YUSRIL DESAK AMIR SYAMSUDDIN IZINKAN ANTASARY HADIRI RESEPSI PERNIKAHAN PUTRINYA
Jakarta (2/3/2012). Mantan Menteri Kehakiman dan HAM Yusril Ihza Mahendra hari ini melayangkan surat kepada Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsudin, berisi desakan agar Kemenkumham mengizinkan Antasari Azhar menghadiri pernikahan putri pertamanya Sabtu 9 Maret 2012 di Balai Sudirman, Jakarta. Antasary, mantan Jaksa dan Ketua KPK kini menjadi terpidana kasus pembunuhan kontroversial, yang permohonan PKnya ditolak Mahkamah Agung belum lama ini. Dengan penolakan PK itu, Antasari tetap akan menjalani pidana 18 tahun lamanya.

Yusril mengatakan, terlepas dari kontroversi pemidanaan Antasary, pemberian izin menghadiri resepsi pernikahan adalah kewenangan Menteri Hukum dan HAM beserta jajarannya. Tidak ada larangan untuk memberi izin, karena itu hal ini menjadi diskresi Menteri Hukum dan HAM apakah akan mengizinkan atau tidak. “Sebab itu saya mendesak Amir Syamsudin untuk menggunakan pertimbangan kemanusiaan untuk mengizinkan Antasary” kata Yusril kepada media hari ini (Jum’at, 2 Maret 2012).

Setelah seseorang dipidana, maka kewenangan pembinaan narapidana sepenuhnya ada pada Pemerintah, kata Yusril melanjutkan. Pemerintah yang demokratis dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan seharusnya mengizinkan Antasary untuk hadir dalam resepsi tersebut. Tentu dengan pengawalan penuh petugas Ditjen Pemasyarakatan. Penolakan Kemenkumham tanpa alasan kepada Antasary, menggambarkan Pemerintah yang masih melaksanakan sistem penjara dengan penekanan balas dendam, bukan pembinaan terhadap warganegara yang menjadi terpidana. “Bisa pula menggambarkan kecongkakan sebuah rezim yang memerintah”, tambahnya.

Padahal menurut Yusril, rezim itu datang silih berganti, karena itu tidak perlu mengedepankan arogansi. “Sejarah telah menunjukkan, terpidana dengan motif politik seperti Antasary, di masa yang lalu akhirnya diamnesti oleh rezim baru”. Saya sendiri pernah membuka sel LP Cipinang membebaskan Siradjuddin alias Pak De, terpidana kontroversial di zaman Orde Baru, dan membebaskan Budiman Sudjatmiko dari sana” kenang Yusril terhadap pemberian amnesti kepada napi yang berlatar belakang politis dan kekuasaan pasca runtuhnya rezim Orde Baru.

Share:

Facebook
Twitter
WhatsApp
 Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc.

Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc.

“Sistem yang baik akan memaksa orang jahat menjadi orang baik dan, sebaliknya, sistem yang tidak baik akan memaksa orang baik menjadi tidak baik.”

Berita Terbaru

Pemerintah mengambil langkah antisipatif dengan tidak memberikan izin pertunjukan dan visa bagi grup musik "Israel and New Breed" (Israel Houghton). Menko Yusril Ihza Mahendra menjelaskan dua pertimbangan utamanya adalah: 1. Faktor Keamanan Dalam Negeri: Mengantisipasi protes dan gelombang penolakan di masyarakat; 2. Politik Luar Negeri: Konsistensi Indonesia dalam mendukung perjuangan kemerdekaan rakyat Palestina.

#YusrilIhzaMahendra #profYusril #IsraelHoughton #politics #palestine

...

497 300
Indonesia sangat menghargai kebebasan berseni, bermusik, hingga kegiatan ibadah keagamaan. Namun, kata Menko Yusril, kita perlu waspada ketika pertunjukan seni dimanfaatkan untuk memberikan dukungan politik tertentu (seperti isu Israel) yang bisa memicu reaksi politik di dalam negeri.

Dok. di Acara Pagi-Pagi Seru TvOne

#YusrilIhzaMahendra #profyusril #indonesia #SeniDanPolitik #israelhoughton

...

1151 584
Memperkuat pelindungan kekayaan intelektual dan kepastian hukum bagi para pelaku usaha di Indonesia dan Korea Selatan. 🇮🇩🇰🇷

Langkah nyata kolaborasi ini kami bahas langsung bersama Menteri Kekayaan Intelektual Korea Selatan, Kim Yong-sun, di Seoul—mulai dari penanganan barang palsu hingga efektivitas penegakan hukum di ranah online.

Kerja sama bukan sekadar kesepakatan di atas kertas, tapi tentang menghadirkan solusi dan manfaat nyata di lapangan. 🤝✨

#YusrilIhzaMahendra #MenkoKumhamImipas #KekayaanIntelektual #IndonesiaKorsel #Seoul

...

401 235
Kembali ke Masjid Al-Malik Khalid, Universiti Sains Malaysia (USM) di Penang, selalu membawa nostalgia tersendiri.  

Sejak pertama kali datang ke kampus ini dalam rangka mengambil gelar doktor ilmu politik pada tahun 1990—sekitar 36 tahun yang lalu, saya selalu salat Jumat di masjid ini.

Sebelum memberikan kuliah umum di almamater yang kali ini memberikan saya gelar Adjunct Professor esok hari (26/9), saya bersyukur bisa kembali menunaikan salat Jumat di sini.

Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan keberkahan kepada kita semua di hari Jumat yang mulia ini. Amin YRA. 🕌✨  

#YusrilIhzaMahendra #USM #Penang #Nostalgia #JumatBerkah

...

857 332
Kemarin (15/9), saya meluangkan waktu untuk menjenguk sahabat lama saya, Adril Muchtar, yang sedang dirawat di salah satu rumah sakit di Jakarta Timur.

Persahabatan kami punya kenangan tersendiri. Selama 6 tahun di masa-masa perkuliahan tahun 1970-an, kami berbagi kamar yang sama di Asrama Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) Daksinapati, Rawamangun. 

Banyak suka dan duka yang kami lewati bersama sebagai kawan senasib sepenanggungan semasa jadi mahasiswa dulu.

Melihat semangat beliau hari ini sungguh membesarkan hati. Mari kita doakan bersama agar saudara kita, Adril Muchtar, segera diberikan kesembuhan, diangkat penyakitnya oleh Allah SWT, dan bisa beraktivitas kembali seperti sediakala. Aamiin YRA. 🤲🏼✨

#YusrilIhzaMahendra #Silaturahmi #SahabatLama #daksinapati #UI

...

5606 107
Pembangunan ekonomi dan stabilitas politik merupakan dua hal yang saling berkelindan dalam sejarah perjalanan bangsa.

Dalam kesempatan perkuliahan di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) Kampus Depok (9/9), saya membagikan pandangan serta analisis kritis mengenai dinamika politik hukum, stabilitas, dan perjalanan ekonomi Indonesia dari masa ke masa.

#FHUI #YusrilIhzaMahendra #HukumTataNegara #UniversitasIndonesia #indonesia

...

2271 30