Bismillah ar-Rahman ar-Rahim,

Tadi malam pukul 00.30, SCTV menyiarkan rekaman acara “Mencari Presiden Alternatif” (klik di sini bagi yang ingin menyaksikan rekaman acara tersebut) yang menampilkan saya dan Rizal Mallarangeng. Dihadirkan pula beberapa penanya, yakni Dr. Anies Baswedan, Ade Armando, Dr. Indra J Piliang dan seorang pengamat ekonomi, Poltak Hotradero. Bagi saya acara ini cukup menarik, karena dapat dijadikan sebagai wahana untuk mengemukakan pikiran dan gagasan, seputar pencalonan Presiden tahun 2009 nanti. Sayang acara ini ditayangkan lewat pukul 12 malam WIB, sehingga banyak pemirsa yang malas menonton televisi selarut itu. Apalagi para pemirsa di kawasan Indonesia Bagian Tengah dan Timur, acara ini sudah menjelang subuh baru ditayangkan. Pemirsa di sana mungkin sudah lelah dan tidur lelap. Dalam tulisan ini, saya ingin mengemukakan secara ringkas substansi dialog tersebut, terutama jawaban saya atas pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh pemandu acara maupun para pengamat politik dan ekonomi yang dihadirkan dalam acara itu.
Pertanyaan pertama yang diajukan kepada saya dan Rizal ialah, apa yang mendorong kami berdua untuk maju ke pencalonan Presiden 2009. Saya menjawab bahwa saya maju karena panggilan hati nurani saya sendiri untuk ikut memberikan sumbangan yang besar bagi kemajuan bangsa dan negara. Saya sudah pernah maju ke pencalonan Presiden dan telah disahkan oleh Ketua MPR Amien Rais tahun 1999. Namun karena desakan berbagai pihak, dengan alasan saya masih terlalu muda dan belum berpengalaman, maka saya mundur pada menit-menit terakhir menjelang pemilihan. Hampir sepuluh tahun telah berlalu, saya tidak terlalu muda lagi namun juga belum tergolong tua, maka secara emosional saya merasa telah mencapai kematangan dalam berpikir, berisikap dan bertindak. Selama sepuluh tahun terakhir, saya juga telah menimba pengetahuan dan pengalaman dalam penyelenggaraan pemerintahan dan ikut memecahkan persoalan-persoalan rumit yang dihadapi bangsa dan negara kita. Saya merasa pengalaman itu sudah cukup, dan tiba saatnya bagi saya untuk maju ke pencalonan Presiden 2009.
Seorang pengamat ekonomi yang hadir dalam kesempatan di atas menanyakan apakah pemerintahan yang saya bentuk berukuran besar atau kecil. Saya menjawab, bukan besar kecilnya pemerintahan yang menjadi masalah, melainkan apakah pemerintahan itu akan berjalan efektif atau tidak. Saya berpendapat bahwa pemerintah yang baik, adalah pemerintah yang sesedikit mungkin memerintah. Artinya, Pemerintah bertindak sebagai regulatur dan fasilitator dan memberikan pelayanan serta perlindungan kepada rakyat, dengan memberikan ruang gerak yang leluasa bagi warganegara dan penduduk untuk melakukan aktivitas sosial dan ekonomi mereka. Terhadap saran agar dilakukan rasionalisasi pegawai, saya menegaskan bahwa Pemerintah sekarang telah menerapkan kebijakan zero growth bagi pegawai negeri. Rasionalisasi harus dilakukan jika benar-benar perlu dan hati-hati untuk mencegah terjadinya gejolak. Namun segala sesuatunya dapat diputuskan berdasarkan kajian akademik yang mendalam, misalnya berapa banyak polisi yang kita butuhkan, begitu juga tenaga guru dan tenaga pelayanan medis, sehingga penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan berjalan efektif dan sesuai kebutuhan.
Saya sepenuhnya menyadari bahwa Pemerintah secara definitif dapat berganti setiap Pemilihan Umum, sesuai mandat rakyat yang diberikan kepada mereka. Pemerintah memang ditopang oleh birokrasi, yang tentunya bekerja berdasarkan jenjang karier, dan tak mudah diganti begitu saja sampai mereka pensiun. Walaupun pemerintah berganti, namun birokrasi tetap birokrasi yang lama. Problema seperti ini tidaklah spesifik Indonesia, tetapi fenomena yang terjadi pada hampir semua negara di dunia ini. Sebab itu saya ingin meneruskan kebijakan yang saya gagas sejak lama, dan sebagiannya telah dilaksanakan sejak zaman reformasi, yakni birokrasi yang bekerja secara profesional, non politis dan bertindak sebagai abdi negara dan masyarakat. Pemerintah yang terdiri dari para pejabat politik, harus mampu memberikan arahan yang jelas kepada para birokrat untuk melaksanakan kebijakan yang diambil Pemerintah. Saya kembali lagi ke teori lama saya, bahwa yang mutlak diperlukan adalah membangun sistem sambil membenahi kualitas sumberdaya manusia. Pemerintah harus mempercepat pelaksanaan program e-government agar pelayanan publik berjalan lebih cepat, sistematis dan efisien.
Kepada saya dan Rizal juga ditanyakan kabinet seperti apa yang akan saya bentuk. Rizal menekankan kabinet yang benar-benar terdiri dari para ahli dan profesional di bidangnya. Saya sependapat dengan beliau, walau saya juga mempertimbangkan dengan sungguh-sungguh sifat ke-Bhinnekaan bangsa kita. Dalam merekrut anggota kabinet, di samping faktor keahlian dan profesionalisme, saya harus sungguh-sungguh mempertimbangkan komposisi masyarakat kita. Sebab itu, faktor agama, suku, geografis penduduk akan menjadi bahan pertimbangan yang sangat penting. Saya mengambil contoh, bahwa orang Minangkabau, Aceh, Papua misalnya, harus ada di kabinet, karena hal itu akan memberikan rasa tenteram, kebanggaan dan keterwakilan bagi masyarakat yang bersangkutan. Ini penting untuk memperkukuh kesatuan dan persatuan bangsa. Faktor agama dan gender harus pula menjadi pertimbangan. Dalam kabinet, harus terdapat menteri-menteri yang beragama Islam, Kristen, Katolik serta Hindu, Buddha atau Kong Hu Cu.
Hal yang sudah berulangkali ditanyakan kepada saya, berkaitan dengan hubungan antara Pemerintah dengan DPR, kembali saya jelaskan bahwa sistem yang kita anut adalah Presidensial. DPR tidak dapat memberhentikan Presiden, dan Presiden tidak dapat membubarkan DPR. Keduanya dipilih langsung oleh rakyat, dan karenanya kedua-duanya mendapat legitimasi politik yang sama. Bahwa ada kemungkinan saya terpilih sebagai Presiden, sementara anggota DPR tidaklah dalam posisi mayritas mendukung saya, saya menganggap hal itu adalah praktek yang sesuai sistem yang kita bangun. Presiden harus mampu meyakinkan DPR dengan argumentasi dan diplomasi. Saya mencontohkan pengalaman saya bertindak mewakili Presiden dalam berhadapan dengan DPR. Selama dua kali menjadi Menteri Kehakiman dan HAM dengan dua Presiden yang berbeda, saya telah membahas lebih dari 400 Rancangan Undang-Undang dengan DPR, yang kadang-kadang harus berdebat panjang untuk beradu argumentasi dan melakukan lobby. Pada akhirnya tidak ada satu masalahpun yang tak dapat diselesaikan. Ketika telah menjadi Mensesnegpun saya lagi-lagi harus mewakili Presiden membahas RUU yang rumit, seperti RUU tentang Pemerintahan Aceh sesudah Kesepakatan Helsinki dan RUU tentang Dewan Penasehat Presiden dan RUU tentang Kementerian Negara. Ada puluhan kali rapat kerja dan konslutasi dengan DPR yang saya hadiri, termasuk pula ketika saya harus mewakili Presiden SBY menjawab interplasi DPR tentang busung lapar.
