SIDANG PEMILUKADA BANGKA BELITUNG: Machfud MD Persoalkan Penolakan KPUD Hitung Ulang Coblos Simetris
SIDANG PEMILUKADA BANGKA BELITUNG:

Machfud MD Persoalkan Penolakan KPUD Hitung Ulang Coblos Simetris

Ketua Mahkamah Konstitusi Machfud MD mempertanyakan sikap KPUD Babel terhadap coblos surat suara secara simetris dalam sidang gugatan atas hasil Pemilukada Babel yang berlangsung di Mahkamah Konstitusi (MK) hari Rabu (21/3) kemarin. Pokok pertanyaan Machfud terfokus pada sikap KPU yang mengabaikan protes-protes serta permohonan hitung ulang yang diajukan oleh Kubu Ketiga Pasangan Kandidat (Yusron-Yusroni, Zulkarnain-Darmansyah, dan Hudarni-Justiar) selama proses penghitungan serta rekapitulisasi perolehan hasil suara dalam Pemilukada tersebut.

Perhatian serius Machfud MD terhadap persoalan di atas didasari oleh fakta bahwa selain Kubu Ketiga Pasangan Kandidat, Panwaslu Provinsi Babel dan Panwaslu Kabupaten Belitung Timur pun sebenarnyatelah menyampaikan rekomendasi tertulis kepada KPUD Babel agar penghitungan suara ulang itu dilakukan. Namun hal itu tetap diabaikan oleh KPUD Babel.

Menjawab pertanyaan di atas, Kuasa Hukum Termohon (KPUD Babel) dan Kuasa Hukum Pihak Terkait (Pasangan Eko Maulana Ali-Rustam Effendi) menyatakan bahwa mereka telah memperhatikan protes dan permohonan Ketiga Pasangan Kandidat serta rekomendadi Panwaslu di atas. Namun keterangan itu segera dibantah oleh Kuasa Hukum Ketiga Pasangan Kandidat yang melakukan gugatan.

“Dari empat puluh sembilan Kecamatan se-Babel, penghitungan ulang hanya dilakukan di dua Kecamatan di Kabupaten Belitung Timur, lima TPS di Kecamatan Tanjung Pandan (Kabupaten Belitung Induk) dan beberapa TPS lainnya. Sementara, yang lainnya tidak,” ujar Jamaluddin Karim dalam sidang di atas. Bantahan Kuasa Hukum Ketiga Pasangan Kandidat ini dikuatkan oleh saksi yang mereka ajukan.

Penghitungan ulang terhadap coblos suara simetris (coblos tembus ke kertas lipatan berikutnya sehingga menghasilkan dua lobang) menjadi persoalan yang amat penting yang mempengaruhi perolehan suara para kandidat dalam Pemilukada Babel. Sebab, para petugas di sebagian besar TPS menyatakan coblos surat suara simetris itu tidak sah, padahal Peraturan KPU menyatakan coblos suara simetris itu sah sehingga beberapa phak merasa dirugikan.

Pasangan Yusron-Yusroni merupakan salah satu pasangan yang merasa amat dirugikan terhadap persoalan coblos surat suara secara simetris di atas. Sebab, hal tersebut berpengaruh secara signifikan terhadap perolehan suara mereka yang hanya selisih sekitar tiga persen terhadap Pasangan Kandidat yang dinyatakan KPUD Babel sebagai pemenang.

Dari hasil hitung ulang yang dilakukan di Desa Burung Mandi (Kabupaten Belitung Timur), misalnya, penghitunga ulang terhadap surat suara coblos simetris telah menghasilkan penambahan suara sebanyak seribu dua ratus enam suara bagi mereka. Dan hal ini mereka anggap sebagai persoalan yang amat penting.

Dalam gugatannya, Kuasa Hukum Ketiga Pasangan Kandidat menyatakan bahwa sekiranya penghitungan suara ulang itu tidak sampai mengakibatkan kandidat yang memperoleh suara kedua terbesar mengalahkan suara kandidat yang telah dinyatakan KPUD Babel sebagai pemenang, namun hal itu membuka peluang bahwa kandidat yang dinyatakan sebagai pemenang oleh KPUD tersebut pun tidak mencapai perolehan suara sebesar 30 persen ke atas. Dan, ini bermakna bahwa Pemilukada harus dilakukan dalam dua putaran yang diikuti oleh kandidat yang memperoleh suara terbesar pertama dan terbesar kedua.

Pihak Kuasa Hukum Ketiga Pasangan Kandidat menuntut dilakukannya Pemilukada ulang dan menolak jika KPU hanya akan penghitungan suara ulang pada masa-masa sekarang ini. Alasan mereka, setelah penghitungan suara berlalu dalam beberapa waktu, tidak ada jaminan bahwa kotak suara masih steril.

Sidang Gugatan Hasil Pemilukada Babel di atas merupakan sidang yang kelima dan sekaligus merupakan sidang yang terakhir. Sekarang ini masing-masing pihak tinggal menunggu Putusan MK yang akan diumumkan pada tanggal 29 Maret mendatang.***

· · · Bagikan

Share:

Facebook
Twitter
WhatsApp
Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.A., M.Soc.Sc., Ph.D.

Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.A., M.Soc.Sc., Ph.D.

“Sistem yang baik akan memaksa orang jahat menjadi orang baik dan, sebaliknya, sistem yang tidak baik akan memaksa orang baik menjadi tidak baik.”

Berita Terbaru

Naskah Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 sejatinya bukanlah sebuah produk peradilan ataupun undang-undang, melainkan sebuah putusan luhur dari para pemuda Indonesia. 

Kongres pemuda saat itu membuktikan bahwa tekad dan putusan yang lahir dari para pemuda menjadi fondasi utama berdirinya negara kita tercinta.

