KEJAGUNG DIMINTA ARIF SIKAPI SISMINBAKUM
Kejagung Diminta Arif Sikapi Sisminbakum PDF Print
Monday, 31 January 2011
JAKARTA(SINDO) – Jaksa Agung Basrief Arief diharapkan bersikap arif dalam menangani kasus sistem administrasi badan hukum (sisminbakum) yang diproses di Kejaksaan Agung (Kejagung).

Apalagi, Mahkamah Agung (MA) telah membebaskan mantan Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (Dirjen AHU) Romli Atmasasmita dalam vonis kasasi kasus itu.MAmenegaskantidakadaunsur kerugian negara yang ditimbulkan dalam kasus itu. “Saya hanya meminta Jaksa Agung bisa bersikap arif,”kata pengamat hukum HS Natabaya saat dihubungi kemarin.

Menurut dia, kasus sisminbakum yang telah menjadikan mantan Menteri Kehakiman dan HAM Yusril Ihza Mahendra sebagai tersangka ini, telah menjadi sorotan publik yang menimbulkan prokontra sejumlah pihak. Sebab itu, Kejagung diminta benar-benar bersikap adil dan transparan menangani kasus ini. Sekadar diketahui, Kejagung sampai saat ini belum meningkatkan status kasus sisminbakum menjadi P-21 atau lengkap,seperti yang pernah dikatakan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) M Amari.

Meski secara formal sudah dinyatakan lengkap, secara institusi Kejagung masih menunggu hasil penelaahan salinan putusan MA menyangkut vonis bebas Romli Atmasasmita. Kejagung mengaku baru menerima salinan putusan kasasi Romli Atmasasmita dan selanjutnya akan segera menelaah untuk kelanjutan berkas Yusril Ihza Mahendra dan Hartono Tanoesoedibjo.

Dari hasil telaah itulah akan diketahui apakah berkas dua tersangka kasus sisminbakum dilanjutkan atau tidak. Jampidsus M Amari pun baru menerima salinan putusan vonis bebas Romli.Berdasarkan instruksi dari Jaksa Agung Basrief Arief, sebelum meningkatkan berkas sisminbakum P-21, harus dilakukan penelaahan secara mendalam. “Salinan putusan sudah diterima, tinggal ditelaah,”kata Amari.

Sebelumnya Jaksa Agung Basrief Arief telah memerintahkan Jampidsus dan Penyidik Kejagung untuk menelaah kembali secara cermat putusan kasasi MA yang telah membebaskan Romli dari segala tuntutan hukum. Hal itu dilakukan sebelum Kejagung mengambil keputusan P-21 kasus sisminbakum. Dalam vonis bebas Romli, MA menyimpulkan biaya access fee sisminbakum sebelum tahun 2009 bukanlah Penerimaan Negara BukanPajak(PNBP) karena Presiden Susilo Bambang Yudhoyono baru menetapkannya sebagai PNBP tahun 2009.

Sebab itu, tidak adakerugiannegaradalamkasusitu, sebagaimana yang dituding pihak Kejagung. Pengamat Hukum dari Universitas Khairun,Ternate, Margarito Kamis juga berharap Jaksa Agung Basrief Arief bersikap bijaksana dalam menyikapi kasus sisminbakum yang sedang berjalan di Kejagung.

Apalagi, sejumlah pakar hukum, anggota Dewan, dan masyarakat menginginkan agar kasus itu dihentikan karena tidak mengandung unsur pidana.“Seharusnya Jampidsus sebagai aparat hukum patuh dan mengikuti putusan hakim. Dalam putusannya, MA sudah membebaskan Romli karena tidak menemukan unsur kerugian negara,”kata dia. (m purwadi) (Dikutip dari Sindo)

Share:

Facebook
Twitter
WhatsApp
Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.A., M.Soc.Sc., Ph.D.

Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.A., M.Soc.Sc., Ph.D.

“Sistem yang baik akan memaksa orang jahat menjadi orang baik dan, sebaliknya, sistem yang tidak baik akan memaksa orang baik menjadi tidak baik.”

Berita Terbaru

Di sela agenda kunjungan kerja di Korea Selatan akhir September lalu, saya berdiskusi hangat dengan Dubes RI untuk Korea Selatan, Pak Cecep Herawan, mengenai fungsi diplomasi dan pelindungan WNI. Salut atas komitmen KBRI Seoul yang terus mengoptimalkan layanan konsuler, legalisasi dokumen, advokasi ketenagakerjaan, hingga program "Rumah Kita" bagi warga yang jauh dari ibu kota. Sebuah dedikasi penting dalam memastikan jaminan hukum dan kehadiran negara bagi seluruh masyarakat Indonesia di Negeri Ginseng.

...

154 6
Naskah Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 sejatinya bukanlah sebuah produk peradilan ataupun undang-undang, melainkan sebuah putusan luhur dari para pemuda Indonesia. 

Kongres pemuda saat itu membuktikan bahwa tekad dan putusan yang lahir dari para pemuda menjadi fondasi utama berdirinya negara kita tercinta.

