BELUM ADA KETEGASAN BASRIEF TENTANG SISMINBAKUM

Sampai berakhir Raker Komisi III DPR dengan Jaksa Agung dan jajarannya sore kemarin, Jaksa Agung Basrief Arief belum memberikan jawaban pasti nasib kasus Sisminbakum yang melibatkan mantan Menteri Kehakiman dan HAM Yusril Ihza Mahendra. Anggota Komisi III dari berbagai fraksi, Ahmad Yani (FPP), Syarifuddin Sudding (Hanura) dan Eddy Ramly Sitanggang (Demokrat) dan Nasir Jamil (PKS) mendesak Jaksa Agung agar menghentikan saja perkara Sisminbakum setelah adanya putusan kasasi Romli Atmasasmita. “Perkara Yusril dengan Romli itu satu kesatuan” kata mereka. Sebab itu, kalau Romli bebas, dan Sisminbakum oleh pertimbangan hukum MA dinyatakan bukan korupsi karena tidak ada kerugian negara dan unsur melawan hukum, maka penuntutan terhadap Yusril demi hukum harus dihentikan.

Namun dalam jawabannya, Jaksa Agung Basrief hanya mengatakan bahwa dirinya belum mengambil sikap. Putusan Romli sedang dipelajari. Kalau perkara Yusril yang sudah dinyatakan P21 itu dinilai layak diteruskan, akan diteruskan. Sebaliknya, kalau tidak layak, akan dihentikan. “Mudah-mudahan apapun keputusannya, akan membawa kebaikan bersama” kata Basrief.

Minggu lalu Basrief menegaskan bahwa dalam minggu ini keputusan mengenai perkara Yusril dan Hartono Tanoesoedibyo itu akan diputuskan. Anggota Komisi III DPR meminta Jaksa Agung agar jangan membiarkan kasus ini menggantung dan berputar-putar tidak jelas akan ke mana arahnya. Hal ini berkaitan dengan prinsip kepastian hukum bagi seseorang.

Share:

Facebook
Twitter
WhatsApp
 Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc.

Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc.

“Sistem yang baik akan memaksa orang jahat menjadi orang baik dan, sebaliknya, sistem yang tidak baik akan memaksa orang baik menjadi tidak baik.”

Berita Terbaru

Bagaimana batasan wewenang aparat dalam menanggapi dinamika nobar dan diskusi film?

Kewenangan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) berada di tangan kepolisian dan pelaksanaannya berdasarkan situasi riil di lapangan. Tidak pernah ada arahan pelarangan dari pusat.

Tonton penjelasan Menko Yusril, dan jangan lewatkan jawabannya di detik-detik terakhir! 😃

#profyim #kuliahumumyim #nobar #pestababi #film

...

264 4
Mampir ke Warung Kopi Asiang, di Pontianak, jadi salah satu agenda saya saat melakukan kunjungan ke Pontianak, Kalimantan Barat, 1-2 Mei 2026. 

Ngopi bareng Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang dan Rocky Gerung itu jadi selingan ringan di tengah dua agenda lain, yakni memberi kuliah umum di Universitas Tanjungpura dan mengisi materi pada kegiatan Bimbingan Teknis Partai Hanura.
_
#profyim #ngopi #universitastanjungpura #pontianak #kopiasiang

...

1304 55
Saya tidak pernah menyatakan kalimat-kalimat seperti dalam foto di atas. Klaim "Yusril Sebut Ijazah Jokowi Sah di Mata Hukum" yang beredar di Facebook dan media sosial lain adalah disinformasi, hoaks, karena tidak pernah saya ucapkan. 

Tidak ada pernyataan seperti itu yang pernah saya sampaikan, baik dalam kapasitas sebagai Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi & Pemasyarakatan maupun sebagai pribadi, praktisi hukum & akademisi. 

Saya sendiri tidak pernah memberikan penilaian apakah ijazah Jokowi itu sah atau tidak sah secara hukum, karena saya tidak mempunyai kapasitas, apalagi kewenangan untuk melakukan hal itu. Biarkanlah para pihak yang berkepentingan menyelesaikan persoalan itu mengikuti cara yang mereka anggap paling baik.

#BijakCerdasPakaiMedsos #StopHoaks Jangan sebarkan informasi yang belum terverifikasi.

#yim

...

9371 244