Saya berpendapat bahwa Presiden tidaklah perlu panik menghadapi kritik para anggota DPR, karena lembaga itu mempunyai hak untuk mengawasi jalannya penyelenggaraan pemerintahan. Sekali lagi saya tegaskan bahwa dikotomi antara “partai pemerintah” dengan “partai oposisi” seperti di negara-negara lain tidaklah dapat diterapkan untuk memahami praktik politik di negara kita. Ada kalanya suatu partai mempunyai kursi di kabinet, tetapi di DPR mereka bersikap seperti oposisi dan sebaliknya. Saya berkeyakinan bahwa para anggota DPR adalah politisi yang sama-sama mempunyai rasa tanggung-jawab untuk memajukan bangsa dan negara. Karena itu, jika kita mampu meyakinkan sesuatu kepada mereka secara argumentatif, dan mampu menarik simpati mereka dengan cara mengetuk hati-nurani mereka, saya percaya, semua politisi di negara kita ingin akan menyadari bahwa ada suatu langkah bersama yang harus dilakukan untuk mengatasi suatu masalah. Sebab itu, saya katakan, bahwa jika saya terpilih menjadi Presiden, saya akan memberikan briefing kepada para menteri tentang bagaimana mereka harus berhadapan dengan DPR. Presiden SBY dan Wapres JK sebenarnya pernah meminta saya untuk memberikan briefing itu kepada semua anggota kabinet, yang juga akan dihadiri oleh Presiden dan Wakil Presiden. Namun sayang pelaksanaan acara itu tertunda-tunda karena kesibukan jadual Presiden, sehingga sampai saya keluar dari kabinet, acara itu tidak sempat diselenggarakan.
Kepada saya dan Rizal juga ditanyakan bagaimana caranya kami berdua melakukan komunikasi politik agar dapat dipahami rakyat, karena kami berdua dianggap elit dan berpendidikan tinggi yang bahasanya sangat akademik. Saya katakan bahwa jauh sebelum saya terlibat ke dalam kancah politik, saya menjadi ustadz yang terus saya laksanakan sampai sekarang. Saya belajar komunikasi politik, dan memahami bagaimana caranya menyampaikan pesan-pesan kepada rakyat dalam bahasa yang sederhana dan dapat dipahami. Bertahun-tahun saya bekerja menulis naskah pidato Presidendan untuk itu saya berguru kepada Dr. Moerdiono, yang mengatakan kepada saya bahwa kalau Presiden berpidato maka apa yang dia ucapkan harus dimengerti semua orang. Pidato Presiden itu, kata Moerdiono “sama tukang becak harus dapat dimengerti, namun oleh professor tidak ditertawakan”. Sayapun belajar dari pengalaman saya mengajar filsafat kepada mahasiswa non filsafat. Saya harus menerangkan pemikiran filsafat yang super jelimet itu ke dalam bahasa yang dapat dimengerti orang yang tak berlatar-belakang pendidikan filsafat. Belum lama ini, saya mencontohkan, saya menyampaikan ceramah di hadapan sekitar 500 orang warga masyarakat Desa Wabula, di ujung timur Pulau Buton, yang bagian terbesarnya adalah kaum nelayan dan petani. Satu setengah jam saya berceramah, tanpa membuat mereka beranjak dari tempat duduk, dan mendengarkan ceramah itu dengan tekun. Saya berkeyakinan, bahasa komunikasi saya dengan rakyat, Insya Allah, tidak akan sulit dimengerti oleh rakyat.
Saya ditanya juga mengenai pembangunan infrastruktur, terutama ruas jalan tol yang kini tersendat-sendat. Saya katakan, masalah utama pembangunan ruas jalan tol itu terletak pada sulitnya membebaskan tanah, walau sudah ada PP Nomor 36 Tahun 2005. Pemerintah harus menyiapkan sebuah undang-undang tentang penyediaan tanah untuk pembangunan sarana kepentingan umum, kepentingan bangsa dan negara. Masalah pembangunan jalan tol, bukan disebabkan faktor modal. Swasta banyak yang berminat dan bank-bank sedia menyalurkan kredit. Karena itu, yang diperlukan adalah ketegasan Pemerintah dalam mengambil keputusan dan melaksanakannya du lapangan dengan konsisten, sekalipun harus berhadapan dengan gugatan atau tuntutan hukum. Infrastruktur Summit sudah dua kali diselenggarakan oleh Pemerintah SBY, namun pelaksanaannya masih jauh dari apa yang kita harapkan. Ada faktor kelambatan mengambil keputusan –- suatu hal yang juga dikeluhkan oleh Wapres JK – dan tidak jelasnya arahan kepada pejabat birokrasi dan BUMN, sehingga program ini berjalan tersendat-sendat. Hal yang sama terjadi pada tenaga listrik, yang sekarang mulai dirasakan menghambat pelayanan publik dan pembangunan industri.
Saya kira itulah inti pembicaraan dalam Acara Mencari Presiden Alternatif. Saya mohon maaf, saya tidak mengemukakan jawaban Rizal Mallarengeng, yang menurut penilaian saya sangat bagus dalam memberikan tanggapan dan penjelasan. Saya khawatir salah menuliskan tanggapan dan jawaban beliau. Mungkin Rizal juga mempublikasikan pembicaraan malam itu, sehingga setiap orang dapat pula mengakses ke berbagai sumber informasi yang beliau miliki.
Semoga anda manfaatnya.
Wallahu ‘alam bissawwab.
Cetak artikel Oleh Yusril Ihza Mahendra — July 31st, 2008
174 tanggapan untuk “ACARA “MENCARI PRESIDEN ALTERNATIF” DI SCTV”
Pages: « 1 [2] 3 4 5 6 » Show All
faisal (komentar #31)
Assalamualaikum Bang YIM
Saya ingin bertanya mengenai masalah kebijakan2 ekonomi, luar negeri dan persoalan umat Islam Indonesia bila kelak Bang Yusril berhasil menjadi presiden RI.
1. Mengingat Bang Yusril mengusung Syariat Islam, Apakah Bang Yusril akan melandaskan kebijakan politik luar negeri berdasarkan Islam, terutama dalam menyikapi masalah Palestina, Iraq, Afghanistan serta seluruh permasalahan umat Islam didunia ini. Apakah anda akan mencontoh langkah Bapak M. Natsir yang sangat peduli dengan nasib umat Islam? atau mengikuti langkah SBY yang cenderung cuek dengan nasib umat Islam dan malah “menghamba” kepada AS ?
2. Apa yang dilakukan Bang Yusril dalam rangka mempersatukan umat Islam sedunia ? Beranikah Bang Yusril menyerukan kepada dunia Islam agar bersatu melawan zionisme dan neokolonialisme atau tetap tunduk pada keduanya ?
3. Saya ingin Bang Yusril secara kaffah menjalankan sistem Islam dalam berbagai bidang, termasuk ekonomi. Apakah bang Yusril akan melarang praktek riba di Indonesia dan beranikah bang Yusril menasionalisasi aset2 Nasional, utamanya sumber energi seperti migas sesuai dengan sunnah Rasulullah yang menyatakan bahwa air, tanah dan api (sumber energi) tidak boleh dikuasai perorangan ?
4. Apakah Bang Yusril akan tegas memerangi aliran2 sesat dalam Islam? Jika anda mengusung syariat Islam itu adalah suatu kewajiban.
Terakhir saran saya agar Bang Yusril lebih sering bertabayun kepada para ulama, khususnya ulama2 yang lurus dan berpegang teguh pada Islam. Anda adalah kader M. Natsir di Dewan Dakwah, sering2lah anda bertabayun kesana, jangan jadi pemimpin yang “memanggil ulama”, tetapi jadilah pemimpin yang “mendatangi ulama”. Jangan meninggalkan ulama, jangan meninggalkan Islam, jadilah pemimpin umat Islam dan bangsa Indonesia yang tunduk pada Al-Quran dan Sunnah. Wassalam.
August 2nd, 2008 at 10:23 am
Yayan Sopyani al-Hadi (komentar #32)
Bismillahirrahmanirrahiem.
Di SCTV, nampak makin hari, abang makin tenang dalam pembawaan. Mungkin beberapa orang menganggap abang sombong, tapi bagi kami abang tegas dan argumentatif. Mungkin bagi beberapa orang abang arogan, tapi bagi kami abang rasional dan penuh kejelasan.
Beberapa orang yang menganggap abang sombong dan arogan, adalah bentuk pertahan diri mereka (depending) terhadap ketidakmampuan mereka dalam memahami argumentasi dan rasionalitas Abang.
August 2nd, 2008 at 10:26 am
Yayan Sopyani al-Hadi (komentar #33)
Bismillahirrahmanirrahiem.
D
i SCTV, nampak makin hari, abang makin tenang dalam pembawaan. Mungkin beberapa orang menganggap abang sombong, tapi bagi kami abang tegas dan argumentatif. Mungkin bagi beberapa orang abang arogan, tapi bagi kami abang rasional dan penuh kejelasan.
Beberapa orang yang menganggap abang sombong dan arogan, adalah bentuk pertahan diri mereka (depending) terhadap ketidakmampuan mereka dalam memahami argumentasi dan rasionalitas Abang.
