“Sistem yang baik akan memaksa orang jahat menjadi orang baik dan, sebaliknya, sistem yang tidak baik akan memaksa orang baik menjadi tidak baik.”
Berita Terkini
Langkah nyata lindungi hak kreator & pelaku usaha Indonesia di kancah global! 🌍✨
Menko Kumham Imipas, Prof. Yusril Ihza Mahendra, bertemu dengan Menteri Kekayaan Intelektual Korsel (MOIP), Mr. Kim Yong Sun di Seoul, memperkuat kerja sama bilateral perlindungan hukum, pemberantasan barang palsu, dan penanganan merek nakal.
Indonesia juga mengkaji efektivitas Special Judicial Police Korsel untuk berantas pelanggaran HAKI di ranah digital! 💻🛡️
Turut mendampingi saya dalam pertemuan ini, Duta Besar RI untuk Korea Selatan Cecep Herawan, Deputi Bidang Koordinasi Hukum Nofli dan Staf Khusus Bidang Administrasi Herdito Sandi Pratama.
#YusrilIhzaMahendra #MenkoKumhamImipas #KekayaanIntelektual #IndonesiaKorsel #DiplomasiHukum #DJKI
Langkah nyata lindungi hak kreator & pelaku usaha Indonesia di kancah global! 🌍✨
Menko Kumham Imipas, Prof. Yusril Ihza Mahendra, bertemu dengan Menteri Kekayaan Intelektual Korsel (MOIP), Mr. Kim Yong Sun di Seoul, memperkuat kerja sama bilateral perlindungan hukum, pemberantasan barang palsu, dan penanganan merek nakal.
Indonesia juga mengkaji efektivitas Special Judicial Police Korsel untuk berantas pelanggaran HAKI di ranah digital! 💻🛡️
Turut mendampingi saya dalam pertemuan ini, Duta Besar RI untuk Korea Selatan Cecep Herawan, Deputi Bidang Koordinasi Hukum Nofli dan Staf Khusus Bidang Administrasi Herdito Sandi Pratama.
#YusrilIhzaMahendra #MenkoKumhamImipas #KekayaanIntelektual #IndonesiaKorsel #DiplomasiHukum #DJKI
...
Melanjutkan agenda kunjungan kerja di Seoul, Korea Selatan, saya melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Kekayaan Intelektual Republik Korea, Mr. Kim Yong-sun, bertempat di President Hotel.
Pertemuan ini merupakan langkah konkret tindak lanjut Nota Kesepahaman (MoU) dan Rencana Kerja DJKI (Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual) - MOIP (Ministry of Intellectual Property) Korea Selatan periode 2026–2028. Kami berfokus pada penguatan perlindungan hukum, peredaran barang palsu, hingga penanganan permohonan merek yang terindikasi diajukan dengan iktikad tidak baik.
Dalam kesempatan ini, Indonesia juga mempelajari efektivitas Special Judicial Police milik MOIP Korea Selatan dalam mengusut pelanggaran kekayaan intelektual, terutama di ranah online.
Ukuran keberhasilan kerja sama ini bukan sekadar lembar kesepakatan, melainkan respons cepat dan manfaat nyata yang bisa dirasakan oleh para pemilik hak, pelaku usaha, serta masyarakat di kedua negara.
Turut mendampingi saya dalam pertemuan ini, Duta Besar RI untuk Korea Selatan Cecep Herawan, Deputi Bidang Koordinasi Hukum Nofli dan Staf Khusus Bidang Administrasi Herdito Sandi Pratama.
#YusrilIhzaMahendra #MenkoKumhamImipas #KekayaanIntelektual #IndonesiaKorsel #DiplomasiHukum #DJKI
Melanjutkan agenda kunjungan kerja di Seoul, Korea Selatan, saya melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Kekayaan Intelektual Republik Korea, Mr. Kim Yong-sun, bertempat di President Hotel.
Pertemuan ini merupakan langkah konkret tindak lanjut Nota Kesepahaman (MoU) dan Rencana Kerja DJKI (Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual) - MOIP (Ministry of Intellectual Property) Korea Selatan periode 2026–2028. Kami berfokus pada penguatan perlindungan hukum, peredaran barang palsu, hingga penanganan permohonan merek yang terindikasi diajukan dengan iktikad tidak baik.
Dalam kesempatan ini, Indonesia juga mempelajari efektivitas Special Judicial Police milik MOIP Korea Selatan dalam mengusut pelanggaran kekayaan intelektual, terutama di ranah online.
