cadangan yang telah ditemukan. Produksi minyak kita yang kurang dari 1 juta barrel perhari sekarang ini dengan tingkat konsumsi sekitar 800.000 barrel, sedikit lagi akan menjadikan kita sebagai negara importir minyak, bukan eksportir lagi. Makkamah Konstitusi telah memutuskan bahwa Pemerintah tidak boleh melepas harga minyak dalam negeri mengikuti harga pasar internasional, yang tentu akan menimbulkan penderitaan rakyat, jika harga pasar internasional lebih tinggi dari harga domestik yang disubsidi seperti selama ini. Kalau harga pasar internasional lebih tinggi, maka kebijakan subsidi terus harus dipertahankan. Memang hal ini akan berdampak kepada APBN, jika fluktuasi harga mencapai kenaikan yang tinggi. Namun sedari awal, langkah antisipatif harus dilakukan untuk menutup beban subsidi yang membengkak, apabila terjadi fluktuasi harga diluar dari apa yang telah menjadi asumsi dalam APBN.

The Candidate020Saya berpendapat harga minyak dalam negeri tidak usah dinaikkan karena akan membuat rakyat lebih menderita. Langkah ke arah itu, secara sistematis dalam waktu lima tahun ke depan, saya harus menyiapkan kebijakan enegeri yang konsisten, mengurangi penggunaan BBM khusus untuk listrik dan menggunakan energi lain, terutama batubara untuk energi pembangkit. Dalam empat tahun ke depan, semua PLTD harus beralih ke PLTU. Saya ingin menata dengan sungguh-sungguh pertambangan batu bara – yang kini segala perizinannya telah diserahkan ke daerah – agar kita memiliki persediaan energi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Pengurangan penggunaan BBM untuk pembangkit harus diimbangi dengan pembangunan sarana transportasi massal di kota-kota besar. Berbagai studi tentang hal ini sebenarnya telah dibuat. Apa yang perlu dilakukan ialah, Presiden segera mengambil keputusan dan melaksanakannya dalam kenyataan.

Andrinof dan sejumlah mahasiswa serta anggota partai politik yang hadir juga mengajukan berbagai pertanyaan dan kritik. Pertanyaan The Candidate013Andrinof terkait dengan kemajemukan bangsa kita dan bagaimana kebijakan saya menghadapi isyu-isyu kemajemukan itu. Saya menegaskan pendirian saya, bahwa kemajemukan itu adalah sebuah kenyataan dan sekaligus keniscayaan. Saya menjunjung tinggi kemajemukan itu dan akan membuat kebijakan-kebijakan yang sebanyak mungkin dapat diterima oleh semua pihak. Saya tak pernah berpikir untuk mengubah susunan negara kita menjadi negara federal. Saya kukuh mempertahankan susunan negara kesatuan, dengan tetap menjunjung tinggi kemajemukan bangsa kita pada semua aspeknya.

Mahasiswa IAIN mengemukakan berbagai isyu yang mencuat ke permukaan menjelang saya berhenti dari Kabinet Indonesia Bersatu, seperti kasus AFIS yang menyebabkan saya diperiksa oleh KPK dan isyu “Uang Tomy Suharto di BNP Paribas”. Semua hal yang dikemukakan itu saya jawab dengan tenang. Intinya saya mengatakan bahwa saya diperiksa KPK dalam status sebagai saksi untuk orang lain yang menjadi tersangka. The Candidate012 Perdebatan saya dengan penyidik KPK adalah soal penerapan Kepres 80/2003. Putusan Pengadilan Tinggi atas perkara itu menyebutkan bahwa apa yang saya lakukan telah sesuai dengan Kepres 80/2003 itu. Zulkarnain Yunus yang didakwa juga diputuskan tidak terbukti melakukan korupsi. Kesalahannya merugikan keuangan negara, terletak di bidang perpajakan. Jadi, saya katakan, biarlah mekanisme hukum berjalan apa adanya. Kasus ini lebih banyak muatan politiknya untuk membentuk opini publik daripada persoalan pidana.

Begitupun masalah “Uang Tomy” Kejaksanaan telah melakukan pemeriksaan, namun tidak menemukan unsur pidana dalam kasus itu. Bagi pembaca blog ini, semua ini telah saya jelaskan terbuka ketika blog ini baru saja mengudara. Presiden SBY sendiri mengakui baik secara lisan maupun tertulis dalam suratnya kepada saya, bahwa saya diberhentikan dari kabinet karena “desakan dari berbagai pihak” yang memang tak menginginkan saya berada di kabinet. Presiden mengetahui bahwa apa yang saya lakukan bukanlah suatu kesalahan. Isyu-isyu sengaja dilontarkan sebagai bagian dari gerilya politik. Presiden mengatakan kepada saya di Cikeas, agar saya jangan “menghilang dari peredaran”. The Candidate022 Presiden SBY pernah menawarkan agar saya menjadi Duta Besar untuk Malaysia atau menjadi Ketua Mahkamah Konstitusi. Salah satu sumber yang dekat dengan Presiden memberitahu saya bahwa konon Presiden berencana menarik saya kembali ke kabinet, kira-kira dua minggu setelah saya diberhentikan dari Mensesneg. Entah untuk posisi apa. Saya berterima kasih atas semua kebaikan hati Presiden SBY itu. Namun saya telah mempunyai pertimbangan yang lain, sementara ini saya belum ingin kembali ke jabatan apapun. Saya memilih jalan saya sendiri yakni maju ke pencalonan Presiden.