August 2nd, 2008 at 10:28 am
Ariedi (komentar #34)
Trip Posted ( Three in one )
Bang One kali … Judul kedua , Laporan Utama – Buletin Islam Nusantara – Edisi rutin paper moon Jumat – Pass 1 Agustus 2008 - *
Masjid Al Hakim
___ MUSLIM INDONESIA DAN PERJUANGAN
KEBANGSAAN - *
Kesediaan untuk mencoret kata – kata : “ dengan
Kewajiban Menjalankan Syariat Islam bagi pemeluk – Pemeluknya “
Setelah kata “ Ke – Tuhanan “ Merupakan Cermin sikap Kenegarawan
Dan Komitmen pada persatuan BANGSA yang tiada Bandingannya -
Sepanjang Sejarah Republik Indonesia .
Peristiwa ini terjadi pada tanggal 18 Juni 1945 sehari setelah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Kumandangkan . dst.
Finally
Kementrian yang secara Khusus mengurusi tentang masalah –
( Gue Pikirin ) masalah Keagamaan – Depatemen Agama Dengan - :
KH. A Wahid Hasyim sebagai Mentri Agama Pertama Republik Indonesia – Sehingga Seluruh “ Emang Gue Pikirin “ yang terlingkup
Dalam kata – kata : “ dengan Kewajiban menjalankan Syari’at Islam bagi Pemeluk – Pemeluknya “ dapat Di Urusi ( TAKE THAT ) oleh Departemen Agama – dst .* BAHKAN - Meski dalam Alam Reformasi
Ini Kita telah 4 kali melakukan AMANDEMEN terhadap UUD 1945 dan
Sedang menjalani Perguliran Usulan Amandemen kelima , Namun - : SPIRIT Piagam Jakarta tetap Hidup dalam Hati Sanubari Para Pemimpin dan Segenap Warga Bangsa Berbudi Luhur .
Hal Ini Terbukti dengan adanya Pemberlakuan Syari’at Islam dalam Level Pemerintah Daerah yang terus intens di Perjuangkan . - **
KINI
Di tengah suasana ketidak menentuan yang dihadapi Bangsa Indonesia – Jelang Dirgahayu HUT Kemerdekaan RI yang ke 63 - :
Akankah kita pun , Meninggalkan Spirit Piagam Jakarta dan Membiarkan Semangat Proklamasi ? - Jangan terburu Menjawab –
( Seperti yang tertuang pada bulletin ) : TENTU SAJA TIDAK = Of Course Not – Itu pakek Mbayar = Membayar Tutur – Tinular , patah
Kalimat dalam Tilgram – agar Punya Kepastian SAMPAI dengan SELAMAT sampai tujuan = Plus Laku : Sahur – Sepuh PEJALAN . *
Maka yang bisa ditambahkan untuk Berkait Energi Spirit Step By Step Tujuan – yang seluruhnya Sehubung : No Free Lunch ! hanyalah Mutiara kata , Pendobrak Kesadaran – yang masih Tidur di ALAM BAWAH SADAR = Tidurnya Huruf Profesor GATOLOCO YIM di Lubuk Dunia Maya – ( Dunia Lain Imigrasi ) Seindah : Bahasa Nabi sekalipun
Kalau tidak Disampaikan Ke daratan Dunia Nyata Warga Sila 3 – ya Mendingan = KARUAN menyimak Ini - Blantika papar kata gamitan giang Jeneng Siro Kulup Ariedi – Wong Aaaaa KU Kok … !! ( Bolenye situ yang SEWOT )
KARUAN
: Kami telah Menggubah ( Reformasi ) dan Mendendangkan Nyanyian Nahawand : High Hope – Pink Floyd – Division Bell Get do bell “ Wehh “ ( Wow ) Petruk , Prabu KANTONG BOLONG – yang menyejukkan pada Dawai – Dawai - yang menyebabkan Roh Pujaan Menghampiri ; CAKRAWALA …. !
beyond the horizon of the place we lived when we were young
In a world of magnets and miracles
our thoughts strayed constantly and without boundary
The ringing of the division bell had begin
Along the long road and on down the causeway
Do they still meet there by the cut
There was a ragged band that followed in our footsteps
Running before time took our dreams away
Leaving the myriad small creatures trying to tie us to the ground
To a life consumed by slow decay
The grass was greener
The light was brighter
With friends surrounded
The night of wonder >> 3 >>
August 2nd, 2008 at 3:21 pm
mad vilis (komentar #35)
Assalamu’alaikum. Wr. Wb.
sayang saya juga tidak melihat tayangan tersebut. tapi sebenernya yang ingin saya saksikan adalah debat antar calon presiden. kira-kira kalau ada acara tersebut bang YIM besedia ga?
Wassalam
August 2nd, 2008 at 4:02 pm
ahmad falsafu (komentar #36)
Hidup Bang Yusril, Tokoh nasional, islam, dan pemimpin semua golongan; yang amat dibanggakan oleh orang-orang Buton. Maju terus Bang, kami di Buton akan mendukung Abang
August 2nd, 2008 at 9:10 pm
Ahmad (komentar #37)
Kami di Buton kagum ama Abang…
August 2nd, 2008 at 9:13 pm
N.Subakti, Bandung (komentar #38)
As.wr.wb
Kami dari bandung siap dukung abang jadi Presiden RI 2009.Walaupun jumlah kami sebagai RELAWAN masih sedikit, tapi tetap SEMANGAT!!! http://www.yusril4president.blogspot.com, juga sdh mengikuti perjuangan abang dari awal reformasi. Kami siap berjuang!!!www.brihiz-kotabandung.blogspot.com
MAJU TERUS! PANTANG MUNDUR!!!
Wassalam
August 3rd, 2008 at 1:54 am
Ariedi (komentar #39)
Moco- Pat …. Sunday Morning – Posted The Ringing of Division Bell PF – Doc : High Hope – Metu Sungut , Dilanjut - :
Looking beyond the embers of bridges glowing behind us
To a glimpse of how green it was on the other side
Steps taken forwards but sleepwalking back again
Dragged by the force of some inner tide
At a higher altitude with flag unfurled
We reached the dizzy heights of that dreamed of world
encumbered forever by desire and ambition
There’s a hunger still unsatisfied
Our weary eyes still stray to the horizon
Though down this road we’ve been so many time
The grass was greener - The light was brighter
The taste was sweeter - The nights of wonder
With friends surrounded - The dawn mist glowing
The water flowing - The endless river
Forever and ever - *
SEMANGAT PROKLAMASI – dan
Tujuan AMANAT Proklamasi – dimasa Gundah Era Global
Warning + Gulana pasar Global , Itu seperti = Nge Download
Hingga seratus Persen Komplit Downloading – pada lubuk papar kata – Kenangan karya sastra sang Pujangga Bumi Ibu – Kahlil
Gibran - ( K / B ) :
Kami Menangis , karena saat ini ROH kami
Tercerai dari Illahi : Tetapi Kalian Tertawa ! Karena Tubuhmu
Terikat oleh Ketidak perdulian Bumi yang hanya Memiliki Mata , tetapi wajahnya pada Manusia – Potret Kehidupan Insani , Bangsa Pejuang + Kemerdekaan Indonesia , Bukti Persatuan Muslim Indonesia . - *** ( + Judul 3 Buletin Masid Al Hakim Jak- Pus )
Bangsa Indonesia adalah Bangsa Muslim yang senantiasa mengedepankan Persatuan dan Kesatuan di atas Keinginan untuk saling Memenangkan dirinya sendiri . – * = Opois Lumpur Lapindo – ataukah Kelakhoan GENDRUWO ?! Siasat Menggatang Asap – Menggantung Kerugian Rakyat – Untuk di berikan pada Timing yang tepat – Plus : Perolehan SUARA …?! Welleh – Welleh = Kutipan Koran tempo sabtu 2 Agutus 2008
“ Berapa Orang yang Sakit akibat menghirup Gas di Porong ? Belum lagi kerusakan Ekosistem akibat Lumpur , apa hal Ini Tidak dilihat ? = Ikhisar yang Nyambung Giang Lyric master Rock of Rock Pink Floyd : IN THE FLESH “ ? “ ( = memuat Judul Lagu yang sama – tanpa tanda Tanya di belakangnya )
So ya
Thought ya
Might like to go to the show
To feel the warm thrill of confusion
That space cadet glow
Tell me is something eluding you sunshine?
Is this not what you expected to see?
If you’d like to find out what’s behind these cold eyes?
