<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: HUBUNGAN DUA BANGSA SERUMPUN: DULU, KINI DAN CABARAN MASA DEPAN</title>
	<atom:link href="http://yusril.ihzamahendra.com/2008/12/20/hubungan-dua-bangsa-serumpun-dulu-kini-dan-cabaran-masa-depan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://yusril.ihzamahendra.com/2008/12/20/hubungan-dua-bangsa-serumpun-dulu-kini-dan-cabaran-masa-depan/</link>
	<description>Blog Yusril Ihza Mahendra</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Feb 2012 14:26:43 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<item>
		<title>By: johansyah</title>
		<link>http://yusril.ihzamahendra.com/2008/12/20/hubungan-dua-bangsa-serumpun-dulu-kini-dan-cabaran-masa-depan/comment-page-3/#comment-91949</link>
		<dc:creator>johansyah</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Aug 2010 06:45:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusril.ihzamahendra.com/?p=293#comment-91949</guid>
		<description>Bang Yusril, Tulisan Abang sangat menarik. Sukses Selalu Bang......Maju terus Pantang Mundur</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bang Yusril, Tulisan Abang sangat menarik. Sukses Selalu Bang&#8230;&#8230;Maju terus Pantang Mundur</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: bolehngeblog</title>
		<link>http://yusril.ihzamahendra.com/2008/12/20/hubungan-dua-bangsa-serumpun-dulu-kini-dan-cabaran-masa-depan/comment-page-3/#comment-90926</link>
		<dc:creator>bolehngeblog</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Jul 2010 07:56:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusril.ihzamahendra.com/?p=293#comment-90926</guid>
		<description>keren pak tulisannya, meski kemarin2 ini heboh tentang pengakuan budaya indonesia oleh malaysia

salam kenal,
&lt;a href=&quot;http://bolehngeblog.blogspot.com&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Bolehngeblog&lt;/a&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>keren pak tulisannya, meski kemarin2 ini heboh tentang pengakuan budaya indonesia oleh malaysia</p>
<p>salam kenal,<br />
<a href="http://bolehngeblog.blogspot.com" rel="nofollow">Bolehngeblog</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Faisal</title>
		<link>http://yusril.ihzamahendra.com/2008/12/20/hubungan-dua-bangsa-serumpun-dulu-kini-dan-cabaran-masa-depan/comment-page-3/#comment-90744</link>
		<dc:creator>Faisal</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Jul 2010 11:56:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusril.ihzamahendra.com/?p=293#comment-90744</guid>
		<description>Apa yang salah,kalo kita mengatakan diri ini bodoh,kalo ada seseorang mengatakan Bangsa kita adalah bangsa yang bodoh,coba telaah lagi sebagai bangsa,bukan sebagai individu,bangsa disini sangat tergantung dari unsur2 didalamnya,apa jadinya jika rakyatnya pintar pemimpinnya bodoh????,jawabannya mengabdi kepada bangsa lain ,kenapa sangat dihargai,disegani dan diberikan kompensasi yang sesuai dengan kompetensinya,sementara di dalam negeridihujat,dimaki dan dicampakkan,mau contoh : Habibie Presiden RI yang ke 3,Jusuf Kalla (untung gak dibeli sama jerman juga).
Bangsa yang bodoh adalah bangsa yang pemimpinnya tidak bisa membawa arah yang benar,Korup,Penegak hukumnya membodohi,seolah-oleh hanya dia yang tahu hukum ,apakah menghormati hukum manakala dirinya terkena hukum??? Banyak kasus tak pernah menyentuhnya,mau contoh,kasus Soeharto,peti es kan (SP3).
Bangsa yang bodoh ciri2nya:
1.Pelanggar hukum bisa dibebaskan dari jeratan hukum
2.Tata kehidupan bernegara tidak terarah visi dan misi nya (Mau jadi apa 10 th kedepan,20 th dan 50th lagi)
3.Kebebasan menjadi tanpa batas dengan dalih Demokrasi (Padahal di negeri asalnya tidak sebebas ini)
4.Kemerdekaannya dengan perjuangan ,tetapi para pejuang tercampak kan di negeri yang merdeka ini.
5.Aktivis di berangus jika berani mengkritik penegak hukum
6.Penuh dengan Komisi-komisi ad hoc ,karena lembaga yang ada tidak berfungsi.
7.Rakyat berjalan sendiri tanpa ada arahan harus meningkatkan produktivitas apa ? tiada lembaga yang mengarahkan.