The Candidate021 Kalangan dunia usaha yang hadir menanyakan soal pembangunan dan kepastian hukum, khususnya bagi dunia usaha. Jawaban saya terhadap soal ini pasti. Saya menekankan kepastian hukum yang berintikan keadilan. Pengalaman saya selama bertahun-tahun di pemerintahan menunjukkan hal itu. Saya tak pernah mengalah kepada kepastian hukum, dan tidak menginginkan hukum dikutak-katik untuk kepentingan-kepentingan di luar hukum. Saya menegaskan bahwa kewenangan Presiden di bidang hukum tidaklah terlalu luas. Presiden memang berwenang membuat hukum, tetapi kewenangan itu telah dibagi rata dengan DPR. Kepolisian dan Kejaksaan secara struktural memang berada di bawah Presiden, namun kewenangan mereka bertindak bukan berasal dari Presiden, melainkan dari hukum itu sendiri. Karena itu, polisi dan jaksa dapat memeriksa Presiden. Ketika perkara telah di bawa ke pengadilan, Presiden tidak berwenang mencampuri kewenangan pengadilan, karena mereka independen. Namun, Presiden tentu harus memotori penegakan hukum, termasuk menyediakan sarana dan prasarana hukum serta menyiapkan aparatur penegak hukum yang akan menegakkan hukum secara konsisten.

Tidak semua hal yang dikemukakan dalam acara The Candidate dapat saya muat di sini, kecuali inti-intinya. Tidak semua pula apa yang saya pikirkan dapat saya uraikan dalam acara The Candidate yang hanya satu jam itu. Penjelasan saya di blog ini dalam menjawab hal-hal yang dikemukakan mahasiswa UIN, ada pula yang tak saya ungkapkan dalam acara itu. Sungguh banyak kegiatan yang saya lakukan di bulan Juli ini. Bukan saja internal PBB seperti penyelenggaraan Mukernas di Jakarta, namun saya juga mengunjungi berbagai daerah untuk berdialog langsung dengan para anggota, simpatisan dan rakyat di sana. Sejumlah kegiatan yang terkait dengan pencalonan Presiden juga telah saya hadiri, antara lain dialog dengan Partai Hanura yang diwakili Dr. Fuad Bawazier dan Dr. Ir. Akbar Tanjung yang diselenggarakan oleh Universitas Mercu Buana, berbagai acara di televisi, dan diskusi Calon Presiden Alternatif yang diselenggarakan di Pers Room DPR RI.

Semoga tulisan ini ada manfaatnya sebagai bahan informasi.

Fastabiqul Khairat!

Cetak artikel Oleh Yusril Ihza Mahendra — July 27th, 2008

98 tanggapan untuk “ACARA “THE CANDIDATE” DI METRO TV”

Pages: « 1 [2] 3 4 » Show All

  1. muhammad kustiawan,M.A (komentar #31)

    Assalamualaikum wr wb

    Apa kabar Pak Yusril? mudah-mudahan sukses selalu untuk bapak. oiya kalau boleh dan tidak keberatan untuk dikirmkan ke e-mail saya tulisan-tulisan mengenai muhammad Nasir. Terima kasih sebelumnya.

    Muhammad kustiawan
    yg terdampar di Jepang

  2. PrimaryDrive (komentar #32)

    YIM:
    Saya menjawab bahwa kebijakan ekonomi yang akan saya jalankan adalah membangun ekonomi berbasis pedesaan, yang bertumpu pada pembangunan sektor pertanian dan perikanan serta industri kecil.

    No. Anda/kita tidak bisa membangun ekonomi pedesaan, karena sebetulnya tidak banyak yg bisa dilakukan untuk penduduk pedesaan! Ibaratnya mesin yg sudah berputar dengan kapasitas 90%, tidak banyak yg bisa kita dapatkan dengan memaksimalkan produksinya.

    Orang mungkin cenderung untuk mengulurkan “subsidi” ke pedesaan, krn hati yg tergerak untuk menolong “rakyat kecil”. Ini boleh2 saja; tetapi kapasitas kita sangat terbatas. Kita tidak akan mampu untuk terus menerus me-realokasi keuntungan dr produksi lain untuk mengkompensasi produktivitas rendah dr pendesaan.

    Masalah kritis ekonomi pedesaan (ekonomi “rakyat”) kita adalah rakyat kita sangat low-tech (dan kalau pembaca tidak keberatan, lebih tepatnya: “rakyat kita bodoh”). Selama tingkat kecerdasan rakyat masih rendah, mereka tidaka akan mampu menjalankan ekonomi produktif. Jadi kunci masa depan “rakyat kecil” ada di proses sistematis untuk mencerdaskan mereka. Sehingga anak2 mereka mampu untuk menolong diri mereka sendiri dengan melakukan proses2 produksi yg lebih pintar.

    YIM: Makin banyak produksi petani, makin besar subsidi yang mereka nikmati.

    Setuju saja sih, tapi coba kita tanya pada pembaca, apa konsep pembaca kalau kita menyebut kata “petani” ? Orang yg seharian bekerja keras di sawah dengan cangkulnya, dibawah terik matahari? Ini namanya “buruh tani”. Dalam ekonomi pertanian modern produktivitas tidak akan datang dari inovasi buruh tani, tapi dari inovasi di tingkat perusahaan (perkebunan). Artinya, akan lebih strategis untuk memberikan insentif produksi di tingkat ini. Apakah KUD, spt yg anda sugestikan, mampu melakukan inovasi?? Saya rasa tidak. KUD per definisi melihat bahwa kekuatan mereka ada di kolektivise (”K” dr KUD = koperasi), bukan di inovasi. Jadi secara konsep saja KUD sudah tidak kompatibel dengan modernisasi pertanian.

    Btw, sistem ekonomi koperasi yg sering disanjung2 di Indonesia; apakah sistem ini sebetulnya realistis?? Kita sudah mencobanya 1/2 abad. Hasilnya tidak banyak. Masih ingin mencoba 1/2 abad lagi? Setiap pembaca disini pasti sudah pernah belajar di sekolah ttg berbagai keunggulan “koperasi”. Tapi sudah ada yg pernah melihat statistik konkrit dr hasilnya??

