FOTO HANTU DI BANDARA, BENERAN ATAU BOHONG-BOHONGAN?

Catatan 1  : Ada info tambahan dari seorang rekan, tampaknya gambar diatas dibuat menggunakan aplikasi dari BB, jadi terlihat seperti asli. Jika ada yang bisa menjelaskan soal aplikasi ibnux, silakan disampaikan di kolom komentar.

Catatan 2 : Confirmed, foto diatas hasil pekerjaan iseng. Bagi yang ingin iseng “ngerjain teman” baca link ini : http://si.ibnux.net/2010/08/ghost-camera-untuk-blackberry.html

Ceritanya tadi malam Kamis 14/7/2011 sekitar jam 10.30 saya berada di  Bandara Sukarno Hatta menunggu teman yang datang dari Singapore. Mereka mendarat jam 10.45 dengan Singapore Airline. Sedang saya memperhatikan layar tv tentang keberangkatan dan kedatangan pesawat, seorang wanita penjaga toko batik di terminal keberangkatan, nampaknya mau mengambil foto saya. Saya katakan “sebentar ya”  dan saya bergerak melangkah. Rekan saya, Ahmad, petugas Imigrasi yang menemani saya kemudian melihat ke bawah. Wanita itu mungkin ingin mencoba kamera handphone yang dipegangnya untuk membuat foto tempat saya berdiri. Selesai membidikkan kameranya, wanita tadi nampak terkejut melihat apa yang ada di layar foto handphonenya, karena ada foto makhluk misterius, entah apa. Saya, yang memakai baju putih dan celana hitam, nampak sedang melangkah di belakang. Sementara Ahmad, yang berseragam imigrasi, nampak juga di belakang sedang melihat ke arah bawah.

Ahmad dan saya serta wanita itu sama-sama keheranan melihat foto tersebut. Wanita itu memberikan foto tadi kepada kami. Sampai hari ini (Jum’at 15/7/2011) saya masih terheran-heran melihat foto seperti jenazah yang memakai kain kafan, namun berdiri dan ternyata fotonya menembus latar belakng benda-benda yang ada di sana. Saya tidak tahu foto apa ini, apakah foto beneran atau hanya rekayasa belaka. Kalau hantu beneran, saya kurang percaya bahwa hantu dapat difoto. Kalau ini rekayasa, tentu ini sekedar lelucon belaka. Orang yang ingin ngerjain saya akan kecele, saya takkan mudah percaya sama hantu-hantu.

Saya kurang mengikuti perkembangan teknologi foto melalui teknologi kamera yang berkembang akhir-akhir ini. Mudah-mudahan ada teman yang dapat menjelaskan hal ini.

Di atas tulisan ini sudah ada dua catatan yang diberikan teman saya. Mungkin dia benar, ada cara merekayasa foto seperti di atas.***

Share:

Facebook
Twitter
WhatsApp
Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.A., M.Soc.Sc., Ph.D.

Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.A., M.Soc.Sc., Ph.D.

“Sistem yang baik akan memaksa orang jahat menjadi orang baik dan, sebaliknya, sistem yang tidak baik akan memaksa orang baik menjadi tidak baik.”

Berita Terbaru

Tahun 1989, saya sebenarnya sudah diterima di Cornell University, AS. Namun, karena kendala beasiswa, Allah menunjukkan jalan lain melalui Universiti Sains Malaysia (USM).

Proses akademik di USM menjadi salah satu pengalaman berharga. Surat rekomendasi doktoral saya saat itu didukung dan ditandatangani langsung oleh dua tokoh besar: Bapak Mohammad Natsir (mantan Perdana Menteri RI 1950) dan Prof. Dr. Sutan Takdir Alisjahbana.

Perjalanan riset perbandingan politik masyarakat Muslim antara Indonesia dan Pakistan ini membuah hasil kelulusan cum laude pada tahun 1992. Disertasinya diterbitkan oleh LIPI pada 1995 dan menjadi buku perbandingan politik terbaik kala itu.

