Seperti diberitakan Pelitaonline.com, Marwan memang pernah mengirim sms kepada seorang teman dan diforward ke saya, minta agar saya tidak berpolemik dengannya, setelah saya menanggapi ucapannya yang mengatakan bahwa Hakim Agung tidak mengerti Sisminbakum, sehingga terdakwanya dilepaskan dan dibebaskan MA. Saya sebenarnya memang enggan berpolemik dengan Marwan. Namun tiba-tiba petang ini berbagai media online memuat statemen Marwan, yang antara lain mengatakan akan “menelanjangi” saya, kalau saya ngomong lagi.
Saya pikir sikap Marwan tidak fair. Di satu pihak minta saya menghentikan polemik, tetapi di lain pihak dia menyerang saya terus. Apa saya harus diam saja? Maka saya tanggapi lagi serangannya itu, supaya ada pemberitaan yang berimbang, dan publik akan menilai setelah ada pandangan dari kedua pihak.****





