DPR MINTA BASRIEF SP3 KASUS SISMINBAKUM

DPR Minta Basrief SP3 Kasus Sisminbakum
Monday, 07 March 2011
JAKARTA – Sejumlah anggota Komisi III DPR meminta kepada Jaksa Agung segera memberi kepastian hukum dalam kasus sistem administrasi badan hukum (sisminbakum).

Jika tidak ada bukti korupsi, Kejagung diminta segera mengeluarkan surat penghentian penyidikan perkara (SP3) kasus tersebut. Pernyataan itu ditegaskan sejumlah anggota Komisi III DPR di sela-sela rapat kerja Komisi III DPR dengan Kejaksaan Agung di Gedung DPR, Jakarta, Senin (7/3). Mereka yang mempertanyakan sisminbakum di antaranya Edi Ramli Sitanggang dari Fraksi Partai Demokrat,Syarifudin Sudding dari Fraksi Hanura,Ahmad Yani dari Fraksi PPP,Taslim dari Fraksi PAN, dan Nasir Djamil dari Fraksi PKS. Anggota Fraksi Partai Demokrat Edi Ramli Sitanggang mengatakan, fraksinya mengingatkan agar kasus sisminbakum yang menjadikan mantan Menteri Kehakiman dan HAM Yusril Ihza Mahendra sebagai tersangka tidak berlarut-larut tanpa kepastian hukum. Jika dibiarkan, itu bisa merusak citra Kejagung.

“Kasus sisminbakum ini berputar- putar seperti gasing. Kalau tidak memungkinkan sebaiknya SP-3ataudihentikansaja karena SP3 juga bagian dari proses hukum.Jadi bukan malapetaka. Jangan ada rumor Kejagung tidak profesional dalam menjalankan tugas,”kata Edi. Hal senada yang disampaikan Syarifudin Sudding, yang meminta agar kasus sisminbakum itu segera memiliki kepastian hukum.Kasus sisminbakum yangtengahditanganiKejagung dan melibatkan Yusril Ihza Mahendrasatukesatuandengan perkara dengan mantan Dirjen AHU Romli Atmasasmita.

“Saya mempertanyakan pandangan Jaksa Agung atas putusan bebas kasus Romli terkait kasus Yusril.Karena kasus Yusril satu kesatuan dengan kasus Romli. Kejagung diminta beri kepastian hukum. Jangan menunda-nunda,” ujar politikus dari Faksi Partai Hanura itu. Sementara itu, anggota Komisi III DPR dari Fraksi PPP Ahmad Yani mengingatkan Kejaksaan Agung tidak merusak sistem hukum yang ada semisal dalam beberapa kasus peninjauan kembali (PK) justru Kejagung yang mengajukannya. Padahal instrumen PK dalam KUHAP merupakan hak mutlak terpidana atau ahli waris. Dalam konteks kasus sisminbakum, lanjut dia,sudah ada putusan Romli yang dinyatakan lepas demi hukum oleh Mahkamah Agung (MA).

“Saya berharap Kejagung tidak menggunakan PK karena itumerusak sistem hukum kita.Kecuali kita ubah dulu KUHAP.Kalau sudah begini,silakan gelar perkara lagi.Kalau sudahadaputusanMAmeskipunkita tidak menganut asas yurisprudensi, ini bisa jadi acuan.Agar sisminbakum ini tidak dikriminalisasi lagi,kita stop kriminalisasi hukum,”tuturnya. Dalam kesempatan yang sama, anggota FPAN,Taslim,juga meminta kepada Jaksa Agung agar kasus ini jangan berlarutlarut dan sebaiknya diberhentikan kalau berbagai bukti tidak mencukupi.Apalagi, dalam putusan kasasi Romli sudah jelas, tidak ada unsur pidana dan tidak ditemukan unsur kerugian negara dalam kasus itu.

Sementara itu, Nasir Djamil, politikus PKS, di sela-sela rapat menyebut bahwa Jaksa Agung tampak cari aman dalam penyelesaian kasus sisminbakum sehingga proses hukumnya terkesan lambat. “Feeling saya ada tekanan politik dari luar dan ada persoalan di internal.Bila tidak cukup alat bukti kenapa kasus ini tidak dideponirkan seperti kasus Bibit-Chandra.Kasus ini terkesan dipaksa dan ada upaya politisasi kalau ternyata buktibuktinya lemah,”kata Nasir. Menanggapi sejumlah pertanyaan anggota Komisi III DPR tersebut, Jaksa Agung Basrief Arief justru mengaku belum bisa mengambil sikap atas kasus tersebut.Pihaknya masih mempelajari putusan Romli Atmasasmita yang dibebaskan oleh MA atas kasus serupa.

Kendati demikian, kasus sisminbakum diakuinya bisa dihentikan jika didasarkan pada Pasal 140 KUHAP, jika dalam hasil penelitian itu tidak ditemukan cukup unsur untuk dilakukan penuntutan.“Kalau kasus ini (sisminbakum) tidak layak, masuk Pasal 140 KUHAP, artinya bisa dikeluarkan SKPP. Itu masih dimungkinkan,” kata Basrief Arief. Kalau perkara Yusril yang sudah dinyatakan P-21 itu dinilai layak diteruskan,akan dilanjutkan. Kalau tidak layak,akan dihentikan.“Mudah-mudahan apa pun keputusannya, akan membawa kebaikan bersama,” ungkap Basrief. m purwadi

Share:

Facebook
Twitter
WhatsApp
 Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc.

Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc.

“Sistem yang baik akan memaksa orang jahat menjadi orang baik dan, sebaliknya, sistem yang tidak baik akan memaksa orang baik menjadi tidak baik.”

Berita Terbaru

Kembali ke tempat perjalanan akademik dimulai. Setelah 33 tahun menyelesaikan pendidikan S3 di Universiti Sains Malaysia (USM) pada tahun 1993, tidak disangka pada tahun 2026 ini saya kembali dipanggil dan dianugerahi jabatan sebagai Adjunct Professor (Profesor Utama) dalam bidang Ilmu Politik.

Perjalanan ini mengingatkan saya pada komitmen awal ketika mendalami ilmu politik, hukum tata negara, hingga filsafat. Mengabdi dan mengajar bukan hanya tentang membagikan ilmu, tetapi juga bagaimana melihat dinamika konstitusi serta ketatanegaraan agar terus berkembang dan relevan dengan perkembangan zaman.

Semoga penganugerahan ini membawa keberkahan dan kontribusi nyata bagi dunia akademis serta kemajuan bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, saya juga berkesempatan untuk memberikan orasi ilmiah. Video lengkap bisa disaksikan di chanel YouTube saya.

#YusrilIhzaMahendra #UniversitiSainsMalaysia #politics
#profYusril #indonesiamalaysia

...

2178 43
Pemerintah mengambil langkah antisipatif dengan tidak memberikan izin pertunjukan dan visa bagi grup musik "Israel and New Breed" (Israel Houghton). Menko Yusril Ihza Mahendra menjelaskan dua pertimbangan utamanya adalah: 1. Faktor Keamanan Dalam Negeri: Mengantisipasi protes dan gelombang penolakan di masyarakat; 2. Politik Luar Negeri: Konsistensi Indonesia dalam mendukung perjuangan kemerdekaan rakyat Palestina.

#YusrilIhzaMahendra #profYusril #IsraelHoughton #politics #palestine

...

675 448
Indonesia sangat menghargai kebebasan berseni, bermusik, hingga kegiatan ibadah keagamaan. Namun, kata Menko Yusril, kita perlu waspada ketika pertunjukan seni dimanfaatkan untuk memberikan dukungan politik tertentu (seperti isu Israel) yang bisa memicu reaksi politik di dalam negeri.

Dok. di Acara Pagi-Pagi Seru TvOne

#YusrilIhzaMahendra #profyusril #indonesia #SeniDanPolitik #israelhoughton

...

1245 636
Memperkuat pelindungan kekayaan intelektual dan kepastian hukum bagi para pelaku usaha di Indonesia dan Korea Selatan. 🇮🇩🇰🇷

Langkah nyata kolaborasi ini kami bahas langsung bersama Menteri Kekayaan Intelektual Korea Selatan, Kim Yong-sun, di Seoul—mulai dari penanganan barang palsu hingga efektivitas penegakan hukum di ranah online.

Kerja sama bukan sekadar kesepakatan di atas kertas, tapi tentang menghadirkan solusi dan manfaat nyata di lapangan. 🤝✨

#YusrilIhzaMahendra #MenkoKumhamImipas #KekayaanIntelektual #IndonesiaKorsel #Seoul

...

406 239
Kembali ke Masjid Al-Malik Khalid, Universiti Sains Malaysia (USM) di Penang, selalu membawa nostalgia tersendiri.  

Sejak pertama kali datang ke kampus ini dalam rangka mengambil gelar doktor ilmu politik pada tahun 1990—sekitar 36 tahun yang lalu, saya selalu salat Jumat di masjid ini.

Sebelum memberikan kuliah umum di almamater yang kali ini memberikan saya gelar Adjunct Professor esok hari (26/9), saya bersyukur bisa kembali menunaikan salat Jumat di sini.

Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan keberkahan kepada kita semua di hari Jumat yang mulia ini. Amin YRA. 🕌✨  

#YusrilIhzaMahendra #USM #Penang #Nostalgia #JumatBerkah

...

864 330
Kemarin (15/9), saya meluangkan waktu untuk menjenguk sahabat lama saya, Adril Muchtar, yang sedang dirawat di salah satu rumah sakit di Jakarta Timur.

Persahabatan kami punya kenangan tersendiri. Selama 6 tahun di masa-masa perkuliahan tahun 1970-an, kami berbagi kamar yang sama di Asrama Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) Daksinapati, Rawamangun. 

Banyak suka dan duka yang kami lewati bersama sebagai kawan senasib sepenanggungan semasa jadi mahasiswa dulu.

Melihat semangat beliau hari ini sungguh membesarkan hati. Mari kita doakan bersama agar saudara kita, Adril Muchtar, segera diberikan kesembuhan, diangkat penyakitnya oleh Allah SWT, dan bisa beraktivitas kembali seperti sediakala. Aamiin YRA. 🤲🏼✨

#YusrilIhzaMahendra #Silaturahmi #SahabatLama #daksinapati #UI

...

5608 107