GELAR PERKARA SISMINBAKUM, SELASA 6 OKTOBER 2010

Kemarin saya datang memenuhi panggilan Kejaksaan Agung untuk menjalani pemeriksaan. Sesuai komitmen saya sebelumnya, saya baru bersedia menjawab pertanyaan, apabila telah ada putusan Mahkamah Konstitusi. Ini sebenarnya bukanlah sikap pembangkangan saya terhadap aparatur penegak hukum, tetapi ketegasan sikap. MK telah menjatuhkan putusannya dan Hendarman telah “diberhentikan” oleh Presiden SBY. Sebelum Direktur Penyidikan Kejaksaan Agung melayangkan surat panggilan, saya secara terbuka kepada publik mengatakan bahwa saya minta segera diperiksa. Pemeriksaan kemarin memang atas kehendak saya diselesaikan sampai ba’da maghrib, agar sebanyak mungkin pertanyaan dapat saya jawab. Jaksa kemudian menyerahkan kepada saya, kapan saya minta diperiksa kembali. Saya katakan, saya minta hari Senin 4 Oktober. Namun mereka tidak sempat, dan minta mundur ke hari Rabu 7 Oktober. Saya setuju saja.

Di luaran memang beredar rumors saya akan ditahan oleh Kejaksaan. Namun rumors itu tidak benar. Saya tidak tahu alasan apa niat Kejaksaan mau menahan.  Ini hanya akan memperburuk citra Kejaksaan, yang bukan mustahil akan dianggap masyarakat sebagai tindakan balas dendam dan kesewenang-wenangan. Saya kembali akan menjadi orang yang dizalimi.

Di tengah berlangsungnya pemeriksaan saya mendengar kabar Plt Jaksa Agung Darmono dipanggil Presiden. Juga mantan Jaksa Agung Hendarman Supandji. Saya tidak tahu persis apa yang mereka bicarakan, apakah ada kaitannya denganpengajuan Susilo Bambang Yudhoyono sebagai saksi a de charge atas kasus ini atau tidak.  Sehabis menghadap Presiden, Jampidsus Amari dipanggil menghadap Darmono. Tidak tahu apa yang mereka bahas. Namun sesaat setelah itu Amari mengadakan konfrensi pers menerangkan bahwa Selasa depan, 6 Oktober, Kejaksaan Agung akan mengadakan ekspos atau gelar perkara Sisminbakum, yang bukan saja akan dihadiri para Jaksa senior, tetapi juga akan dihadiri Plt Jaksa Agung Darmono.

Menurut kelaziman, ekspos perkara dilakukan apabila penyidikan telah rampung. Hemat saya, penyidikan kini masih jauh dari selesai. Tapi biarlah. Mungkin dengan ekspos ini, Kejaksaan Agung dapat mengambil kesimpulan, apakah perkara ini layak untuk diteruskan ke pengadilan atau dihentikan karena tidak cukup bukti dan alasan hukum tidak kuat. Saya hanya berharap Kejaksaan akan bersikap obyektif, jauh dari perasaan marah dan dendam. Adhi Massardi dan Mirwan Batubara datang juga ke Kejaksaan Agung. Mereka mendesak agar penyidikan kasus Sisminbakum dilakukan oleh penyidik independen, agar terhindar dari kesan balas dendam. Saya juga mengusulkan, agar paling tidak, gelar perkara itu dihadiri oleh para akademisi hukum yang netral dan obyektif untuk menilai apakah kasus ini patut diteruskan ke pengadilan atau sebaliknya harus dihentikan.

Kita tunggu saja!

Share:

Facebook
Twitter
WhatsApp
Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.A., M.Soc.Sc., Ph.D.

Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.A., M.Soc.Sc., Ph.D.

“Sistem yang baik akan memaksa orang jahat menjadi orang baik dan, sebaliknya, sistem yang tidak baik akan memaksa orang baik menjadi tidak baik.”

Berita Terbaru

Di sela agenda kunjungan kerja di Korea Selatan akhir September lalu, saya berdiskusi hangat dengan Dubes RI untuk Korea Selatan, Pak Cecep Herawan, mengenai fungsi diplomasi dan pelindungan WNI. Salut atas komitmen KBRI Seoul yang terus mengoptimalkan layanan konsuler, legalisasi dokumen, advokasi ketenagakerjaan, hingga program "Rumah Kita" bagi warga yang jauh dari ibu kota. Sebuah dedikasi penting dalam memastikan jaminan hukum dan kehadiran negara bagi seluruh masyarakat Indonesia di Negeri Ginseng.

...

154 6
Naskah Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 sejatinya bukanlah sebuah produk peradilan ataupun undang-undang, melainkan sebuah putusan luhur dari para pemuda Indonesia. 

Kongres pemuda saat itu membuktikan bahwa tekad dan putusan yang lahir dari para pemuda menjadi fondasi utama berdirinya negara kita tercinta.