Ukuran keberhasilan kerja sama ini bukan sekadar lembar kesepakatan, melainkan respons cepat dan manfaat nyata yang bisa dirasakan oleh para pemilik hak, pelaku usaha, serta masyarakat di kedua negara.
Turut mendampingi saya dalam pertemuan ini, Duta Besar RI untuk Korea Selatan Cecep Herawan, Deputi Bidang Koordinasi Hukum Nofli dan Staf Khusus Bidang Administrasi Herdito Sandi Pratama.
#YusrilIhzaMahendra #MenkoKumhamImipas #KekayaanIntelektual #IndonesiaKorsel #DiplomasiHukum #DJKI
...
Kembali ke Masjid Al-Malik Khalid, Universiti Sains Malaysia (USM) di Penang, selalu membawa nostalgia tersendiri.
Sejak pertama kali datang ke kampus ini dalam rangka mengambil gelar doktor ilmu politik pada tahun 1990—sekitar 36 tahun yang lalu, saya selalu salat Jumat di masjid ini.
Sebelum memberikan kuliah umum di almamater yang kali ini memberikan saya gelar Adjunct Professor esok hari (26/9), saya bersyukur bisa kembali menunaikan salat Jumat di sini.
Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan keberkahan kepada kita semua di hari Jumat yang mulia ini. Amin YRA. 🕌✨
#YusrilIhzaMahendra #USM #Penang #Nostalgia #JumatBerkah
Kembali ke Masjid Al-Malik Khalid, Universiti Sains Malaysia (USM) di Penang, selalu membawa nostalgia tersendiri.
Sejak pertama kali datang ke kampus ini dalam rangka mengambil gelar doktor ilmu politik pada tahun 1990—sekitar 36 tahun yang lalu, saya selalu salat Jumat di masjid ini.
Sebelum memberikan kuliah umum di almamater yang kali ini memberikan saya gelar Adjunct Professor esok hari (26/9), saya bersyukur bisa kembali menunaikan salat Jumat di sini.
Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan keberkahan kepada kita semua di hari Jumat yang mulia ini. Amin YRA. 🕌✨
#YusrilIhzaMahendra #USM #Penang #Nostalgia #JumatBerkah
...
Berkunjung ke Universiti Sains Malaysia (USM) di Penang selalu membawa nostalgia tersendiri. Di kampus inilah, pada kurun 1990–1993, saya menimba ilmu hingga memperoleh Ph.D. bidang ilmu politik.
Sabtu (26/9), saya memperoleh kehormatan untuk kembali ke almamater tercinta—bukan hanya untuk menerima amanah sebagai Adjunct Professor USM, tetapi juga untuk berbagi pemikiran dalam kuliah umum “Bicara Alumni Premier” bertajuk “Etika Kepemimpinan pada Dua Bangsa Serumpun: Membina Sistem dan Menyediakan Pemimpin yang Berintegriti”.
Dalam orasi tersebut, saya menegaskan kembali keyakinan saya tentang pentingnya tata kelola bernegara: _"Dalam sistem yang baik, orang yang jahat akan terpaksa menjadi baik. Sebaliknya, dalam sistem yang buruk, orang yang baik bisa terpaksa menjadi jahat."_
Namun, pengalaman panjang di pemerintahan menyadarkan saya bahwa membangun sistem hukum yang adil dan pasti saja tidak cukup. Kita wajib menopangnya dengan etika bernegara dan insan-insan terdidik yang berintegritas.
Penerapan nilai etika bukan hanya tugas orang tua, ulama, atau pendidik, melainkan tanggung jawab negara dalam membangun kedisiplinan bangsa. Tanpa etika, konstitusi kehilangan jiwanya—dan politik hanya akan menjadi ajang perebutan kekuasaan belaka.
Semoga amanah sebagai Adjunct Professor dari USM dan juga gagasan sederhana yang saya sampaikan dalam kuliah umum ini dapat menjadi sumbangsih bagi penguatan sistem hukum serta kepemimpinan di dua negara serumpun, Indonesia dan Malaysia. 🇮🇩🇲🇾
#YusrilIhzaMahendra #USM #UniversitiSainsMalaysia #AlumniUSM #Kepemimpinan EtikaBernegara Serumpun IndonesiaMalaysia
Berkunjung ke Universiti Sains Malaysia (USM) di Penang selalu membawa nostalgia tersendiri. Di kampus inilah, pada kurun 1990–1993, saya menimba ilmu hingga memperoleh Ph.D. bidang ilmu politik.