Senang sekali bisa hadir di tengah civitas akademika di Kampus Universitas Indonesia dalam Peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun 2026 ini. Semoga semangat dan putusan visioner para pemuda pendahulu kita terus menginspirasi generasi muda hari ini untuk terus menjaga, merawat, dan memajukan Indonesia.

#SumpahPemuda #SumpahPemuda2026 #UniversitasIndonesia #YusrilIhzaMahendra #profyusril

...

486 14
INFORMASI HOAKS!

Beredar flyer undangan konferensi pers mengatasnamakan Kemenko Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan narasi agenda audiensi pemberhentian Wakil Presiden.

Kami tegaskan bahwa informasi dan flyer tersebut adalah HOAKS / PALSU. 

Kemenko Kumham Imipas ataupun Menko Yusril Ihza Mahendra tidak pernah mengeluarkan undangan atau mengadakan agenda tersebut.

Masyarakat diimbau untuk tidak percaya, tidak membagikan ulang, dan selalu menyaring informasi sebelum disebarkan. 

Laporkan dan abaikan setiap konten palsu yang berpotensi menyesatkan publik.

#Klarifikasi #Hoax #kemenkokumhamimipas #profyim #AntiHoaks

...

2319 85
Menerima audiensi dan silaturahmi dari jajaran pengurus Kadin Indonesia yang dipimpin oleh Pak Anindya Bakrie (22/10).

Kami membahas urgensi revisi UU Kadin yang sudah berjalan hampir 4 dekade. Dunia usaha berkembang pesat, dan landasan hukumnya harus selaras agar mampu memberikan kepastian, perlindungan, serta ruang gerak bagi para pelaku usaha dari skala mikro hingga besar.

Pemerintah berkomitmen menyelesaikan penyusunan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) untuk mengawal pembahasan RUU Kadin bersama DPR RI. Kepastian hukum yang kokoh adalah kunci agar perekonomian nasional terus tumbuh berdaya saing.

#YusrilIhzaMahendra #profyusril #kadinindonesia #duniausaha #hukum

...

1275 41
Bernostalgia sejenak sambil berdiskusi bersama rekan-rekan Kohati PB HMI dalam Kohati Diplomacy Forum.

Dulu waktu pertama kali masuk kampus UI, sempat diajak gabung berbagai organisasi, tapi karena darah Masyumi mengalir dari Ayah, pilihannya tentu jatuh ke HMI.

Senang melihat semangat kritis, energi positif, dan potensi besar dari para kader HMI-Wati hari ini. Teruslah menjadi pelopor gagasan dan agen perubahan untuk Indonesia yang lebih baik.  

#YusrilIhzaMahendra #profyusril #KohatiDiplomacyForum #Kohati #HMI

...

2185 34
Tahun 1989, saya sebenarnya sudah diterima di Cornell University, AS. Namun, karena kendala beasiswa, Allah menunjukkan jalan lain melalui Universiti Sains Malaysia (USM).

Proses akademik di USM menjadi salah satu pengalaman berharga. Surat rekomendasi doktoral saya saat itu didukung dan ditandatangani langsung oleh dua tokoh besar: Bapak Mohammad Natsir (mantan Perdana Menteri RI 1950) dan Prof. Dr. Sutan Takdir Alisjahbana.

Perjalanan riset perbandingan politik masyarakat Muslim antara Indonesia dan Pakistan ini membuah hasil kelulusan cum laude pada tahun 1992. Disertasinya diterbitkan oleh LIPI pada 1995 dan menjadi buku perbandingan politik terbaik kala itu.

Semoga cerita ini bisa menjadi penyemangat bagi generasi muda. Jangan pernah berhenti menimba ilmu dan percayalah bahwa setiap ilmu yang kita peroleh akan memberi manfaat besar bagi diri kita sendiri, bagi bangsa dan juga negara.

#YusrilIhzaMahendra #Pendidikan #MotivasiBelajar #universitisainsmalaysia #indonesiamalaysia

...

1070 31
Kembali ke tempat perjalanan akademik dimulai. Setelah 33 tahun menyelesaikan pendidikan S3 di Universiti Sains Malaysia (USM) pada tahun 1993, tidak disangka pada tahun 2026 ini saya kembali dipanggil dan dianugerahi jabatan sebagai Adjunct Professor (Profesor Utama) dalam bidang Ilmu Politik.

Perjalanan ini mengingatkan saya pada komitmen awal ketika mendalami ilmu politik, hukum tata negara, hingga filsafat. Mengabdi dan mengajar bukan hanya tentang membagikan ilmu, tetapi juga bagaimana melihat dinamika konstitusi serta ketatanegaraan agar terus berkembang dan relevan dengan perkembangan zaman.

Semoga penganugerahan ini membawa keberkahan dan kontribusi nyata bagi dunia akademis serta kemajuan bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, saya juga berkesempatan untuk memberikan orasi ilmiah. Video lengkap bisa disaksikan di chanel YouTube saya.

#YusrilIhzaMahendra #UniversitiSainsMalaysia #politics
#profYusril #indonesiamalaysia

...

3471 106