    Bagi buruh tani yg penting adalah jaminan sosial (kesehatan, sekolah, pensiun, dll). Ini sama dengan buruh2 lain pada umumnya; jadi bukan spesifik isu pertanian, tapi isu perburuhan secara umum. Kita hanya bisa meningkatkan fasilitas sosial buat buruh kita apabila di tingkat perusahaan kita lebih pintar dalam melakukan produksi. Kalau tidak, dari mana kita bisa membiayai fasilitas2 tersebut? Kita tidak bisa menyulap mereka begitu saja. Ini hanya mungkin kalau kita melakukan industrialisasi pertanian. Jadi ini kembali lagi, bahwa kunci masa depan kita ada di kecerdasan bangsa.

    Saya cenderung mengatakan bahwa justru liberalisasi adalah cara yg paling cepat untuk meningkatkan produksi. Tetapi adalah tugas pemerintah untuk melakukan regulasi supaya peningkatan produksi tsb dilakukan dengan cara yg baik, dan untuk mengimplementasikan fasilitas sosial bagi rakyat. Tetapi untuk bisa melakukan ini, pre-konsidi yg penting adalah bahwa kita memiliki instrumen pemerintahan yg bisa bekerja efektif…. Untuk yg terakhir ini saya tidak tau solusinya :(

    YIM: Mengenai energi, saya menjawab bahwa saya merumuskan suatu kebijakan energi nasional, berdasarkan potensi energi yang kita miliki.

    Ok. Salut. Paling tidak dr statement ini anda sbg politisi menunjukkan bahwa anda mengakui bahwa ini isu besar, dan bahwa ini membutuhkan sebuah “kebijakan energi nasional” untuk menghandle-nya.

  3. anggun gunawan (komentar #33)

    assalamu’alaikum pak.

    tadi malam dari jam 19.30 saya sudah nongkrong di depan TV. chanel saya langsung saya alihkan ke metro tv. namun, acara the candidate belum jua muncul. saya pikir mungkin mulai jam 20.00. tapi setelah jam 20.00 tak jua datang. saya alihkan chanel ke tv one. saya dapati debat antara pdip dan pks terkait kepemimpinan tua dan muda. saya cermati dialog yang lumayan panas itu. tak terkesan orang pdip lebih cerdas berdebat daripada orang pks. akhirnya saya sangsi dengan kemampuan kader2 pks ketika terjadi sebuah lobi dalam sebuah diplomasi atau rapat pengambilan keputusan. kalau orang pks jujur dan bersih memang diakui. tapi selain akhlak yang baik itu, seorang pemimpin juga harus punya kemampuan lobi dan retorika yang bagus sehingga bisa mematahkan argumen orang lain. saya jadi berpikir, kalau cara berdiskusinya kayak gini bagaimana nanti menghadapi diplomat asing yang tentu kualitasnya di atas kader pdip. bagaimana nanti mau lakuin nasionalisasi perusahaan-perusahaan asing kalau menghadapi bule aja udah keder duluan.

    so, akhirnya memang saya berkesimpulan debat di tv one yang paling berkesan di hati saya sampai hari ini memang debat pak Yusril dan pak Hamdan versus moelim abdoerrahman dan luthfi asy syaukani.

    kembali ke awal, setelah saya tunggu juga sampai jam 22.00 tidak jua the candidate ditayangkan. duh, padahal saya sudah sangat menanti-nantikannya. yang benar siaran yang menampilkan pak Yusril di Metro hari apa dan jam berapa ya pak???

    ttd
    Anggun Gunawan
    filsafat UGM Yogyakarta
    http://grelovejogja.wordpress.com

  4. Andy S (komentar #34)

    Assalamualaikum

    Sebagai pendukung Abang, saya setuju sekali dengan komentar 25 sehingga Abang tidak perlu lagi memberikan tanggapan seperti untuk komentar 24.

    Pengetahuan agama Abang dalam menjawab pertanyaan tentang “Jika ingin mendirikan negara Islam, pak Yusril harus bisa menegakkannya dalam keluarga. Istri anda harus pakai jilbab dgn benar” membuat saya takjub.

    tapi rasanya jawaban seperti itu cukup hanya di blog ini saja kalau sampai hal itu disampaikan di depan umum dengan berbagai latar belakang pengetahuan mungkin kurang bijaksana.

    klo masih ada lagi pertanyaan tentang Istri, cukup rasanya Abang menjawab bahwa Abang sebagai khalifah didalam keluarga dengan segala kekurangan dan kelebihan Abang akan menanamkan akidah Islamiyah dan melaksanakan rukun Islam yang lima, serta menanamkan akhlak yang baik.

    mudah-mudahan kita-kita para komentator ini bisa abang jadikan sebagai “konsultan humas” juga hehe…tinggal Abang pilih mana masukan/nasehat para konsultan ini yang cocok dengan Abang.