You’ll just have to claw your way through the
Disguise . - * Lha , ya itu - apa yang anda peroleh sebagai spirit yang anda temukan di Lubuk Dunia Maya ( JUSTRU ) adalah papar huruf kata Pemilik hak suara yang bersifat independent , tidak Harus KARUAN – Menurut Bolenye Nimpe HAK Suara Gue – You Know ?! Urusan AKU – Melangkahkan Aku – Sejati “ Ingsun “ Pengakuanku , Ketika Di bilik Suara – Satu Memang , Jua saudara setanah air , sama memiliki satu Suara - : Satu – yang di rahasiakan , Hanya Tuhan yang tahu , satu kesempatan yang tak sering terjadi , Diri BANGSA YANG BERTUHAN – ( Tak semua Komentator = Kader Partai ) ketika Mengungkapkan Kerahasiaan hak pilihnya dihadapan Tuhan … ! CAKRAWALA Wawasan Kalbu Sila 1 .K / B MENDEKATI Kami ; Kami telah Memuja sang Khalik ! dengan kata dan Perbuatan , seperti Tak Lupa Menggosok Gigi + Pasta Hayali , Insani makan Ruti : Olympus ZEUS - pengertian Hulu = Zaman Etika Ukuran Silam – Misalnya Anu – yang mana dari pada , apa itu – ERR… Yesus ! Or something , ketika bagi – bagi Ruti Yang di Ibaratkan Tubuhnya – pada abad Hilir Lubuk Pengertian kini ZEUS = Zaman Etika Ukuran Sekarang – yaitu , ada dibolehkan : Mencelupkan RUTI – Ke KUPI , Bukan kurang terima atas apa yang menurut para Nabi = Telaah yang harus di Santap – selayaknya santapan ROHANI Resmi Umat Beragama – Tetapi Ya Itu tadi , oleh karena : BOLEH MEMILIH - Ya - Celup saja Rutinya Ke Kupi …! - Giiitu aja Kok Repot – Echoes YIM Ngomong Deadlock : Ghak KARUAN !! – kalbu nya Hilang RAOS Mukti ing tembe – yaitu Berubah TEMPE , tidak Punya Irama , NADA Hidup Bangsa ( all in all kiDUNG Pepujian + Spirit NASIONAL - Mars 10281928 ) – ya = No Lyric – No BATT , Pantas tidak paham Bedanya paparan kata Komentar seputar Gunung + Puncak Gunung , Level Komentator berbahasa dosen – mahasiswa , Wartawan Astaga – Dengan masukan Giang kata seputar lembah – Ngarai Dengan Sungai – Sungai yang mengalir dibawahnya ! Sebenar Kemajemukan BAHASA Khalayak Planet Earth , ya sama juga Prof YiIM = nggak mafhum Hak pilih – Maka dari itu ! Penujuman paling banter sebagai bahasa Bela diri , Karate Kata satu – Kata Dua - katanya sebatas itu : Emangnya kalau Profesor – Tidak Boleh + Pernah : PIKUN ??!! -
Kulo Nuwun - *
>> 4 >>
August 3rd, 2008 at 10:05 am
Ariedi (komentar #40)
Selamat Siang … ! Warga Pemilik Pekerti : No Free Lunch !! – Inside TAKE ME FIVE
Posted : Keadilan Sosial bagi ( Camkan arti : BAGI ) Seluruh Rakyat Indonesia . - ***** Kalau Untuk Negri Flying Dutch Man Belanda =
Lain Pernah – Pekertinya = Keadilan Sosial KEPADA YTH Rakyat Negri Hanggada (( dalam RAMAYANA = Anaknya Hanoman Duta – berasal dari tetesan sperma suci Hanoman yang jatuh kelaut – saat terbang melintas sambil Menggendong Dewi Trijata – Lautpun Hamil – tidak heran Belanda pernah sukses menjajah Pulau Jawa ratusan tahun , oleh karena Bongso Walondho tersebut = anaknya Ratu Selatan , arti selatan = Haribaan – seluruh lautan Di bumi maupun Surgawi ZEUS – Adapun poro luhur tanah JAWI - garis turun Mega KONSTITUSI = Sri Rama dengan Atom Keniscayaan = KITA BELA = Dewi Shinta – ya takdirnya memang harus + Wajib Belajar mengalah demi Meraih Kemenangan yang bersifat lebih Telak + Skala Besar = Sila 3 Negara ))
Pendekatan yang persuasive – Level menggunakan Ilmu Giang kaweruh Poro Luhur = Jurus TAUHID – yang mengacu pada surrah dan ayat – ayat PILIHAN dalam Kitab – Kitab Agamawi Resmi Sila 1, yang tepat “ Pernahnya “ dan Jua : Pada KETIKA nya = On the Level ZEUS – Pengertian Hulu maupun Hilir : Zaman Etika Ukuran Silam + Zaman Etika Ukuran Sekarang , sejatinya adalah pandangan Produksi = Jawi Bandrol kait Wingi ( Seperti Argometer Taxi – patokan HARGA )
Bukan pandangan Agama , walaupun diambil dari Input pengetahuan - : Kitab Besthari Agama – Agama Hadirat Sila 1 Ketuhanan – para peruwat ( Eksistensi ) Kelestarian Budaya MANEMBAH MARANG GUSTI
Di karenakan Kita adalah Bangsa Pemasok + Posisi Peta NKRI Pun Jua
Di Perempatan Lintas ilmu pengetahuan Warga Planet Bumi , Maka Itulah yang di sarikan sebagai : PESAN KEDUDUKAN KITA - BANGSA INDONESIA – Di Lubuk Linggau ( Olympus ) : Titan ATLAS Bumi Ibu MAHAYANA – ECHOES ( + - Kosmik Lyric master of Rock – P F 1971 )
Overhead the albatross hangs motionless upon the air
And deep beneath the rolling waves
In labyrinths of coral caves
The echo of a distant time
Comes willowing across the sand
And everything is green and submarine
And no-one showed us to the land
And no-one knows the where or whys
But something stirs and something tries
And starts to climb towards the light
Strangers passing in the street
By chance two separate glances meet
And I am you and what I see is me
And do I take you by the hand
And lead you through the land
And help me understand the best I can
>> 5 >>
August 3rd, 2008 at 2:12 pm
Ariedi (komentar #41)
Balax Nem : Juga menjaring input Koran Tempo 2 Agustus 2008 - *
Yang melibatkan tokoh : MENANTI VONIS ISTANA – Presiden segera
Putuskan Nasib Kaban dan Paskah – Tetapi dilanjut dulu Pesan kosmik
Ndoro MASTER Of Rock Sejagad = Bahasa Tebar Carik Resep Dokter – Your Comment is CHES PLENG ! Artifak Red Hot Chili Peppers - :
And no-one calls us to move on - And no-one forces down our eyes
And no-one speaks and no-one tries - And no-one flies around the sun
Cloudless everyday you fall upon my waking eyes
Inviting and inciting me to rise - And through the window in the wall
Come streaming in on sunlight wings
A million bright ambassadors of morning
And no-one sings me lullabies - And no-one makes me close my eyes And so I throw the windows wide - And call to you across the sky
Bagai Hanoman Duta KETIKA Tengah peluk – rengkuh , induk Keindahan Tubuh Sekar kedaton Nan Harum semerbak Wangi Pulau Melati : Pujaan Bangsa – dan Al Kisah Ramayana – Itu = Ibarat , Pengandaian Budi kata bersayap , Mengenai para mascot yang menjadi Cikal – bakal Gerakan Reaktor asal – usul KEJADIAN Dunia = Atom Genesis . - * Anu , yang mana daripada apa itu , Err ..Take That ! Dalam versi bahasa Angka – atau Mbah Bilang – yang terbaik adalah versi Prof. Dr Stephen Hawking – dalam Buku : Riwayat Sang Kala - Meskipun Levelnya bukan = Kocap : SERU ASYIK PUNYA
Jika disitu anda Menjumpai Istilah Lubang Hitam – Induknya adalah =
Kumbo Karno – Ruh Induk Urusan Pengadaan TENSI - : UKURAN .
SUATU KETIKA All in all galaxy dan Isinya masuk perut Maha putra Gigayana The Greatest Love of all RAMAYANA - Untuk Kemudian – di
Muntahkan Kembali , setelah Terproses di Wilayah Pencernaan Tuhan
Yang di letakan oleh sang MAHA PENCIPTA – pada Lambung Ndoro Pompa – Explorer ( Kumbo = Kumpo + karno = sifat Kuping Satelit )
Menjadi Keberadaan GALAXY PERIODE : DOTO SOWOLO – Part 2 .
