Yusril: Meski Rumit, Tidak Mudah dan Tidak Murah, Belum Ada Yang Lebih Baik Dibanding Demokrasi

Pada kunjungan kerja ke Pontianak selama dua hari mulai 1 Mei 2026, Menko Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra memberikan kuliah umum di Universitas Tanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat. Kuliah yang juga dihadiri oleh civitas academica dari beberapa perguruan tinggi lain di Kalimantan Barat itu mengangkat tema “Demokrasi dan Pemilihan Umum”.

Secara runtut, Menko Yusril menguraikan bagaimana embrio model demokrasi sudah dipikirkan bahkan jauh sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945 dan tumbuh berkembang dengan begitu dinamis hingga sekarang.

Mendirikan negara adalah mewujudkan ide-ide yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat. Berbagai gagasan tentang praktik demokrasi—termasuk Pemilu—terus berubah seiring perkembangan masyarakat itu sendiri. Salah satu hasil perubahan cukup fundamental adalah amandemen UUD 1945 sebagai konsekuensi dari Reformasi 1998.

Terbaru, menyongsong Pemilu 2029, sebagai akibat dari putusan Mahkamah Konstitusi, para pembuat undang-undang harus melakukan amandemen atas UU Pemilu, UU Partai Politik, dan UU MD3 (MPR, DPR, DPD, DPRD). Undang-undang tersebut harus diamandemen semua, karena ketiganya saling berkaitan.

Begitulah. Berdemokrasi adalah praktik yang rumit, tidak mudah dan juga tidak murah. Namun, sayangnya, hingga saat ini, peradaban manusia belum mampu menemukan sistem yang lebih baik dari demokrasi.

Share:

Facebook
Twitter
WhatsApp
 Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc.

Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc.

“Sistem yang baik akan memaksa orang jahat menjadi orang baik dan, sebaliknya, sistem yang tidak baik akan memaksa orang baik menjadi tidak baik.”

Berita Terbaru

Mampir ke Warung Kopi Asiang, di Pontianak, jadi salah satu agenda saya saat melakukan kunjungan ke Pontianak, Kalimantan Barat, 1-2 Mei 2026. 

Ngopi bareng Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang dan Rocky Gerung itu jadi selingan ringan di tengah dua agenda lain, yakni memberi kuliah umum di Universitas Tanjungpura dan mengisi materi pada kegiatan Bimbingan Teknis Partai Hanura.
_
#profyim #ngopi #universitastanjungpura #pontianak #kopiasiang

...

1300 55
Saya tidak pernah menyatakan kalimat-kalimat seperti dalam foto di atas. Klaim "Yusril Sebut Ijazah Jokowi Sah di Mata Hukum" yang beredar di Facebook dan media sosial lain adalah disinformasi, hoaks, karena tidak pernah saya ucapkan. 

Tidak ada pernyataan seperti itu yang pernah saya sampaikan, baik dalam kapasitas sebagai Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi & Pemasyarakatan maupun sebagai pribadi, praktisi hukum & akademisi. 

Saya sendiri tidak pernah memberikan penilaian apakah ijazah Jokowi itu sah atau tidak sah secara hukum, karena saya tidak mempunyai kapasitas, apalagi kewenangan untuk melakukan hal itu. Biarkanlah para pihak yang berkepentingan menyelesaikan persoalan itu mengikuti cara yang mereka anggap paling baik.

#BijakCerdasPakaiMedsos #StopHoaks Jangan sebarkan informasi yang belum terverifikasi.

#yim

...

9369 244