  5. Ariedi (komentar #35)

    1. Your comment is awaiting moderation.
    Artifak kalimat pada Beranda Pak Natsir – agar menjadikan Periksa – bahwasanya Kita semua , termasuk Bung YIM – Jua = Setahun pertama – cengkrama papar Huruf di lubuk linggau dunia maya , yang bukan seperti Temu wicara – atau tatap Muka – dan pastinya = sama – sama hijau – nggak ada yang Pengalaman bertahun – tahun = Kampiun – disini , ya agak – agaklah seperti menyebrang di keramaian Lalu – lintas pikiran + giang kalbu ORANG – yang mampu menjadi Majikan + Pengacara papar hurufnya sendiri , jika dilecehkan atau kesan duga kuatnya – Memangnya – Duileh Ariedi , ditegur Aki Peot Niye … ! - SAMPURASUN …… Reading - tangeh lamun - sudah lama 22 july # 61 … # 63 2008 - Thank’s for : Your Comment is lost in Space , tumpes lak uwis … !
    kupaparkan praduga , Telat huruf ku , karena sudah bergamit giang ke beranda atas - Kepadamu Bro … ! RAMPES - :
    satu : aku Jua The monkey’s of Ramaian ( Ramayana ) Bekantan kalimantan - Hewan kutu Buku symbol DUFAN
    DUA : berangkat - sejak mula ku menulis di blog spot ini - Bukan semata bicara mengenai Puncak Gunung - dimana Bung YIM - senden gunung disitu - JUA MENGENAI Lembah - Ngarai dibawahnya , seperti bung Yim = penurun Blantika papar kata , sehubung judul beranda , akupun dalam jua - Memanfaatkan Energi listrik yang Kubuang , untuk mengasah kemampuan ku mengail asumsi , dengan bahasa jaring Spider man or something ! dari situ akan Ketahuan ( Tengsin ) mana komentator Cukup Pengalaman berurusan dengan kemajemukan bahasa - sehingga dalam dirinyapun seperti ku : No Problema I’ll be back Kwek kwek kwek kwek …. !
    yaitu oleh karena juga bisa membuat Praduga Huruf - yang menghasilkan pujian berbobot atau Bermutu , meskipun dirinya juga tidak dalam pengertian supaya dapat Pujian - jadi # 63 anda itu Ngomong apa - Bekantankah ataukah bahasa magic : JAUKAN BALAX - untuk siapa ? - anda pikir saya gandrung dengan Orang jawa yang - prilakunya = Lubang GANAL ?! NOL BESAR ? - justru kalau dihubungkan - katakanlah PAMRIH - ADALAH supaya tutur - tinular Ku menjadi = password - Kunci kata - Mengenai : Orang jawa yang belum Hilang jawanya = Jowo kedugo jawane - dan jowo itu sendiri = baik hati - Jowo marang sedhulur - kalau jawa = anggap - jawamu - jawaku - jawane dene = Induk wali rasa = Jejher tengger FOO FIGHTER : The Pretender - Inlyric pula pangandikanku = pakai jarik kalbu santun jawi kidung laras tanah Syahdan - yang bisa di = ilutrasi pernyataan Bahasa PIJAK Tanah Jawi - :
    Keep you in the dark you know they all pretend
    Keep you in the dark and so it all began
    Send in your skeletons
    Sing as their bones go marching in again
    They need you buried deep
    The secrets that you keep are ever ready
    Are you ready
    I’m finished making sense
    Done pleading ignorance…that whole defense
    It’s been an infinity, oh
    The wheel is spinning me
    It’s never ending
    Never ending
    Same old story
    What if I say I’m not like the others
    What if I say I’m not just another one in your place
    You’re the pretender
    What if I say I will never surrender
    In time or so i’m told
    I’m just another soul for sale
    Oh well
    The page is out of print
    We are not permanent
    We’re temporary
    Temporary
    Same old story
    What if I say I’m not like the others
    What if I say I’m not just another one in your place
    You’re the pretender
    What if I say I will never surrender
    I’m the voice inside your head
    You refuse to hear
    I’m the face that you have to face
    Mirroring your stare
    I’m what’s left
    I’m what’s right
    I’m the enemy
    I’m the hand that’ll take you down
    Bring you to your knees
    So who are you
    Yeah who are you
    Yeah who are you
    Yeah who are you
    Keep you in the dark you know they all pretend
    What if I say I’m not like the others
    What if I say I’m not just another one in your place
    You’re the pretender
    What if I say I will never surrender
    So who are you
    Yeah who are you
    Yeah who are YOUUUUUU!!!!
    dan … suatu ketika Komputer yang dipakai harus Shut Down - yang ikut tidur disitu , semestinya bukan Huruf kata Pusing - dan entah apa lagi kata - yang tidak dikemudikan oleh Nyata = Sesama Bangsa Berbudi bahasa - gamitan giang sejarah Dwitunggal sumpah palapa ( Satelit Indrawi Lubuk Dunia maya ) - Sumpah Pemuda , memangnya cenderung Emoh pakek TIE - Bahasa Dasi Kedaulatan bangsa Merdeka Berdaulat - yaitu = masuk Blog spot semata Wayang pengagum Kecerdasan YIM - Pak Natsir alm + Ikut kuliah bahasa Berbobot - bermutu - ya = Bukan sebenar Komentator yang berbagi SULUK - Urusan rembhuk Visi hasil gamitan giang - kenang Perjalanan Hidup Individu - anggota Keluarga Sila 3 - : Ini Medan Bung ! Blantika papar kata di lubuk dunia maya - tidak ada hubung menilai # nama + Pribadi seseorang - KETIKA dirinya Di kehidupan Nyata - Semata - mata menilai apa kali rupanya praduga huruf Tutur - Tinular disini - You Know ?!!
    maka , Nggak USAH Berlagak Calon MERTUWA YIM - yang hak Menilai apa kali kata - : calon anak MANTU … !
    SEKALI LAGI - KUNCI KATA - jika orang sudah kehilangan AMARGI JAWI nya sendiri , maka anda yang kebetulan masuk blog spot ini - punya alasannya - yang tidak sederhana ( Reason to believe ) - yaitu = JAUH BANGET - DARI PRADUGA PAPARAN TUTUR TINULAR kU : echoes - Pink Floyd - Ketengoknya - Look so good …. !
    JENENG SIRO KULUP

