JAKSA AGUNG PERINTAHKAN JAMPIDSUS TELAAH PUTUSAN KASASI ROMLI ATMASASMITA

JAKARTA 24/1/2011. Jaksa Agung Basrief Arief akhirnya memerintahkan Jampidsus Amari dan Penyidik Kejagung dalam menangangi kasus Sisminbakum, untuk menelaah dengan cermat putusan kasasi Mahkamah Agung yang melepaskam Romli Atmasasmita dari segala tuntutan hukum. Hal itu dikatakan oleh Direktur Penyidikan Kejagung Jasman Pandjaitan kepada sembilan utusan demo yang menuntut agar kasus Yusril Ihza Mahendra dihentikan atau SP3. “Perintah ini langsung dari Jaksa Agung” kata Jasman di kantornya hari ini (24/1/2011).

Sebagaimana diketahui Mahkamah Agung dalam pemeriksaan kasasi telah membebaskan Romly Atmasasmita yang sebelumnya dihukum pengadilan tinggi Jakarta dengan satu tahun penjara. Dalam pertimbangan hukumnya MA menyatakan bahwa biaya akses fee Sisminbakum sebelum tahun 2009 bukanlah PNBP , karena Presiden SBY baru menetapkannya sebagai PNBP tahun 2009. Karena itu tidak ada kerugian negara, sebagaimana yang didakwakan oleh Kejaksaan Agung. Dalam kasus Sisminbakum, MA juga tegas menyatakan tidak ada unsur perbuatan melawan hukum, sehingga Romli dibebaskan. “Dengan demikian, kerugian negara Rp 420 milyar sebagaimana dikatakan Kejagung, hanyalah omong kosong belaka” kata Jurhum Lantong, Jubir Yusril Ihza Mahendra kepada media hari ini. “Karena Yusril didakwa dalam delik bersama-sama dengan Romli”  kata Jurhum,  maka Yusril seharusnya dibebaskan juga dari tuntutan. Dalam doktrin, jika dakwaan delik seperti itu, maka satu bebas, maka yang lain wajib dibebaskan, tegas Jurhum.

Jusuf Hasani yang hadir sebagai wakil pendemo, mempertanyakan, kalau begitu Kejagung memang belum baca putusan Romli. Jasman mengakui terus-terang bahwa Kejagung memang belum menerima salinan putusan perkara tersebut. Lantas bagaimana Amari menyimpulkan kasus Yusril sudah P21 (siap dilimpahkan ke pengadilan)? Jasman dengan jujur mengatakan bahwa yang jadi pegangan Amari adalah putusan Yohanes Woworuntu. Jawaban Jasman ini menimbulkan kejengkelan wakil pendemo. Mereka menganggap Kejagung bekerja asal-asalan, padahal menyangkut nasib seseorang. “Putusan Romli sudah sebulan yang lalu dibacakan, masak Kejagung belum menerimanya  juga” keluh Hasani.  Jasman mengakui bahwa setelah ada perintah Basrief kepada jajaran Jampidus, mereka akan pro aktif “menjemput bola” mengambil salinan putusan kasasi Romli ke Mahkamah Agung.

Dihubungi terpisah melalui telepon, Yusril Ihza Mahendra yang dijadikan tersangka kasus Sisminbakum, menyesalkan cara kerja Kejagung. “Mereka itu sok galak-galak sebagai penegak hukum, namun cara kerjanya amburadul”. Yusril malah mencurigai  Jampidsus Amari dan Direktur Penuntutan Kejaksaan Agung Faried Haryanto sengaja mengabaikan putusan MA karena ingin menang sendiri. “Amari dan Faried itu memang bikin gara-gara menyatakan saya jadi tersangka, karena kepentingan pribadi dan pihak diluar Kejagung yang mengorder mereka” tegas Yusril. Karena itu dengan segala cara mereka memaksakan kehendak agar saya diadili. Kedua orang ini sengaja memfait-accomply Jaksa Agung sebagai atasan mereka”.  Mereka juga sengaja mendahului diterimanya putusan MA dengan terburu-buru mau melimpahkan perrkara ke pengadilan. Dengan demikian, kalau perkara sudah dilimpahkan, maka tidak bisa ditarik lagi. “ini benar-benar keterlaluan”, kata Yusril.

“Padahal, kalau nanti tidak terbukti,  tindakan mereka itu dapat dianggap sebagai kejahatan jabatan” tegas Yusril.(TYI).

Share:

Facebook
Twitter
WhatsApp
 Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc.

Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc.

“Sistem yang baik akan memaksa orang jahat menjadi orang baik dan, sebaliknya, sistem yang tidak baik akan memaksa orang baik menjadi tidak baik.”