Senang sekali bisa hadir di tengah civitas akademika di Kampus Universitas Indonesia dalam Peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun 2026 ini. Semoga semangat dan putusan visioner para pemuda pendahulu kita terus menginspirasi generasi muda hari ini untuk terus menjaga, merawat, dan memajukan Indonesia.

#SumpahPemuda #SumpahPemuda2026 #UniversitasIndonesia #YusrilIhzaMahendra #profyusril

...

401 7
INFORMASI HOAKS!

Beredar flyer undangan konferensi pers mengatasnamakan Kemenko Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan narasi agenda audiensi pemberhentian Wakil Presiden.

Kami tegaskan bahwa informasi dan flyer tersebut adalah HOAKS / PALSU. 

Kemenko Kumham Imipas ataupun Menko Yusril Ihza Mahendra tidak pernah mengeluarkan undangan atau mengadakan agenda tersebut.

Masyarakat diimbau untuk tidak percaya, tidak membagikan ulang, dan selalu menyaring informasi sebelum disebarkan. 

Laporkan dan abaikan setiap konten palsu yang berpotensi menyesatkan publik.

#Klarifikasi #Hoax #kemenkokumhamimipas #profyim #AntiHoaks

...

2196 84
Menerima audiensi dan silaturahmi dari jajaran pengurus Kadin Indonesia yang dipimpin oleh Pak Anindya Bakrie (22/10).

Kami membahas urgensi revisi UU Kadin yang sudah berjalan hampir 4 dekade. Dunia usaha berkembang pesat, dan landasan hukumnya harus selaras agar mampu memberikan kepastian, perlindungan, serta ruang gerak bagi para pelaku usaha dari skala mikro hingga besar.

Pemerintah berkomitmen menyelesaikan penyusunan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) untuk mengawal pembahasan RUU Kadin bersama DPR RI. Kepastian hukum yang kokoh adalah kunci agar perekonomian nasional terus tumbuh berdaya saing.

#YusrilIhzaMahendra #profyusril #kadinindonesia #duniausaha #hukum

...

1245 41
Bernostalgia sejenak sambil berdiskusi bersama rekan-rekan Kohati PB HMI dalam Kohati Diplomacy Forum.

Dulu waktu pertama kali masuk kampus UI, sempat diajak gabung berbagai organisasi, tapi karena darah Masyumi mengalir dari Ayah, pilihannya tentu jatuh ke HMI.

Senang melihat semangat kritis, energi positif, dan potensi besar dari para kader HMI-Wati hari ini. Teruslah menjadi pelopor gagasan dan agen perubahan untuk Indonesia yang lebih baik.  

#YusrilIhzaMahendra #profyusril #KohatiDiplomacyForum #Kohati #HMI

...

2160 34
Tahun 1989, saya sebenarnya sudah diterima di Cornell University, AS. Namun, karena kendala beasiswa, Allah menunjukkan jalan lain melalui Universiti Sains Malaysia (USM).

Proses akademik di USM menjadi salah satu pengalaman berharga. Surat rekomendasi doktoral saya saat itu didukung dan ditandatangani langsung oleh dua tokoh besar: Bapak Mohammad Natsir (mantan Perdana Menteri RI 1950) dan Prof. Dr. Sutan Takdir Alisjahbana.

Perjalanan riset perbandingan politik masyarakat Muslim antara Indonesia dan Pakistan ini membuah hasil kelulusan cum laude pada tahun 1992. Disertasinya diterbitkan oleh LIPI pada 1995 dan menjadi buku perbandingan politik terbaik kala itu.

Semoga cerita ini bisa menjadi penyemangat bagi generasi muda. Jangan pernah berhenti menimba ilmu dan percayalah bahwa setiap ilmu yang kita peroleh akan memberi manfaat besar bagi diri kita sendiri, bagi bangsa dan juga negara.

#YusrilIhzaMahendra #Pendidikan #MotivasiBelajar #universitisainsmalaysia #indonesiamalaysia

...

1067 31
Kembali ke tempat perjalanan akademik dimulai. Setelah 33 tahun menyelesaikan pendidikan S3 di Universiti Sains Malaysia (USM) pada tahun 1993, tidak disangka pada tahun 2026 ini saya kembali dipanggil dan dianugerahi jabatan sebagai Adjunct Professor (Profesor Utama) dalam bidang Ilmu Politik.

Perjalanan ini mengingatkan saya pada komitmen awal ketika mendalami ilmu politik, hukum tata negara, hingga filsafat. Mengabdi dan mengajar bukan hanya tentang membagikan ilmu, tetapi juga bagaimana melihat dinamika konstitusi serta ketatanegaraan agar terus berkembang dan relevan dengan perkembangan zaman.

Semoga penganugerahan ini membawa keberkahan dan kontribusi nyata bagi dunia akademis serta kemajuan bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, saya juga berkesempatan untuk memberikan orasi ilmiah. Video lengkap bisa disaksikan di chanel YouTube saya.

#YusrilIhzaMahendra #UniversitiSainsMalaysia #politics
#profYusril #indonesiamalaysia

...

3470 106
Pemerintah mengambil langkah antisipatif dengan tidak memberikan izin pertunjukan dan visa bagi grup musik "Israel and New Breed" (Israel Houghton). Menko Yusril Ihza Mahendra menjelaskan dua pertimbangan utamanya adalah: 1. Faktor Keamanan Dalam Negeri: Mengantisipasi protes dan gelombang penolakan di masyarakat; 2. Politik Luar Negeri: Konsistensi Indonesia dalam mendukung perjuangan kemerdekaan rakyat Palestina.

#YusrilIhzaMahendra #profYusril #IsraelHoughton #politics #palestine

...

883 497