  6. Faisal (komentar #36)

    Assalamualaikum wr.wb Bpk YIM
    Sebagai mahasiswa muslim saya hanya ingin tahu sejauh mana komitmen anda terhadap penegakkan Syariat Islam secara kaffah di Indonesia. Bukankah kita sebagai umat Islam wajib menjalankan Islam secara kaffah? Jika anda kelak menjadi presiden, saya harap janganlah setengah2 dalam memperjuangkan syariat Islam.
    Jujur saja selama ini sebagai partai Islam, partai anda (PBB) hampir tidak pernah terdengar menyuarakan Syariat Islam, bahkan banyak dari anggota partai anda yang hidup mewah dan kurang merakyat. Tentu hal tersebut tidak mencerminkan sebagai partai “penerus Masyumi”. Seperti anda, saya pribadi adalah pengagum tokoh2 masyumi seperti M.Natsir, Buya Hamka, M.Roem dll. Namun (bukan bermaksud membanding2kan) partai seperti PKS yang tidak pernah mengklaim sebagai penerus Masyumi justru bisa dikatakan “lebih berbau Masyumi” dibandingkan dengan PBB. Saat ini PBB membutuhkan seorang tokoh yang kharismatik setelah H.Hussein Umar wafat, dimana beliau sangat gigih dalam memperjuangkan syariat Islam dan Piagam Jakarta. Itulah seharusnya menjadi teladan bagi para aktivis muslim, khususnya para kader PBB.
    Jika anda dan partai anda serius untuk menegakkan Syariat Islam ada baiknya melakukan koalisi dengan Partai-partai dan ormas-ormas Islam yang memiliki tujuan sama. Bersatulah kalian wahai umat Islam, ciptakan Masyumi baru. Saya menanti komitmen anda Bang Yusril, saya rindu diatur oleh Syariat Islam, untuk itu saya dukung anda menjadi Presiden RI mendatang.

  7. Ki Agus Wahyudi (komentar #37)

    Wah senang rasanya jika Bapak Jadi presiden di Republik ini, segala permasalah mungkin akan mudah di atasi terutama di daerah-daerah seperti Bangka - Belitung, seperti permasalahan di Pulau Belitung di Kepulauan mendanau. akan ekplorasi tambang bouksit…yang akan mengancam kelestarian alam. terutama peraliran laut disekitar pulau ini.

    Pulau mendanau mempunyai potensi alam yang bagus menurut Data Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan United Nation Environmental Programme (UNEP)/South China Sea Project wilayah Kecamatan Selat Nasik dengan luas sekitar 133.500 km2 menyimpan sumber daya alam yang berlimpah. Wilayah ini memiliki potensi sumber daya laut yang bernilai ekonomi tinggi seperti mangrove, sebaran karang, serta biota laut yang terkandung di dalamnya.
    Selain kekayaan dari sumber daya laut, wilayah ini juga menyimpan potensi sumber daya wilayah darat, seperti hutan dan hasil pertanian/perkebunan yang diusahakan oleh masyarakat.

    Dengan adanya aktivitas penambangan yang dilakukan atas dasar-dasar yang sangat jelas melanggar Undang-undang RI No. 27 tahun 2007 dan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan No. 41 Tahun 2000 tentang Pemberdayaan pulau kecil dan pesisir serta larangan melakukan aktivitas penambangan di area pulau yang luasnya kurang dari 2.000 km2 yang hanya boleh dilakukan aktivitas konservasi, perikanan dan pariwisata haI ini mengakibatkan KERESAHAN di masyarakat dimana area pulau Mendanau luasnya hanya 137 Km2. Sedangkan kecamatan selat Nasik (Mendanau) telah ditetapkan sebagai ETALASE KELAUT AN DAN PERIKANAN WILAYAH BAGIAN BARAT INDONESIA

    Keresahan masyarakat yang merasa dirugikan dengan adanya aktivitas penambangan bauksit semakin memperparah hubungan silaturahmi antara keluarga dan sesama desa, yang mendapat janji-janji dari perusahaan dan akhirnya melepaskan assat tanah kebunnya untuk eksploitasi tambang, yang akhirnya dari FORUM MASYARAKAT MENDANAU KECAMATAN SELAT NASIK .(MENDANAU) mengirimkan surat kepada presiden RI.

    Nah jika Bapak jadi presiden dikemudian Hari di Republik Indonesia Ini…Saya sebagai warga negara Republik ini dari arus yang paling bawah..mohon kiranya bapak bisa menelurkan tentang kearifan lokal anatara manusia dan alam agar seimbang Alam tetap terjaga..tidak semuanya mesti dikeruk dijadikan lahan tambang terutama pulau Belitung di mana Bapak lahir..Anak cucu akan menangis dikemudaian hari akibat semuanyanya sudah dijadikan areal Tambang..

    http://www.begalor.com/new/article.php?id_art=42

  8. M. Iqbal Kafka Akhsa (komentar #38)

    assalamualaikum wr.wb.

    salam hangat untuk YIM…

    saya sangat kagum dengan semangat bang Yuzril untuk selalu memjelaskan bagaimana inti keindonesian kita dalam mewujudkan cita-cita demokrasi dan UUD 45. Izinkan saya mengajukan suatu pertanyaan untuk bang YIM…
    1. Ketika bang YIM terpilih menjadi RI 1, menghadapi permasalahan yang dihadapi bangsa ini mengenai otonomi daerah Papua dan pemanfaatan sumber daya alam yang ada di Tembagapura - Timika Papua. langkah apa yang bapak akan lakukan… !!!

    2. Ketika bang YIM terpilih menjadi RI 1, saya sebagai seorang mahasiswa, keresahan hati, bathin dan pikiran ketika pendidikan di Indonesia telah menjadi bagian daripada sistem economic orientec n provit.. .Apa yang bang YIM lakukan dalam menyikapi sistem seperti ini.