Sabtu (26/9), saya memperoleh kehormatan untuk kembali ke almamater tercinta—bukan hanya untuk menerima amanah sebagai Adjunct Professor USM, tetapi juga untuk berbagi pemikiran dalam kuliah umum “Bicara Alumni Premier” bertajuk “Etika Kepemimpinan pada Dua Bangsa Serumpun: Membina Sistem dan Menyediakan Pemimpin yang Berintegriti”.
Dalam orasi tersebut, saya menegaskan kembali keyakinan saya tentang pentingnya tata kelola bernegara: _"Dalam sistem yang baik, orang yang jahat akan terpaksa menjadi baik. Sebaliknya, dalam sistem yang buruk, orang yang baik bisa terpaksa menjadi jahat."_
Namun, pengalaman panjang di pemerintahan menyadarkan saya bahwa membangun sistem hukum yang adil dan pasti saja tidak cukup. Kita wajib menopangnya dengan etika bernegara dan insan-insan terdidik yang berintegritas.
Penerapan nilai etika bukan hanya tugas orang tua, ulama, atau pendidik, melainkan tanggung jawab negara dalam membangun kedisiplinan bangsa. Tanpa etika, konstitusi kehilangan jiwanya—dan politik hanya akan menjadi ajang perebutan kekuasaan belaka.
Semoga amanah sebagai Adjunct Professor dari USM dan juga gagasan sederhana yang saya sampaikan dalam kuliah umum ini dapat menjadi sumbangsih bagi penguatan sistem hukum serta kepemimpinan di dua negara serumpun, Indonesia dan Malaysia. 🇮🇩🇲🇾
#YusrilIhzaMahendra #USM #UniversitiSainsMalaysia #AlumniUSM #Kepemimpinan EtikaBernegara Serumpun IndonesiaMalaysia
...
Kemarin (15/9), saya meluangkan waktu untuk menjenguk sahabat lama saya, Adril Muchtar, yang sedang dirawat di salah satu rumah sakit di Jakarta Timur.
Persahabatan kami punya kenangan tersendiri. Selama 6 tahun di masa-masa perkuliahan tahun 1970-an, kami berbagi kamar yang sama di Asrama Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) Daksinapati, Rawamangun.
Banyak suka dan duka yang kami lewati bersama sebagai kawan senasib sepenanggungan semasa jadi mahasiswa dulu.
Melihat semangat beliau hari ini sungguh membesarkan hati. Mari kita doakan bersama agar saudara kita, Adril Muchtar, segera diberikan kesembuhan, diangkat penyakitnya oleh Allah SWT, dan bisa beraktivitas kembali seperti sediakala. Aamiin YRA. 🤲🏼✨
#YusrilIhzaMahendra #Silaturahmi #SahabatLama #daksinapati #UI
Kemarin (15/9), saya meluangkan waktu untuk menjenguk sahabat lama saya, Adril Muchtar, yang sedang dirawat di salah satu rumah sakit di Jakarta Timur.
Persahabatan kami punya kenangan tersendiri. Selama 6 tahun di masa-masa perkuliahan tahun 1970-an, kami berbagi kamar yang sama di Asrama Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) Daksinapati, Rawamangun.
Banyak suka dan duka yang kami lewati bersama sebagai kawan senasib sepenanggungan semasa jadi mahasiswa dulu.
Melihat semangat beliau hari ini sungguh membesarkan hati. Mari kita doakan bersama agar saudara kita, Adril Muchtar, segera diberikan kesembuhan, diangkat penyakitnya oleh Allah SWT, dan bisa beraktivitas kembali seperti sediakala. Aamiin YRA. 🤲🏼✨
#YusrilIhzaMahendra #Silaturahmi #SahabatLama #daksinapati #UI
...
Pembangunan ekonomi dan stabilitas politik merupakan dua hal yang saling berkelindan dalam sejarah perjalanan bangsa.
Dalam kesempatan perkuliahan di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) Kampus Depok (9/9), saya membagikan pandangan serta analisis kritis mengenai dinamika politik hukum, stabilitas, dan perjalanan ekonomi Indonesia dari masa ke masa.
#FHUI #YusrilIhzaMahendra #HukumTataNegara #UniversitasIndonesia #indonesia
Pembangunan ekonomi dan stabilitas politik merupakan dua hal yang saling berkelindan dalam sejarah perjalanan bangsa.
Dalam kesempatan perkuliahan di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) Kampus Depok (9/9), saya membagikan pandangan serta analisis kritis mengenai dinamika politik hukum, stabilitas, dan perjalanan ekonomi Indonesia dari masa ke masa.
