Dukung JKN Berkelanjutan, Menko Yusril Ihza Mahendra Terima Audiensi BPJS Kesehatan

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Prof. Yusril Ihza Mahendra kembali menunjukkan komitmennya terhadap sektor kesehatan nasional. Kali ini, ia menerima audiensi langsung dari Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito beserta rombongan di Jakarta, Selasa (28/4/2026).

Pertemuan ini membahas berbagai tantangan sekaligus solusi untuk memperkuat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) agar lebih efektif dan sustainable di masa depan.

BPJS Kesehatan melaporkan bahwa kepesertaan JKN saat ini telah menjangkau hampir 250 juta jiwa dengan tingkat keaktifan mencapai 97 persen. Namun, masalah iuran tunggakan dan peserta nonaktif masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito menyampaikan harapan agar pemerintah dapat segera mengharmonisasi regulasi JKN, termasuk revisi Perpres JKN dan pengaturan Asset Liability Management (ALMA) untuk menjaga kestabilan keuangan program.

Menanggapi hal tersebut, Menko Yusril Ihza Mahendra memberikan sinyal positif dan menyatakan dukungan penuh.

“Kami siap mendukung harmonisasi regulasi JKN agar program ini tetap efektif, adil, dan berkelanjutan. Koordinasi lintas sektor akan terus dilakukan demi kepentingan rakyat,” tegas Yusril.

Yusril juga menekankan pentingnya regulasi yang tidak hanya kuat secara hukum, tetapi juga mampu menjawab tantangan pembiayaan jangka panjang serta meningkatkan kepatuhan masyarakat.

Salah satu usulan yang dibahas dalam audiensi adalah menjadikan kepesertaan aktif JKN sebagai salah satu syarat dalam pembuatan paspor. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan peserta terhadap program JKN.

Deputi Bidang Koordinasi Hukum Kemenko Kumham Imipas Nofli menambahkan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti berbagai masukan dari BPJS Kesehatan melalui koordinasi dengan kementerian terkait.

Dengan dukungan Menko Yusril, diharapkan regulasi baru JKN dapat segera rampung dan memberikan dampak nyata bagi keberlanjutan program kesehatan nasional yang menjadi salah satu pilar utama perlindungan sosial di Indonesia.

YusrilIhzaMahendra #JKN #BPJSKesehatan #RegulasiJKN #JaminanKesehatanNasional #MenkoKumham #HarmonisasiRegulasi #JKNBerkelanjutan #KesehatanNasional #BPJS

Share:

Facebook
Twitter
WhatsApp
Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.A., M.Soc.Sc., Ph.D.

Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.A., M.Soc.Sc., Ph.D.

“Sistem yang baik akan memaksa orang jahat menjadi orang baik dan, sebaliknya, sistem yang tidak baik akan memaksa orang baik menjadi tidak baik.”

Berita Terbaru

Tahun 1989, saya sebenarnya sudah diterima di Cornell University, AS. Namun, karena kendala beasiswa, Allah menunjukkan jalan lain melalui Universiti Sains Malaysia (USM).

Proses akademik di USM menjadi salah satu pengalaman berharga. Surat rekomendasi doktoral saya saat itu didukung dan ditandatangani langsung oleh dua tokoh besar: Bapak Mohammad Natsir (mantan Perdana Menteri RI 1950) dan Prof. Dr. Sutan Takdir Alisjahbana.

Perjalanan riset perbandingan politik masyarakat Muslim antara Indonesia dan Pakistan ini membuah hasil kelulusan cum laude pada tahun 1992. Disertasinya diterbitkan oleh LIPI pada 1995 dan menjadi buku perbandingan politik terbaik kala itu.

Semoga cerita ini bisa menjadi penyemangat bagi generasi muda. Jangan pernah berhenti menimba ilmu dan percayalah bahwa setiap ilmu yang kita peroleh akan memberi manfaat besar bagi diri kita sendiri, bagi bangsa dan juga negara.