Senang sekali bisa hadir di tengah civitas akademika di Kampus Universitas Indonesia dalam Peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun 2026 ini. Semoga semangat dan putusan visioner para pemuda pendahulu kita terus menginspirasi generasi muda hari ini untuk terus menjaga, merawat, dan memajukan Indonesia.

#SumpahPemuda #SumpahPemuda2026 #UniversitasIndonesia #YusrilIhzaMahendra #profyusril

...

486 14
INFORMASI HOAKS!

Beredar flyer undangan konferensi pers mengatasnamakan Kemenko Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan narasi agenda audiensi pemberhentian Wakil Presiden.

Kami tegaskan bahwa informasi dan flyer tersebut adalah HOAKS / PALSU. 

Kemenko Kumham Imipas ataupun Menko Yusril Ihza Mahendra tidak pernah mengeluarkan undangan atau mengadakan agenda tersebut.

Masyarakat diimbau untuk tidak percaya, tidak membagikan ulang, dan selalu menyaring informasi sebelum disebarkan. 

Laporkan dan abaikan setiap konten palsu yang berpotensi menyesatkan publik.

#Klarifikasi #Hoax #kemenkokumhamimipas #profyim #AntiHoaks

...

2319 85
Menerima audiensi dan silaturahmi dari jajaran pengurus Kadin Indonesia yang dipimpin oleh Pak Anindya Bakrie (22/10).

Kami membahas urgensi revisi UU Kadin yang sudah berjalan hampir 4 dekade. Dunia usaha berkembang pesat, dan landasan hukumnya harus selaras agar mampu memberikan kepastian, perlindungan, serta ruang gerak bagi para pelaku usaha dari skala mikro hingga besar.

Pemerintah berkomitmen menyelesaikan penyusunan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) untuk mengawal pembahasan RUU Kadin bersama DPR RI. Kepastian hukum yang kokoh adalah kunci agar perekonomian nasional terus tumbuh berdaya saing.

#YusrilIhzaMahendra #profyusril #kadinindonesia #duniausaha #hukum

...

1275 41
Bernostalgia sejenak sambil berdiskusi bersama rekan-rekan Kohati PB HMI dalam Kohati Diplomacy Forum.

Dulu waktu pertama kali masuk kampus UI, sempat diajak gabung berbagai organisasi, tapi karena darah Masyumi mengalir dari Ayah, pilihannya tentu jatuh ke HMI.

Senang melihat semangat kritis, energi positif, dan potensi besar dari para kader HMI-Wati hari ini. Teruslah menjadi pelopor gagasan dan agen perubahan untuk Indonesia yang lebih baik.  

#YusrilIhzaMahendra #profyusril #KohatiDiplomacyForum #Kohati #HMI

...

2185 34
Tahun 1989, saya sebenarnya sudah diterima di Cornell University, AS. Namun, karena kendala beasiswa, Allah menunjukkan jalan lain melalui Universiti Sains Malaysia (USM).

Proses akademik di USM menjadi salah satu pengalaman berharga. Surat rekomendasi doktoral saya saat itu didukung dan ditandatangani langsung oleh dua tokoh besar: Bapak Mohammad Natsir (mantan Perdana Menteri RI 1950) dan Prof. Dr. Sutan Takdir Alisjahbana.

Perjalanan riset perbandingan politik masyarakat Muslim antara Indonesia dan Pakistan ini membuah hasil kelulusan cum laude pada tahun 1992. Disertasinya diterbitkan oleh LIPI pada 1995 dan menjadi buku perbandingan politik terbaik kala itu.

Semoga cerita ini bisa menjadi penyemangat bagi generasi muda. Jangan pernah berhenti menimba ilmu dan percayalah bahwa setiap ilmu yang kita peroleh akan memberi manfaat besar bagi diri kita sendiri, bagi bangsa dan juga negara.

#YusrilIhzaMahendra #Pendidikan #MotivasiBelajar #universitisainsmalaysia #indonesiamalaysia

...

1070 31
Kembali ke tempat perjalanan akademik dimulai. Setelah 33 tahun menyelesaikan pendidikan S3 di Universiti Sains Malaysia (USM) pada tahun 1993, tidak disangka pada tahun 2026 ini saya kembali dipanggil dan dianugerahi jabatan sebagai Adjunct Professor (Profesor Utama) dalam bidang Ilmu Politik.

Perjalanan ini mengingatkan saya pada komitmen awal ketika mendalami ilmu politik, hukum tata negara, hingga filsafat. Mengabdi dan mengajar bukan hanya tentang membagikan ilmu, tetapi juga bagaimana melihat dinamika konstitusi serta ketatanegaraan agar terus berkembang dan relevan dengan perkembangan zaman.

Semoga penganugerahan ini membawa keberkahan dan kontribusi nyata bagi dunia akademis serta kemajuan bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, saya juga berkesempatan untuk memberikan orasi ilmiah. Video lengkap bisa disaksikan di chanel YouTube saya.

#YusrilIhzaMahendra #UniversitiSainsMalaysia #politics
#profYusril #indonesiamalaysia

...

3471 106