JAKSA AGUNG KELIRU TENTANG SYAMSUDIN MANAN SINAGA

Saya ingin meluruskan ucapan Jaksa Agung Basrief Arief usai shalat Jum’at 13 April lalu bahwa 3 dari 4 terdakwa Sisminbakum sudah dibebaskan oleh Mahkamah Agung dengan menyebut nama Syamsuddin Manan Sinaga. Ucapan Basrief itu tidak benar. Dalam kaitannya dengan saya dan Hartono, yang didakwa  secara bersama-sama hanya Romli Atmasasmita, Yohanes Woworuntu, Zulkarnain Yunus, Yusril Ihza Mahendra. Hartono Tanoesoedibjo dan Ali Amran Jannah.

Syamsudin Manan Sinaga tidak didakwa bersama-sama 6 orang tersebut. Dia didakwa terpisah, karena menjadi Dirjen di bawah Menkumham Andi Mattalatta. Karena itu mengaitkan Syamsudin dengan 6 terdakwa dan tersangka lainnya jelas keliru. Seharusnya Basrief membaca dakwaan dengan seksama, bahwa 3 dari 6 kasus Sisminbakum sudah dibebaskan. Tidak ada alasan untuk menunggu putusan Zulkarnain, yang sekarang sedang mengajukan PK, karena dia tidak didakwa bersama-sama dengan tiga orang yang sudah dibebaskan.

Saya merasa kasus Sisminbakum ini telah berlarut-larut empat tahun lamanya sejak tahun 2008. Dengan bebasnya tiga orang terdakwa, sudah saatnya Kejagung menghentikan penuntutan kasus ini, karena tokh akhirnya akan dibebaskan juga oleh pengadilan. Sisminbakum bukanlah korupsi seperti diduga Kejaksaan Agung. Basrief harusnya melihat kasus ini murni hukum, sehingga kalau tidak ada alat bukti dan alasan hukum, harusnya demi hukum dihentikan saja. Kalau masih digantung-gantung, susah bagi Kejagung untuk mengelak kalau kasus ini ditunggangi oleh berbagai kepentingan bisnis dan politik, yang tak ada kaitannya dengan penegakan hukum.

Share:

Facebook
Twitter
WhatsApp
 Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc.

Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc.

“Sistem yang baik akan memaksa orang jahat menjadi orang baik dan, sebaliknya, sistem yang tidak baik akan memaksa orang baik menjadi tidak baik.”

Berita Terbaru

Mampir ke Warung Kopi Asiang, di Pontianak, jadi salah satu agenda saya saat melakukan kunjungan ke Pontianak, Kalimantan Barat, 1-2 Mei 2026. 

Ngopi bareng Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang dan Rocky Gerung itu jadi selingan ringan di tengah dua agenda lain, yakni memberi kuliah umum di Universitas Tanjungpura dan mengisi materi pada kegiatan Bimbingan Teknis Partai Hanura.
_
#profyim #ngopi #universitastanjungpura #pontianak #kopiasiang

...

1287 54
Saya tidak pernah menyatakan kalimat-kalimat seperti dalam foto di atas. Klaim "Yusril Sebut Ijazah Jokowi Sah di Mata Hukum" yang beredar di Facebook dan media sosial lain adalah disinformasi, hoaks, karena tidak pernah saya ucapkan. 

Tidak ada pernyataan seperti itu yang pernah saya sampaikan, baik dalam kapasitas sebagai Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi & Pemasyarakatan maupun sebagai pribadi, praktisi hukum & akademisi. 

Saya sendiri tidak pernah memberikan penilaian apakah ijazah Jokowi itu sah atau tidak sah secara hukum, karena saya tidak mempunyai kapasitas, apalagi kewenangan untuk melakukan hal itu. Biarkanlah para pihak yang berkepentingan menyelesaikan persoalan itu mengikuti cara yang mereka anggap paling baik.

#BijakCerdasPakaiMedsos #StopHoaks Jangan sebarkan informasi yang belum terverifikasi.

#yim

...

9364 244