
“Sistem yang baik akan memaksa orang jahat menjadi orang baik dan, sebaliknya, sistem yang tidak baik akan memaksa orang baik menjadi tidak baik.”






Presiden Jokowi dan Tim Kuasa Hukum di MK berfoto di depan Istana Bogor tadi malam pic.twitter.com/2lPnbUPKg1
— Yusril Ihza Mahendra (@Yusrilihza_Mhd) July 2, 2019
Kembali ke Masjid Al-Malik Khalid, Universiti Sains Malaysia (USM) di Penang, selalu membawa nostalgia tersendiri.
Sejak pertama kali datang ke kampus ini dalam rangka mengambil gelar doktor ilmu politik pada tahun 1990—sekitar 36 tahun yang lalu, saya selalu salat Jumat di masjid ini.
Sebelum memberikan kuliah umum di almamater yang kali ini memberikan saya gelar Adjunct Professor esok hari (26/9), saya bersyukur bisa kembali menunaikan salat Jumat di sini.
Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan keberkahan kepada kita semua di hari Jumat yang mulia ini. Amin YRA. 🕌✨
#YusrilIhzaMahendra #USM #Penang #Nostalgia #JumatBerkah
Kembali ke Masjid Al-Malik Khalid, Universiti Sains Malaysia (USM) di Penang, selalu membawa nostalgia tersendiri.
Sejak pertama kali datang ke kampus ini dalam rangka mengambil gelar doktor ilmu politik pada tahun 1990—sekitar 36 tahun yang lalu, saya selalu salat Jumat di masjid ini.
Sebelum memberikan kuliah umum di almamater yang kali ini memberikan saya gelar Adjunct Professor esok hari (26/9), saya bersyukur bisa kembali menunaikan salat Jumat di sini.
Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan keberkahan kepada kita semua di hari Jumat yang mulia ini. Amin YRA. 🕌✨
#YusrilIhzaMahendra #USM #Penang #Nostalgia #JumatBerkah
...
Berkunjung ke Universiti Sains Malaysia (USM) di Penang selalu membawa nostalgia tersendiri. Di kampus inilah, pada kurun 1990–1993, saya menimba ilmu hingga memperoleh Ph.D. bidang ilmu politik.
Sabtu (26/9), saya memperoleh kehormatan untuk kembali ke almamater tercinta—bukan hanya untuk menerima amanah sebagai Adjunct Professor USM, tetapi juga untuk berbagi pemikiran dalam kuliah umum “Bicara Alumni Premier” bertajuk “Etika Kepemimpinan pada Dua Bangsa Serumpun: Membina Sistem dan Menyediakan Pemimpin yang Berintegriti”.
Dalam orasi tersebut, saya menegaskan kembali keyakinan saya tentang pentingnya tata kelola bernegara: _"Dalam sistem yang baik, orang yang jahat akan terpaksa menjadi baik. Sebaliknya, dalam sistem yang buruk, orang yang baik bisa terpaksa menjadi jahat."_
Namun, pengalaman panjang di pemerintahan menyadarkan saya bahwa membangun sistem hukum yang adil dan pasti saja tidak cukup. Kita wajib menopangnya dengan etika bernegara dan insan-insan terdidik yang berintegritas.
Penerapan nilai etika bukan hanya tugas orang tua, ulama, atau pendidik, melainkan tanggung jawab negara dalam membangun kedisiplinan bangsa. Tanpa etika, konstitusi kehilangan jiwanya—dan politik hanya akan menjadi ajang perebutan kekuasaan belaka.
Semoga amanah sebagai Adjunct Professor dari USM dan juga gagasan sederhana yang saya sampaikan dalam kuliah umum ini dapat menjadi sumbangsih bagi penguatan sistem hukum serta kepemimpinan di dua negara serumpun, Indonesia dan Malaysia. 🇮🇩🇲🇾
#YusrilIhzaMahendra #USM #UniversitiSainsMalaysia #AlumniUSM #Kepemimpinan EtikaBernegara Serumpun IndonesiaMalaysia
Berkunjung ke Universiti Sains Malaysia (USM) di Penang selalu membawa nostalgia tersendiri. Di kampus inilah, pada kurun 1990–1993, saya menimba ilmu hingga memperoleh Ph.D. bidang ilmu politik.