#FHUI #YusrilIhzaMahendra #HukumTataNegara #UniversitasIndonesia #indonesia
...
Adalah sebuah kehormatan untuk memberikan orasi ilmiah tunggal pada The 5th B.J. Habibie Memorial Lecture di Auditorium Perpustakaan Nasional RI, Jakarta (2/9).
Bagi saya pribadi, forum ini bukan sekadar mimbar akademik, melainkan sebuah refleksi sejarah dan kesaksian personal. Saya berkesempatan tumbuh, berguru, dan memiliki ikatan emosional serta historis yang sangat dekat dengan dua tokoh penting peradaban Indonesia: Pak Natsir dan Pak Habibie.
Dalam orasi ilmiah ini, saya menguraikan benang merah dan titik temu pemikiran kedua almarhum: bagaimana gagasan besar Pak Habibie tentang Kemajuan Sains & Teknologi (IPTEK) berpadu harmonis dengan fondasi Etika Peradaban serta Keimanan & Ketaqwaan (IMTAQ) yang diperjuangkan Pak Natsir.
Sintesis antara penguasaan ilmu pengetahuan, tegaknya hukum dan demokrasi, serta integritas moral inilah yang menjadi pijakan utama kita dalam menatap dan mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Semoga warisan pemikiran dan keteladanan Pak Habibie dan Pak Natsir terus menyinari langkah bangsa ini. Al-Fatihah untuk kedua almarhum.
#YusrilIhzaMahendra #bjhabibie #mohammadnatsir #iptekdanimtaq #sejarahindonesia
Adalah sebuah kehormatan untuk memberikan orasi ilmiah tunggal pada The 5th B.J. Habibie Memorial Lecture di Auditorium Perpustakaan Nasional RI, Jakarta (2/9).
Bagi saya pribadi, forum ini bukan sekadar mimbar akademik, melainkan sebuah refleksi sejarah dan kesaksian personal. Saya berkesempatan tumbuh, berguru, dan memiliki ikatan emosional serta historis yang sangat dekat dengan dua tokoh penting peradaban Indonesia: Pak Natsir dan Pak Habibie.
Dalam orasi ilmiah ini, saya menguraikan benang merah dan titik temu pemikiran kedua almarhum: bagaimana gagasan besar Pak Habibie tentang Kemajuan Sains & Teknologi (IPTEK) berpadu harmonis dengan fondasi Etika Peradaban serta Keimanan & Ketaqwaan (IMTAQ) yang diperjuangkan Pak Natsir.
Sintesis antara penguasaan ilmu pengetahuan, tegaknya hukum dan demokrasi, serta integritas moral inilah yang menjadi pijakan utama kita dalam menatap dan mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Semoga warisan pemikiran dan keteladanan Pak Habibie dan Pak Natsir terus menyinari langkah bangsa ini. Al-Fatihah untuk kedua almarhum.
#YusrilIhzaMahendra #bjhabibie #mohammadnatsir #iptekdanimtaq #sejarahindonesia
...
KLARIFIKASI & BANTAHAN
Pernyataan yang menyebutkan "Pedagang Kaca Dikroyok Saat Kericuhan, Yusril: Jangan Salahkan Ormas" adalah TIDAK BENAR / HOAKS. Menko Yusril Ihza Mahendra tidak pernah mengeluarkan pernyataan tersebut dalam kesempatan apa pun.
Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi palsu yang disebarkan pihak tidak bertanggung jawab.
Mari bersama mewujudkan ruang digital yang sehat dengan selalu saring sebelum sharing.
#Klarifikasi #SaringSebelumSharing #BantahHoaks #Hoaks #YusrilIhzaMahendra
KLARIFIKASI & BANTAHAN
Pernyataan yang menyebutkan "Pedagang Kaca Dikroyok Saat Kericuhan, Yusril: Jangan Salahkan Ormas" adalah TIDAK BENAR / HOAKS. Menko Yusril Ihza Mahendra tidak pernah mengeluarkan pernyataan tersebut dalam kesempatan apa pun.
Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi palsu yang disebarkan pihak tidak bertanggung jawab.
Mari bersama mewujudkan ruang digital yang sehat dengan selalu saring sebelum sharing.
#Klarifikasi #SaringSebelumSharing #BantahHoaks #Hoaks #YusrilIhzaMahendra
...