8. Bank2 yang ada bukan berpihak pada rakyat kecil yang masih mau berusaha.tetapi pada konglomerat yang membawa kabur uang negara(BLBI,Century,dll)
9.Sistem ekonomi pancasila pada hal kapitalis leiberalis.
10.Pasar Tradisional dibakar,sehingga pedagang pasar tak mampu membeli lapaknya,pasar modern berdiri dengan congkaknya.
dst
Inikah Bangsa besar yang katanya pintar...???</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Apa yang salah,kalo kita mengatakan diri ini bodoh,kalo ada seseorang mengatakan Bangsa kita adalah bangsa yang bodoh,coba telaah lagi sebagai bangsa,bukan sebagai individu,bangsa disini sangat tergantung dari unsur2 didalamnya,apa jadinya jika rakyatnya pintar pemimpinnya bodoh????,jawabannya mengabdi kepada bangsa lain ,kenapa sangat dihargai,disegani dan diberikan kompensasi yang sesuai dengan kompetensinya,sementara di dalam negeridihujat,dimaki dan dicampakkan,mau contoh : Habibie Presiden RI yang ke 3,Jusuf Kalla (untung gak dibeli sama jerman juga).<br />
Bangsa yang bodoh adalah bangsa yang pemimpinnya tidak bisa membawa arah yang benar,Korup,Penegak hukumnya membodohi,seolah-oleh hanya dia yang tahu hukum ,apakah menghormati hukum manakala dirinya terkena hukum??? Banyak kasus tak pernah menyentuhnya,mau contoh,kasus Soeharto,peti es kan (SP3).<br />
Bangsa yang bodoh ciri2nya:<br />
1.Pelanggar hukum bisa dibebaskan dari jeratan hukum<br />
2.Tata kehidupan bernegara tidak terarah visi dan misi nya (Mau jadi apa 10 th kedepan,20 th dan 50th lagi)<br />
3.Kebebasan menjadi tanpa batas dengan dalih Demokrasi (Padahal di negeri asalnya tidak sebebas ini)<br />
4.Kemerdekaannya dengan perjuangan ,tetapi para pejuang tercampak kan di negeri yang merdeka ini.<br />
5.Aktivis di berangus jika berani mengkritik penegak hukum<br />
6.Penuh dengan Komisi-komisi ad hoc ,karena lembaga yang ada tidak berfungsi.<br />
7.Rakyat berjalan sendiri tanpa ada arahan harus meningkatkan produktivitas apa ? tiada lembaga yang mengarahkan.<br />
8. Bank2 yang ada bukan berpihak pada rakyat kecil yang masih mau berusaha.tetapi pada konglomerat yang membawa kabur uang negara(BLBI,Century,dll)<br />
9.Sistem ekonomi pancasila pada hal kapitalis leiberalis.<br />
10.Pasar Tradisional dibakar,sehingga pedagang pasar tak mampu membeli lapaknya,pasar modern berdiri dengan congkaknya.<br />
dst<br />
Inikah Bangsa besar yang katanya pintar&#8230;???</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Alrisblog</title>
		<link>http://yusril.ihzamahendra.com/2008/12/20/hubungan-dua-bangsa-serumpun-dulu-kini-dan-cabaran-masa-depan/comment-page-3/#comment-90734</link>
		<dc:creator>Alrisblog</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Jul 2010 18:16:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusril.ihzamahendra.com/?p=293#comment-90734</guid>
		<description>Lama tidak di-update blog ini. Gimana, pak Yusril apa sibuk menghadapi sisminbakum? Semoga cepat bikin posting baru. Salam.
http://PakOsu.wordpress.com/</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Lama tidak di-update blog ini. Gimana, pak Yusril apa sibuk menghadapi sisminbakum? Semoga cepat bikin posting baru. Salam.<br />
<a href="http://PakOsu.wordpress.com/" rel="nofollow">http://PakOsu.wordpress.com/</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Faisal</title>
		<link>http://yusril.ihzamahendra.com/2008/12/20/hubungan-dua-bangsa-serumpun-dulu-kini-dan-cabaran-masa-depan/comment-page-3/#comment-90729</link>
		<dc:creator>Faisal</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Jul 2010 08:55:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusril.ihzamahendra.com/?p=293#comment-90729</guid>
		<description>Saya kagum sama anda yang cukup berani dan punya sikapnya dalam mengahadapi kebenaran,Kebenaran itu menurut saya bis dirasakan oleh hati nurani rakyat,dan ini sering kali tidak  direspon dengan baik oleh penguasa baik itu Presiden,menteri,Kapolri,kejagung,MA,DPR  dan mayoritas birokrat pada umumnya di Indonesia,terutama yang korup,tuli dan tidak peka pada suara rakyat
Banyak kasus dan bahkan jutaaan kasus yang munculnya rekayasa,ini sebuah kepandaian lain dari penguasa indonesia sejak th 1970 an hingga saat ini bahkan detik ini masih terjadi. 