Pasca semesta periode sekarang ini : HONO COROKO - : KORN Chandradimuka Introduction = ADA MANTRAM = ADAM – ajaran mengenai perihal : ADA yang bersifat Mutlak – dan Informasi megenai Perihal yang sebaliknya – Bersifat Tidak Mutlak , seperti VCD Bajakan – film BATMAN – Yang di soal bukan Batman nya , yang termasuk = Lakone metu – Jagonya Keluar – Melainkan Pandangan PRODUKSI nya , termasuk Legal ataukah tak laik Jual + Di pasarkan + Terbeli ??! - : New Understand New Understand New Understand New
Belajar Menangkap kata tersirat itu – Bukan DARI MELULU Bahasa Kitab AGAMA – Karena Nabi Muhamad sekalipun TIDAK PUNYA HAK , untuk bergelar NABI DUNIA MAYA – bukan jamannya – bukan JATAH nya You Know ?! Tetapi kalau YIM Ada Niat membantu Beliau agar On the Level - JUA Nabi Dunia Maya – Maka Bukan PERASAAN UMAT - PEMBOKAT – Ataukah BURUH yang di Erat kaitkan – termasuk perasaan MERASA Bawahan – Melainkan : U2 Perasaan Ikhwan = Sesama Suka Belajar + Pemilik DEMOS Keselarasan – selayaknya Putra – Putri Sentosa Bangsa di Bumi Ibu Karuhun KEBANGSAAN = Gamitan Hukum Bahu – Membahu ( Arjun Sosrobahu ) ZEUS - Baik Dalam pengertian Hulu maupun Menuju + Hilir – Imbang Raos Budi seperti Bahu sendiri , Mematuhi Pesan anggota Badan – amanat Saudara Tubuh . ( ( ( MANTRAYOGANIRO ) ) )
Mari mengambil Contoh Ringan – sekaligus Memberat Bumi - : Up and Down Bacaan KONTRAK POLITIK – sudah kah Bung YIM – Siap Mental + terpental ?!? UKURAN – Terukurnya patah kata Kontraknya Begini
1 . SETIA kepada pemerintah dan bekerja keras , mengutamakan kepentingan pemerintah dan Negara di atas Kepentingan Partai atau Golongan .
2 . BERSEDIA menjadi PEJABAT yang bersih bebas dari korupsi dan segala bentuk peyimpangan , serta mengatakan dengan Jujur bila terlibat dalam berbagai tindak penyimpangan termasuk Korupsi .
3 . BILA DINYATAKAN bersalah oleh Hukum , MENTRI yang bersangkutan Siap Mengundurkan diri dan menerima Sanksi sesuai dengan Hukum yang berlaku . ( Sesuai Bunyi – Isi Koran Tempo )
= pada kemudian disebut Kontrak THREE IN ONE - kalaupun ada yang tak cukup TELAK – NISCAYA , hanya pada kalimat PEJABAT – yang nyambungnya Stastus MENTRI – Bukan Jua Pejabat , atau Wong Pangkat – Pangkat , seolah tidak Berlaku bagi Pejabat Status Presiden dan Wakil Presiden , atau yang tidak berstempel karet , Lengket Imej status MENTRI - : apa benar yang seperti itu = KARUAN - ataukah Ghak KARU – KARUAN ?! – Seperti Tuturanmu ?? Hanya anda Bung YIM – di Blog spot Ini– yang menidurkan Huruf kata Tuduhan Level Profesor : GATOLOCO - GANDRUNG KLENIK + Bahasa Pembeo MU pada paparan kata – Jejak Tutur Ku : Just You ! a son of Bitch …. !!
Tinggal di Pulau mana kau ?! – Aksara Tanah yang Dikau Pijak – Emangnya Tanah Aksara Ndoro Tuan Arab ?! – Semakin Dirimu Merasa Menang Sugesti karena Khattam gamitan Giang Martabat BAHASA + Kepercayaan + Kebanggaan Warga padang pasir timur tengah , Semakin Membuat Dirimu = Umat Tanah air ONTA – dengan Whatever Tubuhnya , You Know Punuk Onta ?! yaitu = Sayap Tunggal – yang bahkan tidak selevel dengan lambang Sakti Negara = Kepak sayap Garuda , Maknawi Negri Pilih TANDING SWIWI – SWIWIWI Budi Pekerti – atau itulah yang di inginkan , yang pastinya bukan pilih Kocar – kacir , dan akhirnya Memilih aliran islam yang paling Menggoda , selaras dengan Bunyi Iklannya : Sorga MABRUR Manalagi yang Lebih Menggoda ( ( ? ) ) Plus ( + ) pertanyaan sila 5 ???! – ya apalagi jawabnya Jika Bukan = Insya’allah Coming soon Blehh ! - Ndoro Penthung Batgirl Batman Datang – : No Problema I’ll be BACK ! Kwek kwek kwek kwek …. !
>> 6 >>
August 3rd, 2008 at 8:21 pm
Fachrudin Fasyah (komentar #42)
Assalamualaikum Wr.Wb
Wah Mantap nih, klo saya lihat kayaknya Bang YIM ini pendapat-pendapat ama argumennya tak
terpatahkan….pernah enggak Bang Abang berdebat ama seseorang yang mengalahkan Abang….dan Abang juga mengakuinya..:)
August 4th, 2008 at 8:32 am
Cah Watulawang (komentar #43)
sayang saya tidak menonton, karena saya memang jarang begadang, dan juga kebetulan saya tidak tahu kalau ada acara tersebut.
yang pasti, saya akan mendukung Anda menjadi Orang Nomor 1 di Indonesia pada Pilpres nanti!
August 4th, 2008 at 9:05 am
isbandiono (komentar #44)
Setelah YIM sekarang SMK yang menjadi sasaran tembak.Begitu bencinya sampai-2watimpres mengusulkan agar SBY mencopot MSK. Terlepas benar tidaknya kesaksian Hamka Yamdu, kasus ini sudah dipolitisir dan ini akan berpengaruh kepada PBB dan YIM FOR RI 1.Oleh karena itu PBB itu harus segera bereaksi secara tegas kalau benar MSK tersangkut ,MSK harus melepaskan sementara jabatannya sebagai KetuaUmum dan PBB menyiapkan team pembelaan dan langkah politik misalnya meminta BK memeriksa semua anggauta DPR yang disebut Hamka Yamdu menerima aliran danaBI. PBB juga harus menuntut adanya keadilan hukum dan membuka aliran dana dana rokhmin, siapapun yang disebut Rokmin harus diperiksa KPK.Dalam menghadapi pemilu memang banyak usaha untuk menjatuhkan lawan politiknya terutama yang mendiskreditkan partai-2 Islam.Sudah waktunya PBB bertindak dan bersikap TEGAS.Mungkin saya emosional tetapi itulah sikap saya sebagai pencinta PBB dan YIM for RI1.Dengan kekuatan politik dan menguasai media mereka dari waktu ke waktu selalu memojokkan perjuangan Ummat Islam.Apabila kamu melihat kedzoliman robahlah dengan tanganmu apabila tidak bisa dengan lidahmu atau apa menjadi golongan seredah iman dengan merobah dengan hatimu. PBB harus merobah dengan lisan sesuai dengan kewenangan politik yang ada padanya.Allahu Akbar insya Allah apabilakita berjalan yang benar Allah bersama kita.
August 4th, 2008 at 9:40 am
saharuddin (komentar #45)
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Buat Bang YIM, saya salut atas orasinya didepan kader2 PBB Kabupaten Nunukan (03 Agustus 2008), kebetulan saya ingin bertanya, tapi saya duduk dibagian belakang, sehingga tidak ada kesempatan. yang ingin saya tanyakan pada Abang,
Bagaimanakah penerapan kepemimpinan Abang nantinya apabila menjadi RI 1 bagi daerah - daerah, soalnya sekarang ini semua pembangunan difokuskan di Pulau Jawa….?
Apakah juga tidak sebaiknya Daerah diberikan kewenangan mengatur daerahnya sesuai karakteristik dan potensi daerah tersebut…? ( Kalo bisa polanya jangan diseragamkan)
Yang paling penting lagi Bang YIM jangan mundur seperti pada tahun 1999, Insya Allah kami mendoakan Bang YIM menjadi RI 1.
Mohon Maaf pula telah memasukkan link Blog ini di Blog kami tanpa permisi.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb
August 4th, 2008 at 10:32 am
Ariedi (komentar #46)
Sebagai Spirit kalau melalui tangan – ya = menuang karya tulis , walau seperti Mencela – tetapi papar kata kasar celanya = Tanpa LIDAH - Dan Mister MSK – walau katakanlah tokoh berjasa bagi PBB – dapat serta dalam pemilu 2009 – Punya Nomor Urut – Itupun dalam = Asas keraguan yang beralasan – Orang Berjasa baik – tidak akan meninggalkan sikap Bijak : Still On ! nya , hanya untuk apalah yang bisa di beli dengan Uang – supaya Ketengoknya Modern + Selebriti di sila 3 .
