IHZA & IHZA LAW FIRM MENJADI ADVOKAT PANJI GUMILANG

“Beberapa wartawan dan juga warga masyarakat sejak semalam banyak yang bertanya apakah benar saya menjadi Penasehat Hukum Panji Gumilang” kata Yusril dalam rilis yang disiarkan siang ini (Jum’at 15/7/2011). Saya katakan kepada mereka, bahwa hal itu memang benar. Sejak tiga hari yang lalu, keluarga  Pak Abdussalam Panji Gumilang datang ke kantor Ihza & Ihza Law Firm meminta para advokat di kantor ini untuk mendampingi beliau. “Saya menjadi advokat senior yang memimpin tim penasehat hukum untuk Pak Panji” kata Yusril menjelaskan.

Sebagaimana diketahui Pemimpin Pondok Pesantren Az-Zaitun, Indramayu, Assyaikh Abdussalam Panji Gumilang, telah ditetapkan menjadi tersangka pemalsuan surat dan menyuruh orang memberikan keterangan palsu pada akta otentik, melanggar Pasal 266 subsider Pasal 263 KUHP. Panji Gumilang telah dipanggil untuk diperiksa Bareskrim Mabes POLRI tanggal 4 Juli 2011 yang lalu, namun karena sakit, belum dapat memenuhi panggilan tersebut. Hari Kamis 14 Juli 2011 kemarin, belasan ribu pendukung Panji Gumilang mekaukan aksi unjuk rasa damai ke Mabes POLRI menuntut agar Panji dibebaskan dari tuduhan dan tidak perlu dilakukan penahanan. Mereka juga menunut agar Abdul Halim, salah seorang pengurus Az Zaitun, yang kini ditahan Mabes POLRI agar dibebaskan. “Jika kesehatan beliau telah pulih, Insya Allah, minggu depan ini beliau akan datang memenuhi panggilan penyidik”, kata Yusril. Hingga kini, menurutnya, penyidik belum melayangkan panggilan kedua kepada kliennya itu.

Yusril menerangkan bahwa Ihza&Ihza Law Firm yang berdiri sejak 11 tahun yang lalu, selama ini lebih fokus bergerak di bidang hukum perusahaan (corporate lawyer) dan jarang-jarang menangani perkara pidana. “Sekarang, kami mulai masuk ke bidang ini, karena advokat pada dasarnya dapat menangani persoalan hukum apa saja. Sejak saya disidik dalam kasus Sisminbakum 3 tahun yang lalu, saya mulai mendalami hukum pidana, walau saya berlatar belakang hukum tatanegara” ujarnya.

Apakah Anda tidak takut dituduh pembela NII (Negara Islam Indonesia) karena Panji Gumilang disebut-sebut sebagai pentolan NII? “Saya akan bekerja secara profesional sebagai advokat. Bahwa secara politik mungkin saja orang meniupkan isyu seperti itu, semuanya adalah risiko dan akan saya hadapi”. “Tokh saya juga menjadi advokat untuk Pak Yusak Yaluwo, Bupati Boven Digul dan juga menjadi advokat untuk Pak Hafid, mantan Bupati Nunukan dan beberapa orang lain”,  jelas Yusril Advokat kata Yusril bekerja seperti dokter. Dia tidak boleh membeda-bedakan orang yang mau berobat dengannya. “Siapapun yang datang ke kami, kalau kami mampu menangani perkaranya, akan kami tangani, tanpa mempertimbangkan latar belakang seseorang dan apapun masalah hukum yang dihadapinya”.

Dalam menangani perkara Panji Gumilang, Yusril mengatakan bahwa dia akan fokus pada apa yang menjadi inti dari pangilan polisi, yakni membuat surat palsu dan menyuruh orang memberikan keterangan palsu dalam pembuatan akta otentik, sebagaimana diatur dalam Pasal 263 dan 266 KUHAP. “Saya berharap pemeriksaan akan fokus ke sini, tidak lari kemana-mana” tegas Yusril. Untuk itu dia akan mendampingi kliennya itu selama proses pemeriksaan, agar segala sesuatunya berjalan fair, adil dan proporsional, dengan mengedepankan asas praduga tidak bersalah dan hak asasi manusia.

Share:

Facebook
Twitter
WhatsApp
Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.A., M.Soc.Sc., Ph.D.

Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.A., M.Soc.Sc., Ph.D.

“Sistem yang baik akan memaksa orang jahat menjadi orang baik dan, sebaliknya, sistem yang tidak baik akan memaksa orang baik menjadi tidak baik.”

Berita Terbaru

Naskah Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 sejatinya bukanlah sebuah produk peradilan ataupun undang-undang, melainkan sebuah putusan luhur dari para pemuda Indonesia. 

Kongres pemuda saat itu membuktikan bahwa tekad dan putusan yang lahir dari para pemuda menjadi fondasi utama berdirinya negara kita tercinta.

Senang sekali bisa hadir di tengah civitas akademika di Kampus Universitas Indonesia dalam Peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun 2026 ini. Semoga semangat dan putusan visioner para pemuda pendahulu kita terus menginspirasi generasi muda hari ini untuk terus menjaga, merawat, dan memajukan Indonesia.

#SumpahPemuda #SumpahPemuda2026 #UniversitasIndonesia #YusrilIhzaMahendra #profyusril

...