    Trimakasih….
    Semangat selalu bang YIM, kami selalu mendukung dengan tetap berada pada inti hati kawula Nusantara Indonesia…

  9. Muhammad Husni (komentar #39)

    Saya terkesan dengan pemaparan visi & misi abang di “The Candidate” dan di “Mencari Presiden Alternatif”. Saya ada pertanyaan sedikit buat abang:

    1. Mengenai kemajemukan yang abang kemukakan, apakah tidak akan bertolak belakang (kontradiksi) dengan Syariat Islam yang PBB anut. Hal ini harus abang jelaskan untuk memberikan “pencerahan” kepada para penganut sekuler maupun pluralis yang sepertinya PHOBIA & ALERGI dengan Kata Islam
    2. Abang dikenal berasal dari kaum akademisi (dengan gelar profesor), walaupun abang telah menjelaskan diatas kalau abang juga bisa berbicara hal-hal yang bisa dimengerti kaum awam,. Apakah cukup untuk “menghilangkan” GAP antara abang dengan mereka (kami)
    3. Saya setuju dengan “statement” abang yang “merasa” tidak terlalu muda lagi namun juga belum tergolong tua, maka secara emosional telah mencapai kematangan dalam berpikir, bersikap dan bertindak. Usia seperti ini yang dibutuhkan untuk memimpin Indonesia. Pertanyaan saya, bagaimana kiat abang menghadapi “gempuran” dari para pesaing yang señior (tua)..?? semoga tidak ada yg tersinggung. Saya tidak berkata NO WAY kok kepada yang tua,.hehe

    SUKSES TERUS BANG YUSRIL..!!!!!

  10. zukki (komentar #40)

    Bang YIM aku kagum pd bang YIM sdh lama, aku mendo’akan dan mendukung abang. tapi aku punya saran bagaimana kalau abang membentuk team sukses di luar partai sebagai sayap agar jaringan semakin luas untuk Yusril for President.
    Yakinlah Allah pasti memberikan yang terbaik.amien…

  11. Kurniawan (komentar #41)

    “Rekaman ini berlangsung selama satu jam, dan konon akan disiarkan malam hari tanggal 30 Juli nanti. Siapa tahu, anda berminat menyaksikannya.”

    Kami tunggu acara tersebut, tapi ternyata tidak disiarkan pada tanggal tersebut.

  12. Muh.Nashrullah Ilham (komentar #42)

    Assalamu ‘Alaikum Wr.Wb

    Saya sangat senang begitu mendengar Bapak Prof.YIM berminat jadi Presiden.Maju terus pak,Insya Allah diberi kemudahan oleh Yang Maha Kuasa.Gak sabar tunggu aksi Bapak selaku bintang film Laksamana Cheng Ho.Salam sukses Prof !!!!!!!!!!

    Kalo sempat mampir dan tolong juga koment di blog http://www.pramukamaesa.co.cc

    Syukron ….

  13. ori hidayat, ST (komentar #43)

    Assalammuallaikum, WR, WB.
    Saatnya yang muda yang maju, itu pendapat saya pak dan saatnya syariat islam jadi pedoman hidup warga negara indonesia, saya c mantan aktifis kampus dengan ni mendukung kakanda YIM untuk maju menjadi capres dan saya yakin yg amanah akan menang, PAK YIM untuk debat bapak yang elah direcord tolong dicopykan mungkin dengan VCD saya bisa mensosialisasikan sosok seorang yg muda seperti Bapak kepada generasi muda di daerah saya kalo kalau bisa di DPD atau di DPC uda ada VCD tentang Bapak

  14. HAYAT ZAINUNI (komentar #44)

    izinkan saya mengajukan satu pertanyaan saja kepada Bung YIM tentang for RI-1.

    KENAPA SIH BANG HASRAT ANDA UNTUK MENJADI PRESIDEN DEMIKIAN BESAR dan APA YANG MELATARBELAKANGI SEMUA INI?

    Hasrat saya menjadi calon Presiden tidaklah “demikian besar” seperti anda katakan. Biasa-biasanya saja. Ada panggilan hati nurani saya untuk ikut serta menyelesaikan dan memberikan kontribusi untuk menyelesaikan persoalan-persoalan besar yang dihadapi bangsa dan negara ini. Kebetulan pula saya sudah terlibat dalam proses itu. Namun semuanya saya serahkan kepada rakyat yang memilih nantinya. (YIM)

  15. Ariedi (komentar #45)

    Bung Yim - bikin judul ( Beranda ) baru dong … !
    sudah = kantin sepi pengunjung - termasuk patah kata yang masuk - jika dilihat dari tanda Waktu + Tanggal , adapun judul yang mungkin bisa Inspirasi Bung Yim - Selain Mendokumentasikan # Nya para Komentator di sepenuh Bulan July 2008 - pada semua beranda - berselaras Judul : July Morning - Uriah Heep 2008 = membaca dulu sebelum Klik Kirim Komentar - * Diletakan paling bawah ( Menghilangkan Beranda teratas + Terbawah ) dan tidak berhubungan dengan kolom untuk memasok pemdapat , semata balai pustaka - atau Wonokromo ( nama Wilayah Surabaya ) - Lebih Dulu = masuk Rimba papar kata , sebelum Down but not Out - sekaligusnya Belajar agar tidak TERSESAT KATA - atau salah eja - Ketik Huruf , Lebih Selektif dalam Memilih kalimat = Scrabble games - Mudahan bung Yim - Mafhum dan Menjadikan Periksa , Ini juga demi sinambung Energy Spirit Blog Spot YIM for Presiden - tak semata untuk urusan ENAK ( Lemak Nian ) Sekali di baca dan PERLU bagi Komentator - Itu sih baca Majalah atau masuk Situs : Universitas Terbuka = Enak + Perlu …
    itu saja Bung YIM - kalau masih sepi juga - kupasok pendapat yang sudah kukirim barusan ke kolom Indikator Tempo Interaktif - Aku termasuk yang tidak suka Blog spot ini GARING - RING , bak semata DERING Ponsel PRIBADI .

