|

YUSRIL AJUKAN UJI MATERI UU IMIGRASI

Yusril Ajukan Uji Materi UU Imigrasi PDF Print
Thursday, 08 September 2011
JAKARTA – Mantan Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia (Menkeh dan HAM) Yusril Ihza Mahendra akan mengajukan permohonan uji materi Pasal 97 ayat (1) UU No6 Tahun 2011 tentang Imigrasi.

Surat permohonan uji materi ini akan didaftarkan ke Mahkamah Konstitusi (MK) hari ini. Pasal 97 ayat (1) UU Keimigrasian menyebutkan, jangka waktu pencegahan berlaku paling lama 6 (enam) bulan dan setiap kali dapat diperpanjang paling lama 6 (enam) bulan.Yusril mengaku surat permohonan uji materi tersebut sudah rampung dan tinggal diajukan ke Mahkamah Konstitusi.Tujuan permohonan uji materi ini, jelasnya,agar tidak merugikan hak konstitusional warga negara yang dijamin UUD.“Kalau tidak Kamis (hari ini),ya Jumat saya daftarkan,” tegas Yusril saat dihubungi kemarin. Yusril menjelaskan, alasan mencabut surat gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) karena ingin fokus mengajukan permohonan uji materi UU Imigrasi ke MK.Jika dirinya tetap menggugat surat keputusan pencegahan yang baru dikeluarkan Kejagung, justru akan memakan waktu banyak. Guna mengefisienkan waktu dan tenaga,Yusril bersama tim kuasa hukumnya akan mengajukan permohonan uji materi UU Imigrasi.Mengingat, pasal ini sangat merugikan hakhak konstitusional warga negara yang dijamin oleh UUD.

“Kalau ini tidak dibatalkan,berarti sampai mati orang bisa dicegah, karena setiap enam bulan diperpanjang.Tidak ada batasannya,” paparnya. Yusril menyebutkan, ada dua alasan mendasar dirinya mengajukan permohonan uji materi. Pertama, jika aparatur penyelenggara negara diberi kewenangan oleh UU untuk mencegah orang tanpa batas, setiap enam bulan dapat diperpanjang, hal itu dapat membuka pintu bagi kesewenang-wenangan.

Kedua, jika semua orang bisa dicegah ke luar negeri tanpa batas waktu,hal itu juga melanggar asas kepastian hukum. “Jadi, saya pikir lebih baik langsung di MK,” ujarnya.Yusril menambahkan, jika nanti permohonannya dikabulkan MK dan frase yang mengatakan “dan setiap kali dapat diperpanjang paling lama 6 bulan” itu dibatalkan karena dianggap bertentangan dengan konstitusi,maka bunyi Pasal 97 ayat (1) itu berhenti di anak kalimat “jangka waktu pencegahan berlaku paling lama 6 bulan” “Jadi, dengan begitu, saya pikir saya akan lebih hemat waktu, dengan dinyatakan bahwa frasa itu dan seterusnya dibatalkan, maka saat pencegahan ini habis 25 Desember, kejaksaan tidak bisa perpanjang lagi,”ujarnya.

Jaksa Agung Basrief Arief menghargai dan menghormati rencana Yusril yang akan mengajukan permohonan uji materi UU Imigrasi. Institusinya siap meladeni setiap gugatan ataupun permohonan yang akan diajukan Yusril. “Kita tunggu saja dan kita siap menghadapi,” tegas Basrief. m purwadi

Cetak artikel Cetak artikel

Short URL: http://yusril.ihzamahendra.com/?p=701

Posted by on Sep 8 2011. Filed under Politik. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

9 Comments for “YUSRIL AJUKAN UJI MATERI UU IMIGRASI”

  1. Kader Muda Bulan Bintang

    Yth Prof. Yusril saya sangat bangga dengan bentuk perlawanan Prof yang Sah dan Konstitusional…saya berharap 9 Hakim MK pasti menerima Konstruksi Silogisme HUKUM yang Prof ajukan. Amin Ya Rabbalalamin.

  2. Butuh kesabaran untuk memperjuangkan kebenaran
    kesabaranmu jangan pernah berhenti sampai disitu
    bukan hanya ummat yang akan menyertai kesabaranmu
    tapi Allah yang akan selalu menyertaimu
    “Innallaha ma’a shabiriin”
    Berjuang terus prof. perjuangan seoran muslim bukan sampai menang, tapi sampai mati.

    Jangan kembali pulang …
    sebelum kita menang …
    walau mayat terhampar
    di medan juang …..

  3. ngadepin kejagung jangan ke pengadilan deh, same same pegawai yang cari makan dari uang negare. lebih baik ke MK yang masih perduli pade keadilan dan kebenaran. Terus prof, lawan dengan ilmu dan iman, pasti menang. insy Allah.

  4. Alhamdulillah, finally Prof. YIM mengajukan uji materi UU Imigrasi. Bila menang & mudah-mudhan menang bermanfaat/maslahat bagi generasi penerus, berguna bagi anak/cucu saudara sebangsa, bisa jadi amalan dunia akherat. Hak Azasi seseorang dijamin di semua kitab suci agama apapun juga Declaration of Human Rights.

    Terus Prof,kita turut dukung disertai doa agar menang……………………….

  5. Maju terus bung, kami doakan dan dukung selalu. Semoga bung YIM dan keluarga selalu dalam berkah Allah SWT.

  6. Orang di kejaksaan belum sadar kalau mereka bisa kena batunya seperti sinaga
    maju terus bang YIM doa kami menyertaimu teruslah berjuang dengan ilmu yang Prof miliki
    semuanya demi kepentingan Negara

  7. Kader Muda Bulan Bintang

    http://www.detiknews.com/read/2011/09/09/143904/1718988/10/yusril-minta-mk-batalkan-yurisprudensi-jaksa-banding-perkara-bebas mantabs Prof. Yusril Ihza memang Prof.Yusril Ihza Pantas Menyandang gelar ANAK MASYUMI dan RAJA PERUNDANG – UNDANGAN….

  8. maju terus bang melakukan perlawanan….kalau keluar negeri gak bisa…. gak apa2 walau mungkin tidak bisa silaturahmi ke mertua ya bang…(melalui doa dan ponsel aja untuk sementara ya bang)…; tapi MENUJU 2014…. SENANTIASA ABANG KUNJUNGI DIPELOSOK PENJURU PERSADA BANG…. Insya Allah dibalik terpenjara ke luar negeri… semoga membawa hikmah di dalam negeri… terutama menuju 2014….Insya Allah…..

  9. Abng YIM yth.ini yg disebut kerja keras vs kerja cerdas,mereka “bekerja keras” menggunakan kekuasaan namun abang dengan sopannya meladeni dengan kerja cerdas.

Leave a Reply