Sabtu (26/9), saya memperoleh kehormatan untuk kembali ke almamater tercinta—bukan hanya untuk menerima amanah sebagai Adjunct Professor USM, tetapi juga untuk berbagi pemikiran dalam kuliah umum “Bicara Alumni Premier” bertajuk “Etika Kepemimpinan pada Dua Bangsa Serumpun: Membina Sistem dan Menyediakan Pemimpin yang Berintegriti”.
Dalam orasi tersebut, saya menegaskan kembali keyakinan saya tentang pentingnya tata kelola bernegara: _"Dalam sistem yang baik, orang yang jahat akan terpaksa menjadi baik. Sebaliknya, dalam sistem yang buruk, orang yang baik bisa terpaksa menjadi jahat."_
Namun, pengalaman panjang di pemerintahan menyadarkan saya bahwa membangun sistem hukum yang adil dan pasti saja tidak cukup. Kita wajib menopangnya dengan etika bernegara dan insan-insan terdidik yang berintegritas.
Penerapan nilai etika bukan hanya tugas orang tua, ulama, atau pendidik, melainkan tanggung jawab negara dalam membangun kedisiplinan bangsa. Tanpa etika, konstitusi kehilangan jiwanya—dan politik hanya akan menjadi ajang perebutan kekuasaan belaka.
Semoga amanah sebagai Adjunct Professor dari USM dan juga gagasan sederhana yang saya sampaikan dalam kuliah umum ini dapat menjadi sumbangsih bagi penguatan sistem hukum serta kepemimpinan di dua negara serumpun, Indonesia dan Malaysia. 🇮🇩🇲🇾
#YusrilIhzaMahendra #USM #UniversitiSainsMalaysia #AlumniUSM #Kepemimpinan EtikaBernegara Serumpun IndonesiaMalaysia
...
Kemarin (15/9), saya meluangkan waktu untuk menjenguk sahabat lama saya, Adril Muchtar, yang sedang dirawat di salah satu rumah sakit di Jakarta Timur.
Persahabatan kami punya kenangan tersendiri. Selama 6 tahun di masa-masa perkuliahan tahun 1970-an, kami berbagi kamar yang sama di Asrama Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) Daksinapati, Rawamangun.
Banyak suka dan duka yang kami lewati bersama sebagai kawan senasib sepenanggungan semasa jadi mahasiswa dulu.
Melihat semangat beliau hari ini sungguh membesarkan hati. Mari kita doakan bersama agar saudara kita, Adril Muchtar, segera diberikan kesembuhan, diangkat penyakitnya oleh Allah SWT, dan bisa beraktivitas kembali seperti sediakala. Aamiin YRA. 🤲🏼✨
#YusrilIhzaMahendra #Silaturahmi #SahabatLama #daksinapati #UI
Kemarin (15/9), saya meluangkan waktu untuk menjenguk sahabat lama saya, Adril Muchtar, yang sedang dirawat di salah satu rumah sakit di Jakarta Timur.
Persahabatan kami punya kenangan tersendiri. Selama 6 tahun di masa-masa perkuliahan tahun 1970-an, kami berbagi kamar yang sama di Asrama Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) Daksinapati, Rawamangun.
Banyak suka dan duka yang kami lewati bersama sebagai kawan senasib sepenanggungan semasa jadi mahasiswa dulu.
Melihat semangat beliau hari ini sungguh membesarkan hati. Mari kita doakan bersama agar saudara kita, Adril Muchtar, segera diberikan kesembuhan, diangkat penyakitnya oleh Allah SWT, dan bisa beraktivitas kembali seperti sediakala. Aamiin YRA. 🤲🏼✨
#YusrilIhzaMahendra #Silaturahmi #SahabatLama #daksinapati #UI
...
Pembangunan ekonomi dan stabilitas politik merupakan dua hal yang saling berkelindan dalam sejarah perjalanan bangsa.
Dalam kesempatan perkuliahan di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) Kampus Depok (9/9), saya membagikan pandangan serta analisis kritis mengenai dinamika politik hukum, stabilitas, dan perjalanan ekonomi Indonesia dari masa ke masa.
#FHUI #YusrilIhzaMahendra #HukumTataNegara #UniversitasIndonesia #indonesia
Pembangunan ekonomi dan stabilitas politik merupakan dua hal yang saling berkelindan dalam sejarah perjalanan bangsa.