401 7
INFORMASI HOAKS!

Beredar flyer undangan konferensi pers mengatasnamakan Kemenko Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan narasi agenda audiensi pemberhentian Wakil Presiden.

Kami tegaskan bahwa informasi dan flyer tersebut adalah HOAKS / PALSU. 

Kemenko Kumham Imipas ataupun Menko Yusril Ihza Mahendra tidak pernah mengeluarkan undangan atau mengadakan agenda tersebut.

Masyarakat diimbau untuk tidak percaya, tidak membagikan ulang, dan selalu menyaring informasi sebelum disebarkan. 

Laporkan dan abaikan setiap konten palsu yang berpotensi menyesatkan publik.

#Klarifikasi #Hoax #kemenkokumhamimipas #profyim #AntiHoaks

...

2196 84
Menerima audiensi dan silaturahmi dari jajaran pengurus Kadin Indonesia yang dipimpin oleh Pak Anindya Bakrie (22/10).

Kami membahas urgensi revisi UU Kadin yang sudah berjalan hampir 4 dekade. Dunia usaha berkembang pesat, dan landasan hukumnya harus selaras agar mampu memberikan kepastian, perlindungan, serta ruang gerak bagi para pelaku usaha dari skala mikro hingga besar.

Pemerintah berkomitmen menyelesaikan penyusunan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) untuk mengawal pembahasan RUU Kadin bersama DPR RI. Kepastian hukum yang kokoh adalah kunci agar perekonomian nasional terus tumbuh berdaya saing.

#YusrilIhzaMahendra #profyusril #kadinindonesia #duniausaha #hukum

...

1245 41
Bernostalgia sejenak sambil berdiskusi bersama rekan-rekan Kohati PB HMI dalam Kohati Diplomacy Forum.

Dulu waktu pertama kali masuk kampus UI, sempat diajak gabung berbagai organisasi, tapi karena darah Masyumi mengalir dari Ayah, pilihannya tentu jatuh ke HMI.

Senang melihat semangat kritis, energi positif, dan potensi besar dari para kader HMI-Wati hari ini. Teruslah menjadi pelopor gagasan dan agen perubahan untuk Indonesia yang lebih baik.  

#YusrilIhzaMahendra #profyusril #KohatiDiplomacyForum #Kohati #HMI

...

2160 34
Tahun 1989, saya sebenarnya sudah diterima di Cornell University, AS. Namun, karena kendala beasiswa, Allah menunjukkan jalan lain melalui Universiti Sains Malaysia (USM).

Proses akademik di USM menjadi salah satu pengalaman berharga. Surat rekomendasi doktoral saya saat itu didukung dan ditandatangani langsung oleh dua tokoh besar: Bapak Mohammad Natsir (mantan Perdana Menteri RI 1950) dan Prof. Dr. Sutan Takdir Alisjahbana.

Perjalanan riset perbandingan politik masyarakat Muslim antara Indonesia dan Pakistan ini membuah hasil kelulusan cum laude pada tahun 1992. Disertasinya diterbitkan oleh LIPI pada 1995 dan menjadi buku perbandingan politik terbaik kala itu.

Semoga cerita ini bisa menjadi penyemangat bagi generasi muda. Jangan pernah berhenti menimba ilmu dan percayalah bahwa setiap ilmu yang kita peroleh akan memberi manfaat besar bagi diri kita sendiri, bagi bangsa dan juga negara.

#YusrilIhzaMahendra #Pendidikan #MotivasiBelajar #universitisainsmalaysia #indonesiamalaysia

...

1067 31
Kembali ke tempat perjalanan akademik dimulai. Setelah 33 tahun menyelesaikan pendidikan S3 di Universiti Sains Malaysia (USM) pada tahun 1993, tidak disangka pada tahun 2026 ini saya kembali dipanggil dan dianugerahi jabatan sebagai Adjunct Professor (Profesor Utama) dalam bidang Ilmu Politik.

Perjalanan ini mengingatkan saya pada komitmen awal ketika mendalami ilmu politik, hukum tata negara, hingga filsafat. Mengabdi dan mengajar bukan hanya tentang membagikan ilmu, tetapi juga bagaimana melihat dinamika konstitusi serta ketatanegaraan agar terus berkembang dan relevan dengan perkembangan zaman.

Semoga penganugerahan ini membawa keberkahan dan kontribusi nyata bagi dunia akademis serta kemajuan bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, saya juga berkesempatan untuk memberikan orasi ilmiah. Video lengkap bisa disaksikan di chanel YouTube saya.

#YusrilIhzaMahendra #UniversitiSainsMalaysia #politics
#profYusril #indonesiamalaysia

...

3470 106
Pemerintah mengambil langkah antisipatif dengan tidak memberikan izin pertunjukan dan visa bagi grup musik "Israel and New Breed" (Israel Houghton). Menko Yusril Ihza Mahendra menjelaskan dua pertimbangan utamanya adalah: 1. Faktor Keamanan Dalam Negeri: Mengantisipasi protes dan gelombang penolakan di masyarakat; 2. Politik Luar Negeri: Konsistensi Indonesia dalam mendukung perjuangan kemerdekaan rakyat Palestina.

#YusrilIhzaMahendra #profYusril #IsraelHoughton #politics #palestine

...

883 497