Berita Terbaru

Kembali ke tempat perjalanan akademik dimulai. Setelah 33 tahun menyelesaikan pendidikan S3 di Universiti Sains Malaysia (USM) pada tahun 1993, tidak disangka pada tahun 2026 ini saya kembali dipanggil dan dianugerahi jabatan sebagai Adjunct Professor (Profesor Utama) dalam bidang Ilmu Politik.

Perjalanan ini mengingatkan saya pada komitmen awal ketika mendalami ilmu politik, hukum tata negara, hingga filsafat. Mengabdi dan mengajar bukan hanya tentang membagikan ilmu, tetapi juga bagaimana melihat dinamika konstitusi serta ketatanegaraan agar terus berkembang dan relevan dengan perkembangan zaman.

Semoga penganugerahan ini membawa keberkahan dan kontribusi nyata bagi dunia akademis serta kemajuan bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, saya juga berkesempatan untuk memberikan orasi ilmiah. Video lengkap bisa disaksikan di chanel YouTube saya.

#YusrilIhzaMahendra #UniversitiSainsMalaysia #politics
#profYusril #indonesiamalaysia

...

2178 43
Pemerintah mengambil langkah antisipatif dengan tidak memberikan izin pertunjukan dan visa bagi grup musik "Israel and New Breed" (Israel Houghton). Menko Yusril Ihza Mahendra menjelaskan dua pertimbangan utamanya adalah: 1. Faktor Keamanan Dalam Negeri: Mengantisipasi protes dan gelombang penolakan di masyarakat; 2. Politik Luar Negeri: Konsistensi Indonesia dalam mendukung perjuangan kemerdekaan rakyat Palestina.

#YusrilIhzaMahendra #profYusril #IsraelHoughton #politics #palestine

...

675 448
Indonesia sangat menghargai kebebasan berseni, bermusik, hingga kegiatan ibadah keagamaan. Namun, kata Menko Yusril, kita perlu waspada ketika pertunjukan seni dimanfaatkan untuk memberikan dukungan politik tertentu (seperti isu Israel) yang bisa memicu reaksi politik di dalam negeri.

Dok. di Acara Pagi-Pagi Seru TvOne

#YusrilIhzaMahendra #profyusril #indonesia #SeniDanPolitik #israelhoughton

...

1245 636
Memperkuat pelindungan kekayaan intelektual dan kepastian hukum bagi para pelaku usaha di Indonesia dan Korea Selatan. 🇮🇩🇰🇷

Langkah nyata kolaborasi ini kami bahas langsung bersama Menteri Kekayaan Intelektual Korea Selatan, Kim Yong-sun, di Seoul—mulai dari penanganan barang palsu hingga efektivitas penegakan hukum di ranah online.

Kerja sama bukan sekadar kesepakatan di atas kertas, tapi tentang menghadirkan solusi dan manfaat nyata di lapangan. 🤝✨

#YusrilIhzaMahendra #MenkoKumhamImipas #KekayaanIntelektual #IndonesiaKorsel #Seoul

...

406 239
Kembali ke Masjid Al-Malik Khalid, Universiti Sains Malaysia (USM) di Penang, selalu membawa nostalgia tersendiri.  

Sejak pertama kali datang ke kampus ini dalam rangka mengambil gelar doktor ilmu politik pada tahun 1990—sekitar 36 tahun yang lalu, saya selalu salat Jumat di masjid ini.

Sebelum memberikan kuliah umum di almamater yang kali ini memberikan saya gelar Adjunct Professor esok hari (26/9), saya bersyukur bisa kembali menunaikan salat Jumat di sini.

Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan keberkahan kepada kita semua di hari Jumat yang mulia ini. Amin YRA. 🕌✨  

#YusrilIhzaMahendra #USM #Penang #Nostalgia #JumatBerkah

...

864 330
Kemarin (15/9), saya meluangkan waktu untuk menjenguk sahabat lama saya, Adril Muchtar, yang sedang dirawat di salah satu rumah sakit di Jakarta Timur.

Persahabatan kami punya kenangan tersendiri. Selama 6 tahun di masa-masa perkuliahan tahun 1970-an, kami berbagi kamar yang sama di Asrama Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) Daksinapati, Rawamangun. 

Banyak suka dan duka yang kami lewati bersama sebagai kawan senasib sepenanggungan semasa jadi mahasiswa dulu.

Melihat semangat beliau hari ini sungguh membesarkan hati. Mari kita doakan bersama agar saudara kita, Adril Muchtar, segera diberikan kesembuhan, diangkat penyakitnya oleh Allah SWT, dan bisa beraktivitas kembali seperti sediakala. Aamiin YRA. 🤲🏼✨

#YusrilIhzaMahendra #Silaturahmi #SahabatLama #daksinapati #UI

...

5608 107