Semoga cerita ini bisa menjadi penyemangat bagi generasi muda. Jangan pernah berhenti menimba ilmu dan percayalah bahwa setiap ilmu yang kita peroleh akan memberi manfaat besar bagi diri kita sendiri, bagi bangsa dan juga negara.

#YusrilIhzaMahendra #Pendidikan #MotivasiBelajar #universitisainsmalaysia #indonesiamalaysia

...

906 27
Kembali ke tempat perjalanan akademik dimulai. Setelah 33 tahun menyelesaikan pendidikan S3 di Universiti Sains Malaysia (USM) pada tahun 1993, tidak disangka pada tahun 2026 ini saya kembali dipanggil dan dianugerahi jabatan sebagai Adjunct Professor (Profesor Utama) dalam bidang Ilmu Politik.

Perjalanan ini mengingatkan saya pada komitmen awal ketika mendalami ilmu politik, hukum tata negara, hingga filsafat. Mengabdi dan mengajar bukan hanya tentang membagikan ilmu, tetapi juga bagaimana melihat dinamika konstitusi serta ketatanegaraan agar terus berkembang dan relevan dengan perkembangan zaman.

Semoga penganugerahan ini membawa keberkahan dan kontribusi nyata bagi dunia akademis serta kemajuan bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, saya juga berkesempatan untuk memberikan orasi ilmiah. Video lengkap bisa disaksikan di chanel YouTube saya.

#YusrilIhzaMahendra #UniversitiSainsMalaysia #politics
#profYusril #indonesiamalaysia

...

3264 102
Pemerintah mengambil langkah antisipatif dengan tidak memberikan izin pertunjukan dan visa bagi grup musik "Israel and New Breed" (Israel Houghton). Menko Yusril Ihza Mahendra menjelaskan dua pertimbangan utamanya adalah: 1. Faktor Keamanan Dalam Negeri: Mengantisipasi protes dan gelombang penolakan di masyarakat; 2. Politik Luar Negeri: Konsistensi Indonesia dalam mendukung perjuangan kemerdekaan rakyat Palestina.

#YusrilIhzaMahendra #profYusril #IsraelHoughton #politics #palestine

...

834 495
Indonesia sangat menghargai kebebasan berseni, bermusik, hingga kegiatan ibadah keagamaan. Namun, kata Menko Yusril, kita perlu waspada ketika pertunjukan seni dimanfaatkan untuk memberikan dukungan politik tertentu (seperti isu Israel) yang bisa memicu reaksi politik di dalam negeri.

Dok. di Acara Pagi-Pagi Seru TvOne

#YusrilIhzaMahendra #profyusril #indonesia #SeniDanPolitik #israelhoughton

...

1358 664
Memperkuat pelindungan kekayaan intelektual dan kepastian hukum bagi para pelaku usaha di Indonesia dan Korea Selatan. 🇮🇩🇰🇷

Langkah nyata kolaborasi ini kami bahas langsung bersama Menteri Kekayaan Intelektual Korea Selatan, Kim Yong-sun, di Seoul—mulai dari penanganan barang palsu hingga efektivitas penegakan hukum di ranah online.

Kerja sama bukan sekadar kesepakatan di atas kertas, tapi tentang menghadirkan solusi dan manfaat nyata di lapangan. 🤝✨

#YusrilIhzaMahendra #MenkoKumhamImipas #KekayaanIntelektual #IndonesiaKorsel #Seoul

...

419 240
Kembali ke Masjid Al-Malik Khalid, Universiti Sains Malaysia (USM) di Penang, selalu membawa nostalgia tersendiri.  

Sejak pertama kali datang ke kampus ini dalam rangka mengambil gelar doktor ilmu politik pada tahun 1990—sekitar 36 tahun yang lalu, saya selalu salat Jumat di masjid ini.

Sebelum memberikan kuliah umum di almamater yang kali ini memberikan saya gelar Adjunct Professor esok hari (26/9), saya bersyukur bisa kembali menunaikan salat Jumat di sini.

Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan keberkahan kepada kita semua di hari Jumat yang mulia ini. Amin YRA. 🕌✨  

#YusrilIhzaMahendra #USM #Penang #Nostalgia #JumatBerkah

...

884 330