By the way
Up 7 NKRI di Relung Kidung Satra Spirit + PEPUJIAN
Posted : Aku - Nasional , Kami – Nasionalis , Kita – Nasionalisme
Gamitan Keselarasan Didalam Aku , yang Memilik Aku – Bangsa = Mars Kebangsaan Indonesia Raya – yaitu patah kalimat yang Harus Di bayar seperti Tilgram = Membayar Pengakuan JATI Diri - SAMPAI - :
Ke lubuk Pekerti : Aku – di relung patah kata yang wajib terbayar Lunas - : Disanalah AKU berdiri jadi Pandu Ibuku = Mars 10281928 Indonesia Raya untuk pertama kali di perkenalkan pada tahun sumpah pemuda = Membayar pengakuan Jati Diri Pemilik Sejarah Maha putra Bumi Ibu Pusat Restu Illlahi : History Negri Kekuatan Regenerasi Oktober 28 – 1928 . perihal Satu – Urusan Aku Nasional – hal kedua =
Kami – Nasionalis – Membayar tutur – tinular : Bagimu Negri Jiwa Raga KAMI = Mars Padamu Negri – orsinil dalam komitmen – JANJI Tunai bhakti – urusan : Ini Medan Bung ! bukan semata Bung karno , Yusril yang pernah Hidup – Berselayang karir diwilayah Kedaulatan NKRI = Arti ALL IN ALL pendapat di lubuk dunia nyata – dalam asas keraguan yang beralasan – Jika Belum terbukti dilapangan sila 3 + 5 = 8 penjuru step by step langkah Bangsa menuju Cita – Sila 5 Membawa Bahgia Nyata .
Hal ketiga Sentral pekerti : Three in one skala NASIONALISME SILA 3 = 7 Langit ( Sila 3 + 4 ) Perkara NKRI : Nusantara dan Bahasa KITA bela bersama = Mars satu Nusa – satu BANGSA – itulah yang harus Tunai terlebih dahulu – yaitu = Wali Rasa Kepemilikan : AKU – KAMI – KITA – Di Lubuk Linggau Sila 3 Dalam Bhineka Tunggal Ika . *
Wahai LARAS RUKUN Komentator Dunia Maya – COBALAH TENGOK DAHAN DAN RANTING - Bahasa Ku – Apakah Menurut Dikau – Dikau
Tidak = selevel dengan Ahli Hukum TATA NEGARA – disisi KETIKA harus mengamalkan Ilmu nya – untuk Memasyarakatkan pengetahuan Umum Warga Negara Hukum – dan persamaan dirinya di mata Hukum + Pilihan Hak Menyatakan Pendapat – ataukah belanja Jenis Barang – pandangan Produksi .??!? tentu yang digunakan Prinsip haikul yakin – bukan gede rasa – merasa senden gunung – atau : Puncak Gunung !
Yaitu keyakinan bahwa Aku –hanyalah segitu – gitunya diriku – tidak dapat jadi orang lain – atau garasi isian mobil mewah milik tetangga .
(( katagori opini : No problema I’ll be back kwek kwek kwek kwek ))
Jelang Seri 8 Penjuru Ku – lebih dulu = Thriller nya – yang kupetik dari oleh – oleh ku hadir siding Jumat 1 agustus 2008 masjid Al Hakim , kecil memang – hanya selembar layang resep : Your Comment is avvitiation Modertion – Ces pleng : Ust . Abdul Halim Fathani – Warga sekampung halaman ayahandaku tersebut : anggota Lingkar Cendia kemasyarakatan Malang – Jatim – Red Hot Chili pappers nya berjudul
MENENGOK SEJARAH DEPARTEMEN AGAMA
>> U P 7 >>
August 4th, 2008 at 10:36 am
Jauhari (komentar #47)
Mantap Sekali….
August 4th, 2008 at 5:06 pm
Agus (komentar #48)
Assalamualaikum Bang YIM,
Setelah saya melihat tayangan acara “Mencari Presiden Alternatif”, ada beberapa hal yang ingin saya komentari, walaupun komentar ini sudah lama ingin saya kemukakan sejak dulu. Saya pengamat yang selalu mencari sumber pemberitaan yang saya anggap akurat untuk dapat dipercaya dari sumber orang-orang dekat bang YIM dan dari Bang YIM sendiri melalui blog ini. Sebagai pendukung Bang YIM For Presiden RI 2009 beberapa hal yang perlu saya sampaikan sbb:
1. Performance Bang YIM dalam acara tersebut sudah tampak mengalami perbaikan yang cukup signifikan dalam hal kontrol emosi yang selama ini terkesan cepat marah dan arogan;
2. Ekspresi ramah dan eye contack pada waktu berbicara masih kurang, sehingga kesan ramah belum dapat (padahal yang saya tahu abang orang yang cukup ramah);
3. Perbanyaklah senyum (Bukan senyum ngeledek) karena sesungguhnya senyum abang dengan deretan gigi yang rapih itu sangat baik untuk diekspose dan jangan sekali-kali menampilkan ekspresi merengut karena sangat terkesan seperti orang ngambek (kalau orang Jawa bilang cepat mutung) walaupun abang tidak setuju dengan satu hal atau satu pernyataan.
Berikan kesan kepada publik bahwa abang orang yang ceria dan akan selalu membawa kegembiraan.
Keseriusan abang memang modal utama bagi masa intelektual yang bisa menganalisis dengan baik setiap perkataan yang diucapkan abang tapi masa menengah kebawah masih tetap menyukai dagelan, karena itu sesekali selingi pembicaraan abang dengan dagelan (bukan olokan) bisa juga abang menceritakan hal-hal yang lucu selama abang menjadi anggota kabinet misalnya, bagaimana hubungan abang dengan staf dikantor, dengan Satpam di kantor dls. Kalau komentar di lapangan tentang kepintaran abang sudah tidak diragukan lagi tidak ada orang yang tidak mengakui kepintaran abang. Jadi yang harus dibenahi adalah performance yang melahirkan pencitraan Bang YIM bukan orang sombong. Tentang busana. saya rasa sudah saatnya Bang YIM berkonsultasi dengan ahli tata busana (yang menurut bang YIM baik) karena beberapa komentar yang sempat saya dengar baik dari kalangan birokrasi maupun beberapa teman, busana bang YIM sering aneh dan tidak pas dengan wajah bang YIM. Rapih dengan hem berwarna lembut dan busana sportif seperti T Shirt Polo lebih pas untuk abang dibandingkan busana trendy . Kadangkala memang tidak mengenakkan menggunakan busana yang kita sendiri tidak suka memakainya, tetapi sebagai politisi saya kira abang perlu mempertimbangkan untuk berkonsultasi dengan beberapa ahli tata busana. Akhir kata saya mohon maaf, tidak ada maksud lain kecuali saya menginginkan yang terbaik untuk penampilan abang yang sedikit banyak mempunyai pengaruh terhadap pencitraan abang dari sisi penampilan yang memberikan kesan abang orang baik, low profile, pintar, tegas dan agamis.
August 4th, 2008 at 9:46 pm
Ariedi (komentar #49)
resep your comment is bukan maksudku berbagi Nasib ….. ! ( C / A )
TANCAP KAYUN
August 5th, 2008 at 12:36 am
Sulthon (komentar #50)
Assalamu’alaikum wr.wb.
saya hanya ingin mendukung pendapat sdr. agus #41#, setuju banget.
Wassalamu’alaiku wr.wb.
August 5th, 2008 at 9:11 am
Setiyawan, Lukas Dedy (komentar #51)
Assalamu`alaykum, Mr. Yusril….
C’est magnifique….
Keep in focus on getting your goal?
please kindly dont forget majority of Indonesian ppl?
Justice for all…
although he is moslem or not.
Its nice to see you here….
Thanking you,
http://www.islamkita.com
August 5th, 2008 at 11:07 am
Syam jr (komentar #52)
Assalamu’alakum Wr.Wb.
Mungkin ada yang terlewatkan oleh saya yaitu saya tidak mendapatkan gambaran tentang kebijakan energi. Pertanyaan saya, apakah Bung YIM akan mengembangkan nuklir sebagai sumber energi? Langkah apa yang hendak dilakukan?
