JAMALUDDIN KARIM BANTAH JAMPIDSUS AMARI SOAL PUTUSAN ROMLI

Jakarta 26/1/2011. Pernyataan Jampidsus M Amari yang menegaskan bahwa meskipun Kejagung telah menerima putusan kasasi MA yang melepaskan Romli dari segala tuntutan hukum, namun putusan itu tak berpengaruh terhadap tersangka yang lain, Yusril Ihza Mahendra dan Hartono Tanoesoedibyo, mendapat reaksi dari penasehat hukum Yusril, Jamaluddin Karim. Amari, kata Jamal, sebaiknya membaca dengan seksama semua putusan terkait dengan perkara Sisminbakum sebelum membuat pernyataan.

Masalahnya menurut Amari, putusan MA tentang Sisminbakum bukan hanya Romli, tetapi juga Yohannes Woworuntu dan Samsudin Manan Sinaga. “Perkaranya ada tiga yang satu lepas dan yang dua terbukti, kan” tegas Amari. Atas dasar dua putusan itulah Amari memutuskan bahwa berkas perkara Yusril sudah lengkap P21, namun keputusan Amari itu dibantah oleh Jaksa Agung Basrief. Kepada Direktur Penyidikan Jasman Panjaitan, Basrief memberi perintah langsung agar Kejagung menelaah putusan Romli dengan seksama sebelum mengambil keputusan final perkara Yusril dan Hartono.

Dalam perkara Yohanes, menurut Jamal, MA dalam pertimbangan hukumnya menyatakan bahwa yang terbukti melakukan tindak pidana bersama-sama dengannya ialah Romli Atmasasmita, sedangkan peran Yusril samasekali tidak disinggung dalam pertimbangan hukum MA. Dalam putusannya, MA  tegas menyatakan bahwa Yohanes terbukti melakukan tindak pidana, namun tidak disebutkan dia melakukannya bersama-sama dengan orang lain, termasuk Yusril dan Romli. Jadi keterkaitan Yohanes dengan yang lain, samasekali tidak ada. MA dalam putusan kasasi yang lain,  melepaskan Romli dari segala tuntutan hukum. Ini menjadi dasar bagi Yohanes untuk mengajukan PK. “Kejagung mestinya jernih melihat putusan ini” kata Jamal.

Sementara dalam kasus Samsudin, dia didakwa sendirian, tidak bersama-sama dengan Yusril. Dalam pertimbangan hukumnya, sejauh mengenai biaya akses Sisminbakum, putusan MA adalah sama dengan putusan Romli. Biaya akses Sisminbakum bukanlah PNBP dan karenanya tidak ada kerugian negara Rp 420 milyar seperti dakwaan jaksa.  Namun MA menghukum Samsudin bukan karena masalah PNBP, melainkan, dia terbukti menggunakan biaya akses fee Sisminbakum yang diterima Ditjen AHU untuk kepentingan pribadinya. Samsuddin juga mengembalikan uang yang dipergunakannya itu kepada penyidik Kejagung, ketika dia dinyatakan sebagai tersangka. “Kalau Samsuddin menggunakan uang Ditjen AHU untuk kepentingannya sendiri, ya apa kaitannya sama Yusril” tanya Jamal penuh heran. “Apalagi Samsuddin menjadi Dirjen dibawah Menhukham Andi Mattalata” tambahnya. Karena itu, mengaitkan perkara Samsuddin dengan Yusril, adalah mengada-ada, tegas Jamal. “Amari hanya mencari-cari kesalahan Yusril, dengan argumen  yang tidak logis”, demikian kata Jamal mengakhiri keterangannya (TYIM)

Share:

Facebook
Twitter
WhatsApp
 Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc.

Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc.

“Sistem yang baik akan memaksa orang jahat menjadi orang baik dan, sebaliknya, sistem yang tidak baik akan memaksa orang baik menjadi tidak baik.”

Berita Terbaru

Kembali ke tempat perjalanan akademik dimulai. Setelah 33 tahun menyelesaikan pendidikan S3 di Universiti Sains Malaysia (USM) pada tahun 1993, tidak disangka pada tahun 2026 ini saya kembali dipanggil dan dianugerahi jabatan sebagai Adjunct Professor (Profesor Utama) dalam bidang Ilmu Politik.

