Buku-buku yang tersedia di halaman ini merekam perjalanan intelektual, pemikiran hukum, serta kiprah politik Yusril Ihza Mahendra dalam lanskap ketatanegaraan Indonesia. Karya-karya ini, baik yang ditulis langsung oleh beliau maupun yang ditulis oleh pihak lain tentang dirinya, menjadi sumber penting untuk memahami dinamika hukum, konstitusi, dan praktik demokrasi di Indonesia secara lebih mendalam.
Yusril Ihza Mahendra dikenal atas konsistensinya dalam menjunjung supremasi hukum, keberaniannya dalam menyampaikan pandangan kritis, serta keteguhannya dalam mempertahankan prinsip konstitusional di tengah perubahan zaman dan tekanan politik. Gagasan-gagasan yang ia tawarkan tidak hanya membentuk diskursus publik, tetapi juga memberi pengaruh nyata terhadap praktik hukum dan kebijakan negara.
Seluruh karya yang tersedia di halaman ini dapat diakses dan diunduh secara bebas sebagai bagian dari upaya untuk memperluas literasi hukum dan politik di Indonesia. Melalui buku-buku ini, pembaca diajak untuk tidak hanya mengenal figur Yusril Ihza Mahendra, tetapi juga memahami kontribusi pemikirannya terhadap pembangunan hukum dan demokrasi bangsa.
The Untold Story of Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra & Testimoni Kolega
Buku The Untold Story menghadirkan potret utuh perjalanan hidup Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, sebuah kisah panjang tentang manusia, pemikiran, dan pengabdian, yang selama ini belum sepenuhnya tersingkap ke ruang publik. Ditulis dan diterbitkan sebagai tanda mensyukuri anugerah umur 70 Prof. Yusril. Buku ini bukan sekadar autobiografi, melainkan refleksi sejarah pribadi yang berkelindan erat dengan perjalanan bangsa Indonesia.
Pemikiran Politik Yusril Ihza Mahendra: Islam, Negara, dan Demokarsi
Buku ini mengeksplorasi anatomi gagasan yang selama ini menjadi kompas politik Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, bahkan bagaimana, ia secara konsisten merajut sintesis antara nilai Islam, kedaulatan negara, dan mekanisme demokrai modern. Pemikiran ini tremanifestasi dalam argumen dan pandangan konstitusionalnya. Hasilnya adalah catatan yang tidak hanya autentik, tetapi juga menyingkap konsistensi seorang intelektual yang gagasan-gagasannya acap kali melampaui zamannya.
Keadilan yang Memuliakan Hak
Premis buku ini sangat sederhana, meski sederhana itu sering menyembunyikan kerumitan: Yusril adalah arsitek ketatanegaraan dan kebangsaan Indonesia. Ia salah satu yang paling halus, paling tekun, dan paling konsisten bekerja dalam diam, bahkan ketika panggung politik sedang riuh oleh retorika kosong. Di samping itu, buku ini adalah satu tahun rekaman krusial perjalanan hukum dan ketatanegaraan Indonesia, dibaca melalui mata seorang wartawan senior yang tahu persis bagaimana membedakan mana gemuruh substansi dan mana hanya bunyi kaleng kosong.
Islam, Democracy, and Human Rights in Contemporary Indonesia
This publication is a collection of articles of the two writers, Yusril Ihza Mahendra and Hafid Abbas. As a constitutional law expert, Chairman of Crescent Star Party, and former Presidential candidate, former Minister of Justice and Human Rights, former Minister of State Secretary and currently as a Coordinating Minister of Law, Human Rights, Immigration and Corrections Affairs under Presiden Prabowo Subianto’s Administration (2024-2029), Yusril shares his vision on various aspects in the contemporary modern history of Indonesia, especially from justice, legal, human rights and political perspectives. As a junior Natsir and Islamic intellectual
figure and politician, Yusril’s articles also reflects his political views and experiences on how to address our real problems in terms religious, culture, socio-economic and political dimensions.
The Autobiography of Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, Testimoni Kolega dan Hadiah Puisi
Buku ini memuat biografi perjalanan intelektual dan testimoni beberapa guru besar yang dekat dengan Prof. Yusril, seorang mahaguru (profesor) dalam bidang hukum
tata negara, yang juga mencintai ilmu-ilmu lain, seperti studi Islam, filsafat, sastra, sejarah, dan politik. Prof. Yusril tidak hanya ahli dan aktif dalam membaca, menulis, dan mengajarkan teori-teori berbagai ilmunya, tetapi juga ia aktif mendialogkan pemahaman keilmuannya dengan fenomenafenomena dan realitas rakyat Indonesia, khususnya dengan umat Islam.