Langkah nyata lindungi hak kreator & pelaku usaha Indonesia di kancah global! 🌍✨
Menko Kumham Imipas, Prof. Yusril Ihza Mahendra, bertemu dengan Menteri Kekayaan Intelektual Korsel (MOIP), Mr. Kim Yong Sun di Seoul, memperkuat kerja sama bilateral perlindungan hukum, pemberantasan barang palsu, dan penanganan merek nakal.
Indonesia juga mengkaji efektivitas Special Judicial Police Korsel untuk berantas pelanggaran HAKI di ranah digital! 💻🛡️
Turut mendampingi saya dalam pertemuan ini, Duta Besar RI untuk Korea Selatan Cecep Herawan, Deputi Bidang Koordinasi Hukum Nofli dan Staf Khusus Bidang Administrasi Herdito Sandi Pratama.
#YusrilIhzaMahendra #MenkoKumhamImipas #KekayaanIntelektual #IndonesiaKorsel #DiplomasiHukum #DJKI
Langkah nyata lindungi hak kreator & pelaku usaha Indonesia di kancah global! 🌍✨
Menko Kumham Imipas, Prof. Yusril Ihza Mahendra, bertemu dengan Menteri Kekayaan Intelektual Korsel (MOIP), Mr. Kim Yong Sun di Seoul, memperkuat kerja sama bilateral perlindungan hukum, pemberantasan barang palsu, dan penanganan merek nakal.
Indonesia juga mengkaji efektivitas Special Judicial Police Korsel untuk berantas pelanggaran HAKI di ranah digital! 💻🛡️
Turut mendampingi saya dalam pertemuan ini, Duta Besar RI untuk Korea Selatan Cecep Herawan, Deputi Bidang Koordinasi Hukum Nofli dan Staf Khusus Bidang Administrasi Herdito Sandi Pratama.
#YusrilIhzaMahendra #MenkoKumhamImipas #KekayaanIntelektual #IndonesiaKorsel #DiplomasiHukum #DJKI
...
Melanjutkan agenda kunjungan kerja di Seoul, Korea Selatan, saya melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Kekayaan Intelektual Republik Korea, Mr. Kim Yong-sun, bertempat di President Hotel.
Pertemuan ini merupakan langkah konkret tindak lanjut Nota Kesepahaman (MoU) dan Rencana Kerja DJKI (Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual) - MOIP (Ministry of Intellectual Property) Korea Selatan periode 2026–2028. Kami berfokus pada penguatan perlindungan hukum, peredaran barang palsu, hingga penanganan permohonan merek yang terindikasi diajukan dengan iktikad tidak baik.
Dalam kesempatan ini, Indonesia juga mempelajari efektivitas Special Judicial Police milik MOIP Korea Selatan dalam mengusut pelanggaran kekayaan intelektual, terutama di ranah online.
Ukuran keberhasilan kerja sama ini bukan sekadar lembar kesepakatan, melainkan respons cepat dan manfaat nyata yang bisa dirasakan oleh para pemilik hak, pelaku usaha, serta masyarakat di kedua negara.
Turut mendampingi saya dalam pertemuan ini, Duta Besar RI untuk Korea Selatan Cecep Herawan, Deputi Bidang Koordinasi Hukum Nofli dan Staf Khusus Bidang Administrasi Herdito Sandi Pratama.
#YusrilIhzaMahendra #MenkoKumhamImipas #KekayaanIntelektual #IndonesiaKorsel #DiplomasiHukum #DJKI
Melanjutkan agenda kunjungan kerja di Seoul, Korea Selatan, saya melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Kekayaan Intelektual Republik Korea, Mr. Kim Yong-sun, bertempat di President Hotel.
Pertemuan ini merupakan langkah konkret tindak lanjut Nota Kesepahaman (MoU) dan Rencana Kerja DJKI (Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual) - MOIP (Ministry of Intellectual Property) Korea Selatan periode 2026–2028. Kami berfokus pada penguatan perlindungan hukum, peredaran barang palsu, hingga penanganan permohonan merek yang terindikasi diajukan dengan iktikad tidak baik.
Dalam kesempatan ini, Indonesia juga mempelajari efektivitas Special Judicial Police milik MOIP Korea Selatan dalam mengusut pelanggaran kekayaan intelektual, terutama di ranah online.
Ukuran keberhasilan kerja sama ini bukan sekadar lembar kesepakatan, melainkan respons cepat dan manfaat nyata yang bisa dirasakan oleh para pemilik hak, pelaku usaha, serta masyarakat di kedua negara.
Turut mendampingi saya dalam pertemuan ini, Duta Besar RI untuk Korea Selatan Cecep Herawan, Deputi Bidang Koordinasi Hukum Nofli dan Staf Khusus Bidang Administrasi Herdito Sandi Pratama.
