PEMERINTAHAN SATGAS YANG SERBA TIDAK JELAS
PEMERINTAHAN SATGAS YANG SERBA TIDAK JELAS

Entah apa gerangan yang membuat Presiden SBY suka benar dengan lembaga yang berbau ad hoc, yang kerjanya cuma rapat-rapat melulu. Baru saja jadi Presiden beliau sudah bentuk Timtas Tipikor, yang hasilnya nol besar memberantas korupsi. Sejak itu puluhan tim. satgas dan sejenisnya dibentuk, dengan hasil yang tak jelas. Di awal belahan kedua jabatannya, dibentuk pula Satgas Pemberantasan Mafia Hukum. Hasilnya cuma kontroversi tak berkesudahan, dan akhirnya dibubarkan. Setelah Satgas Anti Pornografi, sebentar lagi mungkin akan dibentuk Satgas Pengendalian Dampak Kenaikan Harga BBM.

Tugas utama Presiden adalah menjalankan pemerintahan negara menurut undang-undang dasar dan undang-undang. Lembaga-lembaga pemerintahan semua telah ada berdasarkan UUD dan UU. Presiden harus mengeffektifkan lembaga-lembaga yang ada ini, bukan membentuk satgas-satgas yang tak pernah jelas batas kewenangannya. Kalau ada lembaga yang tidak berfungsi dengan baik, perbaikilah. Kalau personelnya tidak mampu dan tidak cakap, maka gantilah.

Presidenlah yang harus memberikan perintah, komando dan arahan kepada lembaga-lembaga itu agar menjalankan tugas dan wewenangnya dengan sungguh-sungguh. Merekalah para pembantu Presiden dalam menjalankan pemerintahan negara. Jadi Presiden, jangan ragu-ragu mengambil keputusan dan memberikan perintah dan arahan kepada bawahan. Jangan mereka disuruh mengambil kebijakan sendiri-sendiri seperti pasukan tanpa komando. Ini bisa membahayakan penyelenggaraan pemerintahan negara yang tanggungjawabnya ada di pundak Presiden…

Share:

Facebook
Twitter
WhatsApp
 Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc.

Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc.

“Sistem yang baik akan memaksa orang jahat menjadi orang baik dan, sebaliknya, sistem yang tidak baik akan memaksa orang baik menjadi tidak baik.”

Berita Terbaru

Mampir ke Warung Kopi Asiang, di Pontianak, jadi salah satu agenda saya saat melakukan kunjungan ke Pontianak, Kalimantan Barat, 1-2 Mei 2026. 

Ngopi bareng Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang dan Rocky Gerung itu jadi selingan ringan di tengah dua agenda lain, yakni memberi kuliah umum di Universitas Tanjungpura dan mengisi materi pada kegiatan Bimbingan Teknis Partai Hanura.
_
#profyim #ngopi #universitastanjungpura #pontianak #kopiasiang

...

1300 55
Saya tidak pernah menyatakan kalimat-kalimat seperti dalam foto di atas. Klaim "Yusril Sebut Ijazah Jokowi Sah di Mata Hukum" yang beredar di Facebook dan media sosial lain adalah disinformasi, hoaks, karena tidak pernah saya ucapkan. 

Tidak ada pernyataan seperti itu yang pernah saya sampaikan, baik dalam kapasitas sebagai Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi & Pemasyarakatan maupun sebagai pribadi, praktisi hukum & akademisi. 

Saya sendiri tidak pernah memberikan penilaian apakah ijazah Jokowi itu sah atau tidak sah secara hukum, karena saya tidak mempunyai kapasitas, apalagi kewenangan untuk melakukan hal itu. Biarkanlah para pihak yang berkepentingan menyelesaikan persoalan itu mengikuti cara yang mereka anggap paling baik.

#BijakCerdasPakaiMedsos #StopHoaks Jangan sebarkan informasi yang belum terverifikasi.

#yim

...

9369 244