Sebagai pakar hukum tata negara disinilah kegagalan kaum intelektual seperti anda pada saat berkuasa lupa membenahinya,hal ini juga terjadi di saat pak susno menjabat Bareskrim dan banyak lagi contoh yang lainnya,seharusnya hal2 semacam ini jangan dibiarkan,sehingga orang seperti anda ,tidak akan menjadi korban penguasa pada saat sudah lengser (maaf tp ini fakta yang terjadi dibanyak pejabat dinegeri ini).Mungkin hanya sri mulyani dan boediono saja yang saat ini selamat,karena beliau2 masih dianggap pejabat yang bisa membantu pemerintah (penguasa),walaupun sri mulyani di anggap lari tp dia sekrg ada diketiak penguasa dunia,sehingga penguasa lokal tidak berani mempersalahkan. Next time tidak tertutup kemungkinan setelah habis masa jabatannya mrk akan terjerat,bahkan juga SBY dan koleganya. Saya yakin itu,Knp? Penguasa disini bertindak berdasarkan legal foemal saja seperti uu,pp,keppres,kepmen tanpa didasari oleh hati nurani,inilah akibatnya. Berjuanglah terus jika itu memang untuk kebenaran ,jangan takut dan ragu ,hasil dari perjuangan anda Mohon Komentar anda sangat diperlukan sebagai Referensi perjuangan rakyat indonesia yang masih bodoh dan tertindas oleh bangsa sendiri.Terima kasih,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya kagum sama anda yang cukup berani dan punya sikapnya dalam mengahadapi kebenaran,Kebenaran itu menurut saya bis dirasakan oleh hati nurani rakyat,dan ini sering kali tidak  direspon dengan baik oleh penguasa baik itu Presiden,menteri,Kapolri,kejagung,MA,DPR  dan mayoritas birokrat pada umumnya di Indonesia,terutama yang korup,tuli dan tidak peka pada suara rakyat<br />
Banyak kasus dan bahkan jutaaan kasus yang munculnya rekayasa,ini sebuah kepandaian lain dari penguasa indonesia sejak th 1970 an hingga saat ini bahkan detik ini masih terjadi.<br />
Sebagai pakar hukum tata negara disinilah kegagalan kaum intelektual seperti anda pada saat berkuasa lupa membenahinya,hal ini juga terjadi di saat pak susno menjabat Bareskrim dan banyak lagi contoh yang lainnya,seharusnya hal2 semacam ini jangan dibiarkan,sehingga orang seperti anda ,tidak akan menjadi korban penguasa pada saat sudah lengser (maaf tp ini fakta yang terjadi dibanyak pejabat dinegeri ini).Mungkin hanya sri mulyani dan boediono saja yang saat ini selamat,karena beliau2 masih dianggap pejabat yang bisa membantu pemerintah (penguasa),walaupun sri mulyani di anggap lari tp dia sekrg ada diketiak penguasa dunia,sehingga penguasa lokal tidak berani mempersalahkan. Next time tidak tertutup kemungkinan setelah habis masa jabatannya mrk akan terjerat,bahkan juga SBY dan koleganya. Saya yakin itu,Knp? Penguasa disini bertindak berdasarkan legal foemal saja seperti uu,pp,keppres,kepmen tanpa didasari oleh hati nurani,inilah akibatnya. Berjuanglah terus jika itu memang untuk kebenaran ,jangan takut dan ragu ,hasil dari perjuangan anda Mohon Komentar anda sangat diperlukan sebagai Referensi perjuangan rakyat indonesia yang masih bodoh dan tertindas oleh bangsa sendiri.Terima kasih,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: syamsuluddin</title>
		<link>http://yusril.ihzamahendra.com/2008/12/20/hubungan-dua-bangsa-serumpun-dulu-kini-dan-cabaran-masa-depan/comment-page-3/#comment-90728</link>
		<dc:creator>syamsuluddin</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Jul 2010 07:52:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusril.ihzamahendra.com/?p=293#comment-90728</guid>
		<description>Komentar negatif dan positif merupakan hak seseorang. Komentar negatif tentang bangsa Indonesia bangsa ya bodoh(Indon) hal ini merupakan menunjukkan komentator mempunyai ilmu yang sempit. Orang berilmu selalu mengemukakan hal-hal yang positif. Bangsa Indonesia yang bodoh, itu relatif suatu bangsa terus menerus melakukan proses perbaikan, tapi terkandang perbaikan lambat, perihal faktor-faktor Jawa(suku) tidak menjadi masalah, mari kita ikut aktif memperbaiki bangsa Indonesia sesuai kemampuan kita masing-masing.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Komentar negatif dan positif merupakan hak seseorang. Komentar negatif tentang bangsa Indonesia bangsa ya bodoh(Indon) hal ini merupakan menunjukkan komentator mempunyai ilmu yang sempit. Orang berilmu selalu mengemukakan hal-hal yang positif. Bangsa Indonesia yang bodoh, itu relatif suatu bangsa terus menerus melakukan proses perbaikan, tapi terkandang perbaikan lambat, perihal faktor-faktor Jawa(suku) tidak menjadi masalah, mari kita ikut aktif memperbaiki bangsa Indonesia sesuai kemampuan kita masing-masing.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: MatSpy</title>