  16. ZAIN el GOLDWATER (komentar #46)

    BANGSA INI MASIH PERLU DIBERI PELAJARAN POLITIK SECARA BENAR

    Bang YIM adalah tokoh yang tepat untuk menduduki kursi RI-1, akan tetapi belum tentu dapat menduduki kursi itu, karena di negeri ini masih sering terjadi Orang yang mampu menduduki sebuah jabatan, namun pada kenyataannya tidak bisa meraihnya.

    untuk itu perlu mulai saat ini Bang YIM melakukan napak tilas mulai dari Sabang sampai Merauke untuk sekedar menjelaskan kepada rakyat tentang jatidiri dan what can you do bila rencana menuju RI-1 tetap dijalankan. Perlu waktu memang iya, tapi rakyat lebih terkenang secara mendalam bila bertatap langsung dan saya yakin imannya tak tergoyangkan bila dapat bertatap langsung dengan calonnya, terlebih Bang YIM memiliki daya pikat yang cukup baik dimata kaum ibu/wanita khususnya selain kaum muda yang haus perubahan secara nyata.

    RIZAL MALARANGENG sudah mulai dapat simpati dari kaum muda dan ibu-ibu lho bang! Abang kapan mulai mendendangkan lagu politik melalui media visual yang setiap saat dapat dilihat dan bahkan masuk ke kamar tidur para pemilik televisi. SELAMAT BERJUANG BANG! 2009 SUDAH DI DEPAN MATA! JANGAN SAMPAI MOMENTUM INI HILANG!

  17. Ihsan (komentar #47)

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.

    Bang YIM Yth.

    Teruslah berjuang untuk kepentingan agama, bangsa & negara.
    Di sini, di pulau Belitung ini kami dengan sepenuh hati mendukung perjuangan abang…
    Semoga Allah meredhai & memberikan jalan yang terbaik buat abang….. Amiin.

    Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

  18. Wanto (komentar #48)

    Assalamu’alaikum Wr. Wb,

    Bang YIM saya adalah ketua paguyuban yang ikut berpartisipasi dalam audience the candidate di Metro TV dengan kandidat saat itu Bang YIM. (Foto diatas yang berseragam kaos itu paguyuban saya).

    Saya tertarik dan ambil sikap bersama paguyuban saya mendukung Bang YIM untuk di RI 1. hanya saja pertanyaan saya adalah :

    Kalau senadainya Bang YIM nanti menduduki RI 1 apakah Program BLT / bantuan langsung Tunai akan tetap berlanjut atau Stop. Masalah ini memang ibarat telur di ujung tanduk. yang akan menimbulkan masalah di kalangan bawah. Meskipun dari awal kami sangat tidak setuju dengan adanya kebijakan ini.

    Terima kasih dan go to RI 1

    GBU

    Wanto

  19. nugroho (komentar #49)

    ass.wr.wb. salam buat bapak. saya dari dulu memang pengagum bapak dan terlihat bapak adalah sosok yang memegang teguh sebuah prinsip. kita dulu pernah berbicara tentang politik dibelitung dan bapak punya suatu visi yang masyarakat dambakan, cuma sekarang masalahnya bangsa ini mau berubah atau tidak????
    sejak reformasi kenaikan BBM gak terelakan, sempat dunia tercengang kenapa dulu bapak sempat mundur ikut dalam PILPRES?? tapi gpp bapak masih banyak kesempatan. o iya kalo bisa mohon dibalas by email karna saya juga ingin tahu kabar Pak Yusfi…., salam buat keluarga pak. wassalam.

  20. bongjun (komentar #50)

    YIM enaknya dibaca Why I Am,….lalu dilanjutkan dengan…..jadi presiden ?

    lalu jawabku dalam hati:

    karena ia muda, cerdas, islam moderat, berani, seorang laksmana di masa lalu, hehehehe,….
    dan istriku terpaksa bilang he is handsome, hahahaha kayaknya saya pilih dia ujarnya.
    Jika Zat Yang Maha Tahu menakdirkan “Laksmana Why I Am” for RI1, akankah ia tetap setia dengan blog ini seperti Ahmed D presiden Iran ?

    Kapan ke Natuna bang ?

  21. luluk fitria hamid (komentar #51)

    assalamu’alaikum bung YIM.
    saya senang jika anda bersikap terbuka dengan siapapun pimpinan partai termasuk sutrisno bahir pimpinan PAN. tapi semoga sikap beliau yang suka “cipika cipiki” dengan artis-artis cantik tidak menjadi kebiasaan anda juga meskipun bung YIM sekarang jadi artis juga. wassalam.

  22. Adji Ekawarman Hassan (komentar #52)

    ass.wr.wb..

    saya adalah salah seorang mantan pengurus pertama PBB di Balikpapan,
    dan saya masih teringat terus pertemuan dengan Bang YUSRIL di gedung tua Pusat Kegiatan Islam Balikpapan tahun 1998 lalu,
    dimana setelah pertemuan itu saya langsung mendaftar sebagai anggota PBB,
    dan diminta utk menjadi pengurus awal PBB di Balikpapan..

    sayangnya saya kemudian dipindah tugaskan ke Jakarta,
    dan tugas saya adalah bolak-balik keluar daerah,
    sehingga tidak sempat lagi aktif di kepengurusan PBB di Jakarta walaupun saya sangat ingin sekali aktif..

    sekarang saya tinggal di BSD City Tangerang,
    dan hal paling menyedihkan adalah saat pemilu tahun 2004,
    dimana perolehan suara PBB di sektor tempat tinggal saya yg berpenduduk +/- 300 orang hanya mendapatkan 2 suara,
    dan tentu saja itu adalah suara saya dan isteri saya saja..!!

    saya pikir kita kurang agresif dalam berkampanye dan bersosialisasi, bang..!
    aplagi kalau dibandingkan “teman” kita yg mengaku ’sejahtera’ begitu agresif sampai2 terkesan menghalalkan segala macam cara termasuk penggembosan terhadap PBB yg jelas2 adalah partai ISLAM penerus Masyumi..!!

    semoga untuk 2009 ini kita semakin jaya, bang..!
    dan maju terus YIM for RI-1…!!

