KUBU YUSRIL SAMBUT BAIK PERNYATAAN JAKSA AGUNG

Jakarta 2 Maret 2011. Salah seorang Penasehat Hukum tersangka kasus Sisminbakum Yusril Ihza Mahendra, Jamaluddin Karim, menyambut baik pernyataan Jaksa Agung Basrief Arief bahwa kasus Sisminbakum berpeluang untuk dihentikan penuntutannya. “Kasus ini memang sudah seharusnya, dan demi hukum, harus dihentikan, bahkan ketika posisi perkara masih di tingkat penyidikan” kata Jamal kepada media di Jakarta sore ini. Sedari awal penyidik di Kejagung ragu-ragu menyidik Yusril, mengingat argumentasi hukum dan bukti-bukti yang diajukan Yusril, semuanya mematahkan argumen penyidik.

Hanya saja, kebijakan Hendarman selaku Jaksa Agung waktu itu, dan Amari sebagai Jampidsus, memaksakan kemauan mereka agar Yusril dinyatakan tersangka. Kini Basrief sebagai Jaksa Agung yang baru, kena getahnya dengan kasus yang telah menyebabkan dilengserkannya Hendarman dari jabatannya itu. “Karena itu, pernyataan Basrief yang membuka peluang dihentikannya kasus ini, adalah langkah yang tepat dan bijak” tegas Jamal. Kalau dipaksakan ke pengadilan, kasus ini hanya membuang waktu sia-sia karena hampir dipastikan pengadilan akan membebaskan Yusril. tambahnya. Sedangkan bagi Yusril, dibawanya kasus ini ke pengadilan, hanya akan mencemarkan nama baiknya saja. Karena itu, lebih baik bagi Basrief untuk segera menghentikan kasus ini, pinta Jamal.

Putusan kasasi MA dalam perkara Romli Atmasasmita semakin memperjelas kasus ini, kata Jamal. MA menegaskan bahwa Sisminbakum bukanlah korupsi. Tidak ada unsur kerugian negara dan unsur melawan hukum dalam kasus ini. Juga tidak ada bukti, Romli memperkaya diri sendiri. Pelayanan publik terlayani dengan baik melalui sistem online Sisminbakum. Posisi Yusril juga sama dengan Romli. Mahkamah Agung juga tegas mengatakan bahwa sisminbakum adalah kebijakan Pemerintah RI yang diputuskan dalam sidang kabinet yang disetujui Presiden. Awalnya, percepatan pengesahan perseroan terbatas telah disepakati antara Pemerintah RI dengan IMF, namun tidak didukung oleh anggaran Pemerintah melalui APBN, demikian bunyi putusan Mahkamah Agung. “Yang namanya kebijakan Pemerintah, di manapun di dunia ini, sepanjang tidak menyalahi hukum, tidak dapat dinilai oleh pengadilan. Jurisprudensi MA juga menganut paham yang sama” tegas Jamal, yang juga mantan anggota DPR RI itu.

Jamal juga mengingatkan bahwa Ketua DPR RI Marzuki Ali, Ketua Komisi III Benny K Harman (Demokrat), serta sejumlah anggota DPR seperti Bambang Soesatyo (Golkar), Syarifuddin Sudding (Hanura), Ahmad Yani (PPP), Yahdil Harahap (PAN), Gayus Lambun (PDIP), Nasir Jamil (PKS) dan Desmond Mahesa (Gerindra), semuanya telah berulangkali meminta Jaksa Agung agar menghentikan kasus Sisminbakum. Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Mantan Menko Ekuin Kwik Kian Gie juga meminta hal yang sama. Demikian pula para pakar dan gurubesar hukum pidana dari berbagai perguruan tinggi terkemuka, telah menyuarakan pandangan akademis yang sama, bahwa tidak ada dasar hukumnya bagi Kejagung untuk menuntut Yusril ke pengadilan.

Demikian keterangan Jamaluddin Karim kepada pers di Jakarta sore ini (2/3/2011)

Share:

Facebook
Twitter
WhatsApp
 Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc.

Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc.

“Sistem yang baik akan memaksa orang jahat menjadi orang baik dan, sebaliknya, sistem yang tidak baik akan memaksa orang baik menjadi tidak baik.”

Berita Terbaru

Kembali ke tempat perjalanan akademik dimulai. Setelah 33 tahun menyelesaikan pendidikan S3 di Universiti Sains Malaysia (USM) pada tahun 1993, tidak disangka pada tahun 2026 ini saya kembali dipanggil dan dianugerahi jabatan sebagai Adjunct Professor (Profesor Utama) dalam bidang Ilmu Politik.