#YusrilIhzaMahendra #MenkoKumhamImipas #KekayaanIntelektual #IndonesiaKorsel #DiplomasiHukum #DJKI
...
Kembali ke Masjid Al-Malik Khalid, Universiti Sains Malaysia (USM) di Penang, selalu membawa nostalgia tersendiri.
Sejak pertama kali datang ke kampus ini dalam rangka mengambil gelar doktor ilmu politik pada tahun 1990—sekitar 36 tahun yang lalu, saya selalu salat Jumat di masjid ini.
Sebelum memberikan kuliah umum di almamater yang kali ini memberikan saya gelar Adjunct Professor esok hari (26/9), saya bersyukur bisa kembali menunaikan salat Jumat di sini.
Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan keberkahan kepada kita semua di hari Jumat yang mulia ini. Amin YRA. 🕌✨
#YusrilIhzaMahendra #USM #Penang #Nostalgia #JumatBerkah
Kembali ke Masjid Al-Malik Khalid, Universiti Sains Malaysia (USM) di Penang, selalu membawa nostalgia tersendiri.
Sejak pertama kali datang ke kampus ini dalam rangka mengambil gelar doktor ilmu politik pada tahun 1990—sekitar 36 tahun yang lalu, saya selalu salat Jumat di masjid ini.
Sebelum memberikan kuliah umum di almamater yang kali ini memberikan saya gelar Adjunct Professor esok hari (26/9), saya bersyukur bisa kembali menunaikan salat Jumat di sini.
Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan keberkahan kepada kita semua di hari Jumat yang mulia ini. Amin YRA. 🕌✨
#YusrilIhzaMahendra #USM #Penang #Nostalgia #JumatBerkah
...
Berkunjung ke Universiti Sains Malaysia (USM) di Penang selalu membawa nostalgia tersendiri. Di kampus inilah, pada kurun 1990–1993, saya menimba ilmu hingga memperoleh Ph.D. bidang ilmu politik.
Sabtu (26/9), saya memperoleh kehormatan untuk kembali ke almamater tercinta—bukan hanya untuk menerima amanah sebagai Adjunct Professor USM, tetapi juga untuk berbagi pemikiran dalam kuliah umum “Bicara Alumni Premier” bertajuk “Etika Kepemimpinan pada Dua Bangsa Serumpun: Membina Sistem dan Menyediakan Pemimpin yang Berintegriti”.
Dalam orasi tersebut, saya menegaskan kembali keyakinan saya tentang pentingnya tata kelola bernegara: _"Dalam sistem yang baik, orang yang jahat akan terpaksa menjadi baik. Sebaliknya, dalam sistem yang buruk, orang yang baik bisa terpaksa menjadi jahat."_
Namun, pengalaman panjang di pemerintahan menyadarkan saya bahwa membangun sistem hukum yang adil dan pasti saja tidak cukup. Kita wajib menopangnya dengan etika bernegara dan insan-insan terdidik yang berintegritas.
Penerapan nilai etika bukan hanya tugas orang tua, ulama, atau pendidik, melainkan tanggung jawab negara dalam membangun kedisiplinan bangsa. Tanpa etika, konstitusi kehilangan jiwanya—dan politik hanya akan menjadi ajang perebutan kekuasaan belaka.
Semoga amanah sebagai Adjunct Professor dari USM dan juga gagasan sederhana yang saya sampaikan dalam kuliah umum ini dapat menjadi sumbangsih bagi penguatan sistem hukum serta kepemimpinan di dua negara serumpun, Indonesia dan Malaysia. 🇮🇩🇲🇾
#YusrilIhzaMahendra #USM #UniversitiSainsMalaysia #AlumniUSM #Kepemimpinan EtikaBernegara Serumpun IndonesiaMalaysia
Berkunjung ke Universiti Sains Malaysia (USM) di Penang selalu membawa nostalgia tersendiri. Di kampus inilah, pada kurun 1990–1993, saya menimba ilmu hingga memperoleh Ph.D. bidang ilmu politik.
Sabtu (26/9), saya memperoleh kehormatan untuk kembali ke almamater tercinta—bukan hanya untuk menerima amanah sebagai Adjunct Professor USM, tetapi juga untuk berbagi pemikiran dalam kuliah umum “Bicara Alumni Premier” bertajuk “Etika Kepemimpinan pada Dua Bangsa Serumpun: Membina Sistem dan Menyediakan Pemimpin yang Berintegriti”.