The Landmark Cases of Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra
Buku ini adalah salah satu potret dari sekian banyak versi Prof. Yusril yang mungkin diceritakan orang. Sebab sosok dan pemikirannya terlalu sulit dipetakan dan dipadatkan ke dalam satu bingkai tunggal. Kami mengenal: “Yusril akademisi”, “Yusril aktivis”, “Yusril pejabat negara”, “Yusril advokat”, “Yusril pemikir Islam politik,” dan berbagai kata kunci lainnya. Buku ini terbit pada momen istimewa, tujuh dekade perjalanan Prof. Yusril, sebuah rentang waktu, bukan sekadar angka, melainkan garis panjang yang menandai jejak pemikiran dan kiprah unik dalam khazanah hukum keindonesiaan. Dalam dunia yang mudah terjebak pada hiruk-pikuk opini sesaat, tujuh dekade adalah bukti bahwa ketekunan intelektual, disiplin berargumentasi, dan kesetiaan pada prinsip dapat membentuk warisan yang tidak cepat pudar.
Di Mana Bumi Dipijak
Di Mana Bumi Dipijak adalah sebuah novel biografis karya Andre Syahreza yang mengisahkan perjalanan hidup Yusril Ihza Mahendra melalui pendekatan sastra. Buku ini disusun berdasarkan wawancara langsung dengan Yusril Ihza Mahendra, kemudian diramu menjadi narasi novel yang menekankan dimensi batin, pemikiran, dan nilai hidup, alih-alih sekadar kronologi peristiwa atau pencapaian politik. Buku ini ditujukan bagi pembaca umum, pemerhati hukum dan politik, serta siapa pun yang tertarik pada kisah manusia di balik figur publik. Dengan format novel biografis, pembaca diajak mengenal Yusril Ihza Mahendra bukan sebagai tokoh yang dielu-elukan, melainkan sebagai pribadi yang membumi, berpikir, dan terus belajar menjaga arah hidupnya.
Lebih Dekat dengan Yusril Ihza Mahendra
Buku ini merangkum pandangan para tokoh dan sahabat yang telah mengenal Prof. Yusril Ihza Mahendra selama puluhan tahun. Melalui kesaksian mereka, pembaca diajak menyelami sosok Prof. Yusril sebagaimana terlihat dalam relasi personal, sebuah potret kepribadian yang kerap luput dari sorotan kamera dan hiruk-pikuk ruang publik. Meski telah banyak karya yang mengulas perjalanan dan pemikiran beliau, buku ini diharapkan mampu menghadirkan kedekatan yang lebih intim, melalui sudut pandang yang jujur, privat, dan subjektif dari para narasumber.
The Untold Story of Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra & Testimoni Kolega
Buku The Untold Story menghadirkan potret utuh perjalanan hidup Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, sebuah kisah panjang tentang manusia, pemikiran, dan pengabdian, yang selama ini belum sepenuhnya tersingkap ke ruang publik. Ditulis dan diterbitkan sebagai tanda mensyukuri anugerah umur 70 Prof. Yusril. Buku ini bukan sekadar autobiografi, melainkan refleksi sejarah pribadi yang berkelindan erat dengan perjalanan bangsa Indonesia.
Pemikiran Politik Yusril Ihza Mahendra: Islam, Negara, dan Demokarsi
Buku ini mengeksplorasi anatomi gagasan yang selama ini menjadi kompas politik Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, bahkan bagaimana, ia secara konsisten merajut sintesis antara nilai Islam, kedaulatan negara, dan mekanisme demokrai modern. Pemikiran ini tremanifestasi dalam argumen dan pandangan konstitusionalnya. Hasilnya adalah catatan yang tidak hanya autentik, tetapi juga menyingkap konsistensi seorang intelektual yang gagasan-gagasannya acap kali melampaui zamannya.
Keadilan yang Memuliakan Hak
Premis buku ini sangat sederhana, meski sederhana itu sering menyembunyikan kerumitan: Yusril adalah arsitek ketatanegaraan dan kebangsaan Indonesia. Ia salah satu yang paling halus, paling tekun, dan paling konsisten bekerja dalam diam, bahkan ketika panggung politik sedang riuh oleh retorika kosong. Di samping itu, buku ini adalah satu tahun rekaman krusial perjalanan hukum dan ketatanegaraan Indonesia, dibaca melalui mata seorang wartawan senior yang tahu persis bagaimana membedakan mana gemuruh substansi dan mana hanya bunyi kaleng kosong.
