KOMANDAN BRIGADE HIZBULLAH MAU LAKBAND MULUT RUHUT

Menanggapi omongan Ruhut yang mendesak Kejagung agar segera menahan Yusril dalam kasus Sisminbakum, Komandan Brigade Hizbullah Afriansyah Noor mengatakan bahwa omongan Ruhut hanyalah asbun alias asal bunyi. Pengetahuan Ruhut tentang Sisminbakum ini didapatnya dari ngelamun, bukan fakta yang sesungguhnya terjadi. “Romly dan beberapa orang serta Yusril itu didakwa bersama-sama melakukan tindak pidana korupsi oleh Kejagung”. Mereka bukan didakwa sendiri-sendiri, walau penuntutannya dilakukan terpisah.

Kini Romly dilepaskan dari segala tuntutan hukum alias ontslaag van allei rechtsbevolging.  Dengan begitu semua nama yang didakwa bersama-sama harus dibebaskan, apapun peran orang itu dalam mewujudkan suatu tindak pidana.  Masak Ruhut bilang Yusril aktor intelektual Sisminbakum dan Romly cuma pelaksana,  dan yang harus dihukum Yusril. “Memangnya Romly dibebaskan karena dianggap melakuan perintah jabatan. Nggak ada samasekali cerita seperti itu dalam dakwaan maupun putusan pengadilan. Ruhut cuma ngelamun dan barangkali dapat informasi dari alam gaib”, tandas Afriansyah. Ruhut juga bilang Yusril harus dihukum karena nunjuk PT SRD dan Koperasi sebagai pengelola Sisminbakum. Padahal sudah jelas putusan pengadilan menyatakan bahwa perjanjian antara PT SRD dan Koperasi adalah sah. Tidak ada korupsi di sana.”Omongan Ruhut cuma mimpi di siang bolong” kata Afriansyah.

Ruhut masih ngoceh soal kerugian negara 420 milyar. Padahal putusan MA tegas menyatakan bahwa tidak terdapat kerugian negara. Sisminbakum jelas bukan korupsi. Orang awam saja mengerti isi putusan MA itu. “Kalau Ruhut tak mengerti, itu artinya dia anggota DPR goblok”. Omongan Ruhut hanya bikin malu Partai Demokrat. Mestinya sudah lama manusia kayak Ruhut ini ditendang dari partai SBY itu, tegas Afriansyah Noor.

Aneh bin ajaib Ruhut minta Kejagung agar Yusril ditangkap pasca pembebasan Romly. Ruhut cuma ketakutan kalau Yusril di luar dia bisa serang semua orang yang ngerjain dirinya, termasuk teman-teman Ruhut di Kejaksaan Agung.”Di zaman kayak sekarang mestinya otak yang dikedepankan, bukan cuma dengkul dan unjuk kekuasaan. Orang kayak Ruhut ini harusnya diborgol dan mulutnya dilakband  biar gak kebanyakan ngoceh” kata Afriansyah mengakhiri.

Share:

Facebook
Twitter
WhatsApp
 Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc.

Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc.

“Sistem yang baik akan memaksa orang jahat menjadi orang baik dan, sebaliknya, sistem yang tidak baik akan memaksa orang baik menjadi tidak baik.”

Berita Terbaru

"This historic milestone reminds us of courage, sacrifice, and the enduring belief that freedom must serve the dignity and prosperity to the people."

Sebuah kehormatan dapat menyampaikan ucapan selamat dan salam hangat atas nama Pemerintah dan rakyat Indonesia dalam Peringatan 250 Tahun Kemerdekaan Amerika Serikat. Hubungan bilateral kedua negara bukan sekadar kemitraan politik, melainkan sebuah ikatan mendalam yang dijalin oleh para pelajar, seniman, pengusaha, dan keluarga di kedua belah negara.

Happy Quartercentennial, Dirgahayu Amerika Serikat! Mari terus berjalan beriringan dalam harmoni dan kemajuan bersama. 🦅 🇮🇩

#profyim #YusrilIhzaMahendra #DiplomasiInternasional #PersahabatanNegara #USFreedom250

...

340 6
Bagaimana batasan wewenang aparat dalam menanggapi dinamika nobar dan diskusi film?

Kewenangan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) berada di tangan kepolisian dan pelaksanaannya berdasarkan situasi riil di lapangan. Tidak pernah ada arahan pelarangan dari pusat.

Tonton penjelasan Menko Yusril, dan jangan lewatkan jawabannya di detik-detik terakhir! 😃

#profyim #kuliahumumyim #nobar #pestababi #film

...

569 25