|

ICW: KASUS SISMINBAKUM JALAN TERUS (Republika)

ICW: Kasus Sisminbakum Harus Jalan Terus

Senin, 25 April 2011 17:05 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – ICW meminta penanganan dugaan korupsi pada Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan HAM yang merugikan keuangan negara Rp420 miliar, untuk berlanjut ke pengadilan. Lembaga pengawas korupsi itu mendesak agar kasus tidak dihentikan dengan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan.

“Kita sendiri berharap agar kasus sisminbakum jalan terus ke pengadilan dan biarkan majelis hakim yang menentukan bersalah atau tidak,” kata Wakil Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW), Emerson F Juntho, di Jakarta, Senin (25/4).

Dalam kasus Sisminbakum, Kejagung menetapkan dua tersangka yakni Yusril Ihza Mahendra (mantan Menteri Hukum dan HAM) dan Hartono Tanoesudibyo (mantan Kuasa Pemegang Saham PT Sarana Rekatama Dinamika (SRD)).

Sampai sekarang, penanganan kasus itu masih jalan di tempat dengan alasan dari Kejagung masih melakukan pengkajian terhadap putusan kasasi Romli Atmasasmita (mantan Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan HAM) yang bebas dari jeratan hukum.

Padahal Kejagung sebelumnya menyatakan bahwa berkas Yusril dan Hartono sudah dinyatakan lengkap atau P21. Ia mengatakan, dasar untuk tetap melanjutkan kasus Yusril dan Hartono ke pengadilan karena sudah ada bukti kerugian negaranya, bahkan tersangka lainnya sudah maju ke pengadilan dan divonis bersalah.

Karena itu, ia menduga pergantian Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), M Amari ke Andi Nirwanto, sarat dengan kepentingan dalam penanganan Sisminbakum. “Kita untuk sementara menduga ke arah sana (pergantian Jampidsus),” katanya.

Sebelumnya, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, M Amari meminta Jampidsus baru yang menggantikan dirinya, dapat melanjutkan penanganan kasus dugaan korupsi pada Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan HAM yang merugikan keuangan negara Rp420 miliar.

“Sisminbakum termasuk kasus yang harus dituntaskan oleh Jampidsus yang baru nanti, saya yakin dia nanti akan melanjutkan penanganan kasus tersebut,” katanya di Jakarta, Kamis. M Amari sendiri ditempatkan sebagai staf ahli pada Jaksa Agung, Basrief Arief, dan pelantikannya akan dilakukan pada akhir 27 April 2011.

Redaktur: Ajeng Ritzki Pitakasari

Sumber: Antara

Cetak artikel Cetak artikel

Short URL: http://yusril.ihzamahendra.com/?p=588

Posted by on Apr 26 2011. Filed under Politik. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

7 Comments for “ICW: KASUS SISMINBAKUM JALAN TERUS (Republika)”

  1. Bismillah. ICW bagian dari operasi intelejen? Suara kritis mereka adakalanya abaikan fakta dan putusan hukum. Mereka dalam kasus sismibakum ini cenderung politis. Bisa saja politik cari upah. Yang penting ada pernyataan di mass media. Berbuat baiklai bung junto, jika anda ingin dapat kebaikan. Sikap anda hanya sebuah sandiwara. Hanya cerita, bukan pandangan hukum yang layak dijadikan dasar untuk lanjutkan kasus sismibakum. Lebih baik hindari sikap subyektif, bela Amari yang tetap ngotot mekriminalisasi kasus yang seharusnya dihentikan karena tidak cukup bukti. Jika bung seorang muslim tentu faham bahwa yang Amari lakukan itu kezaliman yang ada hukumannya sendiri. Wassalam.

  2. Sudahlah, kasus sisminbakum lama banget jadi gak jelas penyelesaiaanny, kalau bung Yusril nuntut balik bisa gak sih?

  3. Kalo ga gitu buksannya juga icw, ntar kalo ga minta kasus ini diterusin ke pengadilan disebutnya ICW ga bertaring lagi dan memihak, padahal kalo memihak kepada kebenaran “ITU HARUS”…
    Semoga Para Pembesara ICW bisa melihat dengan HT yang jernih dan diberikan petunjuk bahwa yang benar itu benar adanya dan diberkan kekuatan untuk mengikutinya, dan yang salah itu salah adanya dan diberikan kekuatan untuk menghindarinya.

  4. ICW itu dana operasional nya dari mana ya ?

  5. ICW…ICW…ICW saya ada satu saran tuk anda …bahwa yang tinggal didalam penjara itu tidak semua pelaku kejahatan dan yang tinggal diluar penjara itu tidak semuanya baik…ICW…bagus…sebelum buat pernyataan baiknya dengan data byg anda punya..adu argumen dulu dg bung YIM…

  6. ICW pasti baru kena cuci otak nih.
    Dana ICW pasti dari asing.

Leave a Reply


Warning: include_once(/home/yusril/public_html/yusril/wp-content/themes/Transcript/ads/innerpage_300x250.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/yusril/public_html/yusril/wp-content/themes/Transcript/innerWideSidebar.php on line 11

Warning: include_once(): Failed opening '/home/yusril/public_html/yusril/wp-content/themes/Transcript/ads/innerpage_300x250.php' for inclusion (include_path='.:/usr/lib/php:/usr/local/lib/php') in /home/yusril/public_html/yusril/wp-content/themes/Transcript/innerWideSidebar.php on line 11