Islam, Democracy, and Human Rights in Contemporary Indonesia
This publication is a collection of articles of the two writers, Yusril Ihza Mahendra and Hafid Abbas. As a constitutional law expert, Chairman of Crescent Star Party, and former Presidential candidate, former Minister of Justice and Human Rights, former Minister of State Secretary and currently as a Coordinating Minister of Law, Human Rights, Immigration and Corrections Affairs under Presiden Prabowo Subianto’s Administration (2024-2029), Yusril shares his vision on various aspects in the contemporary modern history of Indonesia, especially from justice, legal, human rights and political perspectives. As a junior Natsir and Islamic intellectual
figure and politician, Yusril’s articles also reflects his political views and experiences on how to address our real problems in terms religious, culture, socio-economic and political dimensions.
The Autobiography of Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, Testimoni Kolega dan Hadiah Puisi
Buku ini memuat biografi perjalanan intelektual dan testimoni beberapa guru besar yang dekat dengan Prof. Yusril, seorang mahaguru (profesor) dalam bidang hukum
tata negara, yang juga mencintai ilmu-ilmu lain, seperti studi Islam, filsafat, sastra, sejarah, dan politik. Prof. Yusril tidak hanya ahli dan aktif dalam membaca, menulis, dan mengajarkan teori-teori berbagai ilmunya, tetapi juga ia aktif mendialogkan pemahaman keilmuannya dengan fenomenafenomena dan realitas rakyat Indonesia, khususnya dengan umat Islam.
The Landmark Cases of Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra
Buku ini adalah salah satu potret dari sekian banyak versi Prof. Yusril yang mungkin diceritakan orang. Sebab sosok dan pemikirannya terlalu sulit dipetakan dan dipadatkan ke dalam satu bingkai tunggal. Kami mengenal: “Yusril akademisi”, “Yusril aktivis”, “Yusril pejabat negara”, “Yusril advokat”, “Yusril pemikir Islam politik,” dan berbagai kata kunci lainnya. Buku ini terbit pada momen istimewa, tujuh dekade perjalanan Prof. Yusril, sebuah rentang waktu, bukan sekadar angka, melainkan garis panjang yang menandai jejak pemikiran dan kiprah unik dalam khazanah hukum keindonesiaan. Dalam dunia yang mudah terjebak pada hiruk-pikuk opini sesaat, tujuh dekade adalah bukti bahwa ketekunan intelektual, disiplin berargumentasi, dan kesetiaan pada prinsip dapat membentuk warisan yang tidak cepat pudar.
Di Mana Bumi Dipijak
Di Mana Bumi Dipijak adalah sebuah novel biografis karya Andre Syahreza yang mengisahkan perjalanan hidup Yusril Ihza Mahendra melalui pendekatan sastra. Buku ini disusun berdasarkan wawancara langsung dengan Yusril Ihza Mahendra, kemudian diramu menjadi narasi novel yang menekankan dimensi batin, pemikiran, dan nilai hidup, alih-alih sekadar kronologi peristiwa atau pencapaian politik. Buku ini ditujukan bagi pembaca umum, pemerhati hukum dan politik, serta siapa pun yang tertarik pada kisah manusia di balik figur publik. Dengan format novel biografis, pembaca diajak mengenal Yusril Ihza Mahendra bukan sebagai tokoh yang dielu-elukan, melainkan sebagai pribadi yang membumi, berpikir, dan terus belajar menjaga arah hidupnya.
Lebih Dekat dengan Yusril Ihza Mahendra
Buku ini merangkum pandangan para tokoh dan sahabat yang telah mengenal Prof. Yusril Ihza Mahendra selama puluhan tahun. Melalui kesaksian mereka, pembaca diajak menyelami sosok Prof. Yusril sebagaimana terlihat dalam relasi personal, sebuah potret kepribadian yang kerap luput dari sorotan kamera dan hiruk-pikuk ruang publik. Meski telah banyak karya yang mengulas perjalanan dan pemikiran beliau, buku ini diharapkan mampu menghadirkan kedekatan yang lebih intim, melalui sudut pandang yang jujur, privat, dan subjektif dari para narasumber.