Dalam orasi tersebut, saya menegaskan kembali keyakinan saya tentang pentingnya tata kelola bernegara: _"Dalam sistem yang baik, orang yang jahat akan terpaksa menjadi baik. Sebaliknya, dalam sistem yang buruk, orang yang baik bisa terpaksa menjadi jahat."_
Namun, pengalaman panjang di pemerintahan menyadarkan saya bahwa membangun sistem hukum yang adil dan pasti saja tidak cukup. Kita wajib menopangnya dengan etika bernegara dan insan-insan terdidik yang berintegritas.
Penerapan nilai etika bukan hanya tugas orang tua, ulama, atau pendidik, melainkan tanggung jawab negara dalam membangun kedisiplinan bangsa. Tanpa etika, konstitusi kehilangan jiwanya—dan politik hanya akan menjadi ajang perebutan kekuasaan belaka.
Semoga amanah sebagai Adjunct Professor dari USM dan juga gagasan sederhana yang saya sampaikan dalam kuliah umum ini dapat menjadi sumbangsih bagi penguatan sistem hukum serta kepemimpinan di dua negara serumpun, Indonesia dan Malaysia. 🇮🇩🇲🇾
#YusrilIhzaMahendra #USM #UniversitiSainsMalaysia #AlumniUSM #Kepemimpinan EtikaBernegara Serumpun IndonesiaMalaysia
...
Kemarin (15/9), saya meluangkan waktu untuk menjenguk sahabat lama saya, Adril Muchtar, yang sedang dirawat di salah satu rumah sakit di Jakarta Timur.
Persahabatan kami punya kenangan tersendiri. Selama 6 tahun di masa-masa perkuliahan tahun 1970-an, kami berbagi kamar yang sama di Asrama Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) Daksinapati, Rawamangun.
Banyak suka dan duka yang kami lewati bersama sebagai kawan senasib sepenanggungan semasa jadi mahasiswa dulu.
Melihat semangat beliau hari ini sungguh membesarkan hati. Mari kita doakan bersama agar saudara kita, Adril Muchtar, segera diberikan kesembuhan, diangkat penyakitnya oleh Allah SWT, dan bisa beraktivitas kembali seperti sediakala. Aamiin YRA. 🤲🏼✨
#YusrilIhzaMahendra #Silaturahmi #SahabatLama #daksinapati #UI
Kemarin (15/9), saya meluangkan waktu untuk menjenguk sahabat lama saya, Adril Muchtar, yang sedang dirawat di salah satu rumah sakit di Jakarta Timur.
Persahabatan kami punya kenangan tersendiri. Selama 6 tahun di masa-masa perkuliahan tahun 1970-an, kami berbagi kamar yang sama di Asrama Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) Daksinapati, Rawamangun.
Banyak suka dan duka yang kami lewati bersama sebagai kawan senasib sepenanggungan semasa jadi mahasiswa dulu.
Melihat semangat beliau hari ini sungguh membesarkan hati. Mari kita doakan bersama agar saudara kita, Adril Muchtar, segera diberikan kesembuhan, diangkat penyakitnya oleh Allah SWT, dan bisa beraktivitas kembali seperti sediakala. Aamiin YRA. 🤲🏼✨
#YusrilIhzaMahendra #Silaturahmi #SahabatLama #daksinapati #UI
...
Pembangunan ekonomi dan stabilitas politik merupakan dua hal yang saling berkelindan dalam sejarah perjalanan bangsa.
Dalam kesempatan perkuliahan di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) Kampus Depok (9/9), saya membagikan pandangan serta analisis kritis mengenai dinamika politik hukum, stabilitas, dan perjalanan ekonomi Indonesia dari masa ke masa.
#FHUI #YusrilIhzaMahendra #HukumTataNegara #UniversitasIndonesia #indonesia
Pembangunan ekonomi dan stabilitas politik merupakan dua hal yang saling berkelindan dalam sejarah perjalanan bangsa.
Dalam kesempatan perkuliahan di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) Kampus Depok (9/9), saya membagikan pandangan serta analisis kritis mengenai dinamika politik hukum, stabilitas, dan perjalanan ekonomi Indonesia dari masa ke masa.
#FHUI #YusrilIhzaMahendra #HukumTataNegara #UniversitasIndonesia #indonesia
...
Adalah sebuah kehormatan untuk memberikan orasi ilmiah tunggal pada The 5th B.J. Habibie Memorial Lecture di Auditorium Perpustakaan Nasional RI, Jakarta (2/9).