#YusrilIhzaMahendra #Pendidikan #MotivasiBelajar #universitisainsmalaysia #indonesiamalaysia

...

798 23
Kembali ke tempat perjalanan akademik dimulai. Setelah 33 tahun menyelesaikan pendidikan S3 di Universiti Sains Malaysia (USM) pada tahun 1993, tidak disangka pada tahun 2026 ini saya kembali dipanggil dan dianugerahi jabatan sebagai Adjunct Professor (Profesor Utama) dalam bidang Ilmu Politik.

Perjalanan ini mengingatkan saya pada komitmen awal ketika mendalami ilmu politik, hukum tata negara, hingga filsafat. Mengabdi dan mengajar bukan hanya tentang membagikan ilmu, tetapi juga bagaimana melihat dinamika konstitusi serta ketatanegaraan agar terus berkembang dan relevan dengan perkembangan zaman.

Semoga penganugerahan ini membawa keberkahan dan kontribusi nyata bagi dunia akademis serta kemajuan bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, saya juga berkesempatan untuk memberikan orasi ilmiah. Video lengkap bisa disaksikan di chanel YouTube saya.

#YusrilIhzaMahendra #UniversitiSainsMalaysia #politics
#profYusril #indonesiamalaysia

...

3148 101
Pemerintah mengambil langkah antisipatif dengan tidak memberikan izin pertunjukan dan visa bagi grup musik "Israel and New Breed" (Israel Houghton). Menko Yusril Ihza Mahendra menjelaskan dua pertimbangan utamanya adalah: 1. Faktor Keamanan Dalam Negeri: Mengantisipasi protes dan gelombang penolakan di masyarakat; 2. Politik Luar Negeri: Konsistensi Indonesia dalam mendukung perjuangan kemerdekaan rakyat Palestina.

#YusrilIhzaMahendra #profYusril #IsraelHoughton #politics #palestine

...

800 495
Indonesia sangat menghargai kebebasan berseni, bermusik, hingga kegiatan ibadah keagamaan. Namun, kata Menko Yusril, kita perlu waspada ketika pertunjukan seni dimanfaatkan untuk memberikan dukungan politik tertentu (seperti isu Israel) yang bisa memicu reaksi politik di dalam negeri.

Dok. di Acara Pagi-Pagi Seru TvOne

#YusrilIhzaMahendra #profyusril #indonesia #SeniDanPolitik #israelhoughton

...

1319 660
Memperkuat pelindungan kekayaan intelektual dan kepastian hukum bagi para pelaku usaha di Indonesia dan Korea Selatan. 🇮🇩🇰🇷

Langkah nyata kolaborasi ini kami bahas langsung bersama Menteri Kekayaan Intelektual Korea Selatan, Kim Yong-sun, di Seoul—mulai dari penanganan barang palsu hingga efektivitas penegakan hukum di ranah online.

Kerja sama bukan sekadar kesepakatan di atas kertas, tapi tentang menghadirkan solusi dan manfaat nyata di lapangan. 🤝✨

#YusrilIhzaMahendra #MenkoKumhamImipas #KekayaanIntelektual #IndonesiaKorsel #Seoul

...

418 240
Kembali ke Masjid Al-Malik Khalid, Universiti Sains Malaysia (USM) di Penang, selalu membawa nostalgia tersendiri.  

Sejak pertama kali datang ke kampus ini dalam rangka mengambil gelar doktor ilmu politik pada tahun 1990—sekitar 36 tahun yang lalu, saya selalu salat Jumat di masjid ini.

Sebelum memberikan kuliah umum di almamater yang kali ini memberikan saya gelar Adjunct Professor esok hari (26/9), saya bersyukur bisa kembali menunaikan salat Jumat di sini.

Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan keberkahan kepada kita semua di hari Jumat yang mulia ini. Amin YRA. 🕌✨  

#YusrilIhzaMahendra #USM #Penang #Nostalgia #JumatBerkah

...

881 330