DEMO MENDESAK KEJAGUNG UNTUK TINDAK FARIED HARYANTO
Thursday, 20 January 2011
RATUSAN orang yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) kemarin mendatangi Gedung Kejaksaan Agung untuk menyampaikan aspirasi.
Mereka meminta Kejaksaan Agung (Kejagung) bersikap tegas dengan menindak dan mengadili Direktur Penuntutan Faried Haryanto yang dinilai banyak menyalahi kewenangan selaku aparat penegak hukum. Mereka juga menilai Faried telah gagal menangani kasus-kasus hukum yang ditangani institusinya.

Di dalam orasi nama Faried juga disebut-sebut sebagai oknum yang mengancam Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD saat menjelang putusan uji tafsir UU Kejaksaan yang diajukan Mantan Menteri Kehakiman dan HAM Yusril Ihza Mahendra. Saat beraksi para pendemo membawa puluhanatributdanspanduk dengan tulisan “Tangkap dan adili Faried Haryanto”.Mereka juga membawa puluhan poster berukuran 30×50 cm yang bergambarkan Faried Haryanto dengan tanda silangmerahditengahnya.

Merekakemudian meneriakkan bahwa selama ini Faried tidak dihukum karena memiliki beking petinggi negara. ”Adili dan hukum Faried Haryanto yang merupakan salah satu markus Kejagung,” ujar Koordinator Ampuh, Paulus Niko,di depan Gedung Kejagung, Jakarta, kemarin. Pendemo meminta Jaksa Agung Basrief Arief menindak jaksa Faried yang disinyalir banyak melakukan penyalahgunaan jabatan dan kewenangan.

Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Babul Khoir Harahap tidak ingin terprovokasi oleh aksi-aksi demo yang dilakukan sejumlah pihak. Dia meminta agar ratusan orang yangberunjukrasaitutidakberbuat anarkistis dalam menyampaikan aspirasi. Sementara itu Faried hingga berita ini diturunkan belum bisa dikonfirmasi. (m purwadi/SINDO)

Share:

Facebook
Twitter
WhatsApp
 Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc.

Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc.

“Sistem yang baik akan memaksa orang jahat menjadi orang baik dan, sebaliknya, sistem yang tidak baik akan memaksa orang baik menjadi tidak baik.”

Berita Terbaru

Bagaimana batasan wewenang aparat dalam menanggapi dinamika nobar dan diskusi film?

Kewenangan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) berada di tangan kepolisian dan pelaksanaannya berdasarkan situasi riil di lapangan. Tidak pernah ada arahan pelarangan dari pusat.

Tonton penjelasan Menko Yusril, dan jangan lewatkan jawabannya di detik-detik terakhir! 😃

#profyim #kuliahumumyim #nobar #pestababi #film

...

264 4
Mampir ke Warung Kopi Asiang, di Pontianak, jadi salah satu agenda saya saat melakukan kunjungan ke Pontianak, Kalimantan Barat, 1-2 Mei 2026. 

Ngopi bareng Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang dan Rocky Gerung itu jadi selingan ringan di tengah dua agenda lain, yakni memberi kuliah umum di Universitas Tanjungpura dan mengisi materi pada kegiatan Bimbingan Teknis Partai Hanura.
_
#profyim #ngopi #universitastanjungpura #pontianak #kopiasiang

...

1304 55
Saya tidak pernah menyatakan kalimat-kalimat seperti dalam foto di atas. Klaim "Yusril Sebut Ijazah Jokowi Sah di Mata Hukum" yang beredar di Facebook dan media sosial lain adalah disinformasi, hoaks, karena tidak pernah saya ucapkan. 

Tidak ada pernyataan seperti itu yang pernah saya sampaikan, baik dalam kapasitas sebagai Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi & Pemasyarakatan maupun sebagai pribadi, praktisi hukum & akademisi. 

Saya sendiri tidak pernah memberikan penilaian apakah ijazah Jokowi itu sah atau tidak sah secara hukum, karena saya tidak mempunyai kapasitas, apalagi kewenangan untuk melakukan hal itu. Biarkanlah para pihak yang berkepentingan menyelesaikan persoalan itu mengikuti cara yang mereka anggap paling baik.

#BijakCerdasPakaiMedsos #StopHoaks Jangan sebarkan informasi yang belum terverifikasi.

#yim

...

9371 244