		<link>http://yusril.ihzamahendra.com/2008/12/20/hubungan-dua-bangsa-serumpun-dulu-kini-dan-cabaran-masa-depan/comment-page-3/#comment-90713</link>
		<dc:creator>MatSpy</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Jul 2010 01:06:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusril.ihzamahendra.com/?p=293#comment-90713</guid>
		<description>Situasi keselamatan dalam negeri Indonesia sekarang tentu sudah jauh membaik, berbanding masa awal reformasi. Stabilitas sosial mulai tercipta, walau potensi untuk terjadinya konflik di berbagai daerah tetap ada. Perekonomian nasional mulai membaik, 

walau jumlah orang miskin dan penganggur tetap saja besar, yakni sekitar 16 persen dari total penduduk. Jumlah ini mugkin akan mengalami kenaikan dengan terjadinya krisis global,


betul tu, berusaha lah untuk maju


matspy
http://matspy.com</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Situasi keselamatan dalam negeri Indonesia sekarang tentu sudah jauh membaik, berbanding masa awal reformasi. Stabilitas sosial mulai tercipta, walau potensi untuk terjadinya konflik di berbagai daerah tetap ada. Perekonomian nasional mulai membaik, </p>
<p>walau jumlah orang miskin dan penganggur tetap saja besar, yakni sekitar 16 persen dari total penduduk. Jumlah ini mugkin akan mengalami kenaikan dengan terjadinya krisis global,</p>
<p>betul tu, berusaha lah untuk maju</p>
<p>matspy<br />
<a href="http://matspy.com" rel="nofollow">http://matspy.com</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: EKO ARMED</title>
		<link>http://yusril.ihzamahendra.com/2008/12/20/hubungan-dua-bangsa-serumpun-dulu-kini-dan-cabaran-masa-depan/comment-page-3/#comment-90704</link>
		<dc:creator>EKO ARMED</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Jul 2010 07:04:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusril.ihzamahendra.com/?p=293#comment-90704</guid>
		<description>DITUNGGU TAMPUK KEPEMIMPINAN</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>DITUNGGU TAMPUK KEPEMIMPINAN</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: 4Shared Mp3</title>
		<link>http://yusril.ihzamahendra.com/2008/12/20/hubungan-dua-bangsa-serumpun-dulu-kini-dan-cabaran-masa-depan/comment-page-3/#comment-90678</link>
		<dc:creator>4Shared Mp3</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Jul 2010 12:21:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusril.ihzamahendra.com/?p=293#comment-90678</guid>
		<description>makasih pak....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>makasih pak&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Agus M</title>
		<link>http://yusril.ihzamahendra.com/2008/12/20/hubungan-dua-bangsa-serumpun-dulu-kini-dan-cabaran-masa-depan/comment-page-3/#comment-90633</link>
		<dc:creator>Agus M</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Jul 2010 16:21:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://yusril.ihzamahendra.com/?p=293#comment-90633</guid>
		<description>Saya jg tidak setuju bahwa orang Indonesia bodoh-bodoh, akan tetapi kenyataan yang ada di depan mata jg sulit Saya bantah. Bila ada keinginan segera membenahi pengelolaan bangsa ini tentunya hrs dimulai/ dipelopori/ dicontohkan oleh Pemimipin-Pemimpin Negeri ini....!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya jg tidak setuju bahwa orang Indonesia bodoh-bodoh, akan tetapi kenyataan yang ada di depan mata jg sulit Saya bantah. Bila ada keinginan segera membenahi pengelolaan bangsa ini tentunya hrs dimulai/ dipelopori/ dicontohkan oleh Pemimipin-Pemimpin Negeri ini&#8230;.!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

