SAYA DEMAM FLU, TIDAK JADI KE KEJAGUNG

Pagi ini banyak rekan wartawan bertanya apakah saya akan datang memenuhi panggilan Kejaksaan Agung untuk pemeriksaan. Saya menjawab, saya tidak dapat datang, karena merasa deman dan terserang flu. Beberapa hari ini saya kerja siang malam dan beberapa kali kehujanan, sehingga kondisi badan menurun dan terserang panas dan flu. Bukan sakit yang berat dan harus masuk rumah sakit. Hanya perlu istirahat dua tiga hari, seperti disarankan dokter. Tadi malam, surat keterangan dokter saya serahkan kepada Pak Maqdir Ismail, yang datang bersilaturrahmi ke rumah.

Pagi ini, Pak Maqdir telah menyampaikan pemberitahuan resmi kepada Penyidik di Kejaksaan Agung. Tadi malam, salah seorang rekan, telah menyampaikan informasi itu langsung kepada Plt Jaksa Agung Darmono. Beliau dapat memahami keadaan saya, dan minta agar surat resmi disampaikan ke Penyidik hari ini.

Ketidakhadiran saya ke Kejaksaan Agung hari ini, bukanlah disebabkan saya sedang mengajukan permohonan uji materil tentang pasal-pasal KUHAP dengan UUD 1945. Seperti telah menjadi komitmen saya, saya akan memenuhi panggilan Kejaksaan Agung, dan menjawab semua pertanyaan dengan rinci dan menyerahkan dokumen-dokumen untuk mengcounter dugaan-dugaan penyidik. Saya mendengar dari Penyidik, bahwa pemeriksaan saya sudah selesai, pada pemeriksaan kali terakhir sekitar dua minggu lalu. Mungkin ada keterangan tambahan yang masih diperlukan dari saya.

Permohonan Uji Materil ke Mahkamah Konstitusi akan jalan terus, meskipun penyidikan sudah selesai. Pengujian pasal-pasal KUHAP ini saya anggap penting, agar jangan ada lagi orang yang diperlakukan semena-mena dan melanggar hak asasi manusia, akibat berlakunya pasal undang-undang. Uji materil ini bukan saja berguna bagi saya pribadi, tetapi saya harapkan sebagai sumbangan bagi orang banyak, yang mungkin suatu ketika akan mengalami hal-hal yang tidak menyenangkan dan merugikan itu.*****

Share:

Facebook
Twitter
WhatsApp
 Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc.

Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc.

“Sistem yang baik akan memaksa orang jahat menjadi orang baik dan, sebaliknya, sistem yang tidak baik akan memaksa orang baik menjadi tidak baik.”

Berita Terbaru

Sebuah kehormatan dapat kembali bertukar pikiran dengan sahabat lama, Perdana Menteri Malaysia, YAB Dato’ Seri Utama Haji Anwar Ibrahim ( @anwaribrahim_my ), di Bangunan Perdana Putra, Putrajaya. Pertemuan ini terasa kian produktif dengan kehadiran Menteri Dalam Negeri Malaysia, YB Datuk Seri Saifuddin Nasution Ismail ( @saifnasution_ ).

Hubungan saya dengan PM Anwar Ibrahim telah teruji oleh waktu selama puluhan tahun. Berangkat dari kedekatan historis tersebut, diskusi kami berlangsung sangat terbuka dan mendalam. Salah satu agenda krusial yang kami bahas adalah komitmen bersama dalam penanganan dan penyelesaian masalah narapidana warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Malaysia, begitu pula sebaliknya bagi warga negara Malaysia di Indonesia. Langkah ini penting demi pemenuhan hak, kepastian hukum, dan aspek kemanusiaan bagi warga negara kedua belah pihak.

Terima kasih atas sambutan yang amat hangat dan diskusi yang sangat solutif ini, Dato’ Seri Utama dan Datuk Seri Saifuddin. Indonesia dan Malaysia akan terus berjalan beriringan sebagai jiran serumpun yang saling menguatkan. 🇲🇨🤝🇲🇾

#yusrilihzamahendra #profyim #anwaribrahim #indonesiamalaysia #hubunganbilateral

...

992 15
Kehormatan besar bagi saya dan keluarga memenuhi undangan jamuan makan malam “Bersempena Meraikan Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra” yang diselenggarakan oleh Tengku Temenggong Kelantan, YBM Tengku Tan Sri Dato’ Haji Mohamad Rizam Bin Tengku Abdul Aziz beserta istri, Tunku Puan Sri Dato' Hajah Noor Hayati binti Almarhum Tunku Abdul Rahman Putra Al-Haj di Kota Bharu, Kamis (25/6).

Di tengah suasana perjamuan yang begitu akrab dan penuh khidmat, kami berbincang banyak hal. Lebih dari sekadar pertemuan formal, malam itu terasa seperti silaturahmi keluarga besar. Kehadiran istri saya, Rika, bersama anak-anak—Yuri (bersama Natalie), Ishmael, dan Anissa—melengkapi kehangatan malam di Kelantan.

Pertemuan ini menjadi pengingat eratnya ikatan batin antarkedua bangsa. Indonesia dan Malaysia bukan hanya tetangga secara geografis, melainkan saudara serumpun yang disatukan oleh sejarah, budaya, dan rasa saling menghormati yang mendalam. Kebersamaan seperti inilah yang terus merawat fondasi persaudaraan kokoh di Nusantara.

Terima kasih yang tak terhingga atas keramahtamahan dan sambutan yang begitu mulia dari keluarga YBM Tengku Tan Sri Dato’ Haji Mohamad Rizam. Moga hubungan silaturahmi ini berkekalan. 🇲🇨🤝🇲🇾

...

138 0
"This historic milestone reminds us of courage, sacrifice, and the enduring belief that freedom must serve the dignity and prosperity to the people."

Sebuah kehormatan dapat menyampaikan ucapan selamat dan salam hangat atas nama Pemerintah dan rakyat Indonesia dalam Peringatan 250 Tahun Kemerdekaan Amerika Serikat. Hubungan bilateral kedua negara bukan sekadar kemitraan politik, melainkan sebuah ikatan mendalam yang dijalin oleh para pelajar, seniman, pengusaha, dan keluarga di kedua belah negara.

Happy Quartercentennial, Dirgahayu Amerika Serikat! Mari terus berjalan beriringan dalam harmoni dan kemajuan bersama. 🦅 🇮🇩

#profyim #YusrilIhzaMahendra #DiplomasiInternasional #PersahabatanNegara #USFreedom250

...

352 6