Perjalanan ini mengingatkan saya pada komitmen awal ketika mendalami ilmu politik, hukum tata negara, hingga filsafat. Mengabdi dan mengajar bukan hanya tentang membagikan ilmu, tetapi juga bagaimana melihat dinamika konstitusi serta ketatanegaraan agar terus berkembang dan relevan dengan perkembangan zaman.

Semoga penganugerahan ini membawa keberkahan dan kontribusi nyata bagi dunia akademis serta kemajuan bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, saya juga berkesempatan untuk memberikan orasi ilmiah. Video lengkap bisa disaksikan di chanel YouTube saya.

#YusrilIhzaMahendra #UniversitiSainsMalaysia #politics
#profYusril #indonesiamalaysia

...

2178 43
Pemerintah mengambil langkah antisipatif dengan tidak memberikan izin pertunjukan dan visa bagi grup musik "Israel and New Breed" (Israel Houghton). Menko Yusril Ihza Mahendra menjelaskan dua pertimbangan utamanya adalah: 1. Faktor Keamanan Dalam Negeri: Mengantisipasi protes dan gelombang penolakan di masyarakat; 2. Politik Luar Negeri: Konsistensi Indonesia dalam mendukung perjuangan kemerdekaan rakyat Palestina.

#YusrilIhzaMahendra #profYusril #IsraelHoughton #politics #palestine

...

675 448
Indonesia sangat menghargai kebebasan berseni, bermusik, hingga kegiatan ibadah keagamaan. Namun, kata Menko Yusril, kita perlu waspada ketika pertunjukan seni dimanfaatkan untuk memberikan dukungan politik tertentu (seperti isu Israel) yang bisa memicu reaksi politik di dalam negeri.

Dok. di Acara Pagi-Pagi Seru TvOne

#YusrilIhzaMahendra #profyusril #indonesia #SeniDanPolitik #israelhoughton

...

1245 636
Memperkuat pelindungan kekayaan intelektual dan kepastian hukum bagi para pelaku usaha di Indonesia dan Korea Selatan. 🇮🇩🇰🇷

Langkah nyata kolaborasi ini kami bahas langsung bersama Menteri Kekayaan Intelektual Korea Selatan, Kim Yong-sun, di Seoul—mulai dari penanganan barang palsu hingga efektivitas penegakan hukum di ranah online.

Kerja sama bukan sekadar kesepakatan di atas kertas, tapi tentang menghadirkan solusi dan manfaat nyata di lapangan. 🤝✨

#YusrilIhzaMahendra #MenkoKumhamImipas #KekayaanIntelektual #IndonesiaKorsel #Seoul

...

406 239
Kembali ke Masjid Al-Malik Khalid, Universiti Sains Malaysia (USM) di Penang, selalu membawa nostalgia tersendiri.  

Sejak pertama kali datang ke kampus ini dalam rangka mengambil gelar doktor ilmu politik pada tahun 1990—sekitar 36 tahun yang lalu, saya selalu salat Jumat di masjid ini.

Sebelum memberikan kuliah umum di almamater yang kali ini memberikan saya gelar Adjunct Professor esok hari (26/9), saya bersyukur bisa kembali menunaikan salat Jumat di sini.

Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan keberkahan kepada kita semua di hari Jumat yang mulia ini. Amin YRA. 🕌✨  

#YusrilIhzaMahendra #USM #Penang #Nostalgia #JumatBerkah

...

864 330
Kemarin (15/9), saya meluangkan waktu untuk menjenguk sahabat lama saya, Adril Muchtar, yang sedang dirawat di salah satu rumah sakit di Jakarta Timur.

Persahabatan kami punya kenangan tersendiri. Selama 6 tahun di masa-masa perkuliahan tahun 1970-an, kami berbagi kamar yang sama di Asrama Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) Daksinapati, Rawamangun. 

Banyak suka dan duka yang kami lewati bersama sebagai kawan senasib sepenanggungan semasa jadi mahasiswa dulu.

Melihat semangat beliau hari ini sungguh membesarkan hati. Mari kita doakan bersama agar saudara kita, Adril Muchtar, segera diberikan kesembuhan, diangkat penyakitnya oleh Allah SWT, dan bisa beraktivitas kembali seperti sediakala. Aamiin YRA. 🤲🏼✨

#YusrilIhzaMahendra #Silaturahmi #SahabatLama #daksinapati #UI

...

5608 107