Bagi saya pribadi, forum ini bukan sekadar mimbar akademik, melainkan sebuah refleksi sejarah dan kesaksian personal. Saya berkesempatan tumbuh, berguru, dan memiliki ikatan emosional serta historis yang sangat dekat dengan dua tokoh penting peradaban Indonesia: Pak Natsir dan Pak Habibie.
Dalam orasi ilmiah ini, saya menguraikan benang merah dan titik temu pemikiran kedua almarhum: bagaimana gagasan besar Pak Habibie tentang Kemajuan Sains & Teknologi (IPTEK) berpadu harmonis dengan fondasi Etika Peradaban serta Keimanan & Ketaqwaan (IMTAQ) yang diperjuangkan Pak Natsir.
Sintesis antara penguasaan ilmu pengetahuan, tegaknya hukum dan demokrasi, serta integritas moral inilah yang menjadi pijakan utama kita dalam menatap dan mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Semoga warisan pemikiran dan keteladanan Pak Habibie dan Pak Natsir terus menyinari langkah bangsa ini. Al-Fatihah untuk kedua almarhum.
#YusrilIhzaMahendra #bjhabibie #mohammadnatsir #iptekdanimtaq #sejarahindonesia
Adalah sebuah kehormatan untuk memberikan orasi ilmiah tunggal pada The 5th B.J. Habibie Memorial Lecture di Auditorium Perpustakaan Nasional RI, Jakarta (2/9).
Bagi saya pribadi, forum ini bukan sekadar mimbar akademik, melainkan sebuah refleksi sejarah dan kesaksian personal. Saya berkesempatan tumbuh, berguru, dan memiliki ikatan emosional serta historis yang sangat dekat dengan dua tokoh penting peradaban Indonesia: Pak Natsir dan Pak Habibie.
Dalam orasi ilmiah ini, saya menguraikan benang merah dan titik temu pemikiran kedua almarhum: bagaimana gagasan besar Pak Habibie tentang Kemajuan Sains & Teknologi (IPTEK) berpadu harmonis dengan fondasi Etika Peradaban serta Keimanan & Ketaqwaan (IMTAQ) yang diperjuangkan Pak Natsir.
Sintesis antara penguasaan ilmu pengetahuan, tegaknya hukum dan demokrasi, serta integritas moral inilah yang menjadi pijakan utama kita dalam menatap dan mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Semoga warisan pemikiran dan keteladanan Pak Habibie dan Pak Natsir terus menyinari langkah bangsa ini. Al-Fatihah untuk kedua almarhum.
#YusrilIhzaMahendra #bjhabibie #mohammadnatsir #iptekdanimtaq #sejarahindonesia
...
KLARIFIKASI & BANTAHAN
Pernyataan yang menyebutkan "Pedagang Kaca Dikroyok Saat Kericuhan, Yusril: Jangan Salahkan Ormas" adalah TIDAK BENAR / HOAKS. Menko Yusril Ihza Mahendra tidak pernah mengeluarkan pernyataan tersebut dalam kesempatan apa pun.
Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi palsu yang disebarkan pihak tidak bertanggung jawab.
Mari bersama mewujudkan ruang digital yang sehat dengan selalu saring sebelum sharing.
#Klarifikasi #SaringSebelumSharing #BantahHoaks #Hoaks #YusrilIhzaMahendra
KLARIFIKASI & BANTAHAN
Pernyataan yang menyebutkan "Pedagang Kaca Dikroyok Saat Kericuhan, Yusril: Jangan Salahkan Ormas" adalah TIDAK BENAR / HOAKS. Menko Yusril Ihza Mahendra tidak pernah mengeluarkan pernyataan tersebut dalam kesempatan apa pun.
Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi palsu yang disebarkan pihak tidak bertanggung jawab.
Mari bersama mewujudkan ruang digital yang sehat dengan selalu saring sebelum sharing.
#Klarifikasi #SaringSebelumSharing #BantahHoaks #Hoaks #YusrilIhzaMahendra
...
Ketua Komite TPPU Yusril Ihza Mahendra: Negara Dapat Merampas Uang Kejahatan Judi Online https://t.co/2rLdrR4Ewp
— Yusril Ihza Mahendra (@Yusrilihza_Mhd) November 4, 2025
Yusril Dorong RUU KUHAP Atur Jangka Waktu Status Tersangka 1 Tahun
— Yusril Ihza Mahendra (@Yusrilihza_Mhd) October 26, 2025
Klik untuk baca: https://t.co/T9Xb8kuJXR


