Dalam kesempatan perkuliahan di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) Kampus Depok (9/9), saya membagikan pandangan serta analisis kritis mengenai dinamika politik hukum, stabilitas, dan perjalanan ekonomi Indonesia dari masa ke masa.
#FHUI #YusrilIhzaMahendra #HukumTataNegara #UniversitasIndonesia #indonesia
...
Adalah sebuah kehormatan untuk memberikan orasi ilmiah tunggal pada The 5th B.J. Habibie Memorial Lecture di Auditorium Perpustakaan Nasional RI, Jakarta (2/9).
Bagi saya pribadi, forum ini bukan sekadar mimbar akademik, melainkan sebuah refleksi sejarah dan kesaksian personal. Saya berkesempatan tumbuh, berguru, dan memiliki ikatan emosional serta historis yang sangat dekat dengan dua tokoh penting peradaban Indonesia: Pak Natsir dan Pak Habibie.
Dalam orasi ilmiah ini, saya menguraikan benang merah dan titik temu pemikiran kedua almarhum: bagaimana gagasan besar Pak Habibie tentang Kemajuan Sains & Teknologi (IPTEK) berpadu harmonis dengan fondasi Etika Peradaban serta Keimanan & Ketaqwaan (IMTAQ) yang diperjuangkan Pak Natsir.
Sintesis antara penguasaan ilmu pengetahuan, tegaknya hukum dan demokrasi, serta integritas moral inilah yang menjadi pijakan utama kita dalam menatap dan mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Semoga warisan pemikiran dan keteladanan Pak Habibie dan Pak Natsir terus menyinari langkah bangsa ini. Al-Fatihah untuk kedua almarhum.
#YusrilIhzaMahendra #bjhabibie #mohammadnatsir #iptekdanimtaq #sejarahindonesia
Adalah sebuah kehormatan untuk memberikan orasi ilmiah tunggal pada The 5th B.J. Habibie Memorial Lecture di Auditorium Perpustakaan Nasional RI, Jakarta (2/9).
Bagi saya pribadi, forum ini bukan sekadar mimbar akademik, melainkan sebuah refleksi sejarah dan kesaksian personal. Saya berkesempatan tumbuh, berguru, dan memiliki ikatan emosional serta historis yang sangat dekat dengan dua tokoh penting peradaban Indonesia: Pak Natsir dan Pak Habibie.
Dalam orasi ilmiah ini, saya menguraikan benang merah dan titik temu pemikiran kedua almarhum: bagaimana gagasan besar Pak Habibie tentang Kemajuan Sains & Teknologi (IPTEK) berpadu harmonis dengan fondasi Etika Peradaban serta Keimanan & Ketaqwaan (IMTAQ) yang diperjuangkan Pak Natsir.
Sintesis antara penguasaan ilmu pengetahuan, tegaknya hukum dan demokrasi, serta integritas moral inilah yang menjadi pijakan utama kita dalam menatap dan mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Semoga warisan pemikiran dan keteladanan Pak Habibie dan Pak Natsir terus menyinari langkah bangsa ini. Al-Fatihah untuk kedua almarhum.
#YusrilIhzaMahendra #bjhabibie #mohammadnatsir #iptekdanimtaq #sejarahindonesia
...
KLARIFIKASI & BANTAHAN
Pernyataan yang menyebutkan "Pedagang Kaca Dikroyok Saat Kericuhan, Yusril: Jangan Salahkan Ormas" adalah TIDAK BENAR / HOAKS. Menko Yusril Ihza Mahendra tidak pernah mengeluarkan pernyataan tersebut dalam kesempatan apa pun.
Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi palsu yang disebarkan pihak tidak bertanggung jawab.
Mari bersama mewujudkan ruang digital yang sehat dengan selalu saring sebelum sharing.
#Klarifikasi #SaringSebelumSharing #BantahHoaks #Hoaks #YusrilIhzaMahendra
KLARIFIKASI & BANTAHAN
Pernyataan yang menyebutkan "Pedagang Kaca Dikroyok Saat Kericuhan, Yusril: Jangan Salahkan Ormas" adalah TIDAK BENAR / HOAKS. Menko Yusril Ihza Mahendra tidak pernah mengeluarkan pernyataan tersebut dalam kesempatan apa pun.
Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi palsu yang disebarkan pihak tidak bertanggung jawab.
Mari bersama mewujudkan ruang digital yang sehat dengan selalu saring sebelum sharing.
#Klarifikasi #SaringSebelumSharing #BantahHoaks #Hoaks #YusrilIhzaMahendra
...
Tanpa etik dan integritas, semua undang-undang dan lembaga hukum yang kita bangun tidak akan ada artinya.
Saat menyampaikan keynote speech pada Festival Layanan AHU Berdampak di Bandung kemarin (31/8), saya mengingatkan kembali bahwa keberhasilan penegakan hukum tidak cuma diukur dari canggihnya sistem atau lengkapnya lembaga dan regulasi.
Regulasi dan lembaga hukum hanyalah wadah. Penentunya ada pada moralitas, integritas, dan etika orang-orang di dalamnya.
Mari pastikan transformasi layanan hukum tak sekadar modern dan canggih, tetapi juga kuat secara integritas dan etik demi menciptakan kemanfaatan yang riil bagi masyarakat.
#YusrilIhzaMahendra #profyim #KumhamImipas #ditjenahu #ethic
Tanpa etik dan integritas, semua undang-undang dan lembaga hukum yang kita bangun tidak akan ada artinya.
Saat menyampaikan keynote speech pada Festival Layanan AHU Berdampak di Bandung kemarin (31/8), saya mengingatkan kembali bahwa keberhasilan penegakan hukum tidak cuma diukur dari canggihnya sistem atau lengkapnya lembaga dan regulasi.
Regulasi dan lembaga hukum hanyalah wadah. Penentunya ada pada moralitas, integritas, dan etika orang-orang di dalamnya.
Mari pastikan transformasi layanan hukum tak sekadar modern dan canggih, tetapi juga kuat secara integritas dan etik demi menciptakan kemanfaatan yang riil bagi masyarakat.
#YusrilIhzaMahendra #profyim #KumhamImipas #ditjenahu #ethic
...
Pelayanan hukum tidak boleh berhenti di atas kertas atau sistem elektronik belaka, melainkan harus benar-benar memberikan kepastian dan kemudahan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Kehadiran Festival Layanan AHU Berdampak 2026 di Bandung hari ini menjadi cerminan nyata perjalanan panjang transformasi hukum nasional.
Teringat saat kami menginisiasi Sisminbakum pada tahun 2000—pionir e-government yang mendobrak birokrasi lambat—kini layanan Administrasi Hukum Umum makin dekat, cepat, dan terintegrasi melalui ratusan akses layanan publik.
Namun, seiring pesatnya era digitalisasi hingga Kecerdasan Buatan (AI), kemudahan teknologi harus tetap dipandu oleh prinsip dasar Negara Hukum (Rechtsstaat): penyederhanaan regulasi, kemudahan akses, serta integritas etika dan moralitas penyelenggaranya.
Semoga hadirnya festival layanan hukum di Bandung ini dapat memperkokoh iklim usaha dan memberikan perlindungan hukum yang berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.
#YusrilIhzaMahendra #profyusril #kumhamimipas #kemenkum #ditjenahu
Pelayanan hukum tidak boleh berhenti di atas kertas atau sistem elektronik belaka, melainkan harus benar-benar memberikan kepastian dan kemudahan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Kehadiran Festival Layanan AHU Berdampak 2026 di Bandung hari ini menjadi cerminan nyata perjalanan panjang transformasi hukum nasional.
Teringat saat kami menginisiasi Sisminbakum pada tahun 2000—pionir e-government yang mendobrak birokrasi lambat—kini layanan Administrasi Hukum Umum makin dekat, cepat, dan terintegrasi melalui ratusan akses layanan publik.
Namun, seiring pesatnya era digitalisasi hingga Kecerdasan Buatan (AI), kemudahan teknologi harus tetap dipandu oleh prinsip dasar Negara Hukum (Rechtsstaat): penyederhanaan regulasi, kemudahan akses, serta integritas etika dan moralitas penyelenggaranya.
Semoga hadirnya festival layanan hukum di Bandung ini dapat memperkokoh iklim usaha dan memberikan perlindungan hukum yang berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.
#YusrilIhzaMahendra #profyusril #kumhamimipas #kemenkum #ditjenahu
...