August 5th, 2008 at 8:46 pm
Ariedi (komentar #53)
ANGKAT – KAYUN
(( Nyambung Up 7 – To the : SALAPAN BOROBUDUR )) # KETIKA : Kemerdekaan diraih , Pendirian Depag Mengalami Kendala Hebat , Panitia Ad – Hoc yang di ketuai oleh Ahmad Soebarjo , yang berkali – kali meminta agar departemen ini segera dibentuk , selalu terbentur . * Tokoh Islam dan Muslim Nasionalis yang duduk dalam PPKI / KNIP Tidak satu kata , Mereka berbeda pendapat - Ada yang Menyarankan , masalah Agama cukup ditangani kementrian Pendidikan , Urusan Agama tidak usah ditangani Negara ( Politik ) Saat itu , Ide Sekularisme sudah Tumbuh akibat penjajahan Belanda yang sangat lama - * + Sekiranya Negara tidak Kritis tak Mustahil Depag gagal berdiri , seperti gagalnya Mengegolkan Piagam Jakarta - * + Mentri Agama Prof. Dr. Mohammad Rasyidi dalam Konferensi Depag di Surakarta : 17 – 18 Maret 1946 mengatakan , berdirinya Depag di samping realisasi pasal 29 UUD 1945 Juga Untuk Mengakhiri DAMPAK Kebijakan Belanda dan Jepang memecah Belah Umat - * Merenungi Deskripsi Historis diatas , seyogyanya Depag Kembali ke khittah 1946 . Nilai – Nilai dasar Kejuangannya harus benar – Benar di hayati . Jutaan Pahlawan dan Pejuang Telah Rela berkorban Jiwa Raga – Darah dan harta benda Mengusir penjajah untuk Kebaikna Anak – Cucunya . Dengan Segala Kegigihan dan Kerendahan Hati - : Founding Fathers Negri ini sekaligus Juga pendiri Depag telah Mencontohkan Sikap yang sangat Luhur dan Mulia – Bila Proses berdirinya Depag dihayati , Orang akan berpikir berkali – kali Untuk Berprilaku Negatif , APAPUN BENTUKNYA . - *
Para Pejabat Depag Selayaknya MEMBACA Kembali tentang Perjuangan Historis Pendahulunya . Diharapkan ini dapat menjadi KENDALI ( ( Teks Gue Banget : Set The Controls For The Heart of the Sun - Giang Pesan Kosmis : ECHOES Sila 1. Pink Floyd the Definitive )) agar Kinerja Mereka Senantiasa Berlandaskan : “ Pengabdian , Kejujuran dan Keihklasan “ - * Sehingga ada Keunggulan Komparatif orang Depag , Kepentingan dan Kemaslahatan Umat harus di atas segalanya - * Juga perlu Ada Profesionalisasi Manajemen dalam segala aspek di lingkungan Depag – Baik di tingkat Pusat maupun Daerah : Sangat BerKEBERATAN ( ( Teks Jatim : KABOTEN KANGGONAN ) ) Terhadap bagian Kalimat dalam pemubukaan UUD
Yang berbunyi : “ Ketuhanan dengan Kewajiban Menjalankan Syariat Islam bagi pemeluk – Pemeluknya “ - * Mereka Mengaku Bahwa bagian kalimat itu tidak Mengikat Mereka , hanya mengenai Rakyat yang Beragama Islam – Tetapi TERCANTUM nya Ketetapan seperti itu didalam suatu dasar yang Menjadi POKOK Undang – Undang Dasar (( same too : No Up2 + U2 = Moco-pat – sama juga Buta Huruf dasar ))
Berarti Mengadakan Diskriminasi terhadap golongan Minoritas - Jika Diskriminasi itu ditetapkan Juga , Mereka lebih suka : BERDIRI DI Luar Republik Indonesia (( Nggak nyambung Mars 10281928 : Berdiri Jadi Pandu Ibuku – INDONESIA – Bukan ISLAM + Hard Core Mayoritas Sila 1. endi maneh )) + Tanggal 18 Agustus 1945 Sebelum Sidang Panitia Persiapan Bermula , Hatta Mengajak Ki. Bagus Hadikusumo , Wahid Hasyim , Mr. Kasman Singodimejo , dan Mr. Teuku Hasan dari Sumatra Untuk Mengadakan Suatu Rapat Pendahuluan untuk Membicarakan masalah tersebut - : “ Supaya Kita Jangan Pecah sebagai Bangsa , Kami MUFAKAT ( ( Lawan katanya : Ghak mufakat = Ghak Ukuran = Ghak Nduwe Udhel : KLONING HURUF – Terjemahan Bahasa Asing )) Untuk Mengganti yang menusuk Hati kaum Kristen dan Umat Lain itu – MENGKONO Buletin Masjid Al hakim Jak – Pus 1 Agustus 2008 – Diambil dari Buku Sekitar Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 – Diterbitkan tahun 1969 = tahun Ketika Insani Bumi – Neil Armstong Berlenggang – Kangkung Di Bulan = Peristiwa BESAR : LAYANG KUMITIR ( Puncak Karier ) SYAHDAN Java script : Hono Coroko – Kharmapala , Just 2 of Us Eletric Magic Abad Hilir = peristiwa Serat Penyarik’an ( Sekjen ) PLANET – In Lyric Pink Floyd : EMPTY – SPACES ( ( + Moco-pat Aksara Prapat Geni ) ) - What Shall We Used to fill the Empty : HONO COROKO Spaces Where We Used to Talk ? DOTO SOWOLO - How Shall I Fill The Final Places ? PODHO JOYONYO How Should I Complete The Wall - ; MOGO BOTHONGO = Doktrin Ngarso dalem : Bumi Ibu Karuhun Kapal – Displin Ilmu Akal : Nilai – Nilai Keterpelajaran Bangsa beradab – Abad Pemberdayaan Sarana KEMUDAHAN . - *
>> Menuju 9 to Five >>
August 5th, 2008 at 8:58 pm
zulkarnain (komentar #54)
salam buat pak yusril
saya sangat mendukung jika anda menjadi wapres pak, tapi saran saya kalau cari wakil harus dipertimbangkan matang2.
hehehe… maaf bersifat lancang
August 6th, 2008 at 2:01 pm
zulkarnain (komentar #55)
maaf salah ketik pak. maksud saya capres 2009 :D
August 6th, 2008 at 2:03 pm
ricky (komentar #56)
ariedi… coba gih ente cek ke psikiater… komentator yang aneh….
August 7th, 2008 at 7:42 am
ijal (komentar #57)
maaf nih, ane tetep dukung Yusril kok,hehe, cuma ane mo sedikit kopi paste dari blog salah satu panelis.
sumbernya : http://hotradero.multiply.com/journal/item/86/Menilai_Calon_Presiden_Rizal_Yusril_Fajrul_dan_Ratna
[b]menilai calon presiden Rizal, Yusril, Fajrul dan Ratna[/b]
Lusa lalu, telepon selular saya berdering dan seorang teman mengajak saya untuk menjadi panelis penilai calon presiden pada sebuah acara di TV. Sejenak ragu, namun akhirnya saya iya kan.
Pukul 19.30 saya menuju stasiun TV tersebut, yang terletak kompleks pertokoan Senayan City. Ada tawaran untuk makan malam, tapi saya sudah keburu makan di rumah dan lebih sibuk mencari dan mencatat angka-angka perekonomian nasional. Ternyata ada empat calon presiden yang hadir, yaitu Yusril Ihza Mahendra, Rizal Mallarangeng, Fajrul Rahman, dan Ratna Sarumpaet.
Sebagai panelis, saya mengambil bagian menilai dan menguji capres terkait soal ekonomi bersama dengan Mas Ade (Komunikasi UI), Indra J. Piliang (CSIS Politik), Anies Baswedan (Rektor Universitas Paramadina). Berempat kami “menguji” para calon presiden.
Menguji wawasan ekonomi seorang calon presiden - menurut saya amat penting. Dan atas hal itu saya merasa beruntung. Kenapa? Karena ekonomi selalu menyangkut pilihan - dan dalam skala nasional - tidak ada pilihan yang mudah. Semua pilihan ekonomi adalah sulit. Semata-mata karena setiap pilihan memiliki konsekuensi biaya. Ada ongkos yang harus ditanggung. Dan kesadaran akan biaya itu - yang membedakan antara seorang calon presiden sungguhan dan mereka yang main-main.