    ALLAHU AKBAR..!!

    wassalamu ‘alaikum wr.wb..

    *adji di BSD*
    (kalau abang kenal dengan senior abang di kampus dulu yg bernama ADJI INDRA HASSAN yg alumni FHUI juga dan sekarang adalah Kepala Imigrasi di Semarang,
    beliau adalah kakak sepupu saya, bang..)

  23. Mamah Naya (komentar #53)

    Assalamualaikum wr wb ,
    Pa Yusril , Insya Allah bapak akan mampu dan berhasil untuk RI 1. Saya doakan pa’ smoga Allah selalu melindungi dan memberkahi bapa dan semoga Allah “Ridho” Bapa untuk memimpin bangsa ini. Sekira nya itu terjadi saya mohon hal pertama yg harus bapa lakukan adalah menolak dan memutus kan segala hubungan kita dengan IMF dan klo perlu kemplang aja itu IMF pa , jangan bayar utang2 kita sama IMF ( tp itu dosa gga yah ..???) , turun kan semua mentri yg mendukung IMF . Maaf yah pa’ dari kacamata awam saya yg hanya seorang ibu , kehancuran ekonomi dan kesengsaraan rakyat kita saat ini disebabkan Pa’ SBY dan mentri2 nya gga berani bilang tidak sama IMF … sehingga mereka tega menaikan harga BBM di tengah kondisi masyarakat yg sedang sakit. Kedua , tolong bapa tindak para koruptor2 itu , klo kita mau pake hukum Islam , kalo orang hianat dan tidak amanah hukuman nya adalah hukuman mati , seperti nya koruptor itu masuk kategori ini pa. Jadi bapa bisa terapkan hukuman yg seberat berat nya untuk para koruptor ( krn saya juga kesian kalo mereka harus di hukum mati ). Mohon maaf pa’ , mungkin ini hanya sebagian kecil suara dari bangsa ini .. tp itulah yg kami rasakan ..

    Terima kasih pa’ , semoga yang terbaik buat Bapa dan buat bangsa kita tercinta ini. … Amiiin

  24. Anton Fathoni (komentar #54)

    @Mamah Naya

    Setahu saya Indonesia telah keluar dari keanggotaan IMF dan hutang Indonesia ke IMF telah lunas end 2007.

    Tetapi saya setuju mengenai hukuman mati para koruptor.

  25. ceceb (komentar #55)

    setelah ditunggu-tunggu akhirnya kepastian acara ini pada tanggal 14 agustus 2008 pukul 19.32
    sumber: http://www.metrotvnews.com/ lihat kolom PROGRAM HIGHLIHGTS. Itu kalo metro tv nya tepat sesuai jadwal .

  26. adila sp (komentar #56)

    ass w wb

    bener bro, aq juga lihat cuplikannya tadi malem di metro tv
    “The Candidate” Yusril Ihza Mahendra
    14 Agustus 2008 Pk. 19.32

    Ayo nonton semua!!!

  27. Andy (komentar #57)

    Ayo kita nonton..semua….

    tanggal 16 Agustus 2008 21.30…tayang perdana Film Cheng Ho di Metro TV…..(pls cfm bener gak nya)

  28. The Candidate: Yusril Ihza Mahendra « Yang Ku Miliki Kini Hanya Bayangmu (komentar #58)

    [...] dan seputar kerja presiden yang diajukan kepada Pak Yusril. Jawaban tentang bisa pembaca lihat di blog Pak Yusril. Yang menarik bagi saya adalah pernyataan beliau tentang mahasiswa. Mahasiswa selepas kuliah, [...]

  29. Andy S (komentar #59)

    Assalamualaikum Wr.Wb,

    Bravo Bang…semalam saya lihat acara “The Candidate”….

    Puas rasanya bisa lama mendengar penyampaian pendapat Abang atas beberapa pertanyaan yang disampaikan kepada Abang.

    Saya terkesan dengan cerita Abang tentang Omongan orang dikampung ke Ibu Abang dan cerita tentang cara mahasiswa yg sudah lulus kuliah mencari kerja.

    Cara Abang menceritakan itu membuat suansana yang serius bisa mencair tanpa harus kehilangan fokus pembicaraan.

    Soal Hukum dan Politik sepertinya itu sudah pakaian Abang, tidak ada yang menyangsikan lagi kemampuan Abang tentang kedua bidang ini.

    Mungkin yang perlu dipertajam lagi kemampuan pengguasaan dibidang Ekonomi, sehingga abang jangan terlihat seperti berpikir dulu sebelum menjawab pertanyaan dibidang ekonomi ..hehe.

    Walaupun kita sebagai manusia tidak mungkin dituntut harus menguasai segala bidang.

    Tapi ngomong2 nih.. Mbak yg pembawa acara “The Candidate” itu..sepertinya terpesona sama Abang..hehe.

    Semoga keinginan kita dikabulkan oleh Allah SWT, Abang terpilih menjadi presiden 2009-2014. Amin

  30. adila sp (komentar #60)

    ass wr wb

    nanti malam bos YIM nongol di acaranya “Kick Andy”
    jam 21.30 metro tv

Pages: « 1 [2] 3 4 » Show All

Punya pendapat? Sampaikan pendapat Anda