Perjalanan ini mengingatkan saya pada komitmen awal ketika mendalami ilmu politik, hukum tata negara, hingga filsafat. Mengabdi dan mengajar bukan hanya tentang membagikan ilmu, tetapi juga bagaimana melihat dinamika konstitusi serta ketatanegaraan agar terus berkembang dan relevan dengan perkembangan zaman.

Semoga penganugerahan ini membawa keberkahan dan kontribusi nyata bagi dunia akademis serta kemajuan bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, saya juga berkesempatan untuk memberikan orasi ilmiah. Video lengkap bisa disaksikan di chanel YouTube saya.

#YusrilIhzaMahendra #UniversitiSainsMalaysia #politics
#profYusril #indonesiamalaysia

...

2178 43
Pemerintah mengambil langkah antisipatif dengan tidak memberikan izin pertunjukan dan visa bagi grup musik "Israel and New Breed" (Israel Houghton). Menko Yusril Ihza Mahendra menjelaskan dua pertimbangan utamanya adalah: 1. Faktor Keamanan Dalam Negeri: Mengantisipasi protes dan gelombang penolakan di masyarakat; 2. Politik Luar Negeri: Konsistensi Indonesia dalam mendukung perjuangan kemerdekaan rakyat Palestina.

#YusrilIhzaMahendra #profYusril #IsraelHoughton #politics #palestine

...

675 448
Indonesia sangat menghargai kebebasan berseni, bermusik, hingga kegiatan ibadah keagamaan. Namun, kata Menko Yusril, kita perlu waspada ketika pertunjukan seni dimanfaatkan untuk memberikan dukungan politik tertentu (seperti isu Israel) yang bisa memicu reaksi politik di dalam negeri.

Dok. di Acara Pagi-Pagi Seru TvOne

#YusrilIhzaMahendra #profyusril #indonesia #SeniDanPolitik #israelhoughton

...

1245 636
Memperkuat pelindungan kekayaan intelektual dan kepastian hukum bagi para pelaku usaha di Indonesia dan Korea Selatan. 🇮🇩🇰🇷

Langkah nyata kolaborasi ini kami bahas langsung bersama Menteri Kekayaan Intelektual Korea Selatan, Kim Yong-sun, di Seoul—mulai dari penanganan barang palsu hingga efektivitas penegakan hukum di ranah online.

Kerja sama bukan sekadar kesepakatan di atas kertas, tapi tentang menghadirkan solusi dan manfaat nyata di lapangan. 🤝✨

#YusrilIhzaMahendra #MenkoKumhamImipas #KekayaanIntelektual #IndonesiaKorsel #Seoul

...

406 239
Kembali ke Masjid Al-Malik Khalid, Universiti Sains Malaysia (USM) di Penang, selalu membawa nostalgia tersendiri.  

Sejak pertama kali datang ke kampus ini dalam rangka mengambil gelar doktor ilmu politik pada tahun 1990—sekitar 36 tahun yang lalu, saya selalu salat Jumat di masjid ini.

Sebelum memberikan kuliah umum di almamater yang kali ini memberikan saya gelar Adjunct Professor esok hari (26/9), saya bersyukur bisa kembali menunaikan salat Jumat di sini.

Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan keberkahan kepada kita semua di hari Jumat yang mulia ini. Amin YRA. 🕌✨  

#YusrilIhzaMahendra #USM #Penang #Nostalgia #JumatBerkah

...

864 330
Kemarin (15/9), saya meluangkan waktu untuk menjenguk sahabat lama saya, Adril Muchtar, yang sedang dirawat di salah satu rumah sakit di Jakarta Timur.

Persahabatan kami punya kenangan tersendiri. Selama 6 tahun di masa-masa perkuliahan tahun 1970-an, kami berbagi kamar yang sama di Asrama Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) Daksinapati, Rawamangun. 

Banyak suka dan duka yang kami lewati bersama sebagai kawan senasib sepenanggungan semasa jadi mahasiswa dulu.

Melihat semangat beliau hari ini sungguh membesarkan hati. Mari kita doakan bersama agar saudara kita, Adril Muchtar, segera diberikan kesembuhan, diangkat penyakitnya oleh Allah SWT, dan bisa beraktivitas kembali seperti sediakala. Aamiin YRA. 🤲🏼✨

#YusrilIhzaMahendra #Silaturahmi #SahabatLama #daksinapati #UI

...

5608 107