Pada pembukaan acara - dua pihak berdebat: Rizal Mallarangeng dan Yusril Ihza Mahendra. Saya membuka dengan pertanyaan tentang pilihan pemerintahan: Pemerintahan Besar (Big Government) versus Pemerintahan Kecil (Small Government). Kedua capres memilih Small Government. Tetapi ketika saya katakan bahwa pengeluaran rutin terbesar pemerintah RI adalah membayari PNS (Pegawai Negeri Sipil) - Rizal Mallarangeng sepertinya bisa membaca jebakan yang saya pasang, dan menyajikan pendapat bersifat netral soal jumlah PNS dan performa kerja para PNS (kalau bisa disebut bekerja…). Yusril terjebak. Ia mengatakan bahwa mengurangi jumlah PNS tidak bisa secara dadakan — tetapi harus berkala lewat program pensiun normal. Ini jelas kontradiktif dengan dukungannya terhadap Small Government. Seberapa banyak sih jumlah PNS dan pengeluaran pemerintah atas PNS - yang bisa berkurang semasa 5 tahun masa jabatan presiden?? Tentu tidak banyak.
Pada kesempatan berikutnya saya juga menekan calon presiden soal infrastruktur Indonesia yang sedemikian payah kuantitas (dan kualitasnya). Rizal dengan cepat menyambar pertanyaan saya dan menekankan fakta yang ia miliki - serta apa yang menurutnya harus dikerjakan. Sementara Yusril (kembali) terjebak pada masalah status hukum pembebasan tanah… (padahal yang saya tekankan adalah SELURUH proyek infrastruktur - bukan semata jalan tol…).
Anda tentu bisa paham skor seperti apa yang saya berikan antara Yusril dan Rizal.
====
…………………….
August 7th, 2008 at 3:05 pm
Andy S (komentar #58)
Ane jg kagak ngarti pak Ariedi itu nulis apaan… panjang lagi…hayahhhh
August 7th, 2008 at 4:16 pm
Nizar Dahlan (komentar #59)
Assalamu’alaikum Warohmatullah Wabarokatuh.
Setelah membaca dan mencari “ilham”, saya punya sesuatu buat Bang YIM, yaitu:
27 ALASAN YIM PANTAS MENJADI PRESIDEN RI
1. TAAT BERAGAMA
2. JUJUR
3. KHARISMATIK
4. CERDAS
5. AHLI TATA NEGARA
6. NEGARAWAN
7. MERAKYAT
8. SANTUN
9. USIA PRODUKTIF
10. SANGAT MENGUASAI SYARI’AT ISLAM
11. PROFESIONAL
12. RETORIKA MEYAKINKAN
13. TIDAK EMOSIONAL
14. WAWASAN LUAS
15. KOOPERATIF
16. BISA DIPERCAYA
17. ISTIQOMAH (LURUS)
18. BERMORAL
19. BERETIKA
20. DEMOKRATIS
21. AKADEMISI
22. ARGUMENTATIF
23. KEMAMPUAN MENULIS SANGAT BAIK
24. TAMPAN
25. TIDAK NEPOTISME
26. SETIA KAWAN
27. IKHLAS
Kami, sebagai rakyat akan mendukung Bang YIM untuk menjadi RI 1.
Kami akan berada di barisan terdepan yang mengusung calon presiden RI yang cerdas dan cekatan seperti Abang.
Sukses selalu Bang. Semoga ikhtiar kita dikabulkan oleh Allah SWT dan selalu didukung oleh Rakyat Indonesia.
Allahumma Amin.
Salam dari saya,
Nizar Dahlan
August 7th, 2008 at 4:34 pm
Ariedi (komentar #60)
READ …. 1. ariedi… coba gih ente cek ke psikiater… komentator yang aneh….
August 7th, 2008 at 7:42 am RICKY # 56
2. Ane jg kagak ngarti pak Ariedi itu nulis apaan… panjang lagi…hayahhhh
August 7th, 2008 at 4:16 pm ANDY S # 58
Jika memangnya BUKAN DISURUH Bung YIM melalui E – mail
Melainkan kehendak sendiri – ya = Terima kasih – setidak anda punya pendapat sendiri , meskipun Nggak Layaw = Memenuhi syarat termasuk pendapat yang DIPASOK pada Blog spot YIM – yabg betul berkomentar atau berceletuk – Dehem Ehemm ehemm – batuk – batuk , Ketawa – ketiwi , pada paparan komentator = Serperti SAKSI acara Tv . atau Sri mulat Or something , Mendayu suara patah ( C / A kepada Penyair BENGKOWANG )
AKU SAKSI – Nyekseni Wayang Ricky & Andy sangat Cerdas dan Sexy .. jadi kalau ORANG baru tahu sedikit seni bahasa Ploncoan , ya seperti itulah - yang anda kiaskan kesankan supaya terdukung oleh lainnya , menuju giang pekerti = namanya juga usaha - yaitu USAHA OPO TUMON KOMENTATOR TUNGGALE MAKDIRODHOK MAKDIKIPE …. !
Antara mengail asumsi ataukah membenci – antara menghina ataukah menghibur – meskipun ada Juga sih tanda keberhasilan , tetapi Hukum SCRABBLE Games Still On dalam jemari ku ketika mengetik = Emotional Resque – Rolling stones – danKalau Bung YIM Kebetulkan sedang BUTA – Ya .. ; kuselesaikan urusan komentator ber CEMOOH untuk ku + sendiri ( Single Fighter ) = tetap harus bergamit dengan Positip PIKIR Niye - yaitu kuanggap = sedang nggak ada bahan baku – dan kantin YIM – juga terlihat semakin Sepi bahasa LIPUTAN + Masukan – Sekecil apapun itu = Informasi
Ini contohnya kalau sedang Mentok bahan Opini – Nyomot aja salah satu JAJAN pasar Media – yang agak sehubung Berita sekitar SOSPOL – Jelang Pemilu 2009
Selasa, 5 Agustus 2008 | 00:38 WIB
Suntingan Info Cetak Kompas . Com -
: Presiden Partai Keadilan Sejahtera atau PKS Tifatul Sembiring membuat pantun yang isinya mengatakan bahwa calon presiden yang muncul belakangan ini baru sebatas tebar pesona, belum mempunyai rumusan solusi permasalahan bangsa. ”Pantun ini untuk merespons semua capres. Ya, sekadar hiburanlah, he-he-he. Judulnya Mega Pantun. Teman-teman wartawan, judulnya jangan dibalik menjadi Pantun Mega,” kata Tifatul sebelum membacakan pantun tersebut dalam acara kampanye menjelang pemilihan Wali Kota Bandung di Lapangan Gasibu, Bandung, Senin (4/8). Tifatul hadir sebagai salah satu juru kampanye bagi pasangan yang diusung PKS, Taufikurahman dan Abu Syauqi (Trendi). Potongan Mega Pantun itu berbunyi:
Anak balita bertopi merah - Topi terbuat dari bahan katun
Daripada ibu jadi pemarah - Lebih baik kita berbalas pantun
Jadi pemimpin mesti telaten - Sambangi rakyat yang tak berbaju
Kalau ibu nak jadi presiden - Monggo kerso silakan maju
Buat apa pergi ke seberang - Airnya susut banyak berbatu
Buat apa melarang orang - Dah terbayang kursi RI satu.
Tifatul mengatakan, semua orang dan parpol bebas mencalonkan presiden sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Namun, untuk perubahan yang lebih baik bagi bangsa, PKS mewacanakan calon presiden yang berusia di bawah 50 tahun. * ”Kami tidak pernah melarang orang tua menjadi presiden. Kami tidak pernah melarang perempuan menjadi presiden. Kami tidak pernah melarang perempuan tua menjadi presiden. Kami tidak pernah melarang laki-laki tua menjadi presiden,” kata Tifatul – di Suntingan tersebut yang Kukirim Kemari , karena Blog Spot YIM for Presiden – terkesan NYEPI + Sepi lagi terjaring Beranda sendiri – Terfokus Memang = Semedi – TAPA .
Santai – Nyantai aja , tidaklah harus SEOLAH berhadapan dengan Gengsi + Martabat + Derajat Mahasiswa ataukah Dosen Situs : Universitas Terbuka – apa Hubungnya dengan Pride ? – yang betul = Scrabble games : Banting tulang suku kata – Di lubuk Dunia Maya – hal selebihnya dari itu = Pilihan gamitan Informasi + Pendapat Pribadi . - * misalnya mengenai : SIA’ UL Tifatul dan Pantunnya Itu = ada Usaha + namanya Juga Usaha – Supaya terlihat , ada memiliki Kejenakaan dalam pantun Jenaka menurut dirinya sendiri – Ya = terlepas dari urusan memenuhi Syarat Standar katagori Pantun Jenaka – ataukah : Nggak Layaw … !!
August 5th, 2008 at 11:27 pm RIGHT COPY # ujung Beranda PEMBUKA KATA -
ATTENTION PLEASE
August 7th, 2008 at 6:35 pm
Pages: « 1 [2] 3 4 5 6 » Show All
Punya pendapat? Sampaikan pendapat Anda